Kolektor ANZ Meresahkan

Saya suami dari pengguna kartu kredit ANZ. Saya merasa diresahkan oleh bagian penagihan kartu kredit Bank ANZ. Sekitar 3 bulan yang lalu saya meminta istri saya untuk melakukan pinjaman dengan kartu kredit bank ANZ, yang saya gunakan untuk tambahan modal usaha. Dan dibuatlah cicilan untuk membayar hutang tersebut. Akan tetapi sebulan kemudian ternyata saya tertipu dengan rekan bisnis usaha saya yang mengakibatkan saya bangkrut dan keuangan saya terganggu. Sedangkan di bulan pertama saya beritikad baik untuk membayar sebagian kecil dari cicilan tersebut.

Saya dan istri saya berusaha menata keuangan saya dengan kondisi saya bekerja serabutan dengan hasil yang tidak seberapa, sedangkan gaji istri saya sudah digunakan untuk keperluan pembayaran cicilan yang lainya. Di tahun 2016 bulan Oktober s/d Desember saya ditelepon oleh kolektor Bank ANZ berinisial “K” dengan cara yang tidak sopan dan sangat meresahkan. Bukan hanya saya dan istri saya, bahkan teman kantor istri saya pun diresahkan oleh orang tersebut. Istri saya juga bekerja di bank sebagai teller. Sedangkan pihak penagih selalu telepon di saat istri saya bekerja. Bahkan inisial “K” juga memaki operator telepon di kantor istri saya. Sampai masalah ini didengar pimpinan istri saya. Yang mengakibatkan istri saya ditegur oleh pimpinannya.

Status tagihan istri saya belum macet, dan masih dalam perhatian khusus, tetapi pihak penagih terus menelepon setiap hari. Saya dan istri saya sudah menjelaskan kondisi kami supaya bisa diajukan reschedulle dengan cicilan yang lebih ringan. Tetapi pihak penagih yang ber inisial “k” tersebut tidak bisa memberikan solusi. Beberapa kali kami melaporkan hal tersebut ke call centre bank ANZ, tetapi sama saja tidak memberikan solusi. Pihak kolektor tetap menelepon istri saya sehingga membuat istri saya ketakutan.

Beruntung bulan Desember ini istri saya mendapatkan gaji tambahan akhir tahun,sehingga bisa membayarkan 1x angsuran. Setelah itu pihak ANZ tidak menelepon lagi. Tetapi saya yakin bulan ini pihak ANZ akan kembali meresahkan saya dan istri saya.

Tolong saya untuk bisa diringankan cicilannya. Saya hanya pekerja serabutan dan istri saya hanya bisa bayar untuk cicilan yang lain. Tolong untuk tidak menelepon dan membeberkan hutang istri saya ke pihak lain di kantor istri saya. Hutang piutang murni pribadi saya dan istri saya. Terimakasih.

Muhamad Arifin
Yogyakarta

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Bank ANZ:
[Penilaian Rata-rata: 3]
Tanggapan ANZ atas Surat Bapak Muhamad Arifin

Berkenaan dengan surat Bapak Muhamad Arifin mewakili Ibu Ayu Dwi Septiana yang dimuat secara on-line melalui Media Konsumen tanggal 2...
Baca Selengkapnya

 Apa Komentar Anda mengenai Bank ANZ?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Kolektor ANZ Meresahkan

Muhamad Aripin 1 menit
0