Layanan Purna Jual Akulaku Sangat Mengecewakan

Pada tanggal 29 Juni 2019 saya telah mengajukan kredit handphone pada Akulaku Imdonesia, dan disetujui. Saya memesan 2 unit Meizu M6 dengan pemikiran akan diberikan pada anak saya sebagai hadiah karena telah berprestasi di sekolahnya. Alhamdulillah barang tsb saya terima pada tanggal 4 Juli 2019. Setelah itu saya verifikasi penerimaan barang di aplikasi Akulaku.

Setelah saya cek barang dikemas baik dan masih tersegel. Saya coba hidupkan dengan prosedur standar alhmadulillah keduanya menyala. Namun saya kaget begitu dicoba salah satunya ternyata layar sentuhnya tidak berfungsi. Keesokan harinya saya komplain ke CS Akulaku melalui nomor 150092, tetapi komplain saya ditolak dengan dalih barang tsb mempunyai garansi resmi distributor dan menganjurkan saya untuk membawanya ke Service Center resmi dari vendor tersebut. Namun sayang Service Center yang ada di kota saya khususnya, Bandung, sudah tidak ada dan tutup permanen.

Saya sampai menanyakan kemana-mana kepada rekan-rekan dan melakukan searching di mesin pencari yang ternyata menunjukkan ke alamat yang telah saya datangi. Bahkan salah satunya alamat tsb bukan alamat terbaru yang saya peroleh, tetapi alamat sebelum pindah.

Saya jelaskan kepada CS Akulaku kendala tsb, tapi jawabannya tidak memuaskan saya dan tidak memberikan solusi untuk saya. Akhirnya saya mencari dan memdapatkan CS di negeri asalnya China dan meminta bantuannya. Namun itu juga tidak memuaskan saya, karena menurutnya Akulaku Indonesia bukanlah Penjual Resmi Merk Dagang itu. Dan menganjurkan saya untuk menghubungi lagi pihak penjual.

Saya lakukan kali ini saya melakukannya melalui email, Twitter dan Instagram resminya. Bahkan saya hampir terjebak dan hampir kebobolan karena ada yang menelepon mengaku dari pihak Akulaku minta verifikasi akun nomor hp dan rekening saya dengan dalih akan dibantu refund komplain saya. Saya berpikir kenapa ada refund? Ini kan kredit. Kemudian dia minta saya mengirimkan foto kartu ATM saya dan minta menyebutkan kode OTP i-banking rekening saya. Semakin sadarlah saya bahwa orang ini hendak menipu. Saya tak berlama-lama langsung menutup percakapan itu.

Ada lagi yang lain dengan modus sama mengaku dari Akulaku meminta saya mengirimkan foto KTP dan foto diri dengan KTP tsb, melalui Whatsapp. Tapi sebelumnya saya sudah pernah membaca bahwa Akulaku tidak mempunyai layanan Whatsapp maka saya tidak merespon permintaan tersebut, sampai orang tersebut menelpon saya seharian itu karena saya tidak memjawabnya.

Saya sudah hampir melupakan dan mengikhlaskan barang tersebut keadaannya seperti itu. Tidak bisa dipakai. Tinggal memenuhi kewajiban saya membayar cicilan barang yang sudah saya terima. Tiba-tiba pada hari Selasa 7 Agustus jam 16.30 saya mendapat telepon dari yang mengaku dari pihak Akulaku dan menanyakan perihal unit bermasalah tersebut. Lah kok bisa pikir saya dalam hati. Kenapa harus menunggu sebulan lamanya? Dia memberikan alamat pengembalian barangnya dengan rinci. Saya tahu itu alamat Kantor Akulaku Indonesia. Namun yang membuat saya ragu si penelepon menghubungj saya dengan nomor selular bukan nomor CS akulaku yang terdaftar. Lalu saya mau memastikan dengan menghubungi via Twitter dan emailnya Akulaku. Namun sampai detik ini baik email saya ataupun Twitter saya tidak pernah direspon.

