Akun Driver Grab Saya PM

Saya punya akun Grab driver Magelang/Jogja, pindahan dari Uber. Satu tahun lebih yang lalu, tepatnya setelah lebaran 2018, tiba-tiba akun saya ke-PM (Putus Mitra). Saya sudah mengikuti pemutihan di Grab Jogja di tahun yang sama (2018).

Saat itu saya sudah mengisi form bermaterai segala, tapi ternyata akun saya tidak bisa aktif lagi. Padahal saya tidak melakukan pelanggaran berat. Kalaupun ada, hanya melewatkan order yang masuk saja.

Pertanyaan saya adalah: kesalahan apa yang saya lakukan sehingga akun Grab saya tidak bisa aktif lagi?

Salam.

Suyatno
Magelang, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Grab Indonesia:
[Total:160    Rata-Rata: 1.9/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

15 komentar untuk “Akun Driver Grab Saya PM

  • 8 November 2020 - (01:35 WIB)
    Permalink

    Grab kenapa sih main putus mitra aja driver benar aja tetep disalahkan…. Kebayang ga kalau yg salah…. Trus kenapa yah klu penumpang yg batalin driver rantngnya malah turun…. Itu otaknya dimana yah… Grab jgn men menzholimin drivernya donk…… Biar pada kena strok nanti tuh yg main suspend

    7
    8
  • 8 November 2020 - (04:54 WIB)
    Permalink

    Memang grab seperti itu semena” terhadap driver, saya tidak tau kesalahan apa” juga tiba” suspen 3 hari dan dalam sebulan bisa 2x padahal saya sama sekali tidak melakukan kesalahan apa” ,order juga saya sikat semua tidak ada yang terlewat, sampai akhirnya sekarang saya suspen lagi gara” vermuk menitan,
    Grab gak ada otak!!! Tanpa joki tanpa driver juga gak bakal jadi apa”
    Semoga Alloh yang membalas kedzaliman mereka

    5
    3
    • 8 November 2020 - (23:03 WIB)
      Permalink

      Mas yg sabar, tidak akan dijawab oleh grab mengenai artikel ini, mereka hanya membaca dan tertawa atas penderitaan driver dan mereka sudah menjadi Tuhan dalam sistem mereka, lebih baik mas banding atau datang langsung ke dsu atau office grab terkait dan jelaskan kronologinya pemutusan sepihak itu, doakan yg baik walaupun mereka sudah mendzolimi anda.

      4
      3
  • 8 November 2020 - (10:36 WIB)
    Permalink

    Saya tidak terlalu tertarik jadi driver gran.
    Kelihatannya sengsara banget. Banyak pemuda 2 yang ngeluh di situ. Berarti gojek dan gran mending di hapus dari indonesia. Banyak meresahkan rakyat. Mudah 2an mereka cepet bangkrut di hantam pendemo corona.amiiin

    3
    10
    • 9 November 2020 - (01:19 WIB)
      Permalink

      EMG anda bisa apa di Indonesia?driver itu slalu ada saat seseorang membutuhkan !!
      “Lah anda?
      siapa anda?
      perasaan anda gmn klo saya bilang
      (Mungkin anda blm tau rasanya di seret nyawanya oleh malaikat maut)
      Ngomong se jijik muka anda !!

