Jebakan Pinjol “Pinjaman Bahagia”

Pada tanggal 10 Mei 2022, saya mengisi aplikasi pinjol Pinjaman Bahagia. Biasanya pinjol akan mengklarifikasi kesediaan kita meminjam, dengan mengajukan kontrak pinjaman yang harus ditandatangani setelah membaca terms and conditions kontrak, seperti bunga, tenor dan denda keterlambatannya.

Ketika saya sudah mengisi semua formulir lengkap dan men-submit-nya, tiba-tiba langsung approval dan masuk ke rekening saya sebanyak 2 kali pengiriman, masing-masing sebesar Rp1.008.000. Saya merasa sangat keberatan, karena tenor yang diberikan hanya 1 minggu dan pinjaman yang harus dikembalikan sebesar Rp1.600.000 per uang transfer yang saya terima.

Jadi total pengembalian pinjaman Rp2.016.000, harus dikembalikan Rp3.200.000 dalam tempo 1 minggu. Ini sangat keterlaluan!

Saya coba hubungi CS mereka lewat email yang disediakan untuk mengembalikan transferannya, tapi tidak direspons sama sekali. Sedangkan nomor CS tidak dicantumkan di aplikasinya. Mohon kepada pihak Pinjaman Bahagia bisa menghubungi saya dan menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

Dian Tristanto Badroen
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Pinjaman Bahagia:
[Total:476    Rata-Rata: 1.9/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

59 komentar untuk “Jebakan Pinjol “Pinjaman Bahagia”

  • 13 Mei 2022 - (20:31 WIB)
    Permalink

    Saya juga pernah terjebak dgn pinjaman Bahagia saya itu justru 4 aplikasi dgn masing Rp. 1.008.000 sehiñgga total yg masuk Rp. 4.032.000 dan total yg harus sy kembalikan itu Rp. 6.200.000 dan jatuh temponya 1 minggu dan mulai memasuki hari ke 4 sy sdh mulai di teror dan sy tdk menggubris krn menurut sy perjanjiannya 7 hari knp baru masuk hari ke 4 sdh teror apabila sy tdk bayar maka data sy akan hancur di pihak ke 3. sy tenang sj hafapi mereka dan memasuki hari ke 5 hari ke 6 mulai sdh mulai dari pagi sy bangun tdur sampe sy mau tdurpun sy diancam dan paling bikin sy jengkel adalah ingat foto selfimu sy skan sebar sy blng silahkan sy tdk takut dgn ancaman krn klu sampe berani sy akan lapor polisi sehindia berhenti mengancam sy di hari ke 7 dan sy blng kalu loe brani sebar data sy bmaka sy tdk akan bayar pinjaman
    Jd santai kalu mereka ngancam ibu juga balas ngancam mereka tdk akan brani

    Salam dari Papua

  • 14 Mei 2022 - (14:32 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya Pihak Media Konsumen Harusnya Juga Memberikan Keluhan-Keluhan kepada Ojk.Baik yang legal mau pun ilegal.Saya sering membaca kasus dengan akulaku dan lain-lain.Termasuk kasus Ilegal.Cobalah Bantu OJk supaya menyaring lagi Pinjol2 ini.Kalo perlu hapus semua pinjol yang ada di Indonesia.

  • 14 Mei 2022 - (22:14 WIB)
    Permalink

    Aku pernah kejebak juga. Pas udah diteror, aku lapor Kominfo atas ancaman lewat WA tapi responnya lama banget. OJK nggak mau bantu menangani karena di luar ranah mereka alias ilegal. Ngeri banget emang.

  • 15 Mei 2022 - (20:18 WIB)
    Permalink

    Pinjaman ilegal itu boss.. saya jg pernah kena spt itu blm jatuh tempo uda di teror.. yah ga mau bayar sekalian saya…

  • 16 Mei 2022 - (03:10 WIB)
    Permalink

    Saya juga nengalami hal yg sama coba” ngisi data pinjol danacepat tiba” masuk e rekening 760rb dan 1,04 dan harus bayar 1,2jt dan 1,6jt dalam tempo 7 hari baru 3 hari udah d ancam dengan kata” kasar ( maling,anjing, bangsat) akhirnya gali lubang tutup lubang yg semakin besar, mereka sebar data klu pas hatuh tempo tolong ojk

  • 22 Mei 2022 - (03:49 WIB)
    Permalink

    Lebih baik dana jangan digunakan, kalau bisa titipkan atau berikan ke ojk atau kepolisian utk barbuk dan bawa bukti dokumentasi untuk pegangan keamanan.

 Apa Komentar Anda mengenai Pinjaman Bahagia?

Ada 59 komentar sampai saat ini..

Jebakan Pinjol “Pinjaman Bahagia”

oleh Dian Badroen dibaca dalam: 1 menit
59