Teror Telepon Debt Collector Kartu Kredit BNI atas Tagihan Orang yang Tidak Saya Kenal

Kepada Yth. Manajemen Bank BNI,

Saya sudah berulang kali mengajukan komplain atas telepon debt collector Bank BNI yang terus menanyakan tagihan kartu kredit atas nama orang lain, yang tidak saya kenal. Walaupun sudah disampaikan berulang kali bahwa salah sambung, tapi masih tetap saja menelepon berulang ulang tanpa mengenal waktu. Baik pagi, siang maupun malam, dengan intensitas panggilan lebih dari 5 kali dalam sehari.

Nomor yang digunakan berbeda-beda dan nomor tersebut tidak dapat dihubungi (081119373710, 081119374230, 081119373686, 081119373687, 081119373687, 081119338987 dan masih banyak lagi nomor lainnya yang tidak mungkin saya tulis semua). Alasan mereka nomor hp saya dijadikan emergency contact dalam pengajuan kartu kredit debitur tersebut. Sementara sebelumnya saya tidak pernah menerima telepon konfirmasi dari Bank BNI terkait penggunaan nomor hp saya dalam berkas permohonan kartu kredit tersebut.

Dalam hal ini saya sudah berusaha menyampaikan keluhan via email ke BNI Call. Sebelumnya sudah pernah ditanggapi dan ditelepon oleh CS Bank BNI a.n. Irwan dengan nomor telpon 02150834600. Namun tetap saja teror berlanjut dan tidak ada penyelesaian dari Bank BNI.

Bahkan saya juga sudah diarahkan untuk menghubungi bagian collection di Sumatera Selatan dengan nomor telepon 0711376851, 0711362619, 0711363268. Saya sudah berbicara dengan ibu Mita. Namun tetap tidak juga ada penyelesaian, bahkan ada petugas lain yang saya lupa namanya justru memerintah untuk ganti nomor hp.

Yang ingin saya tanyakan kepada Bank BNI:

  1. Apakah dalam proses berkas kartu kredit BNI tidak menerapkan KYC (know your customer)?
    Sehingga tidak memerlukan verifikasi dan konfirmasi terhadap nomor kontak yang tercantum. Karena ini sangat mengganggu kenyamanan saya.
  2. Apakah memang seburuk dan seabai ini pelayanan Bank BNI dalam menyelesaikan keluhan?
  3. Dengan memerintahkan untuk mengganti nomor hp apakah Bank BNI siap mengganti kerugian material saya? Mengingat nomor ini sudah saya gunakan sejak tahun 2004 dan saya gunakan sebagai nomor telepon usaha saya.
  4. Apakah Bank BNI benar-benar tidak berniat dan tidak bisa menyelesaikan masalah yang saya alami? Sedangkan ini adalah hasil dari kecerobohan manajemen Bank BNI. Yang artinya ini semua mengindikasikan Bank BNI buruk dalam proses, pelayanan dan penyelesaian keluhan. Tentu seharusnya ini menjadi prioritas pengawasan dari OJK dan BI terhadap kinerja BNI.

Lilik Sumarsono, SE, MM
Tulang Bawang, Lampung

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Penagihan Bank BNI:
[Total:51    Rata-Rata: 1.3/5]
Penjelasan BNI Tentang Teror Telepon Debt Collector Kartu Kredit BNI atas Tagihan Orang yang Tidak Saya Kenal.

Menanggapi surat Bapak Lilik Sumarsono, SE, MM di www.mediakonsumen.com pada tanggal 31 Desember 2021 berjudul “Teror Telepon Debt Collector Kartu...
Baca Selengkapnya

13 komentar untuk “Teror Telepon Debt Collector Kartu Kredit BNI atas Tagihan Orang yang Tidak Saya Kenal

  • 31 Desember 2021 - (11:38 WIB)
    Permalink

    DC kartu kredit itu lbh bahaya sebetulnya drpada pinjol ilegal, tp entah kenapa ga pernah di ekspos media

    Masalah anda dituduh jd kontak darurat, semua DC akan mengatakan itu, mereka random aja dan bilang anda kontak darurat.

    Itu memang strategi mereka buat adu domba

    • 31 Desember 2021 - (18:54 WIB)
      Permalink

      Ga usah pake lama, blokir aja n maki2 aja sekalian,,,ga ada ruginya blokir nomor telepon yg kaya ginian booss…

  • 31 Desember 2021 - (12:55 WIB)
    Permalink

    Macam Belanda menjajah Indonesia pake devide et impera.. DC ini belajar sejarah kali y.. Suka adu domba..

