Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Bank BRI Menolak Pengajuan KUR dengan Usaha Jelas dan Jaminan 10 Agustus 202511 Agustus 2025 Roihan Roihan 72 Komentar Bank BRI, Bisnis UKM dan UMKM, Bisnis UMKM, jaminan fidusia, Jaminan kredit, KUR BRI, Pengajuan kredit, Penolakan kredit pinjaman, Sertifikat tanah, Sertipikat tanah, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Terima kasih kepada Media Konsumen yang sudah menjadi jembatan keluhan kami. Pada tanggal 25 Juli 2025, saya mengajukan KUR di BRI Unit Pasirian. Saat itu karena akhir bulan, katanya akan dibantu awal bulan. Selang beberapa hari saya sempat menanyakan lebih lanjut tapi disuruh menunggu. Awal bulan saya tanyakan lagi, dia bilang akan kunjungan ke rumah. Singkat cerita, pihak mantri datang dan foto semua usaha, dari jahit, peternakan lele, industri perak. Saya ingin ajukan 50 juta rupiah saja, namun karena entah apa, saya harus ajukan 100 juta rupiah. Saya bilang ok. Dokumen sudah saya lengkapi: KTP, KK, surat jaminan, sudah semua. Usaha jahit Usaha perak Akhirnya saya menunggu putusan hasil. Pada tanggal 4 Agustus 2025, diinformasikan bahwa pengajuan saya ditolak karena alasan BI checking. Yang jadi pertanyaan, bahwa BI checking sudah tidak jadi tolak ukur. Sedangkan pinjaman kita 50 juta, dengan tenor yang tidak mau lama-lama, hanya untuk modal, ditolaknya. untuk pengajuan kur tidak ada formulir cuma datang saja dan langsung jadwal. Survei namun untuk penolakan hanya WA diatas Sedangkan DPR sudah katakan jangan persulit yang pinjam. Tapi fakta di lapangan berbeda. BI checking rusak karena dulu Covid dan banyak gulung tikar. Jadi saya harap BRI bisa menindaklanjuti, dan juga saya harap pihak BRI bisa bantu kami. Karena semua dokumen lengkap, sudah ada jaminan. Roihan Lumajang, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
maia10 Agustus 2025 - (11:01 WIB)Permalink Hai Bu/Pak izin berkomentar ya. Kurang fair aja kalau kita ajukan pinjaman ga melihat BI Checking atau SLIK. SLIK itu berguna untuk melihat kemampuan calon debitur dalam membayar angsuran. Sama halnya seperti kita jika ingin memberikan uang kepada orang lain maka kita perlu melihat track record orang tsb, begitu juga yg dilakukan oleh pihak Bank. Mungkin Bapak/Ibu juga bisa membaca informasi dari Website berikut https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-pekalongan/baca-artikel/14713/Mengenal-Kolektibilitas-Kol- kalau memang sejak pandemi usaha tidak lancar mungkin bisa mengajukan restrukturisasi pada saat itu. 5 1 Login untuk Membalas
Antonio11 Agustus 2025 - (09:36 WIB)Permalink Maaf ganggu bisa tolong cek saya kak,saya bi checking masuk kol brp kak? Antonio 3173013***”***** Login untuk Membalas
GM12 Agustus 2025 - (07:32 WIB)Permalink Setau saya BRI emang LG mengurangi Sekmen mikro buat UMKM karena kerugian sebelumnya masih banyak yg gagal bayar. Jadi pinjaman lebih di selektif dan g bisa sembarangan LG. Intinya bank g akan nolak kalo emang nasabah dinilai mampu menjalankan kewajibannya karena tiap ada orang yg pinjam toh bank yg akan untung, karyawan insentif jg jadi bertambah. bank itu meminjamkan uang bukan beramal. Karakter lu juga kurang kyg orang yg g butuh bantuan tapi nodong minta dibantu. As As your Ass! 1 1 Login untuk Membalas
