Penagihan Pinjol Saldo Top yang Melecehkan dan Menyebarkan Data Pribadi

Kepada Yth. Saldo Top,

Saya di sini meminta solusi untuk DC Anda yang seperti ini. Apakah memang ini sudah sesuai aturan cara penagihan yang resmi, atau sekedar melecehkan seseorang?

Anda bilang bahwa Aplikasi Saldo Top resmi, apakah bisa menjamin jika penagihannya seperti ini? Atau memang sudah aturan pemerintah jika menagih hutang seperti ini?

Ketika DC Anda menelepon saya, saya menerangkan baik-baik, meskipun DC anda selalu dengan kata hujatan. Mereka mengatakan bahwa mereka kebal hukum, dan menantang nasabah untuk melaporkan. Seolah-olah kalian meremehkan hukum. Jika seperti itu menagihnya, apakah bisa saya bawa sampai kepada pihak berwajib?

Terima kasih untuk Media Konsumen.

Siska Aprilia Widianti
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Saldo Top:
[Total:9    Rata-Rata: 1.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

13 komentar untuk “Penagihan Pinjol Saldo Top yang Melecehkan dan Menyebarkan Data Pribadi

  • 20 Mei 2021 - (09:28 WIB)
    Permalink

    Jangan di bayar mba kalo sudah sebar data,saya juga pernah bgini,sudah saya bayar tetap sebar data.. Jd saya info ke teman2 sya ke ortu ke tetangga juga kalo ada yg wa aneh2 anggap aja itu org gila,karena mmg pinjol ilegal itu mencekik,percuma di bayar pokok tetap data kita di sebar,jd buat mba yg sabar ya

    • 20 Mei 2021 - (10:45 WIB)
      Permalink

      Miris, dilain sisi ada orang yang merasa tercekik membayar bunga Fintech. Tapi disisi lain para pengguna Dompet Digital sangat menikmati Bunga Fintech itu.

      Saldo Top adalah Pinjol iLegaL. Pinjol ilegal adalah penipuan dan pemerasan, tidak usah dibayar sepeserpun.

      Pinjol iLegal bunganya selangit. Siapapun pasti tidak ikhlas untuk membayar tagihan pinjol iLegal. Siapapun pasti tidak ikhlas membayar tagihan hutang yang bunganya selangit.

      Siapa yang makan bunga Fintech yang selangit itu? Yang makan adalah para pengguna Dompet Digital. Yang Makan adalah pengguna OVO, DANA, GoPay, dan banyak lagi dompet digital lainnya.

      Pakai Logika Kalian untuk memahami ini.

      Berhemat dengan Dompet Digital adalah Haram karena Riba’, perbuatan terkutuk yang dilaknat Tuhan.

      Percuma rajin ibadah, jika terdaftar sebagai pemakai Dompet Digital. Amal baik apapun didunia akan sia sia karena pahala dari amal itu tidak sebanding dengan Dosa Riba’ yang kalian lakukan.

      Kalian memakai aplikasi Dompet Digital dan bisa membayar lebih murah, itu bukan karena yang jual sedang banting harga. Nyatanya harga sama saja, namun kekurangan bayar anda itu di cukupi oleh aplikasi Dompet Digital itu.

      Contoh: Toko Donat

      Penjual Donat memasang harga 10 ribu untuk 1 donat. Pembeli datang silih berganti membeli dengan uang di saku celananya, dan membayar pas 10 ribu.

      Tiba tiba ada orang dari pihak aplikasi Dompet Digital yang datang ke toko Donat itu. Berkata ke penjual Donat.

      Pihak Aplikasi : Pak, nanti kalau ada orang yang bayar pakai Aplikasi, harga donatnya di ubah jadi 8 ribu saja ya pak.!!!

      Penjual Donat : Lah Pak, kenapa gitu, kan harganya 10 ribu?

      Pihak Aplikasi : Iya pak nanti yang 2 Ribunya akan kami bayarin juga. Ini agar seolah olah pemakai Aplikasi menganggap lebih murah pak sehingga makin banyak yang bergabung memakai Aplikasi Dompet Digital, gitu loh pak. Dan toko bapak juga akan lebih ramai karena banyak pembeli yang merasa toko bapak lebih murah. Walaupun kenyataannya kami yang bayarin. Kami jamin, bapak gak akan rugi karena harga Donat Bapak tetap kami bayar utuh seharga 10 ribu.

