Telepon Bertubi-tubi Marketing Home Credit Sangat Menggangu

Sekitar bulan September atau Oktober 2016, saya melakukan transaksi cicilan hp dengan Home Credit di Erafone dengan durasi 10 bulan. Sejak saat itu, saya banyak sekali ditelepon oleh telemarketer-nya untuk ditawarkan produk-produk pinjaman yang selalu saya tolak secara halus. Lama kelamaan hampir setiap hari orang yang berbeda menelepon saya setiap pagi, dan saya sudah mulai naik darah sehingga saya menolaknya dengan cukup keras.

Produk yang ditawarkan hampir selalu sama, menawarkan pinjaman Rp25 juta, dan saya selalu menolak, ada beberapa yang saya marahi dengan maksud agar tidak menelepon saya lagi. Saya juga sudah pernah menelepon ke pihak Home Credit, mengeluhkan sikap petugas telemarketing-nya, saya minta nomor saya ditiadakan dari list mereka agar tidak memaksa menelepon saya lagi.

Beberapa petugas telemarketing selalu memaksa, saya selalu memberi alasan saya sedang sibuk (mereka menelepon pada saat jam kerja). Beberapa sampai mencecar saya dengan pertanyaan “Sampai jam berapa meeting-nya bu?”, “Berapa lama meeting-nya bu?”, atau “Sebentaaar saja kok bu.”  Menurut saya alangkah tidak sopannya ya bertanya seperti itu karena jelas sekali konsumen tidak mau diganggu tapi mereka terus memaksa.

Belakangan, saya terus mendapat telepon dari nomor tidak terdaftar, dari pagi pukul 6. Tentunya tidak saya angkat, lalu mulai menelepon lagi setiap jam. Sampai saya angkat siangnya (karena saya takut itu telepon yang berhubungan dengan pekerjaan). Lalu saya jadi tahu itu dari Home Credit, lalu saya tutup karena saya betul-betul merasa terganggu.

Kemarin ini ada yang menelepon saya sekitar pukul 8 malam, lalu saya angkat, tapi tidak ada suara. Kemudian menelepon lagi dengan nomor yang hanya berbeda di ujungnya, saya reject, saya kira telepon iseng. Namun beberapa saat kemudian terus menelepon lagi dengan nomor yang berbeda angka ujungnya, hingga beberapa kali dan selalu saya reject. Akhirnya saya penasaran dan menelepon salah satu nomor itu dengan telepon rumah, dan dijawab langsung bahwa dari Home Credit yang langsung saya tutup. Saya jadi tahu itu dari Home Credit yang SANGAT TIDAK SOPAN mengganggu orang malam-malam!! Kelakuannya betul-betul seperti debt collector yang sedang menagih hutang berjuta-juta ya.

Dan sampai sekarang masih terus menelepon saya namun tidak akan saya angkat. Mohon Home Credit mengajarkan kesopanan ya kepada petugas telemarketing-nya, petugas telemarketing asuransi dan bank saja tidak ada yang meneror saya seperti ini.

Francisca D.
Jakarta TImur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telemarketing Home Credit Indonesia:
[Total:199    Rata-Rata: 2.1/5]
Tanggapan Home Credit Indonesia atas Surat Ibu Francisca Dione

Dengan Hormat, Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Ibu Francisca Dione dalam memilih fasilitas pembiayaan dari PT Home Credit...
Baca Selengkapnya

Loading...

37 komentar untuk “Telepon Bertubi-tubi Marketing Home Credit Sangat Menggangu

  • 9 Maret 2018 - (10:48 WIB)
    Permalink

    Pagi, setelah membaca keluhan Bu fransisca kasusnya sama seperti saya. hampir sehari 2x ditelepon oleh marketing home credit. Mau nanya, bagaimana penyelesaianya dari pihak home credit? saya sendiri belum menghubungi pihak home credit.. apa harus memberikan info nomor HP kita biar tidak ditelepon dikemudian hari..
    terimakasih
    Angga

    • 31 Desember 2018 - (09:50 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 17 Mei 2018 - (08:56 WIB)
    Permalink

    Sama… Saya juga sampai detik ini diganggu kyk gitu.. Home kredit mengecewakan!!!! Jgn pernah pake2 lagi jasa home kredit!!!