muchammad12 Agustus 2025 - (10:00 WIB)Permalink Coba ajuin produk pinjaman yg konvensional pak (bunga normal) Sebab kalo kur emang bunga rendah, tp syaratnya beribet. Harus tdk ada hutang, bahkan kartu kredit pun harus ditutup lebih dulu. Ambil hikmahnya saja om, artinya Allah menyelamatkan anda dari jerat riba. Mending ditabung sendiri buat nambahin modal. Percayalah, sakit tak berdarah kalo kena jerat riba itu, pengalaman sy sendiri. 1 Login untuk Membalas
Ken12 Agustus 2025 - (16:27 WIB)Permalink Saya ajukan konvensional agunan lengkap malahan lbh besar agunan dr pada pinjamam di tolak juga alasan nya gak pernah kredit lbh baik usaha kecil2an dr nol aja jangan berharap pinjam bank gak ada di acc buat pengusaha kecil selalu ada aja alasan ini itu….coba kalau sogok cepat tu acc nya
Fuad11 Agustus 2025 - (13:54 WIB)Permalink Gini ts ada keluhan mengadukan tentang kur dia ada jaminan yg melebihi kapasitas pinjaman sehingga di sarankan untuk pinjam lebih dan usaha nya pun udah jelas ada dan banyak mungkin berhubung membutuhkan tambahan modal 50 ikat dia ngajuin kur ke bri dan di suruh di naikin 100 ikat padahal ts cuman bth 50 ikat aja. Tp bri dengan selang bebrp waktu menolak dengan alasan bi cheking 🤣🤣, setahu saya sekarang itu bank” pada nakal sehingga bumn itu banyak rugi dari tahun ke tahun yg inti nya pada zaman ini untuk rakyat kecil atau yg mempunyai usaha mikro selalu di tindas beda dengan yg besar” walau pun udah berhutang sana sini dan banyak yg di korup bank selalu di dahulukan fix gak usah pd koment ini kenyataan fakta bukan hoak chek aja sendiri gak usah sok tahu pemerintah ini itu seolah olah bagus kenyataan nya bokbrok sdm sdm di pemerintahan selalu mencari celah keuntungan pribadi bukan untuk rakyat 🤣😄 rakyat hanya kambing hitam 2 1 Login untuk Membalas
Mas11 Agustus 2025 - (14:35 WIB)Permalink Bri memang begitu, sy debitur lancar tidak pernah nunggak kurang 7 bln lunas, mau top up malah dicuekin..kyk ekonomi lagi tidak baik2 saja. 2 Login untuk Membalas
Kang-Asep11 Agustus 2025 - (16:47 WIB)Permalink setahu saya di sini juga kur yg slik ojknya jelek tidak bisa jgn pinjaman 50 jt, pinjaman 10 atau 20 jg akan di tolak. pengalaman mu jg udah jelek nanti kalau galbay lgi ngeluh2 di mk minta keringanan inilah dan itulah. 1 Login untuk Membalas
Windah11 Agustus 2025 - (18:03 WIB)Permalink Mohon maaf nih pak/Bu jaman covid aja saya tiba tiba dpt info restrukturisasi tanpa sepengetahuan saya , dan akhirnya rumah sudah saya take over restrukturisasi juga sudah selesai oleh pembeli yg beli rumah saya , tapi saat pengajuan kembali di bank lain saja tetap tidak ACC dikarenakan restrukturisasi itu ,, sedangkan rumah aja sudah saya over ada surat jual beli nya tapi tetap bank tidak meng ACC jadi maaf pak/Bu sebenarnya restrukturisasi itu juga sama nama kita sudah kaya di blacklist karena terkesan tidak mampu walupun tanpa sepengetahuan saya dan sepersetujuan saya tiba tiba di restrukturisasi rumah sya , 1 Login untuk Membalas
Eko10 Agustus 2025 - (13:01 WIB)Permalink Ajuin pinjol aja Pak, lebih cepat. Langsung cair. Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel10 Agustus 2025 - (21:53 WIB)Permalink Kalau pinjol pak kecil receh pak 500-1juta udah bunganya gak kira kira, beda pinjol luar berani pinjamkan ratus juta. 1 1 Login untuk Membalas
Siregar11 Agustus 2025 - (15:53 WIB)Permalink Nanti dibayar ga pinjaman bapa? Nanti nunggak lagi kalau di acc. Klau nunggak mau naro di media konsumen lagi? 1 Login untuk Membalas
