Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Penagihan Kartu Kredit Permata ke Manager Toko Saya 29 Oktober 20205 November 2020 _6358 25 Komentar Debt Collector, Emergency contact kartu kredit, Kartu Kredit Bank Permata, Kredit Macet, Penagihan Kartu Kredit, penagihan ke pihak ketiga Ikuti kami di Google Berita Saya Erli Mayang Sari, kali ini saya mau komplain mengenai cara penagihan di kartu kredit Bank Permata. Memang saya akui, saya mempunyai tunggakan dari bulan Januari 2020 sampai dengan sekarang belum saya bayar. Juni kemarin saya ingin tutup, tetapi dari pihak Permata harus ada alasan yang jelas seperti sakit/tidak bekerja lagi. Dari awal saya pakai CC Permata saya tidak pernah sekalipun telat bayar atau bayar minimum, saya selalu bayar full tapi karena kondisi keuangan yang turun saya terpaksa harus menunggak. Saya sangat amat kecewa bank sebesar Permata bisa bertindak diluar dugaan saya, kenapa DC Permata telepon ke manager toko saya yang notabenenya tidak pernah saya cantumkan nomor saat pengajuan aplikasi. Bahkan mereka meneror orang tsb dan tahu alamat rumahnya? Sudah seperti tidak punya SOP penagihan yang diterapkan OJK. Sampai orang tsb merasa terganggu dan saya ditelepon orang HO karena menanyakan hal ini. Saya mau ada pengurangan dan reschedule pembayaran tetapi pihak Permata tidak merespon dan bahkan seakan-akan memaksa dalam jangka waktu yang tidak masuk akal untuk mendapatkan uang sebesar itu. Saya sudah email mengenai ini tapi sama tidak ada respon. Kalau sampai pekerjaan saya yang kena imbasnya begini, saya bakalan up ini karena Permata menghubungi nomor yang bukan saya cantumkan saat pengajuan. Terima kasih. Erli Mayang Sari 0878839281** Jakarta Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya. Berikan penilaian mengenai PermataBank: [Total:38 Rata-Rata: 2.7/5]
Angga29 Oktober 2020 - (20:59 WIB)Permalink Nah, lagu lama lagi… Saya sudah x tahun menjadi nasabah dan tidak pernah telat bayar, tapi ternyata y. Gini ya mbak, mau anda jadi nasabah dan disiplin bayar 100 tahun pun, kalau anda nunggak ya tetep ditagih. Ini lembaga, bukan warteg yang kalau anda langganan anda dapat keringanan alias kasbon. “kalau sampai pekerjaan saya yang kena imbasnya, saya bakalan up ini..”. Up kemana? OJK? OJK itu urusannya juga udah banyak mbak. Itu jiwasraya, bumiputra, kresna life yang nilainya milyaran aja belum kelar, masa OJK mau ngurusin kasus orang ga bayar utang macam anda? Up ke pengacara? Be realistic mbak. Emang mbak sewa pengacara gak pake duit? Bayar tunggakan aja ngga bisa kok mau sewa pengacara.. Permata ngubungin orang yg tidak dicantumkan pada data. Pertanyaan saya, kalau permata ngubungin org yg anda cantumkan, anda sudah kongkalikong sama dia khan? Anda kira2 bayar ngga? Saran saya, daripada nglawan, lapor ojk lah, lapor pengacara lah, mending kumpulin duit buat bayar utang mbak. Sana cari pinjaman tetangga, sodara, buat nutupin utang bank. Tapi kalau ada ya.. hahaha.. soalnya kalau saya jadi saudara Anda saya pasti takut minjemin uang. Wong ditagih pakai debt collector aja nglawan, apalagi ditagih pakai cara persaudaraan. Pasti galakan anda daripada yg nagih utang. 21 16 Login untuk Membalas
