Ilustrasi Keluhan Pertanyaan Surat Pembaca Pegadaian Wiyung Mengecewakan 27 November 202129 November 2021 Heri Paryanto 21 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, jaminan fidusia, lelang, Lelang dan Pegadaian, non performing loan, Pegadaian, Pelunasan Tagihan, Tanggal jatuh tempo tagihan Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya sebagai nasabah Pegadaian nomor kredit 13975-01-001579 (serta beberapa surat lainnya), merasa kecewa dengan peraturan Pegadaian yang langsung melelang aset saya, hanya dengan dasar info jatuh tempo via aplikasi WA. Padahal saya sudah menjawab agar aset saya direlaksasi dulu, karena saya belum mempunyai dana. Dikarenakan di masa pandemi semua usaha saya serta pekerjaan saya berhenti, tidak berjalan maksimal. Pada tanggal 23 November 2021, kami bermaksud mengambil, pihak kasir dan Kepala Pegadaian Wiyung hanya menjawab bahwa barang sudah dilelang pada bulan Oktober 2021. Saat saya menanyakan dilelang di mana agar saya bisa mengambilnya, petugas tersebut tidak menjawab. Sungguh pihak Pegadaian sangat merugikan konsume,n hanya karena peraturannya mungkin melebihi UU ataupun peraturan pemerintah lainnya, tanpa memikirkan kerugian konsumen/nasabahnya. Yang saya tanyakan aset kami dilelang di mana? Jika ada, aset saya hendak saya ambil. Mohon info dari pihak Pegadaian Wiyung. Demikian, terima kasih. Heri Paryanto Surabaya, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Dadang Rahmawan27 November 2021 - (10:09 WIB)Permalink ya aturan mainnya di pegadaian spt itu 5 1 Login untuk Membalas
Heri ParyantoPenulis artikel27 November 2021 - (14:27 WIB)Permalink Aturan mainAN Nya 12 Login untuk Membalas
Arif N27 November 2021 - (10:23 WIB)Permalink Kalau gak bayar biaya perpanjangan ya memang akan di lelang barangnya 6 Login untuk Membalas
Abi Abi27 November 2021 - (17:55 WIB)Permalink Iya gan saya nasabah pegadaian udah lama dari 2010 kalo kita serius sayang dengan barang kita pasti berusaha untuk bayar baik perpanjng ataupun di cicil .. Perjanjian adalah hutang, maka hutang itu kewajiban yang harus di bayar oleh si penghutang.. Bahkan akadnya sangat jelas dari tanggal jatuh tempo dan tanggal lelangnya.. 12 Login untuk Membalas
Smin Lisianto27 November 2021 - (13:08 WIB)Permalink Ga bisa kembali gan kalau sudah dilelang, tapi kalau nilai lelang melebihi pinjaman ntr dikasih kok kelebihannya kesitu. Kalau tidak ada ya brarti laku dibawah nilai jaminan atau pas. 4 Login untuk Membalas
Abi Abi27 November 2021 - (17:46 WIB)Permalink Lama bgt di tunda nya itu gan juli ke oktober .. 4 Login untuk Membalas
Smin Lisianto27 November 2021 - (19:18 WIB)Permalink Sepertinya barang nilai sentimentalnya sangat tinggi bagi TS. Tapi kalau udah dilelang ya mana mungkin balik. Yang lelang pun bukan kantor cabang, pegawai ditanya pun ga bakal jawab. Taunya kalau dilelang lebih itu disimpan di akun yang bersangkutan, kalau ambil kelebihan juga pakai KTP dan surat gadai tersebut. Itu setau saya. 2 Login untuk Membalas
Suprapto27 November 2021 - (21:58 WIB)Permalink Juga kalau tahu pun, pihak pegadaian melindungi privasi yg menebus/membeli jaminan tersebut. Tidak bisa tanpa izin memberitahukan, bisa dituntut oleh pihak pembeli kalau tiba-tiba ada orang datang minta barangnya kembali. 2 Login untuk Membalas
Heru27 November 2021 - (13:53 WIB)Permalink Udah pernah taktanya pegawai pegadaian kalo dilelang diinfo dilepas brp, truz sisa lebihnya dikembalikan gk… Kenyataannya pahit, gk ada kabar sama sekali dan nilainya juga gk diinfokan.. Kalo mau tebus udah kena denda dan tambahan lain2… Intinya kalo barang2 bener berharga dan ada kenangannya jangan k pegadaian.. 4 3 Login untuk Membalas