Begitu burukkah kredibilitas Akulaku seperti yang saya dengar dan baca di internet? Terlalu banyak feedback buruk tentangnya. Kesimpulan saya pun muncul bahwa Layanan Konsumen Akulaku memanglah teramat buruk. Akulaku Indonesia hanya mengejar Penjualan Cash/Kredit tapi tidak melayani keluhan konsumen saat ada permasalahan.

Saya punya tanggung jawab harus membayar cicilan barang yang sudah saya ambil juga, karena sudah hampir jatuh tempo per tanggal 10 bulan ini saya harus bayar cicilannya. Namun semenjak kemarin saya coba membayarnya melalui aplikasinya hanya loading terus dan tidak berhasil. Saya coba tanyakan juga ini di Twitternya Akulaku dan sampai saat saya menulis ini belum ada tanggapan sama sekali dari pihak akulaku, hanya ada SMS masuk yang mengingatkan bahwa cicilan saya sudah jatuh tempo.

Kepada pembaca saya sarankan berhati-hati dan lebih bijaklah dalam memilih layanan dan produk agar tidak mengalami apa yang saya alami. Apalagi saat interaksi di akun Instagram dan Twitter Akulaku jangan terjebak oleh yang mengaku dari Akulaku yang menghubungi langsung memakai nomor selular. Kebanyakan menggunakan Telkomsel dan nomor lama masih 11 digit. Apalagi bila berinteraksi lewat Whatsapp. Itu pasti penipu.

Demikian permasalahan saya. Terima kasih.

Ridwan Sjamsudin
Kab.Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Akulaku:
[Penilaian Rata-rata: 2]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

5 komentar untuk “Layanan Purna Jual Akulaku Sangat Mengecewakan

  • 10 Agustus 2019 - (12:07 WIB)
    Kalo gak salah, Meizu udah cabut dari Indonesia. Yang kedua, kalo mau belanja barang elektronik mending cari seller dan marketplace lain yg lebih terpercaya buat urusan purna jualnya. 😎
  • 10 Agustus 2019 - (16:25 WIB)
    Betul gan. Makanya saya klaim minta ganti unit baru. Eh ditolak mentah2. Saya pilih brand ini karena fiturnya lumayan canggih untuk handphone sekelasnya. Baru tahu Meizu sudah hengkang dari Indonesia setelah ada masalah. Tadinya saya sudah cari tahu juga Service Center di kota saya. Saya pikir aman karena tempatnya mudah dijangkau. Eh ternyata sudah tutup permanen saat didatangi 😒😒😒
  • 14 Agustus 2019 - (16:52 WIB)
    sy jg pesan ac samsung dr akulaku smp saat ini tdk kunjung dtng sy minta dibatalkan tapi pihak akulaku tdk bs memberikan keputusan,pdhal tgl pembayaran sy ke akulaku sdh msk tglnya.tagihan sdh masuk tapi brng blm sy terima tlng minta sarannya agan2.
    • 15 Agustus 2019 - (23:38 WIB)
      Mbak Widya, ya memang seperti itu adanya. Kenyataan bahwa feedback buruk tentang e-commerce yang satu ini banyak sekali. Jadi cuma mengutamakan penjualan tapi tidak Pelayanan Kepada Konsumen. Pendeknya….mau berbelanja lagi silahkan tidak juga tidak apa2. Sebaiknya berbelanja saja di e-commerce yang memang terpercaya. Jika ada masalah/sengketa dengan penjualpun Penyedia e-commerce bisa sebagai penengahnya dan menyelesaikan masalahnya
    • 20 Agustus 2019 - (01:43 WIB)
      Mbak Widya….mudah2an permasalahnnya cepat selesai. Mungkin harus dipertimbangkan melibatkan yang lain seperti #mediakonsumen ini atau Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (ylki.co.id). Mudah2an ada jalan keluarnya

 Apa Komentar Anda mengenai Akulaku?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Layanan Purna Jual Akulaku Sangat Mengecewakan

Ridwan Sjamsudin 3 menit
5