Mobil Sudah Dikembalikan ke BCA Finance, tapi Angsuran Masih Di-autodebet dari Rekening BCA

Saya adalah debitur BCA Finance dengan Nomor Kontrak: 9790012948001 untuk sebuah unit Mobilio dengan angsuran per bulan Rp3.002.100. Pada tanggal 31 Mei 2021 sekira pukul 17.00, saat itu saya dan keluarga berjumlah 5 orang sedang berkunjung ke rumah nenek di Piyungan – Yogyakarta dari Pati (Rumah), kami didatangi oleh 3 orang ke rumah nenek saya. Mereka mengaku dari PT. Lucretia Mandiri Abadi yang diberikan kuasa dari BCA Finance Kudus untuk melakukan pengamanan barang jaminan, karena saya belum membayar angsuran 3 bulan.

Saat itu saya mencoba negosiasi dengan niat membayar 1 atau 2 bulan angsuran melalui transfer dari rekening BCA saya saat itu juga, agar bisa dilakukan autodebet oleh BCA sebagai angsuran. Namun petugas debt collector tersebut bilang tidak bisa, karena sudah diblokir, jadi angsuran tidak akan bisa masuk. Satu-satunya opsi adalah menitipkan unit kepada mereka dulu.

Menyadari ketidakmampuan saya membayar tepat waktu dan kondisi saat itu saya sedang di rumah nenek yang sudah tua dan tidak ingin beliau kedatangan tamu yang tidak diundang, maka saya dengan kooperatif menitipkan unit mobil tsb sekitar pukul 18.00.

Saat itu mereka menawarkan uang Rp5 juta sebagai rasa tanggung jawab mereka agar saya dan keluarga bisa pulang kembali ke rumah di Pati dengan menyewa sebuah mobil. Saat itu saya minta dibayarkan tunai. Namun mereka minta ditransferkan saja dengan alasan kepraktisan. Pukul 18.00 uang masuk sebesar 5 juta dari mereka dan saya diminta tanda tangani Berita Acara Serah Terima.

Permasalahan muncul saat kami dalam perjalanan pulang ke Pati dari Yogyakarta di mobil yang kami sewa. Sekitar pukul 21.00 saya berniat ambil uang untuk membayar mobil sewa tersebut, ternyata BCA Finance mengambil uang tersebut dengan sistem autodebet dan dianggap sebagai pembayaran angsuran sebesar Rp3.002.100.

Akhirnya saya komplain ke debt collector tersebut via chat WA terkait hal tersebut. DC tersebut bilang kalau hal itu kelalaian BCA Finance, karena mobil sudah diserahkan tapi angsuran masih ditarik. DC tersebut akan bantu dan dijanjikan besok harinya uang tersebut akan dikembalikan dan dijamin uang tersebut tidak akan hilang dan pasti kembali.

Saya tunggu selama 2×24 jam, uang belum masuk. Saya kembali menagih janji mereka. Mereka malah menyuruh saya komplain ke Kantor BCA Finance Semarang tempat saya tanda tangan kontrak dulu. Oleh petugas di BCA Finance Semarang pada tanggal 2 Juni 2021 saya diminta membuat surat permohonan kepada Head Collection BCAF Cabang Kudus agar ditindaklanjuti. Sampai surat pembaca ini saya buat (27/6) atau hari ini tidak pernah ada respon dari BCA Finance Kudus terkait tindak lanjut masalah ini.

Melalui surat pembaca ini kami minta respon dari BCA Finance agar derita kami tidak mereka tambah lagi dan mereka mengembalikan apa yang menjadi hak kami secepatnya. Karena rasanya tidak adil, saat BCAF minta hak mereka berupa angsuran mintanya segera, disertai sanksi denda keterlambatan dan sanksi penarikan unit. Namun saat saya minta hak saya berupa uang pribadi yang mereka tarik, pihak BCAF tidak pernah ada tanggapan dan respon sedikit pun.

