Surat Terbuka untuk Bank BTN Cabang Harapan Indah

Karena Bank BTN mewajibkan pembayaran cicilan KPR-nya melalui pendebetan otomatis dan tidak bisa transfer melalui nomor kontrak, terpaksa saya putuskan untuk membuka rekening BTN yang baru. Tanggal 17 Juli 2017 saya buka rekening baru di BTN Harapan Indah. Sekaligus meminta agar rekening saya didebit otomatis untuk pembayaran KPR.

Tanggal 2 Agustus 2019, saya transfer pembayaran cicilan KPR ke rekening BTN saya yang baru. Asumsi saya, saya sudah membayar cicilan KPR karena akan didebet otomatis.

Tapi….

Tanggal 19 Agustus 2019 saya menerima SMS dari bank BTN yang berisi:

Yth. Sdr. TAUFIK angsurn anda sbsr Rp955.081 tlh jt tmpo tgl 7, Sgr Bayar hari ini, sblm menjadi kredit bermasalah. Abaikn bl sdh membyr. S&K hub 1500286.

Hari itu juga saya telpon call center 1500286, Dan menurut call center rekening saya belum di set auto debet!!

21 agustus saya kembali menerima SMS dari bank BTN:
Yth. Sdr. TAUFIK, segera bayar tunggakan kredit Anda hari ini Rp955.081. Agar tidak menjadi kredit bermasalah. Abaikn bila sdh mmbyr, S&K Info 1500286.

Segera saya mendatangi kantor BTN cabang Bendungan Hilir. Menurut CS BTN (Pak Satrio) Bendungan Hilir, pendebitan rekening BELUM DIAKTIFKAN oleh cabang Harapan Indah!!! Pak Satrio mengatakan akan membantu menghubungi BTN Harapan Indah untuk memproses pengaktifan pendebitan otomatis. Di mana pengaktifan ini membutuhkan waktu 1 x 24 jam.

Menurut SMS yang saya terima hari ini, kredit akan bermasalah jika tidak melakukan pembayaran hari ini. Tapi kalau begini apakah saya yang harus disalahkan?

Efek buruk ke saya adalah historis kredit (SLIK) saya menjadi buruk karena kelalaian Bank!! Apakah Bank BTN akan bertanggungjawab jika ternyata di SLIK saya tercatat “kredit macet”?

Update:
BTN Harapan Indah menelepon, menanyakan;

  • “Apakah saya menerima slip kuning bukti pendebitan otomatis?”
    “Saya lupa. Tapi jelas di awal saya bilang untuk setup debit otomatis karena tujuan buka rekening saya adalah untuk pembayaran KPR”
  • “Apakah tanda tangan di materi”
    “Ya saya ingat betul, saya tanda tangan di materi”

Taufik Lukman
Tambun Utara, Bekasi
Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini: