Kesulitan Mengambil BPKB di WOM Finance Meskipun Sudah Lunas

Saya mengambil sebuah sepeda motor melalui leasing WOM Finance dengan nomor kontrak 404030019149 dan sudah melunasi cicilan di tahun 2020 saat pandemi COVID-19. Bukti sesuai foto yang telah saya lampirkan.

Pada saat COVID-19, saya terkena musibah, istri saya meninggal dunia dengan meninggalkan seorang anak menjadikan saya single parent. Karena anak saya masih bayi dan harus ada yang mengurus, maka saya memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus menjaga anak. Meskipun begitu, kewajiban saya kepada WOM Finance tetap saya tunaikan.

Setelah lunas, karena saya tidak bisa meninggalkan anak saya yang masih bayi dan saya berada di kota lain dari tempat pengajuan, maka BPKB belum saya ambil. Baru tahun ini saya kembali bekerja dan berniat mengambil BPKB.

Maka saya menghubungi collector yang dulu biasa menagih dan secara lisan dia meminta 2 juta untuk pengambilan BPKB. Saya sangat terkejut, kok bisa. Maka saya menghubungi WOM Finance, ternyata ada denda 1.250.000. Saya memohon denda dihapuskan karena kondisi saya pada saat pandemi atau minimal diskon, tetapi hal itu pun ditolak oleh pihak WOM Finance. Sedangkan saya baru mulai bekerja dan harus membayar pajak kendaraan.

Melalui surat media konsumen ini saya meminta pengertiannya kepada pihak WOM Finance untuk bisa memanusiakan manusia. Anda sudah mendapatkan keuntungan dari cicilan motor saya, masa iya saya harus dikenakan denda juga.

Apakah tidak ada hati. Minimal keringanan, saya beritikad baik cicilan sudah lunas sejak tahun 2020. Sekarang berikan hak saya. Untuk para pembaca media konsumen dan WOM Finance, lihat saya sebagai manusia, bukan mesin ATM.

Harapan saya pihak WOM Finance jangan dzalim, berikan hak saya karena kewajiban sudah saya tunaikan. Mengenai denda, cobalah jadi manusia yang memiliki hati. Saya baru bangkit dari pukulan pasca pandemi COVID-19. Sudah 4 tahun BPKB motor saya Anda tahan.

Terima kasih kepada Media Konsumen karena sudah memfasilitasi suara saya.

Rissa Indrawardhana
Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

37 komentar untuk “Kesulitan Mengambil BPKB di WOM Finance Meskipun Sudah Lunas

  • 11 Juli 2024 - (13:03 WIB)
    Permalink

    Nitip BPKB 4 tahun tapi gamau dikenain denda apapun? Woww hahaha pak BPKB itu harus disimpen dibrangkas. Ada resiko klo hilang dll. Jd wajar dikenain biaya. Bapak bahas2 covid, covid udh selesai 2023 pak wkwkwk 1,5 tahun gak diambil kenapa tuh itu kan termasuk bayar jasa penyimpanan. Semua leasing bgtu kok

    1
    3
    • 11 Juli 2024 - (14:27 WIB)
      Permalink

      Baca dengan teliti saya minta denda dihapuskan minimal discount kan ada discount 40% itu pun tidak diberikan. kenapa baru mau diambil baca lagi saya baru kembali bekerja sekarang karena orang tua tunggal dan anak saya masih bayi.

      1
      2
    • 11 Juli 2024 - (14:39 WIB)
      Permalink

      Anda masih Manusia bukan? ada empathy atau simpati? Anda belum merasakan berada di posisi saya harus kehilangan Istri, meninggalkan pekerjaan demi mengurus anak. bagaimana kalau hal takdir saya menimpa anda, dalam hidup ada force majuer yg tidak bisa kita hindari, ketika berusaha bangkit ada orang seperti anda apakah anda debt collector? saya menduga sih iya

      1
      2
    • 11 Juli 2024 - (20:39 WIB)
      Permalink

      logikanya gimana anda ini, saya 4thn itu mengurus anak usia 3bln yang ditinggal ibunya, baru bulan ini saya memutuskan untuk kerja lagi dan ada waktu untuk mengambil BPKB, yang di maksud ditahan itu anda paham tidak ? anda bisa mengambil dengan syarat bayar denda meskipun sudah lunas. saya sederhanakan biar logika anda sampai, ketika anak anda diculik dan penculik meminta tebusan tentu anda akan bernegosiasi. apakah saya salah kalau mengatakan anak anda ditahan? ditahan itu bisa diberikan dengan tebusan itu saja dulu pengertiannya. Anda kan tidak mengalami yg saya alami selama 4thn semoga anda tidak mengalaminya. justru saya sedih melihat anda yang sudah hilang hati nurani nya, saya masih menduga anda debt collector pinjol.