    • 31 Desember 2018 - (09:50 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 19 Mei 2018 - (02:29 WIB)
    Permalink

    Saya di gangu juga ma pihak home creadit yg tak etis
    Saya tudak berhutang ada yg pakai no saya smpe skrng sya gnti krtu
    Kalau ngaktifin kartu lama pasti 20 pangilan tak terjawab dr dept kolktor yg tak sopan
    Sudah di jelasin dan suruh datang ke rumah gx da yg brani
    Dasar kriditur murahan pake no hp penjamin gx d tlpn dlu gx ada konfmsinya gx da pmbrthuanya main acc aja

    Semoga pihak ojk tau dan segera mebri perngatan

    • 31 Desember 2018 - (09:51 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 7 Juli 2018 - (18:39 WIB)
    Permalink

    nyesel saya telat bayar 3hari karena posisi sedang di kerja di luar kota dan petugas penagihan tlp saya terus2 pakai bentak2 pakai bilang suruh talangin dulu lah kacauuuu pakai metode dan prinsip hukum menagih macam apa itu ?? saya bukan orang yg tandatangan atas kontrak tsb dan saya benar2 tersinggung dengan cara menagihnya…. saya tlp call center dan saya masih menunggu itikat baiknya dari petugas yg sudah nyolot sama saya …..
    menyesal pakai hci sekali ini saja.

    • 31 Desember 2018 - (09:51 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

      • 15 Juni 2019 - (14:12 WIB)
        Permalink

        Saya pikir ini hanya terjadi pada saya ternyata korbannya sangat banyak. Urusan sudah selesai dg hc dari kapan tau tapi masih terus ditawari pinjaman baru tanpa kenal waktu tanpa lelah menawarkannya, dan setiap 6 bulan limit penawarannya nambah besar seolah ngemis karna ga ada yg mau minjem ke hc. Sudah ditolak dengan cara halus sampai kasar tetap berlanjut setiap hari diteror dg nomer berbeda2. Heran jadinya, marketing hc 24 jam setiap hari kerja kali ya. Adakah ygberhasil lepas tidak diteror lagi? Dengan cara apa?

  • 11 Juli 2018 - (19:43 WIB)
    Permalink

    Bagaimana caranya agar tidak di tlp lagi. Terus terang saya sangat terganggu. Apalagi telponnya tidak tau waktu

    • 31 Desember 2018 - (09:51 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 26 Juli 2018 - (23:04 WIB)
    Permalink

    Kami kira kelakuan home credit hanya terjadi pada kami. Setelah search di google ternyata ketemu ini. Home credit menelphone sehari min 3x (gak tau waktu) menanyakan prihal sama berkali kali ( no telp orang yg punya hutang ). Padahal kami tidak tahu menau soal kredit tersebut. Kapan kreditnya, barang yg dikredit apa juga kami tak tau. Jadi brasa kami yg punya hutang. Ini sudah sangat mengganggu kenyamanan kami

    • 31 Desember 2018 - (09:52 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

    • 30 April 2020 - (11:22 WIB)
      Permalink

      Kepada home credit yang terhormat….saya tidak pernah mengambil cicilan apapun ke home credit..tp kenapa orang lain yg mengambil hp nya terus kenapa harus saya terus yg di tlpnya, sedangkan saya sendiri tidak pernah ada hbungan saudara atwpun teman dengan orang tersebut..hanya karena orang tersebut mencantumkn no tlp saya..untuk home credit sebelum anda memberi credit hp tolong survey dulu orang dan alamat rmh nya atw no orang lain yg sebagai jaminannya benar atw tidak nya,karena saya pribadi sangat terganggu dengan ada nya tlp dari home credit yg berulang ulang..klw memang orang tersebut telat dlm pembayaran datangi saja rmh nya..jngan nlp saya yg tidak ada sangkut paut nya dengan orang tersebut…sekali lagi untuk home credit tolong stop jngan nlp saya terus karena saya merasa terganggu

  • 3 Agustus 2018 - (15:56 WIB)
    Permalink

    Home credit memang kumpulan orang kurang kerjaan… Nelpon bukan yg bersangkutan malah neror no yang mereka bilang dicantumkan oleh yg punya hutang…ngakunya baru nelpon 1x padahal itu suara dan bahasanya yg nelpon sama orangnya…gak bos ga anak buahnya keparat kurang kerjaan tu home credit

    • 31 Desember 2018 - (09:52 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 8 Agustus 2018 - (16:20 WIB)
    Permalink

    Saya jg kecewa dgn hc…saya di teror habis habisan sdh lunas setahun yg ll to sampai sekarang masih sj di ganggu.. Kapok tujuh turunan semoga anak cucu dan handai tolan tak lg berhubungan dgn hc

