Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Penagihan DR Rupiah Meresahkan 27 November 2017 Dania Agustania 251 Komentar Debt Collector, Doctor Rupiah, Fintech, Kredit Macet, Pinjaman Online Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Selamat siang, Saya ingin sedikit bercerita pengalaman saya sekaligus ingin mencari pendapat bagaimana langkah yang harus saya lakukan untuk menghadapi ancaman dari penagihan Dr Rupiah yang selalu meresahkan. Bulan Agustus 2017 saya melakukan pinjaman kepada Dr Rupiah sebesar 2 juta rupiah, namun hanya disetujui sebesar 1.5 juta rupiah saja. Tanggal 4 September 2017 saya melakukan pembayaran pinjaman sebesar Rp 2.1 juta (angka ini dari pinjaman pokok Rp 1.5 juta + Rp 600 ribu bunga Dr Rupiah). Tanggal 5 September 2017 saya mendapat pinjaman kedua dari Dr Rupiah sebesar Rp 2 juta. Tanggal 4 Oktober 2017 saya melakukan pembayaran perpanjangan ke Dr Rupiah sebesar Rp 800 ribu (angka ini didapat dari perhitungan bunga pinjaman sebesar 40% dari pinjaman pokok Rp2 juta). Bulan November ini saya tidak melakukan pembayaran utang dikarenakan : Saya membayarkan hutang pegadaian untuk menebus motor Biaya untuk periksa kandungan saya yang memasuki usia kehamilan 8 bulan Membeli perlengkapan bayi Membayar kebutuhan bulanan dll Gaji sudah habis untuk melunasi beberapa tunggakan lain dan mengirimkan sejumlah dana untuk anak saya yang kos di luar kota. Saya sangat memahami saya masih memiliki hutang yang belum saya bayar. Konsekuensi yang harus saya hadapi adalah ditelepon dan terus-terusan ditagih Dr Rupiah. Saya sangat menyayangkan sekali pada akhirnya penagihan Dr Rupiah berubah menjadi kasar terutama apabila yang menelepon adalah perempuan. Saya selalu mencoba untuk kooperatif dengan tagihan dari Dr Rupiah: Saya selalu menjawab telepon dari DR RUPIAH kecuali pada saat saya sedang meeting atau di atas kendaraan atau sedang di toilet atau hp berada di tas dan saya tidak sempat mendengar. Saya selalu menjawab dengan bahasa yang sopan dan menjelaskan kenapa saya belum dapat melunasi pinjaman saya. Saya sudah menyampaikan kejujuran dan kapan kesanggupan saya untuk membayarkan tagihan. Namun jawaban dari DR RUPIAH SANGAT TIDAK MENYENANGKAN: Dr Rupiah tidak mau tahu apapun alasan kita tetap kita harus membayar sesuai waktu yang mereka tentukan, bagaimana saya bisa membayar jika hari ini ditagih besok harus bayar? Dr Rupiah memaksa nasabah untuk mencari dana talangan ke siapapun dengan cara apapun. Kalau saya mendapatkan dana talangan saya pasti sudah langsung lunasi tagihan Dr Rupiah, pinjam dana talangan pun tidak mudah, ke teman, atau saudara belum tentu juga bisa dapat dengan mudah dan cepat. Dr Rupiah mengancam dengan kata-kata kasar akan mendatangi kantor dan memaksa HRD untuk memotong gaji saya untuk melunasi pinjaman. Hal ini yang tidak bisa saya terima karena ini tidak ada hubungannya dengan urusan kantor sama sekali. Kesimpulan yang saya tarik dari semua ini dan apa yang akan saya lakukan adalah : Saya tidak akan takut menghadapi ancaman Dr Rupiah. Saya mengakui pinjaman belum saya bayarkan namun saya sudah menyampaikan alasan secara logis kenapa saya belum mampu membayar Saya akan tegas menolak apabila Dr Rupiah memaksa HRD memotong gaji saya di kantor. Pinjaman ini saya lakukan atas nama pribadi, tidak ada sangkut pautnya dengan pihak kantor tempat saya bekerja. Saya tidak melakukan pelanggaran apapun yang menyebabkan kerugian pihak kantor (tidak mencuri, tidak menggelapkan uang kantor, dll) sehingga pihak kantor juga tidak berhak melakukan tindakan sepihak karena desakan pihak lain. Utang saya hanya sebesar Rp 2 juta namun berkembang pesat dengan bunga Dr Rupiah yang sangat mencekik sehingga saya harus membayarkan sebesar Rp 3,9 juta (pinjaman pokok Rp 2 juta, 2 x bunga @Rp 800 ribu ditambah denda Rp 300 ribu). Saya tidak lari dari tanggung jawab, yang saya butuhkan hanyalah kesabaran pihak Dr Rupiah pada saat saya menerima gaji saya akan membayarkan sesuai kemampuan yang saya miliki. Itikad baik saya tidak pernah ditanggapi pihak Dr Rupiah selain hanya melakukan teror ke kantor yang meresahkan dengan bahasa kasar dan ancaman. Saya tidak