      1
      2
      • 11 Juli 2024 - (20:52 WIB)
        Permalink

        Halah ngemeng panjang lebar. Bilang saya yg gak paham. Orang ente yg gak paham. Kan td gw udh bilang gapapa pakai kata “ditahan” tapi jangan “ditahan 4 tahun” paham gak tong? Wkwkwkwk baca dulu sebelum bikin cerpen di kolom komen wkwkwk

        1
        1
        • 11 Juli 2024 - (21:02 WIB)
          Permalink

          Maaf saya harus menurunkan standard IQ saya untuk menjawab pertanyaan anda. jelas lunas 2020 selama 4thn bkn saya tidak berusaha untuk mengambil BPKB nya tapi tertahan oleh denda nya, sampai sini paham yah, jadi kalimat tertahan 4 thn itu betul karena ada syarat denda dan pada saat itu saya tidak bekerja dan tidak diberikan keringanan oleh WOM finance. selama 4thn juga saya sudah berusaha tapi terus bertambah bukannya diberikan kebijakan, saya harap anda bisa paham sampai sini. kalau masih belum paham maaf saya menyerah untuk menjelaskannya pada anda karena kejadian ini tidak menimpa anda.

        • 12 Juli 2024 - (06:15 WIB)
          Permalink

          Si paling IQ tinggi. Anda baca artikel lagi noh. Dsitu di bilang “pada tahun ini saya baru ambil bpkb & ternyata ada denda” WKWKKWKW hoammmmm

          1
          1
    • 11 Juli 2024 - (20:49 WIB)
      Permalink

      gini ya kayanya anda susah paham selama 4thn itu saya mengurus anak dan berusaha mengambil BPKB itu, ketika saya sekarang sudah mulai bekerja dan pihak WOM Finance tidak bisa diajak bernegosiasi maka saya mengambil keputusan untuk membuat keluhan di media konsumen, kalau kejadiannya baru beberapa bulan saya tidak akan publish keluhan saya di media konsumen. apalagi harus menjawab komentar pemikiran dan hati yang sempit seperti anda.

        • 11 Juli 2024 - (22:41 WIB)
          Permalink

          oknum kolektor nya malah minta 2 jt biar diurusin BPKB nya, ngeri urusan sama WOM finance bnyk oknum2 nya

    • 12 Juli 2024 - (00:01 WIB)
      Permalink

      hentikan bahasa nitip karena bpkb bukan barang berukuran besar yang susah disimpan.

      jika wom punya niat, mereka bisa kirimkan bpkb nya ke cabang kota pemilik tinggal. itu jika niat.

      jika tidak niat, ya biarkan saja bpkb ngendap di kantor. lalu pemilik dipalak biaya titip. padahal bpkb tebalnya hanya 2cm, apa susahnya.

      1
      2
      • 12 Juli 2024 - (00:19 WIB)
        Permalink

        iya mas biasa wom finance klo bagian nagih dikejar kejar, klo udh lunas dibiarin pas mau ambil di denda pula. bilangnya aturan2 di PP CS nya ada tulisan discount hingga 40% saya whatsapp gk bisa dpt discount, makanya saya bersuara melalui media konsumen tapi tetap aja ada yg nyinyir. sudah jatuh ketimpa tangga

    • 12 Juli 2024 - (09:46 WIB)
      Permalink

      Saya mnta hapusin denda nya klau bayar sgitu mh ga pnya uang bro2 buat bayar denda sgitu buat sehari2 jga ga normal ..

      2
      1
  • 11 Juli 2024 - (13:39 WIB)
    Permalink

    Lapor ke OJK . Penipuan kalau ada namanya denda denda. Tidak ada ittu klausula penitipan. Sudah resiko jadi tanggung jawab perusahaan lising terhadap agunan yang ditahan untuk barang yang dilunasi.

    4
    2
    • 11 Juli 2024 - (14:29 WIB)
      Permalink

      iya dan berbunga terus, sedangkan kondisi saya baru kembali bekerja baru bisa meninggalkan anak karena sekarang sudah berusia 3thn lebih bisa di titip ke kaka saya. terimakasih untuk support nya

      • 11 Juli 2024 - (22:17 WIB)
        Permalink

        Dri cicilan Motor jga udh untung gde skrang mau nguntungin lgi dri denda ya buat apa bikin iklan ada potongan denda 40% tpi asli ya 0 besar

        • 11 Juli 2024 - (22:39 WIB)
          Permalink

          iya sebetulnya itu yang saya pertanyakan di PP whatsapp ada discount 40% tapi ketika ditanya gk ada jdi membingungkan, saya baca dari yg mengeluh tentang wom finance ada dugaan BPKB nya dijaminkan lagi, search aja WOM finance ada kasus thn 2022 di media konsumen jg kok. memang jelek reputasi wom finance

      • 12 Juli 2024 - (09:48 WIB)
        Permalink

        Nah apalagi berbunga terus. Laporin ke OJK biar clear. Mana ada itu klausula landasan bunga penitipan? Dimana mana tidak ada biaya penahanan agunan. Akal akalan orang lising aja itu. BPKB ga diambil kok ada denda? Trus kok ada bunga lagi dari denda? Lintah itu…

        Jangan minta Diskon, tapi ga usah dibayar. Enak aja bikin aturan ke konsumen tanpa persetujuan konsumen.