    4
    1
  • 31 Desember 2021 - (14:32 WIB)
    Permalink

    Bayangkan jika anda kenal dengan si Nita ini, mungkin habis dia anda caci maki padahal belum tentu dia yg cantumkan nama anda sebagai emergency call, memang kejam dunia riba ini, sengaja yg gak kenal aja di adu domba, speechless

  • 31 Desember 2021 - (17:15 WIB)
    Permalink

    Tadi pukul 14:36 saya sudah dihubungi petugas collection kartu kredit bni sumatra selatan dan mengatakan bahwa no hp saya sudah dihapus dari daftar emergency contact, tapi saya belum yakin sepenuhnya sebab sebelumnya saya sudah pernah menelpon dan berbicara dengan petugas disana tapi hasilnya tetap di telpon. Jadi saya masih melihat perkembangan selanjutnya.

    Hanya saja yang sangat disayangkan kenapa mesti diangkat ke media dan viral dulu baru direspon. #no viral no justice# sepertinya sudah merambah semua sektor di indonesia.

    Jadi kita harus jadi masyarakat yang kritis, tidak abai dan mengerti media yang mau membantu menyuarakan masalah masyarakat seperti “media konsumen” ini.

    Terimakasih untuk seluruh team media konsumen, salam sukses selalu.

  • 31 Desember 2021 - (18:11 WIB)
    Permalink

    Emang gitu. Nunggu viral dulu baru ada respon. CS nya PD lelet semua. Cs GK brfungsi sbgaimana fungsinya tuk melayani keluan konsumen

    • 31 Desember 2021 - (21:21 WIB)
      Permalink

      Kok enak banget ya suruh ganti nomer hp? Kesannya mengentengkan persoalan dan tidak profesional sekali jawabannya, padahal BUMN lho ini bukan pinjol meneketehek.

  • 31 Desember 2021 - (19:47 WIB)
    Permalink

    Itu pihak ketiga depcolector ,jadi penagihan nya tanpa aturan dan SOP yg sudah diatur dalam aturan hukum dan aturan OJK ,j
    Pihak BNI harus nya tidak boleh memberikan data data kepada pihak ketiga ,karena data seseorang tidak boleh sembarangan bocor pada pihak yg bukan berkapasitas menyimpan data pribadi ,jika dilakukan internal tidak masalah ,tapi ini eksternal diluar tempat kita menyimpan data , pemerintah harus nya segera menerapkan aturan dan hukuman yg berat jika data kita di berikan pada pihak yg bukan tempat kita menyimpan data diawal ,dan mereka pihak ketiga tidak mau ikut aturan dan sop yg diterapkan,karena mengganggu nasabah ajah udah jatuh nya perbuatan tidak menyenangkan , intimidasi,menjadi tindak PIDANA !!dan sangat dapat dilaporkan kepada kepolisian

  • 4 Januari 2022 - (08:04 WIB)
    Permalink

    Nah yg kaya gini nih yg harus di bela in, ngga ngutang tapi diteror ama DC, bukan malah ngebelain yg ngutang tp lupa bayar giran di tagih DC langsung jadi orang paling teraniaya ūüėÜūüėÜ

  • 5 Januari 2022 - (20:31 WIB)
    Permalink

    Lembaga keuangan big bank BUMN yg menjual bunga ini memang tak terapkan KYC utk menternak uang mereka. Ane pernah didatangin tukang pukul mereka alias DC karena rumah ane mirip dg alamat debitur macet mereka. Kebetulan di kecamatan duren sawit ada 2 komplek kav.DKI, tapi beda kelurahan. Si debitur macet cuma daftarkan nama blok, nomor rumah dan nama kecamatan tanpa sebut nama jalan dan kelurahan. Tukang pukulnya gw maki2 di depan rumah. Tolong bilang ke dirut BNInya kalo terbukti yg ngutang macet itu tinggal di sini gw ganti pokok utangnya 10x lipat berikut bunga dan dendanya

 Apa Komentar Anda mengenai Penagihan Bank BNI?

Ada 13 komentar sampai saat ini..

Teror Telepon Debt Collector Kartu Kredit BNI atas Tagihan Orang yang …

oleh Lilik Sumarsono dibaca dalam: 1 menit
13