Hak Saya Sebagai Nasabah Hilang Akibat Kelalaian Petugas Bank BTPN Syariah

Saya merupakan seorang Nasabah Bank BTPN Syariah, dan saya telah melakukan pinjaman di Bank Syariah sebanyak tiga kali.

Pada saat awal melakukan pinjaman disebutkan dalam salah satu perjanjian antara nasabah dan pihak bank bahwa jika suami nasabah meninggal dunia, maka nasabah akan mendapat santunan kematian sebesar 500.000 rupiah, seminggu dari kematian suami saya.

Saya sudah mengajukan klaim asuransi kepada pihak bank, dan sampai sekarang belum cair, setiap dua minggu sekali selalu saya konfirmasi ulang kepada pihak bank, tapi jawaban selalu sedang diproses. Lalu tiba-tiba hari ini saya dihubungi petugas bank bahwa pengajuan tersebut tidak bisa disetujui karena sudah lewat dari 40 hari.

Saya minta kejelasan dari Pihak BTPN Syariah.

Eka Novita
Way Kanan, Lampung

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:37    Rata-Rata: 2.4/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

22 komentar untuk “Hak Saya Sebagai Nasabah Hilang Akibat Kelalaian Petugas Bank BTPN Syariah

    • 16 Maret 2023 - (00:56 WIB)
      Permalink

      Wah kacau kalo gtu, itu kan sistem kepercayaan. Kalo caranya bgitu ya wajar nanti asuransi bank Syariah atau jenis2 asuransi lain ga bakal dilirik soalnya pasti cuma janji doang alias mau duitnya aja. Kalo klaim susah, Asuransi itu bisa bagus karena ada kepercayaan dari bnyak nasabah kalo hal yg nominal sekecil gtu aja ga diproses, gmn klaim yang puluhan juta bahkan ratusan. šŸ˜

      11
      1
  • 15 Maret 2023 - (22:09 WIB)
    Permalink

    Perjuangkan terus yg menjadi hak ibu. Perjuangan yg tdk berhenti InsyaAllah akan berhasil.

    • 16 Maret 2023 - (05:07 WIB)
      Permalink

      Nama Bank nya bagus syariah di senggol senggolin ke agama isinya kita ga tau seperti apa

  • 16 Maret 2023 - (05:43 WIB)
    Permalink

    Yg syariah atau yg konvensional sama aja klo udh berhubungan dgn uang wkwwk namanya selagi manusia uang itu selalu ijo muaehehe

    7
    1
  • 16 Maret 2023 - (06:20 WIB)
    Permalink

    EmbelĀ² syariah disematkan hanya untuk menarik nasabah muslim yg notabene mencari kehalalan, tp mah klo dipelajari lbh dalam lg malah lebih parah bunganya di bank yg pake embel2 syariah, syariahnya ga benerĀ² syariah, hatiĀ² lo kalian yg pake embelĀ² syariah demi meraih banyak nasabah tp dlm prakteknya tidak syariah kalian akan berat pertanggung jawabannya diakherat kelak

    15
    1
    • 16 Maret 2023 - (12:22 WIB)
      Permalink

      Tuhan saja mereka mau tipu ya dgn penamaan yg berbeda2 tp sebenarnya inti sarinya sama aja dgn bank konven.

  • 16 Maret 2023 - (10:44 WIB)
    Permalink

    Saya berharap ada klarifikasi dari Bank BTPN Syariah untuk surat pembaca ini yang intinya mengakui ada kelalaian dari pegawai mereka terkait klaim tidak dilayani hingga lewat 40 hari. Kalau cuma klarifikasi template semacam “sudah diselesaikan dengan baik, dst”, maka ibu Eka Novita bisa coba laporkan bank abal-abal ini ke OJK dengan link pengaduan:

    https://konsumen.ojk.go.id/formpengaduan

  • 16 Maret 2023 - (21:50 WIB)
    Permalink

    Kelalaian ada di petugas bank nya tapi yg dirugikan nasabah nya harusnya bank memecat petugas yg melakukan kelalaian tersebut

  • 16 Maret 2023 - (23:16 WIB)
    Permalink

    Sudah klaim tidak bisa disetujui, disuruh lanjutin angsuran pinjamannya seperti biasa juga dengan cara seperti itu??? Kok Sangat tidak beradab dan tidak manusiawi sekali..
    BTPN Syariah harus buat klarifikasi, wajib memecat karyawan yg melakukan kelalaian dan juga karyawan yg sangat tidak sopan dalam berkomunikasi dengan nasabah!!

  • 17 Maret 2023 - (06:41 WIB)
    Permalink

    Setau saya konsep asuransi syariah dalam islam itu masuknya taawun (tolong menolong) masuknya ke akad sosial. Jadi tidak mensyaratkan ada pengembalian dana di kemudian hari, tidak seperti tabungan yang bisa di cairkan. Hanya bersifat tolong menolong di luang lingkup yang terdaftar menjadi anggota dan itupun situasional kalo terjadi apa2.
    Setau saya juga di bank syariah masih banyak yang nawarin sistem konven.

  • 17 Maret 2023 - (16:44 WIB)
    Permalink

    Tanda baca dan tata kata dalam penulisan, serta bahasa yang digunakan tidak teratur. Sekelas pegawai Bank masa levelnya segitu?

  • 17 Maret 2023 - (18:27 WIB)
    Permalink

    Lucu jg nih…bagian klaim ngga bs dgn alasan kelalaian petugas.tp bagian angsuran suruh bayar spt biasanya.situ sehat?atau lg mabok ciu?šŸ™„

  • 21 Maret 2023 - (10:53 WIB)
    Permalink

    Kayanya pada salah tanggap deh soalnya tetangga saya mikut bank btptn syariah itu pinjaman yg kumpul an,petugasnya yg keliling kumpul buat nagihin nah,yg asuransi ini nasabah ga bayar sama sekali cuma klo nasabah atau suaminya meninggal itu biasanya dapet uang 500rb,tapi klo si nasabahnya telat ngasihnya ,otomatis ha cair 500rb,jdi si nasabah yg huang itu ga bayar asuransi cuma di fasilitasi, hrus cepet2 pas hari h nya Baru fasilitasi asuransi nya cair.

 Apa Komentar Anda?

Ada 22 komentar sampai saat ini..

Hak Saya Sebagai Nasabah Hilang Akibat Kelalaian Petugas Bank BTPN Syaā€¦

oleh Eka Novita dibaca dalam: <1 menit
22