Surat Pembaca

Ganti LCD yang “Green Line” di Samsung Service Center, Sudah 2 Minggu Lebih Belum Selesai dengan Alasan Server Bermasalah

Saya pemilik HP Samsung S22 dengan nomor IMEI 350911960***990 dan nomor serial unit: RRCW30875MY. HP saya mengalami masalah green line dan saya ingin memperbaiki layarnya. Saya pun pergi ke Service Center Unicom Serpong ITC – BSD, yang beralamat di Jl. Pahlawan Seribu No 2, Mall ITC – BSD Lantai 1, Blok A3A untuk melakukan pengecekan pada tanggal 8 Juni 2025. Di sana, saya diberitahu bahwa penggantian layar LCD memerlukan waktu 20 hari kerja karena spare part sedang tidak tersedia.

Berikut adalah bukti tanda terima dari Samsung Service Center ITC BSD:

Pada tanggal 11 Juni 2025, saya menerima pesan WhatsApp dari Samsung Service Center ITC BSD mengenai biaya penggantian LCD, dan saya setuju dengan penawaran harga tersebut.

Kemudian, saya diinformasikan bahwa spare part akan tersedia dalam 4-7 hari kerja. Namun, pada tanggal 16 Juni 2025, ketika saya menanyakan tentang progres perbaikan HP saya, saya diberitahu bahwa ada kendala pada server pusat sehingga perbaikan belum dapat diselesaikan. Saya pun bingung, apa hubungannya perbaikan LCD dengan masalah server pusat?

Per tanggal 17 Juni 2025, layar LCD yang saya pesan sudah tersedia, tetapi mereka harus menunggu server pulih terlebih dahulu sebelum mengganti LCD HP saya. Saya terpaksa menunggu lebih lama lagi.

Pada tanggal 25 Juni 2025, saya kembali menanyakan tentang progres perbaikan HP saya, dan ternyata masih sama, yaitu server masih bermasalah sehingga perbaikan belum dapat dilakukan.

Spare part LCD sudah tersedia sejak 11 Juni 2025, tapi hingga kini perbaikan belum dilakukan karena masalah pada server. Apakah wajar bagi perusahaan sebesar Samsung memiliki masalah server lebih dari 2 minggu? Kenapa perbaikan tidak bisa dilakukan lebih awal agar konsumen tidak menunggu terlalu lama?

Data penggantian LCD bisa di-update setelah server kembali normal, karena waktu yang terbuang sudah cukup lama sementara HP harus digunakan. Sebelumnya, HP harus ditinggal di SSC ITC BSD untuk perbaikan ini, jadi sudah lebih dari 2 minggu HP tidak bisa digunakan. Padahal saya sudah bersedia membayar untuk penggantian LCD ini, tetapi kenapa prosesnya dipersulit seperti ini?

Sebagai tambahan informasi, untuk kasus green line ini, sudah banyak yang mengalami di Samsung dengan layar dynamic amoled. Samsung India bahkan memberikan GRATIS penggantian LCD untuk produk Samsung yang memiliki masalah green line tersebut. Sementara di Indonesia, tidak ada program gratis untuk penggantian, sehingga kita tetap harus membayar jika ingin memperbaiki layar green lineini, meskipun HP tidak pernah terjatuh atau terkena air.

Saya berharap pihak Samsung Indonesia dapat segera memperbaiki HP saya dan memberikan kompensasi atas keterlambatan perbaikan selama 2 minggu ini karena sangat merugikan.

Steven
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Itu yang notabene nya kota besar, sampe lama gtu, gimna dengan saya yang dipelosok ya, 1 tahun kek nya baru beres.

  • Perasaan benerin layar kena lightsaber kalo sparepart nya ada stoknya cuman 1 jam doang kali kenapa bisa ngomong gini karena IQOO 11 ane kena lightsaber tiba tiba, udah was was aja soalnya harga layar gile mahal 2,1jt mau jalan 3 tahun sih, ajaib nya gratis karena masih di cover garansi gile gak tuh vivo servis after sales nya. Makanya kalo beli HP jangan tergiur gengsi Apple ato Samsung kalo after sales-nya aja kayak gitu enggak sesuai image

  • Untung saya gak suka brand Samsung. Ga price to performance sih Smartphone nya

  • Hp hp keluaran terbaru sangat sering kena penyakit green line. Seolah-olah perusahaan memang sengaja membuat supaya mengganti hp.

    Orang akan memilih mengganti hp, karena harga layarnya dibuat super super mahal.