Makbul30 Oktober 2020 - (19:52 WIB)Permalink Jgn dibayar udeh lewat 90 hari…makanya liat aturan ojk sama fintech…fintech gagal menagih dalam waktu 90 hari..di 91 hari fintech tidak boleh menagih lagi dan nasabah dimasukan kedalam daftar hitam ojk.itu peraturan bersama antara fintech dan ojk..makanya buka google aturan fintech biar jelas. 1 2 Login untuk Membalas
Nando Putra30 Oktober 2020 - (20:27 WIB)Permalink Suka kasian sama kaum duafa kayak mas @Makbul ini, bedain Fintech sama Bank aja nggak bisa, tapi pengen ikutan comment. Ayo mas @Makbul banyakin baca dan belajar lagi biar nggak kismin terus hehehe 2 Login untuk Membalas
Wawan30 Oktober 2020 - (21:22 WIB)Permalink Maaf ya mas..anda sepertinya orang kaya yang kebal terhadap dua hal.Mati dan Jatuh miskin … Normalnya manusia pasti mengalami salah satu dari dua hal tersebut.Hidup ini terlalu singkat untuk di isi dengan kesombongan.Jika anda bijak…anda pasti menyadari kalaupun Anda kaya,pasti masih banyak yang lebih kaya dari anda.Atau mungkin anda merasa paling kaya,toh kelak anda pasti mati juga,dan harta anda tidak akan anda bawa. Login untuk Membalas
Nando Putra30 Oktober 2020 - (23:09 WIB)Permalink Hah? Kang @Wawan kok minta maaf? emang salah apa sama saya? Ketemu aja belum pernah.. Kang @Wawan salah orang keknya
Angga31 Oktober 2020 - (05:44 WIB)Permalink Maaf juga ya mas. Ini bukan masalah kaya dan miskin dan kebal mati. Justru saya menyadari bahwa saya bisa mati kapan saja. Makanya saya tidak mau mati dalam keadaan berhutang. 3 1
Angga30 Oktober 2020 - (21:21 WIB)Permalink Ini permata.. per.. ma.. ta.. Ini bank. Lu kira pinjol pke TKB 90 wkwk Nyurah nyuruh googling, andanya sendiri aja illeterate, bedain pinjol sama bank gbs. 1 Login untuk Membalas
Nando Putra30 Oktober 2020 - (23:05 WIB)Permalink Hush jahat deh bro @Angga ini ngatain mas @Makbul buta huruf, sebenarnya doi nggak buta huruf jg sih buktinya bisa nulis komentar tapi emang kismin dan agak terbelakang aja wakakakak 1 Login untuk Membalas
fayakun29 Oktober 2020 - (22:28 WIB)Permalink Mbak mayang, sj jg nasabah ya…bkn org bank . Tapi bener lho komntar bang Angga tsb, kita dan smua hrs Tahu apa itu kartu kredit,paylater, pinjol smua ada klausula dan ketentuan , bs diskresi bila tahu celahnya, Utang smp kpn pun jd beban, ini jg bkn pidana tp Perdata , dari Puluhan Tahun adanya kartu kredit blm ada tuh putusan pngadilan dimenangkn oleh nasabah kartu kredit, krn ada syarat dan ketentuan klu pnya kartu kredit dan pas itu di aktipkn si kartu tsb disitu muncul dan berlaku syarat dan ketentuan apapun itu, ya sdh mnjdkn resiko klu smp gagal byr, ini ranah perdata ya , tdk mudah mo di bawa ke pidana , sm hal nya hukum ketenaga kerjaan perikatan perdata mk ga ada yg di pidana , krn gandeng renteng adalah awal dan dari perdata , saran sy cari uang dulu cepat² byr itu tunggakn ingat mesin itu setiap jam 00:00 mlm itu naik terus , smp trcapai 180 hari ( 6 bln ) setelah itu sdh setop krn kolektibilitas smp disana sj , sgr cari uang nego dg credit card center , setelah nego sepakat saat itu jg byr pke permata mobil X spy detik itu jg msuk sistem cc