Putus Hubungan Mitra Kerja Akibat Pelayanan IndiHome yang Kurang Baik

Yth. Media Konsumen,

Saya adalah seorang pekerja lepas yang bermitra dengan sebuah perusahaan ekspedisi PT PERDANA MAXXI INTERNATIONAL di Jalan Pramuka Raya No. 62B ingin berbagi cerita atau menyampaikan kekesalan dan rasa kecewa saya terhadap pelayanan INDIHOME, sebuah perusahaan yang sudah cukup dikenal dimasyarakat di Indonesia. Kekecewaan dan kekesalan saya berawal ketika saya harus menerima teguran, ancaman dari Pimpinan Perusahaan mitra kerja saya yakni PT. PERDANA MAXXI INTERNATIONAL yang mengatakan Putus Hubungan mitra dengan saya. Ceritanya demikian:

Di awal bulan April 2016 saya melaporkan beberapa kali, bahwa koneksi Usee-TV tidak berfungsi dengan baik (tidak bisa nonton siaran yang telah tersedia), namun tidak ada tanggapan atau tindakan perbaikan. Laporan demi laporan berlangsung terus menerus saya lakukan sampai akhir bulan April 2016. Memasuki Bulan Mei 2016 pertengahan saya melakukan maintenance di Perusahaan tempat saya bermitra yakni PT PERDANA MAXXI INTERNATIONAL. Pada saat setelah selesai melakukan maintenance tiba-tiba koneksi internet putus. Tanpa pikir panjang saya langsung menghubungi 147 untuk melaporkan kejadian tersebut. Alhasil jawaban mereka bahwa di daerah Matraman sekitarnya semuanya jaringan IndiHome terputus alias mengalami gangguan global. Dan meminta maaf atas ketidak nyamanannya. Oke saya masih bisa memaklumi, namun di lain pihak ada yang tidak bisa memaklumi yakni Pimpinan Perusahaan Mitra Kerja. Yah maklumlah yang namanya Boss tidak mau tahu, tahunya hanya terima beres.

Tujuh hari kemudian masalah koneksi internet belum teratasi alias belum bisa internetan. Si Boss perusahaan pun menegur saya lagi. Sebelumya saya sudah jelaskan bahwa saya sudah terus berupaya menghubungi dan bahkan mendesak pihak 147. Namun belum ada tindakan atau teknisi belum pernah ada yang datang ke lokasi tempat terjadinya masalah. Hingga pada akhir bulan Mei 2016 saya pun disarankan si Boss untuk langsung ke Plaza Telkom setempat.

Setelah saya melaporkan hal tersebut dan menceritakan segalanya ke Plaza Telkom, Pihak Telkom masih berani mengatakan “Paling lama besok” teknisi sudah berada ditempat Bapak. Dengan hati kesal saya berusaha menenangkan diri dan berkata “Tidak, Harus sekarang juga ikut dengan saya ke lokasi.” Entah mengapa si CS (customer service) pun meminta saya untuk menunggu sebentar untuk memastikan teknisi yang bisa ikut dengan saya saat itu juga.

Hampir 30 menit saya menunggu akhirnya mereka mengatakan “Oke pak hari ini personil kita akan kelokasi bapak, Bapak Herman namanya,”. Oke saya tunggu, jawab saya. Saya pun pulang dengan hati yang masih gundah. Namun di tengah perjalanan saya di-SMS oleh Pimpinan Perusahaan mengatakan bahwa kontrak kerjasama maintenance kita tidak diperpanjang lagi.

Dengan penuh tanya saya pun menyimak semua rentetan kejadian-kejadian ini. Ternyata jawabannya selain si Boss yang kurang bijak, IndiHome lah yang menjadi penyebab utama ini semua, “Akibat Pelayanan yang kurang Baik” saya menjadi kehilangan Mitra Kerjasama. Demikian cerita singkat saya semoga para pembaca yang belum pernah berlangganan IndiHome dan yang ingin berlangganan supaya lebih memikirkan matang-matang untuk berlangganan.

Terimakasih. Salam Sukses!

Enjun Sihombing, S.Kom
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • senasib saya, saya baru pasang indihome awal januari 2017 dan
    pada bulan januari 2017 indihome loss selama 2 minggu, dan cs hanya bilang akan disampaikan ke pihak terkait, membuat saya menunggu ga jelas selama 2 minggu.
    sekarang sejak 6 februari indihome fiber optiknya loss lagi hingga hari ini
    tlp ke cs hanya menjawab akan disampaikan
    entah sampai kapan?mungkin 1 tahun???
    yang jelas ini parah sekali after salesnya