    • 31 Desember 2018 - (09:52 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 10 Agustus 2018 - (15:57 WIB)
    Permalink

    Senasib dengan saya. Sudah hampir 2 tahun kredit saya lunas di home credit. Tp mereka rutin sekali menelpon saya menawarkan pinjaman multiguna atau apalah itu yg saya sama sekali tidak berminat.
    Sudah saya tolak, tapi mereka terus memaksa “jarang loh bu dapat kesempatan seperti ini” , “lumayan loh bu buat pendidikan anak2”
    Saya tolak pun, banyak sms berdatangan dr home credit menawarkan yg itu2 lagi.
    Lalu beberapa minggu kemudian mereka menelpon lagi menawarkan produk serupa.
    Saya berkali2 reject, tp besoknya selalu menelpon lagi dan menelpon lagi.
    Pliiisss gimana caranya supaya nomor saya terhapus dr database mereka.
    Ini sangat mengganggu dan membuat saya kapok menggunakan home kredit, dan saya gak akan merekomendasikan home credit kepada siapapun karna sikap mereka ini.

    • 31 Desember 2018 - (09:52 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 24 Agustus 2018 - (18:42 WIB)
    Permalink

    Iyaaa bener…
    Saya juga merasa terganggu dengan tlp dari homecredit. Nyesel jadinya pernah nyicil hp ke homcredit
    Hidup berasa di teror . Sehari bisa sampe 10x di tlp. Hari libur sampe jam 9mlm aja masih di tlp.
    Tolong bagaimana solusinya ini???

    • 31 Desember 2018 - (09:53 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 10 September 2018 - (15:44 WIB)
    Permalink

    Setelah melihat dari komentar diatas banyak orang yang merasakan terganggu atas teror yang terus menerus dari pihak home credit, seperti halnya saya juga mengalami hal tersebut, padahal saya tidak pernah sekali pun bersentuhan dengan home credit, dan harusnya SOP yang di berikan oleh home credit lebih ketat gak asal memberi cicilan dengan azas kepercayaan “kata orang yang meneror saya” katanya hanya memakai sistem kepercayaan dan customer hanya mengisi form yang sebetulnya bisa di isi alamat dan nomer ngawur, karena tidak adanya SOP untuk mensurvey calon customer…

    Saran dari saya cara mengatasi CS home credit yang mereror “padahal gak hutang apapun”
    1. Tlp CS home credit di nomer (021) 29539600 bilang merasa terganggu
    2. Klo masih di telepon jawab aja gan, dengan santai dan dengan jawaban ngawur juga seperti mereka menanyakan hal yang ngawur..
    3. ketika agan males jawab ngawur, ketika mereka tlp dan mengatakan dari home credit diemin aja biar dia ngomong2 sendri “taruh hp agan di saku, tapi jangan di matikan tu hp” biar abis pulsanya hahaha
    4. Masih males juga melakukan point 2 dan 3 terpaksa blokir aja dengan memblokir semua nomer yang tidak ada di contact agan
    5. Masih males blokir laporin ke ojk, suara pembaca, kaskus dll
    5. Masih males juga, terpaksa agan ganti nomer… haha…

    Memang rata2 pegawai home credit gak punya otak kali ya, gak ada kerjaan lain…haha…

    • 31 Desember 2018 - (09:53 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 8 Oktober 2018 - (17:02 WIB)
    Permalink

    pengalaman saya yg sudah minjem ke Homecredit sangat mengecewakan saya. Ketika saya mau bayar lunas saya cek nilai pinjaman saya dari 25 juta (uang yg saya terima 25 juta) tiba2 menjadi 51 juta. dan saya kaget, ketika saya hubungi mereka solusi mereka cman bilang kirim kwitansi dan ibu bayar 51 juta. dan di perjanjian cuman 25 juta… tidak sampe 51juta… sangat2 merugikan nasabah. sekali telat ga diangkat karena sholat neror ke semua orang yg HP… pagi2 jam 6 atau jam 9 malam… sistem bahsa mereka gak sopan dan kurang ajar,