Robiatul12 Agustus 2025 - (21:00 WIB)Permalink Sharing pengalaman saya ngajuin KUR ke BRI, BI checking kol 1, ga ada cicilan apapun, usaha jelas, anggunan nilainya 4 kali lipat dari pinjaman, tapi tetep gak di proses, kayaknya BRI emang lagi ketat ketatnya saran saya coba ajuin ke bank lain juga jangan hanya di satu bank saja, saya juga akhirnya bisa dapat di MANDIRI. Yg bisa KUR gak hanya ada BRI aja, MANDIRI, BSI, BNI, ada juga kok. 1 Login untuk Membalas
ArifN10 Agustus 2025 - (13:17 WIB)Permalink Kalau gitu anda ajuin pinjaman aja ke DPR nya, kan katanya anda mereka yg bilang kalau pinjaman jangan dipersulit, coba ada ngga anggota DPR yg mau minjamin ke anda 5 0 Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel10 Agustus 2025 - (21:48 WIB)Permalink Anda gak usah mengajari kami buat restrukturisasi Kami sudah lakukan itu, semua memang cek slik saya paham kok, tapi cek slik juga bisa di kombinasi dengan usaha dll serta jaminan tidak seratus persen langsung tikam, harus nya itu bisa koordinasi limit yang bisa diajukan sekian dll itu bisa benar 5 Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel10 Agustus 2025 - (21:52 WIB)Permalink Kalau DPR ada situ gak usah ajarin saya bu, sudah ajukan dari awal, baca dong diatas kalimat saya, perna sekolahkan mana aturan mana pengajuan pedakan plesis baca thing smart ya. 6 Login untuk Membalas
Antonio11 Agustus 2025 - (09:37 WIB)Permalink Izin kak mau minta tolong cek saya bi checking masuk kol brp,Antonio 3173013008840003 Login untuk Membalas
Logycal10 Agustus 2025 - (23:24 WIB)Permalink Ya kan itu bukan tolak ukur menurut pean to mas 🤭, tapi dari bank itu sudah pasti dan jelas sesuai SOP sebagai tolak Ukur dasar kalau sudah jelas bi checkingnya terkendala ya sudah jelas dipersulit. Yang lain komentar sopan2, pean sndiri yang ngegas. Ya udah keliatan lah pean kalau ditagih nanti gimana wataknya, Dah pasti Seenaknyaa sendiri Simple kalau pean sll bilang BI Checking bukan tolak ukur, ya tinggal ajuin aja kur ke yang lain banyak kan? Perlu diajarin gk? Bisa ke BTN, BNI, BSI, Dll. Kira kira bisa gak bi checking cacat cair itu kurnya?. 🤭🤭🤭 LOL 4 Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel11 Agustus 2025 - (07:30 WIB)Permalink Dih marah sendiri gak Terima emang gas dimana kalau baca loe sambil emosi ya jadi gitu 3 Login untuk Membalas
Risky12 Agustus 2025 - (09:07 WIB)Permalink Saya walaupun cacat slik tetep bisa acc itu tergantung mantri nya berani ap tidaknya yg penting ada jaminan aman walaupun tidak bisa bayar tinggal ambil aja penjaminan nya udah bank manapun saya acc yg penting pinter” cari mantri nya tidak semua mantri berani kebanyakan takut peraturan 🤭🤭 1 Login untuk Membalas
Anjas Prasetyi12 Agustus 2025 - (10:02 WIB)Permalink SLIK jelek ngotot pengen cair?? Hmmmm 1 Login untuk Membalas
Aditya10 Agustus 2025 - (17:05 WIB)Permalink Klo BI checking udah jelek ya susah coz itu analisa character dlm pengajuan kredit. Ga cuma di BRI, ngajuin leasing pun juga akan terkendala. Jgn nunggak bos klo udh hubungan sm bank. Apapun kondisinya 1 Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel10 Agustus 2025 - (21:51 WIB)Permalink Mau jelek atau bagus sebenarnya itu bukan tolak ukur jika usaha dan tempat tinggal tidak menyakinkan namun semua itu bisa diubah jika memang itu semua meyakinkan dan jelas, saya paham aturan, anda bisa ajukan mobil atau motor jika slik jelek, disini sudah jelas bahwa slik bukan tolak ukur 8 Login untuk Membalas