Pertanyaan saya, kenapa saat saya berniat bayar angsuran partial (telat 3 bulan, saya bayar 1 atau 2 bulan) dulu via autodebet DC dan BCAF bilang tidak bisa? Alasannya karena sudah terblokir, jadi sistem pembayaran tidak akan bisa masuk. Namun prakteknya uang saya tetap/masih mereka debet untuk bayar angsuran, meskipun mobil sudah saya kembalikan atau mereka tarik. Mohon agar BCA Finance secepatnya menyelesaikan dan mengklarifikasi masalah ini dan bisa menunjukkan dan membuktikan mereka sebagai profesional.

Terima kasih Media Konsumen sudah menampung permasalahan saya.

Hormat saya,

Heri Prasetyo
Pati, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai BCA Finance:
[Total:80    Rata-Rata: 2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

14 komentar untuk “Mobil Sudah Dikembalikan ke BCA Finance, tapi Angsuran Masih Di-autodebet dari Rekening BCA

  • 28 Juni 2021 - (13:44 WIB)
    Permalink

    [Pertanyaan saya, kenapa saat saya berniat bayar angsuran partial (telat 3 bulan, saya bayar 1 atau 2 bulan) dulu via autodebet DC dan BCAF bilang tidak bisa? Alasannya karena sudah terblokir, jadi sistem pembayaran tidak akan bisa masuk.

    Saat itu saya mencoba negosiasi dengan niat membayar 1 atau 2 bulan angsuran melalui transfer dari rekening BCA saya saat itu juga, agar bisa dilakukan autodebet oleh BCA sebagai angsuran. Namun petugas debt collector tersebut bilang tidak bisa, karena sudah diblokir, jadi angsuran tidak akan bisa masuk. Satu-satunya opsi adalah menitipkan unit kepada mereka dulu.]

    yang bilang tidak bisa kan si DC harusnya jangan langsung percaya begitu saja. semoga segera ada tindaklanjut dan komplen terus saja

    5
    3
    • 28 Juni 2021 - (14:37 WIB)
      Permalink

      Sudah kak saya sdh bilang mau ke ATM dulu setor tunai biar uang bisa masuk rekening dan bisa di auto debet tapi DC bilang percuma krn surat tugas mereka utk pengamanan unit sudah keluar. Tidak pilihan lain selain unit dititipkan atau diamankan dulu dgn mereka

      1
      1
  • 28 Juni 2021 - (21:35 WIB)
    Permalink

    Tidak bsa d debet karena tabungan kosong,.bukan d blokir,..bgtu ada uang masuk lsung d debet oleh bank tsbt,..hrus nya chas

    • 29 Juni 2021 - (12:50 WIB)
      Permalink

      Saat itu saya sudah minta diberikan uang cash saja kak. Tp pihak DC atau mrk minta transfer saja dgn alasan kepraktisan

  • 30 Juni 2021 - (08:15 WIB)
    Permalink

    itu smua krn dep dpt uang tarik yg byk…mkny di upayan tarik mobil…apa bila unit di bw plg…mrk dpt belasan juta…yg saya heran…di rekening kan ada uang nya? kok ga byr tepat wkt? uda dtg dep ny br mau byr 2 bln…kan da terlmbt mas??

    • 30 Juni 2021 - (09:52 WIB)
      Permalink

      Di baca lg.
      Pmbayaran angsuran menggunakan auto deb,artinya finance akan mengambil otomatis pd tgl tertentu tiap bulan di rek.
      Pd kasus diatas menunggak -+3 bulan brarti di rek kosong,dan auto deb bs brjalan lg saat ada dana di rek,nah saat si DC kasih 5jt itulah rek terisi,saat itulah auto deb kmbali normal dan lsg sikat .
      Jd bukan ada uang di rek tp ga mau/ga bs byr tepat wkt, krn -+3 bulan membuktikan isi rek nol atau tdk senilai satu bulan cicilanpun hingga 5 jt dana DC msk.
      Spt itulah kira2 SOP auto deb lwt rek atau jika menggunakan metode itu selain pmbayaran cash/transfer, jika cash dan transfer nol atau tdk dilakukan maka auto deb berlaku.