    • 15 Juni 2019 - (14:23 WIB)
      Permalink

      Kalo untuk pelunasan hc emang kurang ngajar sis, dia menggunakan sistem bunga menurun saat pencicilan, tapi info itu tdk disampaikan oleh sales hc yg ada di gerai2 toko. Entah kesengajaan hc atau memang salesnya hc aja yg pada bego. Sayapun demikian. Saat mau melunasi saya hitung tinggal sedikit.. Katanya ga pake bunga bla bla bla, tapi ternyata saat saya dtg ke kantor hc tetap dihitung pinalti pelunasan dan pokok cicilan saya seolah baru pinjem langsung mau lunasin.. Malah jadi berkali lipat dari pinjaman saya. Kapok ga akan pake hc lagi, tapi sampe sekarang udh mau 2 tahun hcmasis saja menteror dg penawaran pinjaman baru dg limit besar. Sepertinya hc kebanyakan uang ya? Paksa2 orang suruh pinjem dan punya no jutaan buat marketingnya tlp2 calon konsumen

  • 20 Oktober 2018 - (14:26 WIB)
    Permalink

    Hci memang top markotop dlam hal menelpon clien..sehari bisa samapai 50 x pagi, siang, sore sampai menjelang tengah malam.
    Yg lebih lucunya pengalaman sy br terjadi kemarin tgl 19 okt 2018, sy melunasi sisa sisa pinjaman (6.500.000 = 524000 x 24 bln) sy sdh mencicil krg lebih 14 bulan berarti tgl 10 bulan lg…dan sy melunasinya ternyata hrs byr 5.244.000 plus denda 125.000, tp sy minta keringanan kpd kolektor dan sy diberi keringanan tdk usah byr dendanya, alhasil sy bayar 5.244.000, dan sy anggap sudah seleaai urusa. Dg hci (rentenir terselubung), tp alangkah terkejutny sy td pagi dapat sms dr hci memberitahukan bhw hci telah menerima pembayaran dr sy sbsr 5.244.000, namun sy masih hrs bayar sisa 125.000 lg bulan nopember.2018….betul2 aneh dan serakah hci ini, tp heran ylki belum ada aksinya, sementara keluhan kpd hci sdh bua yaaak sekali…???? Dan sy sangat kapok berurusan lg dg hci…haram jadah…

    • 31 Desember 2018 - (09:54 WIB)
      Permalink

      https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

      Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
      Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
      Terima kasih.

      #Tujuan Grup:
      1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
      2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
      3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

      #Alasan terbentuknya Grup:
      1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
      2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
      Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
      3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 31 Desember 2018 - (09:54 WIB)
    Permalink

    https://m.facebook.com/groups/211853373087408?group_view_referrer=profile_browser&_rdc=1&_rdr

    Ayo join grup “Gugatan Untuk Home Kredit Indonesia”
    Copy Paste Link di atas & bantu sebarkan.
    Terima kasih.

    #Tujuan Grup:
    1. Mengumpulkan orang-orang yg terganggu karena Home Credit Indonesia.
    2. Melakukan gugatan ke OJK & Kepolisian RI melalui pengacara.
    3. Tidak mendapat telepon dari Home Credit lagi / di hapus dari server mereka.

    #Alasan terbentuknya Grup:
    1. Adanya telepon dari telemarketing Home Credit setiap saat yg sangat menggangu & tetap menelpon walau sudah di complain.
    2. Apabila ingin complain, terlebih dahulu harus mengirimkan data pribadi ke Home Credit. (NIK, nama ibu kandung, TTL, dll)
    Bisa disalahgunakan untuk kejahatan atau penyebaran data pribadi ke orang lain.
    3. Adanya telepon dari debt collector Home Credit yg menagih pembayaran secara memaksa & menganggu, padahal bukan kita yg kredit barang tersebut & bahkan tidak kenal sama sekali.

  • 11 Juli 2019 - (07:34 WIB)
    Permalink

    Saya bnr2 kecewa sm home kredit,awal ny saya tidak mau krna saya trs dtawari saya ambil lah pinjaman multiguna… kata ny bunga nya cm sekian % tp stlh tanda tangan kontrak dan total pembyaran nya msuk di aplikasi yg dr 15.000.000 menjadi 30.500.000 saya bnr2 merasa terjebak. Tlt byr beberapa hr tiap hr d tlofonin CS nya pdhl udh d jnjiin jg tgl berapa saya bisa bayar…. buat tmn2 sebelum trlmbat jangan mau gabung sm HCI .. pst bakalan nyesel kaya saya..