nya, jgn pke bank lain kecuali tranfres jgn byr tagihan spy sampai real time online beda bank, klu sistem byr tagihan mkn 2-3 hr kerja modarlah tdk guna bunga tetep jln trs , dan ingat nego setelah sepakat trs byr saat itu jg dg trnfers metodenya. jgn hnya telpn dan nego tp hr tsb tdk jg byr nti jam 00:00 sdh normal kmbali hsil nego yg disepakati akn hilang sistem . jd pegang uang dulu trs telpn credit card nego , cocok trnfers saat itu jg … ingat saat itu jg tdk boleh besuk / akn dll . tak guna .hrs trnfers saat itu jg . dg bgtu yg dusepakati akn jln yg bisa dinego smua bank hmya bunga/pinalti/anual fee/biaya proses itu sj yg bisa di nego bs 0 jg lho bs nego . tp yg sm skali tdk bs di nego adlh utang Pokok yg di pakai itu tdk bs gratis atw tdk bs di nego. krn yg mkn pke yg lalai mbk mayang sendiri tooo… mk kartu kredit jgn di jdkn alat utang jdkanlh alat byr dan jgn di jadikn riba nihh yg muslim tahu riba / bunga , mk pakai byr sesuai pakai full payment tepat waktu. spy kartu tdk jd riba. bgtu ya saran sy sgr selesaikn sepndpt dg mas angga betul smua itu pndapat kwn kita mas Angga .Tks 7 12 Login untuk Membalas
Yudi Adnan30 Oktober 2020 - (06:48 WIB)Permalink Turut prihatin sebenarnya,tapi itu sudah resiko bagi orang yg suka berhutang,hadapi saja. 3 1 Login untuk Membalas
Munzir Akbarwan30 Oktober 2020 - (10:10 WIB)Permalink Sebenarnya awal penagihan itu debt collector itu masih baik. Misal anda baru terlambat 15 hari. Tetapi jika anda blm jg bayar melewati 1 bulan bahkan lebih. Ya jelas DC nya akan menagih galak. Karena anda bandel gak mau-mau bayar. Kenapa harus ditagih. Karena bank itu jg menjalankan bisnis sama dengan pedagang dan pengusaha lain. Butuh pendapatan. Butuh pengembalian modal, butuh perputaran uang. Ngeluarin biaya operasional, beli bahan, gaji orang.dll. Gimana kalau macet. Tidak lancar pendapatan masuk. Pastilah akan berpengaruh pada usaha/bisnis tersebut…gara-gara utang bisa bangkrit loh…. Bank butuh nasabah butuh penyaluran kredit Nasabah juga butuh pinjaman modal. Agar berjalan harmonis maka harus ada kerjasama yg menguntungkan. Jgn hanya enak minjam make duit bank…ogah mau bayar…. 1 4 Login untuk Membalas
Amin30 Oktober 2020 - (22:41 WIB)Permalink Kalau mau aman da ga usah pake KK seperlunya aja hidup itu ga perlu bergaya jd tidur nyenyak dah jgn bergengsi jgn maksakan diri bergaya tp harus utang ujung2 ribut deh dan yg bikin malu org lain jd tau krn mulut DC ember bersyukur aja apa yg da didapat 1 Login untuk Membalas
3229 Oktober 2020 - (22:59 WIB)Permalink Jadi mbak masih bekerja sejak macet dari Januari 2020 kemarin ya? 4 2 Login untuk Membalas
Agere30 Oktober 2020 - (00:16 WIB)Permalink Sistem kaya gini sebenar nya bisa baca nomor kontak yang ada sekalipun buka no darurat yang diajukan saat awal 2 1 Login untuk Membalas
Prams30 Oktober 2020 - (09:01 WIB)Permalink Cara penagihan yg tidk sesuai SOP Itu yg di permasalahkan Bego bangt DC Angga itu 8 3 Login untuk Membalas