    • 30 Juni 2021 - (13:32 WIB)
      Permalink

      Di rek tdk ada uang sama sekali mas. Uang yg di tarik BCA itu uang kompensasi dari DC krn saya minta disewakan mobil pengganti utk plg ke rmh. Terkait saya mau bayar 2 bln itu krn saat kejadian orang tua memberikan uang utk bayar angsuran biar mobil tidak jadi di tarik. Jd dlm hal ini saya bukan sengaja berniat tidak mau bayar atau menunda pembayaran.

  • 30 Juni 2021 - (10:23 WIB)
    Permalink

    Saran sy atas sikon sesuai yg anda tulis:

    Segera lakukan cros check ke finance,sesegera mungkin.
    Ini 100% kelalaian anda,lepas dr anda saat itu dlm tekanan,di kerumuni DC dgn bahasa abcd yg sy paham menyudutkan anda,hrsnya sblm lepas kunci ke DC anda tlp finance utk smua detail SOP nya,apapun omongan DC jgn lsg di iyakan/dilakukan,krn dc fokus hy akan ambil aset,apapun alasan nya itu penghasilan dc,sekalipun ngibul dan ngakalin org ,gertak,intimidasi,itu sdh SOP mereka utk cari makan ltu sita aset dan dpt fee dr leasing.

    Bicara soal kertas berita acara penyerahan aset,smua org bs bikin,trmasuk legalitas dc yg 90% cm preman (biasanya jika dtg 10 dc maka hy 1 yg py legalitas,yg 9 ini yg bikin kacau tp jg penentu atas tersitanya aset krn yg 9 ekor ini yg bacotan dan tingkah lakunya ngajak mati atau ngajak di matiin).

    Tp dc brani kasi anda 5jt, brarti mereka akan “jual” aset ke leasing,artinya dc akan dpt fee belasan jt dr leasing jika aset di serahkan ke leasing,
    Tp jika tdk, krn dikemudian hari trbukti itu hy begal nyamar dc,maka anda apes double,krn anda tetap hrs byr cicilan,dan aset ilang alias bukan dikembalikan ke leasing alias di curi lwt tipuan 5jt yg ajaib.

    Sekalipun mereka dc asli dan aset balik ke leasing serta leasing coret nama anda dr cicilan bulanan,anda tetap hrs byr sisa hutang smpai lunas ( kira2 spt ini : anda kredit 100jt, sdh cicil 50jt, saat aset di sita leasing aset bernilai 60jt, maka anda plus 10jt, krn hutang anda 100jt, sdh byr 50jt, dan nilai aset 60,jt maka leasing akan balikin ke anda 10jt., tp jika nilai aset anda hy 30jt maka anda masi py hutang 20jt, krn hutang anda 100,sdh byr 50,nilai aset 30,jd anda dianggap sdh byr 80jt, masi hutang 20jt, nah yg 20jt inilah yg tetap hrs anda byr,,
    itung2an diatas blm trmasuk denda,uang blokir,atau tetek bengek yg sering muncul dadakan di kalangan leasing dan dc dan smakin akan buat anda bete dan susah krn hrs byr lebih ).

    Jd pastikan aset berada di tangan leasing atau anda hrs dpt pengakuan dr leasing jika aset sdh di tangan mereka, jika masih bs di tebus dan dan cicil lg (ini 90% tdk akan di iyain leasing,dan meskipun di iyain maka anda akan kluar dana tdk sedikit utk tebus,spt dana blokir,dana abcd,hrs cicil berapa bulan kedepan skaligus dll )

    Jk tdk bs atau anda tdk mampu tebus maka,hitung sisa hutang anda ,jika anda tdk ign nama anda msk BI cheking,maka lunasin ,minta wkt utk cicil.,jika tdk ya sdh tinggal plg saja krn ga mudah utk byr sesuatu yg bahkan anda sndiri sdh tdk menggunakan lg,tinggal plg,ga usah byr,dan nama anda msk BI cheking minimal score 4.,jgn berharap byk jika anda akan kredit lg,pst akan susah di acc.