      Penjual Donat : Oh gitu, trus kok anda mau maunya nambahin 2 ribu, apakah anda tidak rugi?

      Pihak Aplikasi : Tidak Pak, sebenarnya 2 ribu itu diambil dari Bunga Bank yang kami dapat. Bunga Bank yang kami peroleh dari tabungan perusahaan 1 Triliun, bunganya ratusan juta, kami balikin lagi pada pengguna Aplikasi. Seolah olah mereka dapat Diskon dan Cashback agar mereka selalu semangat Top Up.

      Jadi gini pak penjelasannya:

      1. Saat ini, pengguna aplikasi Dompet Digital sebanyak 6 Juta Orang.

      2. Jika setiap orang punya saldo di Aplikasi sebesar 10 ribu saja maka tabungan perusahaan Aplikasi sebanyak 60 Miliar.
      Tapi rata rata pengguna Aplikasi bisa memiliki saldo hingga 300 ribu. Sehingga total uang Perusahaan Aplikasi sebesar 1.8 Triliun.

      3. Uang 1.8 Triliun itu tersimpan di Bank atas 1 nama perusahaan pak sehingga perusahaan mendapat bunga ratusan milyar pertahun, dan milyaran rupiah perbulan.

      4. Bunga bank itu ya kami balikin lagi pada 6 juta pengguna aplikasi itu pak. Setiap transaksi mereka bisa lebih murah karena kami cukupin dengan Bunga itu.

      Penjual Donat : Wah Bunga Bank kok bisa sebanyak itu ya pak, apakah Bank tidak Rugi pak?

      Pihak Aplikasi : Bank tidak rugi dong pak, kan uang perusahaan kami yang Triliunan itu, dipakai Bank untuk memberikan pinjaman berBunga yang lebih besar lagi. Banyak Cukong yang pinjam di Bank untuk bisnis Pinjaman Online, itu bunganya lebih besar pak. Jadi semua bisa untung, Bank Untung, Cukong juga Untung.

      Penjual Donat : Oh pantes Bunga Pinjaman Online itu mencekik leher ya pak. Kasihan Nasabahnya dong pak.!!!

      Pihak Aplikasi : Ya Nasabahnya di Untungkan pula dong Pak.!!! Kan mereka lebih gampang dapat Pinjaman cuma modal dengkul doang pak. Duduk manis di Toilet sambil pencat pencet HP dana pinjaman langsung masuk rekening.

      Penjual Donat : Jadi bisa disimpulkan, Bunga Pinjaman Berbunga yang mencekik leher itu nantinya akan balik lagi ke Pengguna Dompet Digital itu ya pak?

      Pihak Aplikasi : Yups, bener banget Pak.

      Penjual Donat : Trus gimana pak ini, bagaimana bapak bisa bayar kekurangan 2 ribu pada setiap transaksi pembeli donatku pak?

      Pihak Aplikasi : Ya, Toko bapak akan kami masukkan dalam aplikasi Dompet Digital itu pak, nanti bapak bisa ambil uangnya di aplikasi itu. Istilahnya, toko Donat bapak termasuk dalam Merchant kami. Nanti toko bapak harus di pasang Logo Aplikasi Dompet Digital itu ya pak, dan tulis di harganya Diskon 20%, biar mata pengguna pada melotot dan lidahnya ngiler pengen beli karena murah.

      Miris banget dengan Fenomena jaman ini.

      5
      11
  • 20 Mei 2021 - (09:32 WIB)
    Permalink

    Bisa kok melaporkan. Masalahnya mau di tanggapin ga. Kan emang beneren hutang kan? Saran saya c. Lain x pimjam ma keluarga aja biar ga ada bunganya.

