Laporan Gangguan Telepon Telkom 147 Tidak Ada Tindak Lanjutnya

Yth. Media Konsumen,

Telepon rumah saya pada Hari Selasa 15 Desember 2015 lalu mati total. Saya sudah melaporkan ke 147 dan dicatat dengan nomor laporan IN 1171342. Sampai hari ini Tanggal 22 Desember 2015 belum ada satu pun petugas yang mengecek ke rumah saya.

Saya sudah mengulangi menelepon ke 147 lebih dari 5 kali di periode 16-22 Desember 2015 dan masih saja jawabannya disuruh menunggu. Sangat tidak profesional pelayanan PT. TELKOM terhadap aduan pelanggan. Sungguh mengecewakan!

Hendra Rolas Julone
Jagakarsa – Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai PT. Telkom:
[Total:1    Rata-Rata: 5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

4 komentar untuk “Laporan Gangguan Telepon Telkom 147 Tidak Ada Tindak Lanjutnya

  • 23 Desember 2015 - (21:37 WIB)
    Permalink

    Ada apa dengan layanan PT. Telkom akhir2 ini? Suami saya datang jauh2 ke Plasa Telkom Ciwastra Bandung hari ini pukul 11.45 kantornya tutup (bukan hanya loketnya yg tutup). Sama satpamnya disuruh balik lagi pukul 1. Alasannya karyawannya hanya ada dua orang, yg satu lagi cuti natal, yg satu lagi lagi keluar kantor… Terpaksa nyari lagi Plasa Telkom yg lain hanya untuk berhenti langganan internetnya…

  • 2 Maret 2016 - (10:07 WIB)
    Permalink

    masih mending pak , saya gangguan internet sudah 2 bulan, teknisi nya dateng 2x ya ga beres juga, i47 bisanya cuma minta maaf,,wwkkkkwk.. yg aneh nya saya minta diputus aja internet sama telpon saya ga diputus juga sama telkom dan saya bayar terus …. hahhahah…banyak masalah begini ya cuma mau apalagi wong perusahaan gede mau dituntut juga pasti kita kalah.. nb: lihat aja semua keluhan pelanggan yg bersangkutan sama produk telkom kan ga ditanggapi juga pak wkwkkwk…

  • 19 Maret 2016 - (00:13 WIB)
    Permalink

    Sama, Saya juga kecewa dengan TELKOM baik produk Speedy maupun Indihome. Menurut Saya pelayanan Telkom sekarang lebih buruk, baik dari segi kualitas jaringan maupun layanan gangguan. Di sekolah tempat Saya mengajar pakai Speedy 3MB, koneksi jaringan internetnya sering gangguan (SANGAT TIDAK STABIL). Kadang konek kadang putus. Giliran bayaran terlambat satu hari saja, layanan koneksi internet langsung di SUSPEND, namun giliran ada gangguan kita tidak pernah mendapat kompensasi, SANGAT TIDAK ADIL DAN BERIMBANG. Di rumah juga sama, baru mau dua bulan langganan INDIHOME dengan harapan bisa mendapatkan jaringan internet yang lebih cepat dan stabil karena sudah menggunakan fiber optik, namun ternyata juga sering ERROR jaringannya. Di bulan pertama memang lancar, bahkan Saya sempat membuat testimoni ke teman-teman kantor, bahwa Saya puas dengan Indihome. Namun kesan itu langsung berubah 100% saat memasuki bulan kedua, tepat saat Saya bayar di bulan kedua. Internet Saya MATI dengan indikator lampu LOSS selalu menyala berkedip. Dan saat Saya menuliskan ini sudah hari ke-4, belum ada perubahan dan tindakan apapun dari pihak terkait. Sudah mengadukan ke layanan 147 sampai mendapatkan dua nomor aduan, tetapi JAWABAN SELALU SAMA, hanya normatif, sudah dibuat laporan dan akan ditindak lanjuti oleh Teknisi. Namun sampai mau masuk hari ke-lima, tidak ada satupun Teknisi yang datang maupun menelpon untuk sekedar konfirmasi. Beginikah kualitas layanan PT. Telkom Indonesia, yang notabene perusahaan telekomunikasi terbesar dengan menyandang status BUMN..??? Kapan masyarakat Indonesia bisa mendapatkan haknya atas kepuasan dengan kualitas layanan prima… !!!. Apa yang Saya alami ini, PERSIS SAMA dengan ratusan bahkan mungkin ribuan pelanggan Telkom lainnya, mengingat banyaknya aduan yang sama di berbagai media khususnya media aduan online seperti ini.

 Apa Komentar Anda mengenai PT. Telkom?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Laporan Gangguan Telepon Telkom 147 Tidak Ada Tindak Lanjutnya

oleh Hendra Julone dibaca dalam: <1 menit
4