    Ga ada yg enak,tp itu fakta yg suka ga suka anda hrs hadapi.
    Yg sabar,jdikan ini pelajaran
    Smoga anda bs tetap trsenyum hadapi semua ini.
    Salam sehat !!!

    • 30 Juni 2021 - (13:43 WIB)
      Permalink

      Terima kasih atas pendapat…,saran, kritikan, dan doanya. Terkait kejadian sampai gagal bayar itu smua emang salah saya yang tidak memprediksi kejadian atau hambatan saat force majeure spt kondisi ekonomi saat pandemi spt ini. Terima kasih. Salam hormat

  • 30 Juni 2021 - (10:45 WIB)
    Permalink

    Harusnya mobil jangan diserahkan ke DC klu memang tidak bisa bayar angsuran lagi biar pengadilan yg memutuskan bawa ke ranah hukum bukan ranah jalanan spt DC….klu sdh spt ini keberadaan mobil dah gak jelas dimana…

    • 30 Juni 2021 - (13:47 WIB)
      Permalink

      Terima kasih atas komentar dan sarannya. Utk skrg mobil sudah diserahkan ke BCAF dan dalam proses lelang seperti pesan yg disampaikan kpd saya via pesan WA. Ada opsi dan waktu seminggu utk pilihan melunasinya. Bukan masalah jika mobil ditarik/dikembalikan krn saya emang sadar sudah gagal bayar. Yang jd masalah adalah saat unit sudah ditarik tapi saya masih di tarik angsurannya. Terima kasih

      • 1 Juli 2021 - (01:12 WIB)
        Permalink

        Sebenarnya yg trjadi bukan ” mobil sdh ditarik tapi masi di auto debt cicilan”
        Meski secara harafiah mmg spt itu,,tp ini trjadi krn system dan SOP dlm penarikan aset yg tdk uptodate/tdk sinkron dan lambat satu sama lain terutama antara org2 lapangan dgn org2 di kantor,dlm hal ini antara DC dgn leasing.
        (biasanya DC external lbih lama dlm kuasai aset,sementara DC internal setelah menerima aset dr anda maka paling 1×24 jam status kredit anda sdh berubah,yg berimbas pd stop nya auto debt di rek anda)

        Jk dr awal metode pmbayaran cicilan mmg menggunakan auto debt,atau jika auto debt ini jd bagian/opsi dr metode pmbayaran cicilan lwt cash dan transfer,maka disini system lah yg krj.

        Sebelum aset tercatat kmbali ke leasing,maka auto debt tetap brjalan,artinya jika ada dana senilai cicilan,dan anda menunggak,maka akan lsg di karungin sama leasing lwt si kampret bernama auto debt itu.,jika tdk py tunggakan maka kampret auto debt hy akan sikat pd tgl sesuai tugasnya tiap bulan.

        Tgl leasing mencatat kembalinya aset,itu bs jd tgl yg sama dgn berakhirnya auto debt cicilan ,atau bahkan berbeda tgl,ini tergantung operator /org yg pegang mouse dan komputer dan ngetik itu cpt atau tdk,prl acc/tnda tangan brp org atau tdk,dan semacamnya.

        Nah dlm kasus anda, mobil sudah di serahkan ke DC,bukan leasing,bedakan ya..meski mereka perpanjangan tangan dr leasing. ,
        Dan tgl yg sama ada dana di rek anda,ya jelas system tetap jalankan auto debt krn pd tgl itu,detik itu,anda masih berstatus menunggak,leasing blm mencatat aset sdh di tangan mereka,menerima saja blm,masi di DC, dan pd byk kasus DC bs kuasai aset itu lama,bs berhari hari atau trgantung “rembugan” DC dgn leasing soal serah terima aset dan fee.