  • 11 Juli 2019 - (10:11 WIB)
    Permalink

    saya dan suami juga mengalami hal yang sama. awalnya ingin membeli furniture seharga 5juta dengan cash, namun ditawari promo menggiurkan diskon cicilan 1x , dengan syarat bayar harus setiap tanggal 25 di tiap bulannya. kalau dihitung kami bs dapat diskon harga sampai 800ribu.Tibanya tanggal 25 mau membayar via virtual account mandiri , no pelanggan kami di blokir, kemudian coba bayar pakai BCA juga sama saja. Kami call ke customer service, tidak ada nada panggil dan itupun berkali-kali. Ketika besoknya kami cb telpon kembali, katanya promo hangus karna kami tidak bayar di tanggal 25, harusnya bayar via indomaret atau alfamart, orang yang diblokir nomor pelanggan kami, logikanya bayar lewat manapun pasti akan sama hasilnya. Kami bilang ambil saja furniture nya, mereka tidak mau. solusi malah disuruh melunasi langsung. telp sehari bisa sampai 20 kali, ke orang tua, ke mertua, bahkan ada kata-kata ” SEBENARNYA IBU PUNYA UANG TIDAK?!” saya kirimkan semua bukti melalui email termasuk SALDO REKENING SAYA YANG JAUH DI ATAS HARGA FURNITURE TERSEBUT! solusi nya hanya copy paste saja. menyesal dan kapok. merasa ditipu mentah-mentah. kami datangi sales tempat kami membeli barang tersebut, TERNYATA SUDAH DIPINDAH KE TEMPAT LAIN. lucu!

  • 20 Desember 2019 - (16:45 WIB)
    Permalink

    Saya salahsatu korban dr telemarketing homekredit. Amat sangat terganggu karna sudah menolak tawaran, tiap hari tetep ada telpon pagi,siang,malam. Gak kenal wKtu

  • 21 Januari 2020 - (17:06 WIB)
    Permalink

    Rentenir berkedok alais HomeK,
    Dulu ketika dilluar negri juga ada yg seperti HomeK, mungkin jaringannya bertebaran dimana-mana,dan mungkin jg HomeK masuk di dalam nya….
    Di luar negri lebih sadis lagi bisa berujung kematian karena teror siang dan malam,klu sampai telat bayar,.
    Karena di teror siang dan malam kawan saya jatuh sakit dan stress yang berujung kematian.
    Mungkin HomeK tidak separah itu…
    Bagi Teman teman saya nasehatkan.
    Akan lebih baik nya membeli barang dengan Tunai…
    Lebih baik sabar menunggu beberapa hari supaya dana terkumpul, sehingga bisa beli Tunai….

  • 3 Februari 2020 - (10:41 WIB)
    Permalink

    Kepada pihak home credit indonesia,tolong pihak sales HC tidak mengganggu sy,hampir setiap hari ditelpon tdk ingat waktu,sy tidak punya cicilan jg tidak punya hutang.bila masih menelpon hampir 10 kali dalam sehari dan memakai nomer yg berbeda,sy tidak segan2 melaporkan anda ke pihak yg berwajib.tolong hapus nomer sy,agar sales2 yg pintar diperusahaan anda tdk menjadi bodoh krn ini.terima kasih…sy ingatkan cukup sekali,bila masih mengganggu,spt bacaan diatas

  • 5 Oktober 2020 - (12:14 WIB)
    Permalink

    Selamat pagi,.
    Salam sejahtera bagi kita semua..
    Perkenalkan saya Sri Wahyuni, mohon izin response menyampaikan keluhan atas tindakan yg dilakukan team penagihan dari HCI via tlp. Hampir setiap jam saya diteror dengan nomor yg berbeda di belakangnya. Menyampaikan hal yg sama, yaitu pencarian nasabah gagal bayar. Jujur saya sangat terganggu, masalahnya saya tdk kenal dengan nama itu dan pure saya baru menggunakan nomor ini bln September 2020 lalu. Tadi nya saya beli nomor ini bundling prodak promo tahunan bayar di muka, masa saya disuruh ganti nomor. Sungguh tidak Etis, penjelasan saya tidak diterima dan saya sudah lapor keluhan tersebut ke provider nya. Langkah selanjutnya seperti apa prosedur keluhan saya ditanggapi. Mohon dibantu, terimakasih

 Apa Komentar Anda mengenai Telemarketing Home Credit Indonesia?

Ada 37 komentar sampai saat ini..

Telepon Bertubi-tubi Marketing Home Credit Sangat Menggangu

oleh Francisca Dione dibaca dalam: 1 min
37