Surat Lunas (Credit Outstanding Terakhir) Bank UOB Tidak Dikirim Sesuai Prosedur

Suami saya (a.n. Stefanus Gray Kalmer) adalah nasabah kartu kredit Bank UOB, yang sudah melakukan pelunasan pada tanggal 3 Mei 2021 dengan nomor kartu kredit 421* – 20** – **** – 60*9. Memang ada annual fee sebesar Rp400 ribu, tapi sudah dibereskan dengan CS Bank UOB untuk penghapusan annual fee tsb.

Pelunasan UOB

Kebetulan saya dan suami sedang pengajuan KPR rumah, dimana surat lunas atau credit outstanding terakhir sangat dibutuhkan. Suami saya pertama kali menelepon ke CS Bank UOB untuk meminta surat tersebut pada tanggal 19 Mei 2021. Kemudian diarahkan untuk meminta ke pihak bagian credit management UOB.

Suami saya langsung menelepon juga ke pihak credit management 5x di hari yang sama. Namun tidak ada jawaban sama sekali (tidak diangkat). Nomor telepon yang diberikan oleh CS UOB adalah 021 2993 6500.

Dari tanggal 21 s.d. 25 Mei 2021, setiap hari saya telepon juga 5x sehari, pada jam kerja pukul 10 pagi – 3 siang. Namun tidak ada respon, masih tidak ada yang mengangkat teleponnya.

Pada tanggal 28 Mei 2021, suami saya telepon lagi ke CS UOB, karena tidak adanya jawaban dari nomor credit management yang diberikan oleh CS sebelumnya. Solusinya adalah pihak CS UOB akan mengirimkan email surat lunas ke email saya yang terdaftar di kartu kredit tersebut grey.nis***@gmail.com. Namun, sampai sekarang, belum ada kiriman email tersebut.

Tanggal 5 Juni 2021 saya sudah menelepon lagi, tapi disuruh menunggu 2-3 hari lagi dan infonya masih sedang dalam proses. Padahal sebelumnya pada tanggal 28 Mei 2021, sudah disuruh menunggu 2-3 hari untuk di-email, tapi sekarang disuruh untuk menunggu lagi.

Jelas ini sudah bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen: Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa.

Suami saya sebagai nasabah sangat tidak nyaman dan tidak merasa aman dengan proses UOB yang bertele-tele, tidak ada solusi, hanya disuruh menunggu berkali-kali. Kami sangat merasa tidak dihargai waktunya, karena sudah mau sebulan surat ini tidak kunjung diterbitkan .

Saya sebagai istri, mewakili permasalahan suami saya. Bank UOB sepertinya tidak memikirkan nasabah yang sudah percaya dengan bank ini. Padahal kepercayaan harganya sangat mahal. Mohon agar segera ditindaklanjuti keluhan suami saya ini.

Novie Oktaviani
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank UOB Indonesia:
[Total:10    Rata-Rata: 1.4/5]
Tanggapan Bank UOB Indonesia atas Surat Ibu Novie Oktaviani

Dengan hormat, Menanggapi surat pembaca yang disampaikan oleh Ibu Novie Oktaviani yang dimuat dalam rubrik Surat Pembaca Mediakonsumen.com pada tanggal...
Baca Selengkapnya

5 komentar untuk “Surat Lunas (Credit Outstanding Terakhir) Bank UOB Tidak Dikirim Sesuai Prosedur

  • 7 Juni 2021 - (11:58 WIB)
    Permalink

    UPDATE 1:
    Pada tanggal 7 Juni 2021. Suami saya menelepon lagi pihak bank UOB, berharap ada kejelasan. Namun, jawaban yang diberikan sudah template tanpa solusi. “Dimohon kesediaannya untuk menunggu 3 hari”. Mohon maaf ya, kami sudah menunggu 3 hari yang berakumulasi menjadi mau sebulan.

    • 8 Juni 2021 - (15:44 WIB)
      Permalink

      Nasabah terkait harus datang langsung ke kantor pusat collection bank terkait bu,setau saya ya.
      Semoga jawaban saya membantu

    • 8 Juni 2021 - (16:08 WIB)
      Permalink

      UPDATE 2:
      Pada tanggal 8 Juni 2021, jam 8 pagi, suami saya sudah menerima surat lunas dari pihak UOB terkait.
      Sangat disayangkan jika customer harus mengeluh di wadah media konsumen dulu baru keluhan benar-benar ditanggapi, terima kasih juga karena akhirnya surat lunasnya di terbitkan. Saya harap kedepannya Bank UOB lebih cepat tanggap lagi atas masalah yang ada tanpa harus konsumen blow up dulu ke media.

      Kepada media konsumen terima kasih, karena jika tidak ada media konsumen permasalahan saya tidak akan di gubris.

  • 7 Juni 2021 - (13:55 WIB)
    Permalink

    bu chiel, apabila memang merasa ada pelanggaran undang-undang, ya laporkan saja ke pihak terkait, nunggu apalagi? nunggu sebulan lagi?

    • 8 Juni 2021 - (16:10 WIB)
      Permalink

      Menurut pak ivan yang terhormat apakah jika saya lapor ke pihak berwajib, laporan saya akan di jalankan? Pengalaman saya di lapangan, kehilangan harta benda atau di tipu orang saja di suruh pasrah atau damai secara baik-baik. Hahahaha.

 Apa Komentar Anda mengenai Bank UOB Indonesia?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Surat Lunas (Credit Outstanding Terakhir) Bank UOB Tidak Dikirim Sesua…

oleh Novie Oktaviani dibaca dalam: 1 menit
5