Uber Taxi Tiongkok Dirundung Masalah Ghost Driver dan Masalah Lainnya Setelah Merger dengan Didi

Uber Taxi Tiongkok yang baru beberapa bulan diakuisisi perusahaan taksi berbasis aplikasi terbesar di Tiongkok, Didi, baru-baru dikeluhkan oleh pelanggannya dengan adanya praktek pengemudi fiktif atau lebih dikenal dengan istilah “ghost driver.”

Dalam sepekan terakhir, banyak dilaporkan calon penumpang Uber Tiongkok menjadi korban “ghost driver” pada aplikasi Uber. Calon penumpang yang memesan taksi melalui aplikasi Uber secara otomatis mendapatkan pesanan mobilnya, namun mobilnya tidak pernah datang dan nomor telepon pengemudinya tidak bisa dihubungi. Tetapi kemudian penumpang dibebankan tagihan penggunaan taksi untuk perjalanan pendek dengan biaya sekitar 10 yuan (sekitar Rp.20 ribu) demikian seperti dilaporkan oleh Forbes.

Stephanie Yan, seorang eksekutif pemasaran di Shanghai mengatakan mengalami dua kejadian tersebut dalam satu hari di bulan September. “Gambar profil pengemudi tampak seperti zombie, tapi mereka tidak pernah muncul,” ungkapnya.

Ghost Driver Uber Tiongkok
Sebuah screenshot dari posting di Sina Weibo (semacam Twitter di Tiongkok) tentang profil “Ghost Driver” di aplikasi Uber

Yan dan yang lainnya mengatakan bahwa tagihannya dikembalikan setelah mereka mengadukan kejadian tersebut kepada Uber. Tetapi baru-baru ini, ribuan kasus serupa terjadi secara nasional di Tiongkok setiap harinya, menurut Zhang Yi, seorang konsultan media di Guangdong, berdasarkan data yang dikumpulkan dan survey terhadap penumpang taki berbasis online di Tiongkok. Ini adalah upaya penipuan penumpang secara besar-besaran,” kata Zhang.

Saat ini di Tiongkok ada beberapa perusahaan taksi berbasis aplikasi. Didi yang memegang pangsa pasar terbesar (85,3%) yang diikuti Uber (7,8%), Yidao (3,3%), Ucar (2,9%) dan lainnya (0,7%). Tetapi saat ini kasus penipuan dengan modus “ghost driver” baru dilaporkan menimpa kepada pengguna Uber.

Selama bertahun-tahun, Uber Tiongkok merugi sebesar $1 milyar per tahun dalam operasinya di Tiongkok tanpa bisa meraih pangsa pasar yang signifikan, sebelum diambil alih oleh rival lokalnya Didi ChuXing pada bulan Agustus. Uber juga sempat dipusingkan oleh skema penipuan canggih yang dilakukan beberapa pengemudinya yang melaporkan perjalanan fiktif dalam upaya memperoleh bonus pengemudi dari Uber. Sekarang hanya dalam waktu kurang dari dua bulan sejak akuisisi oleh Didi situasi justru semakin memburuk.

Hal ini kemungkinan diakibatkan oleh hengkangnya sejumlah eksekutif senior di Uber, kata Wang Xiaofeng, seorang analis di perusahaan riset dan konsultan Forrester. Sejumlah profesional anti-penipuan di Uber telah bergabung ke Didi atau perusahaan lainnya, sehingga memberikan kesempatan penipu untuk mengeksploitasi sistem keamanan perusahaan.

Kepala tim anti-fraud Uber Zuoning Yin, misalnya, bergabung dengan Yidao pada awal September. Yidao adalah perusahaan taksi berbasis aplikasi yang berafiliasi dengan perusahaan teknologi Tiongkok Leeco. Seorang juru bicara Yidao mengatakan eksekutif senior Uber lainnya telah bergabung dengan perusahaannya, namun ia menolak menyebutkan nama.

“Akan sulit untuk melakukan penipuan terhadap penumpang seperti ini jika tim Uber masih utuh,” kata Wang. “Sekarang perusahaan berada dalam masa transisi. Secara internal perusahaan tidak lagi memiliki kemampuan mengorganisir untuk mencegah penipuan.”

Seorang juru bicara Uber mengatakan perusahaan “telah mengambil tindakan segera dan membekukan akun pengemudi yang dilaporkan.” Sementara juru bicara Didi mengatakan “Kasus ini cenderung terjadi secara sporadis” dan kedua perusahaan tersebut telah bekerjasama untuk memblokir akun yang bermasalah dan meningkatkan fitur keamanan.

pangsa-pasar-taksi-online-tiongkok

Di sisi lain, masalah bertambah pelik saat awal bulan ini, Kementerian Perdagangan China mengadakan penyelidikan antitrust ke dua perusahaan taksi berbasis aplikasi ini setelah menerima pengaduan bahwa merger Uber-Didi tidak mengikuti undang-undang antimonopoli Tiogkok.

Sumber: Forbes

Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Artikel ini:
[Penilaian Rata-rata: 4]

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Uber Taxi Tiongkok Dirundung Masalah Ghost Driver dan Masalah Lainnya …

Redaksi 2 menit
0