Keluhan Surat Pembaca Toko Onestop Gaming di Tokopedia Batalkan Pesanan Saya Sepihak Setelah Klaim Salah Harga Saat Kamis Mall Day 13 Juli 202613 Juli 2026 Fufufu Beri komentar Belanja Online, campaign resmi, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Flash Sale, Kamis Mall Day, Kondisi layanan tidak sesuai promosi, Layanan Pelanggan, Mall Tokopedia, Marketplace, Official Store, Onestop Gaming, Pembatalan pesanan, Pengembalian dana, Promosi, refund sepihak, repeat order, Salah harga, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Tokopedia, transaksi di luar sistem, transfer rekening pribadi, Transparansi Informasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya ingin menyampaikan kekecewaan saya terhadap salah satu toko berstatus Mall (official store) di Tokopedia bernama Onestop Gaming. Pada Kamis, 9 Juli 2026, saya membeli sebuah MacBook Neo 256 GB melalui toko tersebut. Perlu diketahui, pembelian ini saya lakukan bertepatan dengan campaign resmi Tokopedia, yaitu Kamis Mall Day, yang memang rutin menghadirkan flash sale setiap hari Kamis. Jadi harga yang saya bayar adalah harga yang tampil resmi di etalase pada momen campaign tersebut, bukan harga yang saya karang atau saya minta sendiri. Pembayaran sudah saya selesaikan, pesanan sudah berstatus diproses, dan saya tinggal menunggu barang dikirim. Namun beberapa saat kemudian, pihak toko menyampaikan bahwa harga yang saya bayarkan katanya adalah “harga sebelum kenaikan”, dengan alasan “stok iklan tidak sengaja teraktifkan kembali sebelum harga ter-update“. Toko lalu meminta saya melakukan repeat order dengan harga baru atau membatalkan pesanan. Bukti percakapan dan detail transaksi saya lampirkan sebagai pendukung surat ini. Menurut saya, alasan ini janggal dan tidak bisa diterima, dengan beberapa pertimbangan: Pembelian terjadi saat campaign flash sale resmi Tokopedia (Kamis Mall Day). Sangat wajar jika harga yang tampil adalah harga promo. Justru aneh jika toko baru mengklaim “salah harga” setelah pembeli membayar. Sebagai pembeli, saya tidak punya cara untuk tahu apakah harga yang dipajang toko sudah “sesuai” atau belum. Yang saya lihat adalah harga resmi di aplikasi, saya beli, lalu saya bayar. Kesalahan penetapan harga adalah tanggung jawab toko, bukan pembeli. Apalagi ini toko Mall, yang seharusnya punya sistem dan standar pengelolaan katalog jauh lebih rapi dibanding toko biasa. Membebankan konsekuensi kelalaian mereka kepada pembeli jelas tidak adil. Toko menawarkan saya mentransfer selisih dana ke rekening pribadi. Saat saya tanya, pihak toko meminta saya menambah kekurangan sebesar [Rp2.424.000 sampai Rp3.236.000] langsung ke rekening pribadi atas nama Ah*** Ri*** (BCA 0760xxxxxx), di luar sistem pembayaran resmi Tokopedia. Ini sangat tidak wajar, menyalahi mekanisme transaksi yang aman, dan berpotensi merugikan konsumen. Ketika saya menolak dan menyatakan akan melapor, toko malah memilih membatalkan/refund pesanan secara sepihak. Yang lebih disayangkan, kejadian salah harga seperti ini bukan yang pertama kali dilakukan toko tersebut. Saya dan beberapa anggota komunitas/grup yang saya ikuti mengalami pola yang persis sama, terutama pada momen campaign dan flash sale: pesanan dibatalkan sepihak dengan alasan klasik “salah harga” setelah pembeli membayar. Pola ini terkesan disengaja, seolah menjadikan flash sale sebagai umpan, lalu menekan pembeli untuk repeat order dengan harga normal atau menambah dana di luar sistem. Melalui surat pembaca ini, saya berharap: Pihak Tokopedia menindaklanjuti dan menindak toko yang berulang kali membatalkan pesanan dengan alasan “salah harga”, terlebih pada momen campaign resmi mereka sendiri seperti Kamis Mall Day. Tokopedia menindak tegas praktik penawaran transfer ke rekening pribadi di luar sistem pembayaran, yang membahayakan konsumen. Toko Onestop Gaming bertanggung jawab dan berhenti menjadikan pembeli sebagai pihak yang dirugikan atas kelalaian mereka sendiri. Terima kasih kepada Media Konsumen. Semoga menjadi perhatian Tokopedia dan pembelajaran bagi calon pembeli lain agar lebih berhati-hati. Edi Junaedi Bandung, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.