        Jd pd tgl saat mobil anda serahkan ke DC, itu tdk berarti SUDAH di tangan leasing,atau SUDAH ditarik leasing..itu br di DC,ya jelas auto debt masih aktif krn leasing blm terima mobil anda.

        Sisi positifnya adalah, dana yg sdh di auto debt itu ga kan hilang percuma,tp akan tetap di hitung jd bagian dr keseluruhan cicilan anda.(ini mengurangi sisa hutang anda pd leasing)

        Ketidaktauan/ketidaktelitian anda soal hal2 diatas itu yg membuat anda hrs seapes ini.
        Apalagi anda pst tdk brfikir jika auto debt masi berjalan,apalagi ditambah intimidasi,kibulan para DC,yg bilang sdh ga bs byr krn sdh di blokir dll..yg akhirnya membuat anda menerima di byr lwt transfer dan membiarkan dana msk rek ( pst 2-3 bulan sblmnya anda ga brani masukin uang ke rek kan…krn tau pst akan di sikat si auto debt.. 🙂

        Skrg anda paham gmn cara DC cari makan kan? Ya spt itu krn jika mereka tdk spt itu pst anda byr,lsg lari ke leasing,nego byr 3-4 bulan,beres,DC batal dpt fee dan mereka puasa makan angin.

        Sy rasa kejadian yg anda alami itu sdh selesai,tdk pd tempatnya anda komplain apalagi mencari keadilan bahkan pmbenaran.
        Kejadian itu sdh selesai dan berakhir dgn anda makin rugi krn saat mobil anda di tarik ,anda masih byr cicilan melalui auto debt,pdhal uang bs utk yg lain..
        Lebih tepatnya anda adalah korban DC, bukan korban leasing.
        Hy sebatas itu,mau di bahas smpai arab trs ke jepang melipir ke cina mampir ke timbuktu balik lg ke arab ya hy spt itu endingnya dan tdk akan lebih baik lg.
        Lebih baik anda fokus dgn pelunasan di leasing /nego lg utk wkt dan nilai pelunasan,mengingat jika tdk lunas ini akan berakibat nama anda /nama siapapun yg kredit msk BI checking,dan berimbas pd sulitnya nama itu di acc jika kredit.

        Maaf bukan sy tdk bersimpati atau semacamnya,tp sy hy bicara fakta2 dan jujur,fakta dan jujur sering ga enak di mata dan telinga,tp itu lbih manjur dlm mengobati sebuah luka/kekecewaan..
        Ok..
        Skrg anda jg jd makin pintar ,paham abcd, dan mendapat pengalaman yg amat sangat berharga utk jalani hari2 kedepan nya..
        Anda hrs byr senilai -+5jt utk pengalaman ini.

        Sekedar mengingatkan, jika menunggak 3 bulan,dan masih di thn awal kredit,maka jg buru2 lsg byr 3 bulan, segeralah hub leasing sblm byr, krn menunggak 3 bulan itu sdh dlm prioritas utk di tarik aset nya,dan SOP penarikan sdh mulai di ketik atau bahkan sdh di kirim.
        jika tdk hub leasing terlebih dulu,maka siap2 cicilan yg di bayarkan akan prcuma alias tdk membatalkan status blokir atau status “aset dlm kode yg hrs ditarik” atau membatalkan SOP penarikan.
        Jika menunggak 3 bulan,hub leasing dulu sblm byr.
        Kcuali anda sdh di thn terakhir kredit.

  • 1 Juli 2021 - (17:38 WIB)
    Permalink

    Mau gmn inimah memang system BCA Finance yang ga bener. Udah narik Unit masih debit rekening. Masalah lambatnya update system leasing bukan urusan Customer.

 Apa Komentar Anda mengenai BCA Finance?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Mobil Sudah Dikembalikan ke BCA Finance, tapi Angsuran Masih Di-autode…

oleh Heri dibaca dalam: 2 menit
14