    • 9 November 2020 - (02:39 WIB)
      Permalink

      @Sunarto
      Saya rasa tidak bijak mendoakan kebangkrutan sebuah perusahaan yang sudah berkontribusi banyak terhadap banyak lapisan masyarakat pak.
      Baik mitra dan konsumen sudah merasakan kemudahan dengan munculnya Grab/Gojek baik dari segi ekonomi, kepraktisan, dan keberlangsungan bisnis terutama pelaku bisnis UMKM.
      Jangan melihat dari keluh kesah para beberapa driver saja, tapi lihat juga Feedback positif dari para mitra Grab/Gojek yang lain, pelaku bisnis, dan konsumen. Saya rasa jauh lebih banyak mitra driver yang merasakan manfaat kemitraan ini daripada mitra driver yang mengeluhkan kemitraannya.
      Coba bayangkan berapa banyak orang yang akan kehilangan sumber penghasilan jika Grab/Gojek bangkrut! Banyak dari mereka yang menggantungkan kemitraannya sebagai mata pencaharian utama, meskipun secara teknis ini pekerjaan sampingan. Sebelum pandemi pun kita semua tahu betapa sulitnya mendapat pekerjaan di Indonesia, apalagi dalam masa pandemi seperti ini.
      Mitra driver bukan hanya pemuda saja seperti yang Anda sebutkan, pak. Banyak dari mereka yang kepala keluarga, punya istri dan anak, mulai dari muda hingga yang tua.
      Jadi saya harap lebih bijak dalam berkata. Mendoakan yang baik saja, tidak perlu kalap dan buta hati dan mendoakan yang buruk.

  • 8 November 2020 - (12:09 WIB)
    Permalink

    Grab Itu Ko**** Nggak Ada Kebijakan Mitra Nya……. Mau enak Nya doang nerima 200 rb tapi nggak ada timbal balik kesalahan cancel…….. Tiba Tiba Pm Ngantri berjam Jam Buat Daftar Nggak Ada Kontribusi Buat Mitra Nya Yg kena Pm…… #Hengkang GrabDariIndonesia
    #UberBack 🤬🤬🤬🤬🤬🤬

    2
    7
  • 8 November 2020 - (16:31 WIB)
    Permalink

    Saya rasa gak faham apa yg dirasakan para Driver yg berkeluh kesah di media konsumen masalah ojol , sampai sekarang hanya ngeluh dan ketidakadilan atau ketidak nyamanan jadi Driver ojol gojek atau grab , gak ada yg mau cerita manis nya jadi Ojol dari pada benar benar berpangku tangan. Kena PM itu biasa bagi saya , pasti ada kesalahan yg di perbuat dan tak ada mau cerita se JUJUR nya. dan OJOL sampai saat ini dan kapan pun harus kembali di ingat ….kita itu cuma MITRA dan jelas aturan mainnya . Saya sampai saat ini happy saja jadi OJOL …manisnya ada dukanya di ikhlas in . Baik baik saja …berbagi cerita On bit 3 jam 120 rb Alhamdulillah….. , jalanin klo kuat klo tidak yg tinggal kan …. Terkadang cerita susah melulu , masih ada ribuan OJOL di Jakarta atau di Indonesia yang tetap merasakan manis ya dan gak pernah cerita di sii . Biasa klo lagi susah cerita tapi klo lagi di atasss banyak REZEKI diam saja . Jangan berbagi cerita membuat orang gagal faham dan tau jelek nya saja .OJOL GRAB DAN GOJEK still in INDONESIA …. sampai tiba saatnya manis kembali , salam satu aspal.

    ..OJOL hanya MITRA jadi jangan harap tuntut kesejahteraan dan itu hanya sampingan. Sikapi dengan bijak . cerita manis nya dong……..

    6
    3
  • 8 November 2020 - (20:18 WIB)
    Permalink

    Sistem grab emang bobrok! Makanya gw sangat tidak setuju klo gojek marger sama grab, ngerinya ntar gojek kebawa2 sistem grab

    2
    4
  • 9 November 2020 - (02:40 WIB)
    Permalink

    Saya mitra grab dari makassar yg uda 3bulan lamax di PM (putus mitra ) oleh grab dan sy tdk tahu apa kesalahan saya..uda 2 thn lamanya ak mengabdi di grab sebagai mitra dan lansung dipytus mitrakan ole grab.jujur ay ingn menangis rSanya .krn grabla abg mata pencaharian utk keluargaku.. tdk baakada ada kebijakan at pwmutihan daei frab

    2
    1

 Apa Komentar Anda mengenai Grab Indonesia?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Akun Driver Grab Saya PM

oleh Suyatno Yatno dibaca dalam: <1 menit
15