Anjar Armansyah27 November 2021 - (18:20 WIB)Permalink Jatuh tempo tgl 30 Juni 2021….dilelang baru Oktober….bukannya itu jeda waktu yg cukup lama…trus baru mw di tebus akhir November. Tangi’o cak…turu mu miring kuwi….mbok mikir 13 2 Login untuk Membalas
Heri ParyantoPenulis artikel27 November 2021 - (19:00 WIB)Permalink Syarat dan ketentuan itu bukan peraturan, selama nasabah belum menyatakan tidak sanggup membayar TDK boleh di pindah tangan kan kepada siapa pun. Itu secara perdata. Tengio bahasa apa itu. Buzzer yaa 20 Login untuk Membalas
Tole28 November 2021 - (06:56 WIB)Permalink Wes salah ngeyel , memalukan diri sendiri Dasar manusia egois Sok sok an bicara perdata Klo emang merasa dirugikan bikin laporan k polisi Semua ad prosedur dan jalur hukumny om 9 Login untuk Membalas
Anjar Armansyah28 November 2021 - (07:09 WIB)Permalink Coba anda gadai lalu biarkan terlelang dgn alasan g punya uang…. Lalu anda tuntut…saya pngen tw hasilnya… 2 Login untuk Membalas
Heru28 November 2021 - (08:05 WIB)Permalink Gadai k pegadaian gk perlu alasan Pak.. Selama ada barang yg digadai, KTP, uang cair.. Kalo jatuh tempo gk diperpanjang siap2 kena denda, penalty dll, trus dilelang barangnya.. Kalo tau aturan gadai sih sebenarnya gk usah masuk MK, kalo kaget sistem spt itu berarti y br tau gadai itu kyak apa.. 4 Login untuk Membalas
Dadang Rahmawan28 November 2021 - (16:54 WIB)Permalink nah ini orang yang tidak mau tau aturan,kalau tidak bisa tebus ya bayar bungnya buat perpanjangan.mana bisa pegadaian hanya mau terima mohon jangan di lelang karena belum ada ada buat tebus.ada baiknya spt itu kalau gadai lagi 1 Login untuk Membalas
Muhammad Affan27 November 2021 - (20:43 WIB)Permalink gak mau ikut aturan main tapi mau menikmati fasilitasnya… sebaiknya ikhlaskan saja. toh saat digadaikan sudah TS manfaatkan utk keperluan TS.. dan disini gak ada urusan dg Buzzer ya, jd lebih bijaklah 10 Login untuk Membalas
Neri28 November 2021 - (07:55 WIB)Permalink Pertinyiinyiiiiii, kenapa gak diperpanjang???? Balas lewat wa ya gak bisalah, itu wa pake mesin otomatis percuma dibalas.. Harusnya kalau ad niatan bayar ya perpanjang kan murah biaya perpanjang dipegadaian. 2 Login untuk Membalas
Ucup Adanya28 November 2021 - (11:05 WIB)Permalink Mungkin, si penggadai g baca smw perjanjian cuma asal tanda tangan.. smw sudah ada hitam di atas putih di surat pegadaian.nya knp tdk dibaca.. malah bikin surat pembaca menyalahkan pegadaian.. 3 Login untuk Membalas
Angelina28 November 2021 - (16:16 WIB)Permalink ngelawak juga ini, sudah lewat masih tidak bayar ya sesuai perjanjian, jangan pake alasan covid segala, ini lah itu lah, ntarr pegadaian juga gitu luh pake alasan ini lah itu lah juga wkwkwkwkwk 4 Login untuk Membalas
Kawulo28 November 2021 - (16:23 WIB)Permalink Pengalaman pribadi, selama pandemi kemarin banyak simpanan saya yg terpaksa sekolah di pegadaian, dan akhir nya Ngga bs nebus, selama mendekati jatuh tempo kita selalu di ingatkan kok. Dan akhir nya karena ga bs nebus akhir nya di lelang. Sisa kelebihan lelang pun jg di informasikan kok kalo ada, dan bs kita ambil. Ya memang seperti itu aturan di pegadaian, kalo sampai tenggat waktu nya ga bs nebus ya di lelang. Ikhlasin aja, kalo ada rejeki ya kumpulan lagi dikit2 4 Login untuk Membalas
Tian28 November 2021 - (22:43 WIB)Permalink Lah heran, dy gadai, jatuh tempo, dilelang tapi ko ga nerima.. -_-” dr bahasa di WA nya jg bgtu.. Kan pegadaian ad peraturan, ketika kita gadai berarti setuju dgn syarat dan ketentuan yg berlaku.. Mohon maaf nih TS nya, bkn mksd menyudutkan..tp mana mungkin mereka mengIYAkan permintaan anda kalau berdasar chat wa “mohon diperpanjang ya bu”.. Setau saya kalau kita emang bener² serius..paling tidak nya via telepon customer service mereka.. Kalau via chat mah, bisa jadi itu bot auto chat.. 3 1 Login untuk Membalas