        1
        1
        • 12 Juli 2024 - (10:10 WIB)
          Permalink

          terimakasih mas Alan untuk support nya saya sudah ada itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban saya, pas mau ambil hak saya susahnya setengah mati. mungkin buat beberapa orang nilai denda itu kecil tapi bagi saya denda itu cukup besar bisa buat beli susu anak saya. terimakasih sekali lagi untuk saran Mas Alan semoga kebaikan Mas Alan dibalas berlipat2 oleh sang maha pencipta.

          1
          1
    • 11 Juli 2024 - (14:32 WIB)
      Permalink

      tolong baca lagi kalau bisa 2x baca, saya berada di kota alm istri saya yg berbeda dengan tempat pengajuan, saya harus mengurus anak juga baru sekarang bekerja lagi. kenapa menghina rakyat kecil apakah anda sudah kaya maka bisa menghina rakyat kecil?

      • 11 Juli 2024 - (15:39 WIB)
        Permalink

        [Sudah 4 tahun BPKB motor saya Anda tahan.]

        Justru sy baca teliti, makanya tidak setuju dengan statement anda ini. Anda yg berhalangan ambil, kok bilangnya ditahan.

        [Dimana tempat pengambilan BPKB?
        BPKB akan disediakan dikantor cabang asal namun konsumen dapat meminta pengambilan BPKB diluar kantor cabang asal]

        Ada di halaman FAQ. Jadi sebenarnya bisa kamu instruksikan utk dikirim ke cabang kota kamu berada. Dan di sana jg dituliskan denda adm BPKP lunas yg tidak diambil 10.000/bln, dihitung sejak bulan ke-4. Bisa 2jt itu termasuk denda apa lagi? Itu yg perlu kamu debat dgn mereka. Dan di FAQ jg ada disebutkan keringanan/penghapusan dgn syarat tertentu. Silahkan ajukan kembali mgkn dgn lampiran surat kematian istri, akte lahir anak.

        Sy ngga anggep diri sy kaya, namun denda 4 taon anda hanya cukup buat bayar listrik sy (pemakaian seorang) sebulan.

        Single parent tetap harus paham aturan dan kebijakan. 4 tahun BPKB ngga diambil, berarti selama 4 tahun pula STNK tidak diperpanjang, alias ngga bayar pajak.

        • 11 Juli 2024 - (17:09 WIB)
          Permalink

          Mungkin untuk anda uang segitu kecil hanya untuk bayar listrik sebulan, maka anda merasa ada hak merendahkan orang lain begitu kah? ditulisan saya jelas meminta penghapusan denda atau discount itu pun tidak diberikan, karena itu saya meggunakan media konsumen ini. saya menggunakan kata ditahan karena hanya bisa diambil kalau denda dibayar dan hanya diberi waktu 7 hari. mudah lisan anda berkata single parent tetap harus tahu aturan, meskipun harus meninggalkan pekerjaan dan mengurus anak saya tetap melunasi cicilan saya meskipun berat anda ngomong mudah sekali, anda kan tidak berada di posisi saya. Roda berputar jangan sampai anda menghadapi masalah yang saya alami. cukup jadi manusia untuk merasakan empathy dan simpati, leasing pun sudah mendapatkan keuntungan masa permohonan penghapusan denda dan discount sebagai debitur juga tidak bisa. anda tidak perlu sombong dengan tagihan listrik anda diatas langit masih ada langit, punya tagihan listrik besar kok sombong bukannya mikir efisiensi, emang anda tinggal di pabrik home industry

          • 11 Juli 2024 - (17:32 WIB)
            Permalink

            Saya singgung rakyat kecil, teruntuk buat orang” seperti anda yg selalu minta dimaklumi (selalu pny alesan, maunya dikasihani). Yg nuduh saya kaya kan anda,sl saya ngga pernah sebut anda miskin atau menghina.

