Brodo Belum Mengirimkan Sepatu Pesanan

Tanggal 9 November 2019 saya melakukan Pre Order Sepatu Vulcan Low Off White di website Bro.do dengan Nomer Order saya 18545. Saat itu tertulis di website bahwa pengiriman sepatu pada tanggal 14 Desember 2019 dengan estimasi 3-4 hari dari tanggal 14 Desember 2019. Sampai surat ini saya tulis, 8 Januari 2020 saya belum juga mendapatkan barang yang saya PO.

Saya sudah menghubungi pihak Brodo melalui WhatsApp, Facebook, IG dan Telepon. Jawaban mereka adalah ada kendala dari pabrik lalu ada proses finishing dan QC. Di media sosial bukan saya saja yang menanyakan status pesanannya, tapi banyak orang juga.

Pembelian melalui website Brodo, saya tidak mendapatkan resi ataupun keterangan transaksi melalui email. Setelah saya tanyakan baru dikasih screenshot, itupun saya tidak mendapat login ke halaman transaksi tersebut. Dengan keterlambatan ini, seharusnya pihak Brodo mengkonfirmasi kepada pembeli kapan tanggal pastinya. Itu tidak bisa dijawab. Awalnya saya dijanjikan akhir Desember 2019. Lalu per telepon saya dijanjikan akhir Januari 2020.

Pihak Brodo tidak transparan dalam hal ini. Terkesan hanya menarik uang dari pembeli tanpa tahu kapan barang akan didapatkan oleh pembeli. Iklan Pre Order selalu ada di media sosial. Tapi kewajiban tidak dipenuhi oleh Brodo. Bagaimana kita bisa mendukung produk lokal jika seperti ini?

Laode Iqbal Sidik
Bekasi Timur, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bro.do:
[Total:8    Rata-Rata: 3.1/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

3 komentar untuk “Brodo Belum Mengirimkan Sepatu Pesanan

  • 10 Januari 2020 - (14:45 WIB)
    Permalink

    Sebaiknya beli lewat e-commerce, Brodo juga jualan di e-commerce, lebih aman. Jika barang sudah diterima oleh pembeli uang akan diteruskan kepada penjual. Sebaliknya, jika barang tidak dikirim uang akan dikembalikan kepada pembeli oleh e-commerce.

    Sebagai produk lokal seharusnya mereka dapat memberikan layanan yang lebih agar dapat bersaing dengan produk import yang harganya relatif lebih murah. Produsen lokal perlu tingkatkan kualitas produk dan layanan jika ingin mendukung produk lokal jadi primadona di dalam negeri atau akan kalah bersaing dengan produk import.

    Meskipun pemerintah akan menaikkan bea masuk barang import lewat e-commerce, yang mulai berlaku bulan depan, kenaikan bea masuk kemungkinan tidak akan menyurutkan bagi sebagian konsumen online untuk berbelanja barang import. Bagi konsumen barang import, mereka membeli barang import karena pertimbangan kualitas dan prestige, bukan soal harga.

    • 10 Januari 2020 - (15:12 WIB)
      Permalink

      Terima kasih atas sarannya Pak. Kebetulan saya membeli setelah melihat iklan Brodo di Instagram dan link yang dipasang menuju website resmi mereka. Justru karena terbiasa bertransaksi di marketplace, setiap pembelian pasti akan mendapatkan notifikasi. Makanya saya bingung, dengan nama sebesar brodo dan iklan dimana mana, tapi system toko online mereka masih tidak mumpuni.

      Semoga dari kejadian ini, mereka bisa memperbaiki system dan layanan mereka supaya gak kalah sama produk impor yang makin hari makin banyak dan terjangkau. Malahan, pengiriman dari luar negeri sekarang sudah bisa diterima dalam waktu seminggu bahkan kurang.

  • 29 Januari 2020 - (00:04 WIB)
    Permalink

    Sama dengan saya. Pihak brodo lagi2 memundurkan waktu pengirimannya . Pertama 14 desember ,mundur jadi akhir desember, lalu mundur lagi menjadi akhir januari. Dan tebak,ternyata diakhir januari pun mereka memundurkan lagi ke bulan februari. Mungkin bagi yg merasa tertipu dengan janji2 dari pihak brodo bisa sama2 melaporkan brodo kepihak kepolisian. Saya yakin yang mengalami kasus ini mencapai ratusan orang. Karena meskipun banyak kewajiban mereka yang belum terkirim,pihak brodo masih saja membuka PO agar masyarakat membeli produk mereka lagi.

 Apa Komentar Anda mengenai Bro.do?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Brodo Belum Mengirimkan Sepatu Pesanan

oleh Laode Siddiq dibaca dalam: 1 min
3