Apakah Saya Ditipu Program Restrukturisasi Bank Mega?

Saya adalah pemegang kartu kredit Bank Mega 4201-9102-5263-xxxx. Pada tanggal 30 April 2020 saya dihubungi oleh Bapak Vano melalui WA di no. +62 881-0247-713** untuk mengikuti program restrukturisasi dengan syarat harus membayar terlebih dahulu Rp.500.000 dan mengirimkan dokumen berupa surat pernyataan bermaterai, foto KTP dan kartu kredit ke email dedi.nurhadi@bankmega.com

Setelah saya membayar dan kirim dokumen melalu email, tidak lama saya dihubungi oleh admin Bapak Vano bahwa cicilan saya menjadi Rp.614.000 selama 12 bulan. Saya menyetujui dan komit akan membayar tanggal 30 setiap bulannya.

Namun besok-besoknya saya masih ditagih terus oleh Bank Mega baik melalui telepon, WA ataupun email.
Saya kemudian menanyakan kembali ke Bapak Vano bagaimana proses restrukturisasi saya dan dijawab bahwa sedang dalam proses.

Tak kunjung ada kabar, tanggal 12 Mei 2020 saya kembali menanyakan bagaimana prosesnya, kemudian tidak lama saya kembali ditelepon oleh no. +62 881-0247-713** yang memberitahukan bahwa ada revisi pada cicilan saya menjadi Rp.586.372 (36% dari total tagihan plus bunga 2%). Saya menyetujui angka tsb dan kembali komit akan saya bayar tanggal 30.

Setelah itu tidak ada kabar lagi dari Bank Mega, 14 Mei saya kembali menanyakan Bp. Vano bagaimana progres-nya dan dijawab masih dalam proses mohon ditunggu. malahan saya disuruh telepon Mega Call. Di sini saya mulai curiga karena mulai lepas tangan dan saya merasa ditipu.

Saya juga sudah coba email ke dedi.nurhadi@bankmega.com menanyakan tapi tidak pernah ada respon.
15 Mei kembali saya mencoba menanyakan ke Bapak Vano dan ternyata WA saya diblokir oleh beliau. Jadi apakah ini saya benar-benar ditipu oleh Bank Mega??

Kondisi sedang susah tapi itikad baik saya untuk mencicil hutang-hutang saya malah kalian tipu?? ini surat kedua saya melalui mediakonsumen mengenai kinerja Bank Mega.

Saya sangat kecewa dan marah karena saya, kalian tipu.

Terima kasih.

Sella Muriani Karina
Pondok Cabe, Tangerang Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:61    Rata-Rata: 3.2/5]
Tanggapan Bank Mega atas Surat Ibu Sella Muriani Karina

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Sehubungan dengan surat Ibu Sella Muriani Karina di mediakonsumen.com (20/5), “Apakah Saya Ditipu Program Restrukturisasi Bank...
Baca Selengkapnya

Loading...

10 komentar untuk “Apakah Saya Ditipu Program Restrukturisasi Bank Mega?

  • 20 Mei 2020 - (18:26 WIB)
    Permalink

    Kalau disuruh bayar ya jelas ketipu bos..tapi sama penipu bukan bank mega, meskipun mungkin oleh oknum org dalam…

    • 20 Mei 2020 - (19:37 WIB)
      Permalink

      Mega mah emang parah,sy tiap malem ditponin suruh ingetin ke orang yang gak sy kenal buat bayar tagihan cc.entah drmana mereka dpt nomor sy.

      • 21 Mei 2020 - (04:52 WIB)
        Permalink

        Mungkin ibu punya aplikaso mega credit card. Aplikasi itu kan minta akses ke buku telp dan media. Sebaiknya kalau bank tersebut bermasalah, ibu jangan download aplikasi tersebut. Punya saya aja saya uninstall setelah banyak membaca media konsumen bahwa bank mega banyak masalah.

        • 21 Mei 2020 - (19:12 WIB)
          Permalink

          Menurut saya setiap jam ada perlakuan bank.mega yg semena2 tp raaanya cara mereka kok dihalalkan blm aDa tindak lanjut apa harus jatuh korban lebih baik tutup saja cc m3ga drpd menyeSal

    • 22 Mei 2020 - (11:33 WIB)
      Permalink

      Kacau nihh kayanya emang saya ditipu. Barusan saya ditelpon dibilang restruktur masih dlm proses. Belum tau disetujui atau gak. Oknum dalam ya si Pak Vano itu berarti.. Dia yg minta saya bayar, dia yg minta saya kirim berkas2 melalui email. Dunia akherat nanti akan kena balasannya, sumpahhh jahat bgt!! Itikad saya baik malah dipermainkan Bank Mega!

      • 25 Juni 2020 - (11:25 WIB)
        Permalink

        Sy jg dapat wa dari bank Mega.Sy blm mau ikut restrukturisasi.Krn masih sangat memberatkan,Krn pendapatan bln2 ke depan blm tau.Sy masih kekeh blm bisa bayar.Ya wong memang lagi bangkrut Krn Covid,mau diapain lagi.Lagipula Mega sdh byk dpt keuntungan dari para nasabah yg disiplin bayar.Mbok ya bs milah2 dan kasih kebaikan KPD nasabah yg tertib bayar selama ini.Parah memang sangat parah….Saya pun ditawarin yg model kaya ibu itu via wa.

  • 20 Mei 2020 - (18:46 WIB)
    Permalink

    Saya juga dikasih pilihan sprt itu, dr 3 pilihan. Sebaiknya gmn ya berarti?

    Tapi ibu bayarnya transfer ke kartu mega ibu?

    • 22 Mei 2020 - (11:35 WIB)
      Permalink

      Iyaa saya transfer ke cc mega saya. Kl sampai saya ditipu, tunggu aja dunia akherat gak bakal diampuni!! Saya lg susah, itikad baik saya utk ikut restruktur & sudah komit dibayar tiap tgl 30 ehh malah gini!

  • 21 Mei 2020 - (04:50 WIB)
    Permalink

    Berarti ibu ditipu. Setahu aku proses itu dilakukan hanya melalui telp dari bank, tidak melalui WA, Email dll. Saat di telp pun merela hanya menjelaskan mau atau tidak menhikuti program cicilan tetap tersebut. Mereka tidak meminta harus membayar sejumlah uang sebagai syarat karena program cicilan hanya dikenai admin dan itu akan muncul ditagihan bulan berikutnya. Jadi gk pakai transfer seperti yang ibu alami. Jika begini ceritanya, bank gk akan bertanggung jawab karena itu pasti oknum.

  • 23 Mei 2020 - (10:23 WIB)
    Permalink

    Saya jg ikut program restrukturisasi
    Pembayaran langsung melalui nomor CC saya seperti biasa pembayaran CC
    Namun sudah setahun surat lunasnya blm.dikirim
    Dan baru2 ini sy di telp lg oleh penagihan mengatasnamakan external bank mega

 Apa Komentar Anda?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Apakah Saya Ditipu Program Restrukturisasi Bank Mega?

oleh Sella dibaca dalam: 1 min
10