Pinjaman Sudah Lunas dari Tahun 2018, Bank Syariah Indonesia Belum Juga Mengembalikan Jaminan Sertifikat Tanah

Ini kali pertama saya mengajukan keluhan melalui Media Konsumen. Pada tanggal 30 November 2015, saya melakukan penandatanganan akad pembiayaan dengan jumlah Rp600.000.000 (enam ratus juta rupiah) di Bank BNI Syariah (sekarang Bank Syariah Indonesia/BSI) di Surabaya, dengan nomer surat: SKP SBS/DPO/2015/00087/R. Pinjaman yang diajukan dengan jangka waktu 36 bulan angsuran.

Pada tanggal 26 November 2018, pinjaman telah dinyatakan LUNAS. Selama kurun waktu pembayaran selama ini tidak pernah mengalami kendala atau telat membayar.

Namun sejak tanggal 26 November 2018, hingga sekarang 30 September 2021, saya belum menerima kembali sertifikat tanah (sebagai jaminan) yang menjadi hak saya. Saya sudah sering menanyakan kepada pihak Bank Syariah Indonesia, tetapi selalu dilemparkan dan tidak ada kejelasan sama sekali.

Saya menunggu kejelasan surat tanah tersebut dari pihak Bank Syariah Indonesia.

Moch Yusuf
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank Syariah Indonesia:
[Total:169    Rata-Rata: 2.1/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

15 komentar untuk “Pinjaman Sudah Lunas dari Tahun 2018, Bank Syariah Indonesia Belum Juga Mengembalikan Jaminan Sertifikat Tanah

    • 8 Oktober 2021 - (17:33 WIB)
      Permalink

      Belum ada kejelasan. Karena saya sdh menanyakan pihak bank berkali2. Dilempar2 kan

    • 9 Oktober 2021 - (16:54 WIB)
      Permalink

      Kejadian sama dgn saya di BTN. Kredit acc th 2012. Lunas 2017. Smp skrg blm ada sertifikat. Stlh dicek memang sertifikat belum jadi dan masih diurus notaris. Saran saya cek ke notaris yg urus sertifikat dan tanyakan ke developer/ pihak yg jual rumah, sudah sampai mana proses sertifikatnya.

    • 8 Oktober 2021 - (17:35 WIB)
      Permalink

      Mohon dikonfirmasikan di pihak bank terkait ya. Karena sudah menunggu lama sampai saat ini.

      • 8 Oktober 2021 - (19:05 WIB)
        Permalink

        Viralkan mbak biar cepat kelar masalahnya , ini hak anda!!! Keterlaluan dr thn 2018-2021 parah

        13
    • 9 Oktober 2021 - (11:40 WIB)
      Permalink

      Ini mba di respon mungkin kurang keras kali coba lebih keras lagi sampai viral biar tau jawabannya semua

  • 9 Oktober 2021 - (00:42 WIB)
    Permalink

    Terus di tagih saja pak bila perlu laporkan saja ke ojk atau pihak berwajib, pernah kejadian sertifikat jaminan nasabah malah digadaikan lagi oleh oknum pegawai bank, sudah 3 tahun tidak bisa dikembalikan oleh bank setelah utang nasabah lunas. Kejadian ini real karna korbannya teman kerja istri saya.

    12
    1
    • 9 Oktober 2021 - (10:48 WIB)
      Permalink

      Kalo gitu udah masuk ranah pidana gk.. Pemakaian sertifikat tanpa seizin digadaikanlagi oleh oknum pegawai bank..

    • 9 Oktober 2021 - (18:14 WIB)
      Permalink

      “Saat ini sertifikat masih dalam proses penyelesaian oleh notaris”, Notaris nya mba/mas yg di kejar. Adik saya juga sudah lunas sejak 2017, dan ternyata notaris yang lambat gerak mengurus sertifikat nya. setelah di ancam di laporkan ke Majelis Pengawas Notaris + BPN baru deh 3 bln setelah di ancam laporin urusannya selesai.

  • 9 Oktober 2021 - (18:19 WIB)
    Permalink

    Kalau mau cepat di respon pak., bawa salinan lunas trus ketemu sama pihak bank trus kalau belum ada juga, buat kerusuhan di ruang pelayanan saat jam pelayanan bahkan kalau perlu teriak2 “Pencuri” Biar viral … Pasti akan cepat masalah tsb selesai. Setiap masalah kalau sampai Viral akan cepat di tangani😁😁😁😁

    • 10 Oktober 2021 - (00:20 WIB)
      Permalink

      Sama persis yg bapak saya alami dulu…tp ga sampai tahunan sih…cuma berminggu-minggu..cerita nya begini pinjaman udah lunas trus bapak saya mau ambil agunannya (Sertifikat) setiap ditanya di oper-oper…tunggu inilah…tunggu itulah…disuruh datang lagi minggu depan…dah datang masih masih aja begitu…bapak ini blm ada lah…bapak itu lagi dinas luar lah…krn dah berminggu2 bapak saya jengkel juga…keluarlah ide bawa saya ke bank itu (bukan BNI ya…bank lain ☺️) tujuan nya kl masih bertele-tele ngamuk aja km disana kata bapak saya mgkn krn saya dah tua mereka begitu….tp emang mujarab ko sesampai di bank tsb bapak saya langsung di arahkan ke suatu ruangan buat tanda tangan bukti kl dah ambil itu agunan nya kekuar dr ruangan bapak saya senyum
      sambil kedipkan mata maksudnya km ga udah ngamuk…akting kita berhasil ….hhehee…Babe gue bestlah…idenya boleh juga..😊😊

  • 9 Oktober 2021 - (19:21 WIB)
    Permalink

    Bapak buat surat permintaan ke Cabang up Pimpinan Cabang dan wilayah, harusnya kalau secara profesional mrk akan buat surat balasan resmi, kalauoun tidak ada surat balasan resmi itu artinya pihak bank tidak kooperatif, lanjutkan jalur hukum..

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Syariah Indonesia?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Pinjaman Sudah Lunas dari Tahun 2018, Bank Syariah Indonesia Belum Jug…

oleh Amalia dibaca dalam: <1 menit
15