Tony10 Agustus 2025 - (23:22 WIB)Permalink Cara berpikir anda harus ubah.. klo BI checking jelek.. ga mungkin bank mau ..apalagi embel2 KUR. Syarat Kur , jika pernah kredit komsumsi(adira ,pay later, dll) agak susah diterima.. apalagi yg pernah macet.. resiko besar 2 Login untuk Membalas
Didik11 Agustus 2025 - (16:02 WIB)Permalink Saya kol 5 waktu covid sampai 2024 gegara paylater. Nyoba ajukan kur 50jt acc di thun 2024, sekarang si sudah ku lunasi. Menurut saya pribadi tergantung sama mantrinya kalau emang mantrinya niat nyari nasabah pasti di permudah beda lagi kalau yg udah banyak nasabah. 1 Login untuk Membalas
Hery Mulyanto11 Agustus 2025 - (12:47 WIB)Permalink Bukan tolok ukur kan menurut otak anda, tapi menurut bank dan jasa keuangan itu jadi tolok ukur. Anda saja minjami orang uang dan sulit ditagih, meski sudah bayar, kl pinjam uang lagi anda juga akan mikir. Tapi kl bank sesuai cara berfikir anda, ada. Bank Mbahmu. 3 Login untuk Membalas
RHa11 Agustus 2025 - (20:45 WIB)Permalink Nah ini pendapat yang salah! Jika riwayat kredit di SLIK OJK (BI Checking) buruk, pengajuan KUR hampir pasti ditolak, karena bank wajib menilai kelayakan debitur berdasarkan catatan kredit tersebut. SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan) diperlukan untuk: 1. Menilai kelayakan kredit calon debitur 2. Memantau riwayat kredit nasabah 3. Mencegah kredit ganda yang berisiko 4. Memenuhi regulasi perbankan – Bank wajib melakukan pengecekan SLIK sebelum memberikan pembiayaan. 5. Melindungi bank dan debitur – Mengurangi risiko gagal bayar yang merugikan kedua belah pihak. 1 Login untuk Membalas
muchammad12 Agustus 2025 - (17:37 WIB)Permalink Kyk nya selain slik yg jelek, anda kena penilaian karakter. Mohon maaf sy ga pernah bertemu dgn anda, tp insyaallah tau karakter anda 1 Login untuk Membalas
ramadarma10 Agustus 2025 - (21:30 WIB)Permalink setau saya pedoman pinjaman BANK dan lesing justru BI ceking ,klo BI cekingnya jelek susah buat dapat pinjaman 2 Login untuk Membalas
Windu11 Agustus 2025 - (00:05 WIB)Permalink Klo situasi ini di lanjutkan dgn melihat Slik ojk, tinggal menghitung hari bank akan bangkrut Tidak bisa menyalurkan kredit artinya vonis mati, padahal kredit itu urat nadi kehidupan sebuah bank Harusnya yg di rubah aturan nya, selaku pembuat UU DPR bisa mengajukan revisi UU mengenai aturan OJK tentang Slik dgn pembatasan jumlah yg tertunggak jgn tunggakan cuma 100rb tidak bisa kredit kendaraan, bukan cuma bank aja yg terdampak leasing akan mati serasa berlahan dgn fakta skr byk kendaraan yg tidak bisa di saluran kan terkendala slik ijk. 1 6 Login untuk Membalas
Hery Mulyanto11 Agustus 2025 - (06:06 WIB)Permalink Nyatanya kredit bank rata2 tumbuh. Yg ditolak kredit krn slik nya jelek cuma segelintir. Mau nunggak cuma 100rb yg nmanya nunggak ya nunggak. Pemikiran anda aneh. Justru adanya slik itu agar orang utang itu tertib kewajiban. Slik jelek krena cuma nunggak 100rb, ya dilunasi dulu wong cuma segitu. 2 Login untuk Membalas
Windu11 Agustus 2025 - (06:44 WIB)Permalink Mna datanya klo kredit perbankan dan leasing tumbuh ? Jgn ngarang anda 1 Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel11 Agustus 2025 - (07:32 WIB)Permalink Loe siapa minta data, ada pengaruhnya,. Pakek minta data sega komen pajang lebar kayak paling bener. Emang ya nitizen maha benar ya, giliran terbukti mikem tu mulut. Lebih baik diam terhormat dari pada nimbrung tapi gak tahu cerita aslinya 2 Login untuk Membalas