segan untuk melaporkan pihak Dr Rupiah ke Kepolisian apabila sudah melewati batas kewajaran Dr Rupiah bukan lembaga yang terdaftar di OJK Tidak ada perjanjian tertulis di atas materai yang saya ttd sebagai bukti sah, semua berbasis online kenapa harus melakukan penagihan dengan cara-cara yang tidak bebasis sama juga? Sudah banyak ribuan komentar buruk dan komplain dari ribuan nasabah dengan pelaporan kasus yang berbeda yang dilayangkan di FB dan suara konsumen, namun tidak ditanggapi oleh Dr Rupiah. Saya ingin mengajak rekan-rekan semua yang merasa juga mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan Dr Rupiah bergabung untuk sama-sama melaporkan tindakan yang dilakukan oleh Dr Rupiah. Segala bentuk perjanjian pinjam meminjam masuk ke dalam ranah perdata, maka akan diselesaikan secara hukum perdata. Jika Dr Rupiah masih melakukan tindakan yang tidak menyenangkan lagi saya rasa sudah bisa dilaporkan sebagai tindak pidana. Mohon tanggapan dan respon dari rekan-rekan semua. Saya juga butuh informasi kemana saya harus meminta bantuan utk penyelesaian masalah ini jika terus berlanjut. Sebagai catatan sekali lagi saya bukan lari dari tanggung jawab saya terhadap utang tapi saya ingin menyampaikan bahwa sebagai nasabah kami juga layak mendapatkan perlindungan. Jika ada yang berkenan untuk bisa menjawab dan membantu saya silahkan kirimkan email ke dan**@gmail.com Terima kasih. Dania Agustania Jakarta Timur 0813155392** Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Daen'k Daen'k2 Februari 2019 - (10:54 WIB)Permalink saya saat ini mengalami,yg meminjam istri saya tp tanpa sepengetahuan saya,baru tahu saat DR menelpon di hp saya karna istri saya sdh telat bayar nya,nmr hp saya di masukin istri saya pada saat mendaftar di DR sebagai pasanhan,yg saya sesalkan kenapa pihak DR tidak menghubungi saya mengkonfirmasi ke pasangan calon nasabahnya bahwa istri/suami anda akan meminjam dana ke perusahaan kami,kok langsung di cairkan aja,nnti pada saat telat pembayaran baru pasangan di hubungi dan marah”. tolong masukin group juga dong ni WA saya”082285558497″sama kita bersatu hapuskan smua pinjaman online(rentenir online)yg meresahkan ini Login untuk Membalas
Sartika8 Februari 2019 - (11:47 WIB)Permalink Sy jg dh lunas tpi d stts aplikasinya blm masih ada tungakan apa ada yg dtng k rmh k kantor Login untuk Membalas
5316 Februari 2019 - (01:30 WIB)Permalink Saya meminjam di doctor rupiah selama beberapa kali, sebelumnya baik baik saja walaupun bunga besar,mau tidak mau karena saya butuh uang, pinjaman pertama tanpa bunga sama sekali, berikutnya bunga mencekik,tapi tetep lancar,tiap bulan membayar pokok beserta bunga sesuai keharusan,bahkan saya sempat stop meminjam,dan dr rupiah hampir setiap jam menghubungi saya menawarkan pinjaman,selang beberapa bulan kemudian saya meminjam kembali karena kebutuhan, seperti biasa lancar jaya Lalu pada pembayaran bulan Januari,saya menerima SMS kode pembayaran, karena kebutuhan mendadak,saya hanya membayarkan bunganya/perpanjangan sebesar 800,000 pinjaman saya 2 juta,lalu bulan februari ini,saya mau membayarkan pinjaman atau mungkin bunganya saja,tapi sampai hari ini saya tidak mendapatkan no rekening pembayaran,saya coba buka website doctor rupiah TDK bisa, install aplikasi TDK bisa login,,,ini aneh,,, karena biasanya saya hanya ditawarkan melalui SMS dan ada link yang harus saya ikuti,,, tolong dr rupiah segera mengirimkan SMS ke no hape saya,saya tdk mau ada denda mencekik nanti,,,,saya mau menjadi kreditur yg baik,tapi no rekening yang saya terima harus atas nama saya, bukan pribadi yg lain ya,saya juga ga mau tertipu.. tolong segera ditanggapi..makasih Login untuk Membalas
Evyani Ari Aini8 Maret 2019 - (14:49 WIB)Permalink Mau dimasukin k grop 0856812018* Login untuk Membalas
Alena Melinda28 Mei 2021 - (13:47 WIB)Permalink Ah si Dania ini memang tukang ngutang. Utang dia dimana-mana nggak cuma di Dr Rupiah aja. Bank, APK legal dan illegal semua dihutangin. Belum lagi temen2 dan sodara2nya sampe keluarganya sendiri sampe nggak mau kenal. Dan nggak ada niat ngelunasin juga. Jadi kalo sampe diganggu DC ya salah dia sendiri. Login untuk Membalas