          • 11 Juli 2024 - (17:44 WIB)
            Permalink

            apakah saya meminta di kasihani? apakah saya merugikan anda? apakah saya merugikan WOM finance jelas sudah saya lunasi, apakah saya meminta2 pada anda yang tagihan listriknya sebulan dari denda saya 4thn. saya menuntut kebijaksanaan melalui media konsumen. dengan mengatakan tagihan listrik anda sebulan sama dengan denda saya 4thn itu bukti menunjukan arogansi anda, superioritas anda diatas saya. kenapa rakyat kecil tidak boleh bersuara? surat saya ini sudah melalui verifikasi tim media konsumen berarti valid untuk di publish, saran saya hentikan arogansi anda. kenapa anda mengotak2 kan rakyat kecil dan besar? apakah anda rakyat besar, ingat di negeri ini tidak ada rakyat kecil dan besar kita setara mungkin anda masih hidup di era generasi feodal, era sekarang Rakyat ya rakyat tidak ada besar kecil. klo kata mandra Sombong bener lu

            1
            2
          • 11 Juli 2024 - (20:24 WIB)
            Permalink

            Ngelesss terosss..anda tulis “4 tahun bpkb saya ditahan” ada kata 4 tahun di situ ya. Padahal mah 4 tahun itu anda yg gak ambil bukan leasing yg tahan2. Beda klo anda pakai kalimat BPKB saya ditahan. Gtu aja gak paham wkwkwkwk

            1
            1
        • 11 Juli 2024 - (17:18 WIB)
          Permalink

          saya menduga anda adalah seorang debt collector karena komentar anda persis sekali dengan collector yg menjawab pertanyaan saya, bicara tentang aturan dengan mengesampingkan rasa kemanusiaan. semoga hati nurani anda segera kembali.

          2
          4
        • 12 Juli 2024 - (15:01 WIB)
          Permalink

          1.250.000 om, 750rb nya biaya “jasa” kolektor.

          ya harusnya TS minta perincian dr mana angka 1.250.000 itu.

          dr saat lunas maksimal 4 bulan harus sudah diambil, lebih dr itu ada denda 10rb/bulan, ya tinggal dihitung saja sdh brp bulan tidak diambilnya.
          jadi harusnya denda perbulan mulai berjalan sejak mei 2021 sampai dengan sekarang. (di foto, keterangan lunas per 7 desember 2020)

          • 12 Juli 2024 - (15:08 WIB)
            Permalink

            baik terimakasih mas Ari untuk masukannya

  • 12 Juli 2024 - (14:02 WIB)
    Permalink

    jadi yg benar yg mana?
    BPKB ditahan womf selama 4 tahun atau anda “titip” BPKB di womf selama 4 tahun?

    • 12 Juli 2024 - (14:11 WIB)
      Permalink

      sampai saat ini ya masih ditahan karena harus bayar denda dan terus bertambah,

      • 12 Juli 2024 - (14:32 WIB)
        Permalink

        selama 4 tahun ini bpkb ditahan atau anda belum bisa ambil bpkb selama 4 tahun?
        kapan anda mau mengambil bpkb itu? 2024? kalau 2024 artinya belum sampai 1 tahun ditahan, itupun dikarenakan belum ada kesepakatan nilai denda yg disebabkan dr tidak diambilnya bpkb selama 4 tahun.

        • 12 Juli 2024 - (14:35 WIB)
          Permalink

          iya ini masih nunggu response dari WOM Finance untuk kesepakatan nya cuma sampai sekarang belum ada response nanti senin saya akan ke kantor nya

  • 12 Juli 2024 - (15:58 WIB)
    Permalink

    Berdasarkan ketentuan WOMF di websitenya: “Atas pengambilan BPKB yang lewat waktu 3 (tiga) bulan sejak pembayaran terakhir angsuran atau dilakukan pelunasan lebih awal dari jatuh tempo fasilitas pembiayaan, maka debitur dikenakan biaya administrasi pengambilan BPKB sebesar Rp10.000,- per bulan (terhitung berlaku sejak bulan ke-4);”

    Disini penulis surat belum atau tidak menjelaskan perincian denda 1.250.000 itu apa ? Harusnya kalau anda datang sendiri ke kantornya akan dikasih perinciannya, sehingga bisa lebih jelas ada apa. Bisa jadi CS telfon salah hitung, atau salah baca informasi, atau memang ngasal aja.

    Tanpa ada bukti jelas hitam diatas putih, kita disini hanya debat nggk jelas aja.

    • 12 Juli 2024 - (16:08 WIB)
      Permalink

      selama ini komunikasi melalui kolektor dan via telp/ whatsapp saja ka, saya baru bulan ini kembali kerja di kota Bandung, senin depan saya rencana ke kantor nya langsung, terimakasih untuk saran nya ka

 Apa Komentar Anda?

Ada 37 komentar sampai saat ini..

Kesulitan Mengambil BPKB di WOM Finance Meskipun Sudah Lunas

oleh Rissa Kasoem dibaca dalam: 1 menit
37