Penagihan dari DC Bank Amar Tunaiku yang Merugikan Saya serta Kantor Saya

Selamat siang, saya meminta bantuan dari pihak kepolisian dan pihak-pihak yang berwenang untuk membantu saya agar petugas penagihan utang dari DC Bank Amar Tunaiku yang selalu menghubungi ke kantor saya setiap hari dan mengganggu kenyamanan saya, serta mengganggu kenyamanan manajemen dan staf operasional kantor kami.

Yang terjadi adalah ini bukan tagihan atas nama saya, melainkan tagihan pinjaman dari istri saya. Sebelumnya, saya tidak mengetahui adanya pinjaman dari istri saya ke pihak Bank Amar Tunaiku, karena saat ini istri saya tidak bekerja dan sudah mengajukan keringanan pembayaran dengan cara dicicil setiap bulan. Namun, mereka tetap memaksa agar melunasi secara keseluruhan sebesar 9 juta rupiah.

Kami tidak memiliki uang untuk melunasi secara penuh, namun itikad baik kami telah datang ke kantor Bank Amar pada tanggal 16 Oktober 2024 untuk mencicil tagihan semampu kami dengan cicilan 500 ribu per bulan. Namun, mereka tetap menagih dan terus mengancam untuk menagih ke kantor saya.

Saya dan pihak manajemen sangat merasa terganggu oleh perilaku pihak dari DC Bank Amar Tunaiku yang sangat merugikan kami.

Saya mohon bantuannya dari kepolisian agar dapat membantu menyelesaikan masalah ini, sehingga saya dapat tetap bekerja di kantor dan dapat membayar cicilan istri saya. Jika mereka terus-menerus menghubungi kantor saya, maka besar kemungkinan saya akan dikeluarkan dari perusahaan saya.

Saya mohon bantuannya sekali lagi. Terima kasih.

Dede
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Penagihan dari DC Bank Amar Tunaiku yang Merugikan Saya serta Kantor Saya”

Pertama-tama, kami menyampaikan terima kasih untuk informasi yang telah Bapak Dede Heru sampaikan sebagai pengguna loyal Tunaiku. Menanggapi Surat Pembaca...
Baca selengkapnya

70 komentar untuk “Penagihan dari DC Bank Amar Tunaiku yang Merugikan Saya serta Kantor Saya

  • 20 Oktober 2024 - (08:58 WIB)
    Permalink

    Sy juga mantan nasabah amar bank, dari prosedur awal pengajuan sdh ribet harus disurvey langsung kerumah trs difoto pake ktp, syukur skrg sdh lunas sy byr penuh sdh gak kuat sama bunganya terlalu besar, tapi tetep saja sampe skrg sales telemarketing sering tlp dan hub via email berharap ambil pinjaman lagi, khn resek smpe tiap minggu dpt kiriman email trs, tolong pihak amar bank jgn spam email terus sy sdh gak mau ambil pinjaman lagi dan jgn hub saya via tlp lagi 😡🤬

  • 21 Oktober 2024 - (01:48 WIB)
    Permalink

    Minta bantuan OJK aja langsung email ojk minta bantuan rekontruksi pembayaran cicilan tersebut, OJK akan membantu hal itu kok asal ditaati, jika sudah ada pengajuan rekontruksi pembayaran masih ada terror dari DC anda langsung bisa datang ke kantor polisi buat laporkan hal itu karena sudah mengganggu kenyamanan.

    • 15 April 2025 - (17:34 WIB)
      Permalink

      OJK seharusnya memberikan sanksi kepada perilaku debt collector yang tidak memberikan informasi ID name tag perusahaan yg menagih, menunjukkan surat kuasa penagihan dari lembaga finansial dan sertifikasi pelatihan dari OJK mengenai tatacara penagihan yang baik dan benar.

  • 4 Desember 2024 - (16:35 WIB)
    Permalink

    INI NAMANYA RENTENIR YANG BELI LABEL OJK, OJK JUALAN LABEL ? PENGAWASANNYA MANA ? STANDAR BUNGANYA BUNGA RENTENIR ? MAKSUDNYA RENTENIR YANG DILEGALKAN GITU ???
    HAPUS SEMUA JUDOL DAN PINJOL DARI INDONESIA !! MERUSAK BANGSA INDONESIA !!!
    SEMOGA PARA PEKERJA RIBA MASUK NERAKA JAHANAM DI URUTAN PERTAMA !!!

    • 24 Desember 2024 - (13:10 WIB)
      Permalink

      Jadi kalau nagih bukan ke debitur berarti ga usah dibayar ya, soalnya KK saya gitu. Jadi dia pinjam dan galbay di thn 2021. Tiba2 ada tagihan ke suaminya, sampai tlpn juga ke kantor suaminya padahal saat pinjam itu mereka blm menikah apalagi saling kenal. Ada yg bisa ksh solusi, soalnya suami KK saya mau bayar tp hanya pokoknya saja,tp mereka suruh bayar berikut denda

  • 10 Januari 2025 - (10:15 WIB)
    Permalink

    Selamat pagi.. saya baru saja mendapat hal serupa, ditelepon berkali-kali ke kantor bahkan sempat berbicara dengan nada tinggi dengan atasan saya. Padahal sy tidak masuk kerja, dan kebetulan atasan saya yang angkat diberitahukan tidak masuk kerja tapi pihak penagih tidak percaya sehingga membuat atasan dan orang kantor saya tidak nyaman. Bagaimana yah ada yang bisa bantu solusi nya? Saya masih ada itikad baik cicilan walaupun sempat beberapa lama nunggak, terakhir beberapa hari lalu saya masukkan cicilan lagi. Tapi ni kok malah ditelepon ke kantor seakan mengancam bagian operator dan atasan saya. Saya kena tegur dan perusahaan akan mengambil tindakan jika hal ini masih berlanjut.

  • 20 Februari 2025 - (18:58 WIB)
    Permalink

    Dengar wahai OJK, Pinjol Tunaiku ini sudah teramat meresahkan cara penagihan debt Colector nya. Kenapa masih didiamkan jg??????????????

  • 22 Februari 2025 - (09:01 WIB)
    Permalink

    Rentenir Biadab masih saja di diamkan sama OJK. Kalo perlu tutup semua PINJOL di Indonesia. Lebih banyak Mudaratnya daripada Manfaatnya!

  • 16 Juli 2025 - (23:57 WIB)
    Permalink

    Saya didatangi DC ke kantor 2x, memaksa masuk tapi tidak diizinkan oleh security karena tidak mau menunjukan identitas dan tidak ada surat tugas, akhirnya sebelum saya menemui mereka diluar kantor saya hub polsek terdekat untuk minta bantuan dan polisi datang tepat waktu dan membawa DC ke kantor polisi. Kita bisa mengajukan tuntutan pasal 306 UU PPSK, pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan dan DC langsung diamankan di kantor polisi. Jadi saran saya jangah takut, simpan nomor polsek/polres terdekat dgn kantor atau rumah kita untuk minta bantuan sebelum kita menemui DC, karena kita merasa terancam, polisi langsung bertindak cepat.

 Apa Komentar Anda?

Ada 70 komentar sampai saat ini..

Penagihan dari DC Bank Amar Tunaiku yang Merugikan Saya serta Kantor S…

oleh DH dibaca dalam: 1 menit
70