  • 20 Mei 2021 - (09:46 WIB)
    Permalink

    Haduuuuh lagi2 tentang pinjol kan sudah sering di bahas di TV oleh hotman paris hutapea nonton TV dong biar g ke jerat yg gtuan dan benar kata Edy sosanto diatas

    • 20 Mei 2021 - (10:58 WIB)
      Permalink

      Siang Gelisah Malam tak bisa tidur.

      Itu adalah azab bagi para pelaku Riba’.

      1. Peminjam

      Siang gelisah di tagih DC, di ancam DC, sebar data, dsb.

      Malam tak bisa tidur karena terus merasa takut kalau Data tersebar.

      2. Yang Meminjamkan

      Siang Gelisah, khawatir para DC tidak serius menagih,

      Malam tak bisa tidur, takut modal tidak kembali, takut bangkrut. Modal dari bank, takut tidak bisa membayar bunga bank.

      3. DC

      Siang Gelisah, nasabah hilang kontak,
      Malam tak bisa tidur kepikiran di pecat.

      3
      4
  • 20 Mei 2021 - (11:11 WIB)
    Permalink

    Jauhi Riba’.

    Menghindari Bunga Bank, malah semakin sejahtera.

    Jangan menaruh uang terlalu banyak di Bank. Agar tidak mendapat Bunga. Taruh uang secukupnya untuk kebutuhan transaksi bisnis saja. Jangan menabung di Bank dalam bentuk Deposito, karena Deposito adalah perbuatan terkutuk yang di laknat Tuhan.

    Jikapun nantinya akan ada transaksi bisnis sampai ratusan juta, jangan biarkan dana itu mengendap terlalu lama. Segera lakukan transaksi.

    Belanjakan Emas dan Properti, harta anda akan semakin mensejahterahkan anda.

    2
    6
  • 20 Mei 2021 - (11:17 WIB)
    Permalink

    Kalo ilegal gak usah bayar,
    Kalo legal, ya jual aset, masih punya hp toh, jual dulu, nabung lagi, beli hp lagi.

    Kalo mau laporin, kalo kasus gak viral ya cuma jadi tumpukan laporan aja.

  • 20 Mei 2021 - (14:55 WIB)
    Permalink

    Intinya kalau ditagih FIntect Illegal ga usah bayar. Karena ga ada underlying hukum. Kalau merasa di terror lapor ke pihak kepolisian.

  • 20 Mei 2021 - (15:40 WIB)
    Permalink

    Pinjol ilegal jangan pernah dibayar. Ga ada konsekuensi apapun, kecuali malu tadi kalau sebar data.
    DC berani nantang mereka kebal hukum, karena memang kenyataannya begitu. Pinjol ilegal tidak terdaftar dan berijin, lapor ke polisi juga mau diapain ? Kantor juga ga tahu alamatnya dimana.
    Yang bikin jengkel hampir 90% pinjol ilegal itu usaha sampingan dari pinjol legal, bahkan bisa dibilang usaha pinjol ilegal yg utama. Yang legal cuma buat sampingan aja. Gampang sekali kita liat pinjol ilegal ini anakan pinjol legal mana, dari tampilan UI dan SMS OTP bisa ketahuan. Semoga pemerintah segera mengikuti langkah China yang melarang total pinjol. Ga ada manfaatnya , malah bikin susah rakyat.

  • 21 Mei 2021 - (03:11 WIB)
    Permalink

    Kalo menurut saya negara seharusnya bertindak dan menindak pinjol ilegal, bukan mala membiarkan mereka tumbuh di negara ini karena jika mereka masih ada dan terus ada maka sampai kapanpun negara ngga akan merdeka.

  • 21 Mei 2021 - (16:24 WIB)
    Permalink

    gila ini mah… dan saya rasa pihak kepolisian harus segera turun dan turun tangan… ini sudah keterlaluan.
    Ok… penulis salah karena ga bayar hutang, tapi message2 tersebut sangat-sangat tidak manusiawi.
    Dan jangan dihapus… kalo perlu di viralkan aja… atau dilaporkan ke polisi.

 Apa Komentar Anda mengenai Saldo Top?

Ada 13 komentar sampai saat ini..

Penagihan Pinjol Saldo Top yang Melecehkan dan Menyebarkan Data Pribad…

oleh Siska dibaca dalam: <1 menit
13