Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdr. Saptadi Yuliarto

Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Yth.,

Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan Mediakonsumen.com kepada PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia) selama ini.

Melalui surat ini, kami ingin memberikan tanggapan atas surat pembaca bertajuk “Kesulitan Penutupan Kartu Kredit Bank DBS” oleh Sdr. Saptadi Yuliarto yang dimuat Mediakonsumen.com pada tanggal 6 November 2019.

Dalam surat pembaca disebutkan bahwa penulis sulit melakukan penutupan kartu kredit DBS. Menindaklanjuti hal tersebut, kami telah mencoba menghubungi Sdr. Saptadi Yuliarto melalui kontak telepon namun tidak berhasil. Penjelasan kami sampaikan kemudian melalui surat elektronik.

Kami berterima kasih kepada Sdr. Saptadi Yuliarto atas kerjasamanya, juga kepada Mediakonsumen.com yang telah berkenan menayangkan surat tanggapan ini.

Salam,

Mona Monika
Head of Group Strategic Marketing & Communications
PT Bank DBS Indonesia


Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.

Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia:
Kesulitan Penutupan Kartu Kredit Bank DBS

Saya adalah pemegang kartu kredit DBS nomor: 4374 **** **** **69, yang expired Juli 2019. Saya berencana menutup keanggotaan, karena...
Baca Selengkapnya

Loading...

Satu komentar untuk “Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdr. Saptadi Yuliarto

  • 20 November 2019 - (10:34 WIB)
    Terima kasih atas tanggapan dari pihak DBS. Kami telah menerima email tanggal 14 November 2019 yang berisi pernyataan bahwa kartu saya sudah non-aktif. Untuk itu saya mengucapakan terima kasih atas kecepatan pemrosesan keluhan saya.
    Untuk masalah kesulitan kontak, memang ada perubahan nomor hp saya, namun saat itu saya keberatan mengupdate nomor baru di customer service karena proses penutupan kartu kredit tidak bisa dilakukan di customer service. Artinya saya merasa agak bertele-tele bila saya harus menjawab sekian pertanyaan dari CS, namun toh akhirnya proses penutupan kartu kredit yang menjadi masalah utama, tetap tidak bisa dilakukan di CS. Saran saya:
    1. Mohon memangkas proses birokrasi terhadap keluhan pelanggan. Bila memang suatu proses tidak dapat diselesaikan di CS, segera beritahukan di awal; agar pelanggan tidak terlalu lama menjawab sekian pertanyaan dari CS tapi ujung-ujungnya proses tidak bisa diselesaikan di CS.
    2. Menampilkan nomor penting di website, yang bisa dihubungi oleh pelanggan. Dan memastikan nomor bisa dihubungi.
    Demikian saran saya, semoga ada perbaikan ke depan. Dan saya menyatakan kasus ini telah selesai sejak diterbitkannya surat non-aktif terhadap kartu kredit saya. Terima kasih atas segala bantuan pihak DBS.

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia?

Ada 1 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdr. Saptadi Yuliarto

oleh Redaksi dibaca dalam: 1 min
1