Feby11 Agustus 2025 - (08:28 WIB)Permalink Lah kalo slik bukan tolak ukur, gimana bank mau ngasih pinjaman sedangkan dari slik bisa tahu anda punya pinjaman ditempat lain tidak dibayar.. kecuali anda mau setor jaminan tanah atau rumah senilai minimal 3x nilai hutang maka ada kemungkinan di acc, jika tidak di acc kemungkinan BI checking/slik anda sudah parah.. saran saya lunasi dulu pinjaman sebelumnya biar clear data SLIK nya.. 3
Sugeh11 Agustus 2025 - (13:54 WIB)Permalink Hari gini masih percaya pemerintah DPR ???? coba anda ke bank lain kalau di tolak karena SLIK ya pasrah aja, emang surat jaminan apa yg di pakai
Tony11 Agustus 2025 - (16:24 WIB)Permalink Bank cuma bisa tumbuh Dari kredit..bukan Dari tabungan uang anda…makanya klo ada utang 100rb tolong dibayar.. sama bank aja 100rb ga bayar..apalagi sama tetangga Login untuk Membalas
ary11 Agustus 2025 - (06:19 WIB)Permalink Kata bank “suka2 gw, duit2 gw, eh dia tantrum gak di kasih pinjem bawel” 2 Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel11 Agustus 2025 - (07:34 WIB)Permalink Suka suka saya juga buat aduan, kenapa situ yang dongkol 1 2 Login untuk Membalas
Hery Mulyanto11 Agustus 2025 - (12:49 WIB)Permalink Karena cara mikir anda sungsang 😀 3 Login untuk Membalas
apan11 Agustus 2025 - (07:38 WIB)Permalink dalam pemberian kredit ada Prinsip yg dikenal dg prinsip 5C. prinsip ini terdiri dari lima poin, diantaranya yaitu character, capacity, capital, collateral, dan condition..TS tidak mmenuhi C yg pertama yaitu Character…. 2 Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel11 Agustus 2025 - (08:36 WIB)Permalink Attitude saya sopan, komentar yang membuat anda merasa bahwa saya tidak seperti yang anda harapkan coba disni ketemu saya datang kesini seperti apa saya, baru anda boleh komentar, makanya lebih baik diam itu terhormat, jika komentar tapi membuat orang sakit lebih dosa jatuhnya, jangan anda paling pintar dan benar, disini hak kita mengadu, jika anda diposisi saya jelas pasti anda lakukan hal sama, kelak anda akan merasakannya, saya pastikan dan anda akan ingat hal ini. 4 Login untuk Membalas
apan11 Agustus 2025 - (09:05 WIB)Permalink pemberian kredit itu bukan seperti gadai, dimana ada jaminan pasti diberikan senilai barang yg di gadai, tp percuma juga berdebat dgn TS…. 2 Login untuk Membalas
Alexandrie11 Agustus 2025 - (07:51 WIB)Permalink Mohon maaf, susah juga jika ada pemohon attitude nya kurang sopan ya. Watak anda adlh mencerminkan jika nanti ditagih lebih garang yg berhutang drpd yg ngutangin dan merasa paling benar. Semoga kedepan nya bisa lebih baik . 1 Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel11 Agustus 2025 - (08:32 WIB)Permalink Mohon maaf jika suatu koment anda jadikan patokan tolong dong orang orang yang lebih kritis dalam berkomentar kenapa tidak anda komentari, atitud saya baik kepada siapa saja. Asal anda tahu komentar disini atitunya perlu diperbaiki jangan maha benar. Berikan hak seseorang dalam pengaduan anda lebih baik diam, posisikan diri anda jika ada disaya seperti apa. Jangan melihat komentar atau apapun tapi cek rasakan posisi tersebut. Pasti anda lakukan hal sama.. Suatu saat anda akan merasakan lebih dari apa yang saya rasakan 4 Login untuk Membalas
angg_id11 Agustus 2025 - (08:37 WIB)Permalink kalo jaminannya sertifikat coba ajuin ke bank lain pak, hati2 bri nanti kalo sampean ngejar malah disuruh buat ajuin kupra/kupedes, bunganya kaya leasing, dan abis itu sampean udah gak bisa ambil kur lagi selamanya, mending nyoba mandiri, bni, atau bpd/bpr, yang penting kur, saya cerita gini karna saya korban mantri, gak bisa kur alasan bi checking, malah disuruh kupedes, akhirnya nama saya kena blacklist gak bisa ambil kur karna udah pernah kupedes Login untuk Membalas
dikatama11 Agustus 2025 - (09:00 WIB)Permalink Heheh .. udah pak yang jelas gini, mau gimanapun tetap kendala anda pada data pribadi pean sendiri (bi cheking) … Bri emg sop ny gk bs terima terkait hal itu , dan itu pun sesuai dengan regulasi pemerintah .. dan di sistem BRI pun jg Otomatis tertolak. Solusi : – Lunaskan kredit yg macet , (tgu 24 bulan baru hilang) – Pinjam bank swasta jika mendesak, – Gak usah Minjam 2 Login untuk Membalas
Wise11 Agustus 2025 - (10:06 WIB)Permalink Misalnya pak, ada teman mau pinjam ke anda, dia punya usaha tapi anda juga tau kalo dia punya pinjaman ke orang lainbl dan nggak dibayar, kira2 anda masih mau minjami ke orang tersebut?? Semaju apapun usaha kita kalo reputasi sudah jelek ya susah diterima.. 4 Login untuk Membalas
Abo Cah11 Agustus 2025 - (23:40 WIB)Permalink kalau kejadiannya saat ini dan kalau banknya milik si TS, ya dipinjami, TAPI KENYATAANNYA pada saat ini si TS bukan pemilik bank, malah mau pinjam duid ke bank yg ketika ditolak dengan alasan BI checking, si TS malah mempermasalahkan aturan BI checking seolah olah dia yg buat aturan dan undang2 😂 tapi mungkin pada masa depan jika nanti si TS memiliki bank, maka TS akan ikuti aturan bi checking, tidak akan meminjami org yg BI checkingnya buruk… hypocrazy lah Login untuk Membalas
Bentoen11 Agustus 2025 - (11:16 WIB)Permalink Orang gini nggak usah minjam, lebih pintar dari bank, semaunya, mending jual asetmu sebagian, buat modal. Saya yakin kalo pinjam di bank, akan merepotkan orang bank di kemudian hari. 1 Login untuk Membalas
Draxy13 Agustus 2025 - (06:56 WIB)Permalink Bank bukan cuma liat usaha dan agunan saja, BI checking juga pasti jadi acuan, yang utama adalah karakter, percuma usaha besar agunan layak tapi karakter jelek, pasti di tolak, coba cari bank lain, jika tetap ditolak ya introspeksi diri saja Login untuk Membalas
Roihan RoihanPenulis artikel11 Agustus 2025 - (12:43 WIB)Permalink alhamdulillah Terima kasih kepada media konsumen laporan saya sudah di tanggapi oleh pihak Bank BRI dan semua sudah berjalan lancar dan baik 👍👍🙏🙏🙏 1 2 Login untuk Membalas
Acunk11 Agustus 2025 - (13:18 WIB)Permalink Gimana tanggapannya? Apakah di ACC pengajuannya Pak? Login untuk Membalas
Siregar11 Agustus 2025 - (15:47 WIB)Permalink Kalau di acc bayar tagihannya pak, jangan macet terus lapor media konsumen. Dasar nasabah otak rendah 1 Login untuk Membalas
Ricky Julianto14 Agustus 2025 - (20:10 WIB)Permalink Ngeyel bgtt pak. Yg punya uang kan bank suka2 dia bikin SOP kayak apa klo mau ngutangi orang. Kok bapak jd ngatur pihak bank?🤣🤣 Bisa2 nya bilang “harusnya gak cuma liyat slik liyat juga usaha bla bla..” udeh dikasih paham sama yg komen2 masih juga ngeyel. Hadehh mana tanggapan dr BRI tetap ditolak lagi. Klo liyat karakter bpk yg mau “ngatur2” sih keputusan BRI udah tepat. Drpd ribet tar klo gagal bayar ngatur2 lagi minta keringan🤣 1 Login untuk Membalas