Omen30 Oktober 2020 - (06:16 WIB)Permalink Lapor Polisi aja mbak,udah bnyk kok yg lapor dan sengketa dipengadilan dimenangkan penggugat,aturan hukum jelas itu PIDANA dan polisi serta pemerintah menyarankan agar lapor ke kepolisian terdekat karena ada hukum PIDANA yg dilanggar oleh debcolector ,jadi udah bnyk bangt depcolector yg melanggar SOP di proses di kepolisian karena melanggar pidana ,bahkan sekelas lising kantor nya di perikas polisi karena debcolector nya melanggar hukum PIDANA ,jadi buat yg diteror bisa melapor kan ke polisi terdekat dan INGAT itu anjuran dari pihak kepolisian atau Bareskrim ,bisa di baca di artikel berita nasional !! 11 1 Login untuk Membalas
Ken30 Oktober 2020 - (10:08 WIB)Permalink Bnr kalau utang tetap utang tp disini yg jadi permasalahannya yaitu cara penagihan nya tidak sesuai sop atau tidak sesuai ketentuan ojk. Kalau udah begitu laporin ja ke polisi jgn lupa bukti dari penagihan nya itu dari rekaman tlpn ataupun SMS/WA di ss biar kuat untuk bahan prosesnya. 5 2 Login untuk Membalas
Munzir Akbarwan30 Oktober 2020 - (20:10 WIB)Permalink Mas fayakun komentar kamu cuma 3 yang suka 10 benci. Aku 1 yg suka 2 nggak. Kenapa ya…nggak kasih solusi kah? Login untuk Membalas
Angga30 Oktober 2020 - (21:45 WIB)Permalink Bukan begitu, pak. Masalahnya mayoritas org Indonesia itu lebih membela org yg ngga bayar utang. Coba lihat komentar2 yg membela TS, alias yg ngemplang utang, banyak khan, like nya.. Mereka pengennya ditagih sesuai SOP katanya.. lucu sekali, mbayar utang ngga sesuai SOP , tapi pengen ditagihnya sesuai SOP. Udah biarin aja, mau lapor ojeka ya biarin aja. Mau lapor polisi ya biarin aja wkwk 4 1 Login untuk Membalas
Muhammad31 Oktober 2020 - (10:30 WIB)Permalink @Angga Karena persepsi anda sangat bagus, yok gabung sini, https://mediakonsumen.com/2020/10/31/surat-pembaca/home-credit-segera-hentikan-teror-kalian/comment-page-1#comment-71209 Login untuk Membalas
Shinta30 Oktober 2020 - (22:05 WIB)Permalink Bisa jadi karena mbak tidak kooperatif, susah dihubungi. 9 bulan menunggak itu lama mbak. Kalau gak ada pembayaran sama sekali, ya mereka tidak melihat adanya itikad baik, wajar kalau mereka menghubungi tempat kerja atau manager anda, apalagi jika anda masih bekerja, tidak masuk akal jika anda tidak membayar sama sekali selama 9 bulan. Sebaiknya mbak tunjukan itikad baik, datang ke card center nya, minta keringanan dsb. Bagaimanapun utang harus dibayar, sudah berani berhutang ya wajib mencari jalan untuk melunasi. 1 Login untuk Membalas
Angga31 Oktober 2020 - (05:49 WIB)Permalink Jalan melunasinya menurut TS dan pendukung2nya itu lapor polisi dan lapor ojk, mbak. Wkwk Login untuk Membalas
Nicko Alvian31 Oktober 2020 - (09:24 WIB)Permalink @Angga Enak ya bro tinggal di indon, silakan hutang sana-sini nanti kalo gagal bayar dan diteror DC tinggal lapor polisi dan OJK. Nanti pasti OJK lansung turun tangan dan polisi lansung menindak lanjuti juga. Habis itu sidang dan pengacara pun gratis disediakan oleh negara. Lapor, sidang, beres dan semua HAPPY! Login untuk Membalas
Muhammad31 Oktober 2020 - (10:20 WIB)Permalink @Nicko Mana tim Hore mu.? ajak gabung kesini, https://mediakonsumen.com/2020/10/31/surat-pembaca/home-credit-segera-hentikan-teror-kalian/comment-page-1#comment-71209 Sekalian, ajak @Noverdian, karena saya singgung dia disitu. Login untuk Membalas