Acunk11 Agustus 2025 - (21:16 WIB)Permalink BRI sudah kasih tanggapan rupanya..eh ternyata ditolak juga..Kasihan kamu ya..tp Bank manapun pasti pinter bedain mana nasabah yg bijak dan mana nasabah yang tolol.. 1 Login untuk Membalas
Alex12 Agustus 2025 - (14:28 WIB)Permalink Sudah ditanggapi BRI…hasil nya tetap di tolak kak… Dasar TS *****…BI Checking jelek ngotot hutang jg Login untuk Membalas
HD11 Agustus 2025 - (12:45 WIB)Permalink Saya juga punya pengalaman pribadi. Dan memang kekurangannya ada di saya. Saya sudah melengkapi semua persyaratan, bahkan sampai didatangi pihak BRI. Tapi ajuan saya ditolak karena saya berstatus single. Memang saya belum menikah, tapi saya punya bisnis yang jelas dan butuh suntikan dana untuk ekspansi. Jujur, agak kecewa waktu itu. Sampai orang bank-nya merekomendasikan saya ke tempat lain. Akhirnya saya coba ke tempat lain, dan syukurnya disetujui di CU. Setelah lebih dari 1 bulan, pihak bank menghubungi lagi soal penawaran pinjaman. Saya pikir mungkin kali ini sudah bisa cair, tapi saya tolak karena kebutuhan sudah terpenuhi dan sekarang saya fokus ke cicilan yang ada. Dari total 18 kali cicilan, sekarang sudah masuk ke cicilan ke-12. Hehe. Mungkin pihak bank agak kecewa 😅 Kalau nanti ada lagi ekspansi, entahlah coba di bri atau di tempat yang sdh pernah berhasil. Login untuk Membalas
Sugeh11 Agustus 2025 - (13:58 WIB)Permalink Bank kecewa dengan nasabah seperti anda??? Yakin bener 1 Login untuk Membalas
erikeien2311 Agustus 2025 - (16:17 WIB)Permalink BPK coba perbaiki dulu tunggakan nya di mana ? Dan berapa ? Kalau di perbaiki ( di lunasi ) minta surat lunas lalu coba ajukan lagi 3 atau 6 bulan ke depan setelah pelunasan Login untuk Membalas
Merlina11 Agustus 2025 - (14:55 WIB)Permalink Kalo affiliates dikerjakan serius bisa kok dapet ratusan juta. Gak perlu pinjam duit sama bank. di shipcomet.com ada affiliates program dibayar dalam US $, bila teman , family , seseorang order membuat toko online , menu resto , pakai referral link kamu. Toko online nya pembeli bayar langsung ke penjual. shipcomet.com tidak pegang uang transaksi . Tidak ada biaya per transaksi, 1 Login untuk Membalas
Siregar11 Agustus 2025 - (15:46 WIB)Permalink Nasabah BI checking jelek malah ngelunjak wkwkkwk, alasan covidlah. Covid udah lama pak masa ga pulih pulih ekonominya?. Mau di manapun kalau slik jelek ya reject om bukan lapor ke media konsumen. Nasabah kaya gini liat aja kedepan pas ditagih pasti ngelapor ke media konsumen lagi, kita liat aja 3 bulan lagi nih dia pasti nulis lagi nih di media konsumen alesannya ekonomi susah dan minta restrukturisasi, udah bener BRI reject nih orang Login untuk Membalas
Arif Nugroho12 Agustus 2025 - (09:35 WIB)Permalink Udah nunggak pinjam KUR direject koar koar di media konsumen , ya alhasil di rujakk dia berasumsi sendiri , namanya KUR kamu punya jaminan 100 hektar tanah tapi BI check jelek ya pasti rejeck ,ah sudahlah Ts modelan begini mah sebenarnya bank tidak perlu nanggapi. buang waktu capek dan tenaga. 😀😀 Login untuk Membalas
Agus12 Agustus 2025 - (11:54 WIB)Permalink Walau sudah ditanggapi bri, hasil akhir tetep ditolak kan? Login untuk Membalas
PP13 Agustus 2025 - (23:01 WIB)Permalink Lebih baik diam dari pada banyak bicara menurut pemikiran sendiri. Jaga karakter dan sikap, bicara yg baik baik aja. Jgn terpancing emosi. Login untuk Membalas
Rayya15 Agustus 2025 - (23:57 WIB)Permalink Slik jelek itu karakter. Tkg ngemplang Login untuk Membalas