Cara Penagihan Kolektor Bank HSBC

Saya sebagai pemegang kartu kredit dengan nomor 4096-7501-****-**17. Saya mengalami kesulitan secara finansial akibat ditipu oleh rekan bisnis, sehingga saya tidak bisa membayar tagihan kartu kredit tersebut. Saya sudah mengajukan keringanan, dimana akhirnya diperbolehkan dengan mencicil Rp500 ribu per bulan.

Namun saya sangat kecewa, karena pihak kolektor Bank HSBC dalam menagih tidak tahu aturan, dengan rincian berikut:

  1. Menagih melalui Facebook saya.
  2. Menagih ke nomor yang tidak pernah saya rekomendasikan.
  3. Meneror dan menekan dengan berbagai cara ke nomor dan tempat yang tidak pernah saya rekomendasikan dan bahkan WA dengan bahasa yang tidak pantas ke nomor yang tidak pernah saya berikan. Berikut saya akan lampirkan salah satu buktinya.

Saya sudah melakukan pembayaran sebelumnya pada tanggal 30 Desember 2021. Memang begini ya cara HSBC dalam menagih nasabah? Menagih ke nomor yang bukan direkomendasikan atau yang tercatat.

Saya pernah bertanya, memang tim kolektor mencari akun media sosial terus akan menagih ke semua teman secara random di akun media sosial. Apa bedanya bank sebesar HSBC dengan pinjol ilegal dalam menagih yang tidak tahu aturan seperti ini?

Saya masih menyimpan bukti HSBC menagih saya di akun media sosial saya. Tolong OJK dan Bank Indonesia benahi sistem penagihan dari Bank HSBC.

Yudo Grahono Suhariyadi
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank HSBC Indonesia:
[Total:457    Rata-Rata: 1.7/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

25 komentar untuk “Cara Penagihan Kolektor Bank HSBC

    • 6 Januari 2022 - (08:16 WIB)
      Permalink

      Saya pake 2 CC dari 2 bank yg brbda, yg satu bank BUMN dan yg satu lagi bank swasta, sudah jalan 3 tahun lebih dan sangat terbantu sekali, karena saya memakainya secara bijak dengan menysuaikan pemakaian CC dan pengmbalian dana.

      5
      8
  • 5 Januari 2022 - (10:21 WIB)
    Permalink

    bukan membela bank ato pinjol atau apa pun lah, tapi itu salah satu triknya, OJK sebetulnya tidak bisa apa2 memang,

    karena apa? yang menagih bukan mereka, tapi orang2 itu hanya menagih atas nama mereka

    “bukannya sama???”

    beda,, karena kalau OJK datang, menegur, atas kasus2 seperti ini, mereka ya tinggal blg, bukan kita kok yang menagih.. orang itu yang menagih

    karena dari aturannya memang si pemberi pinjaman dilarang menagih dengan cara A,B,C,D, namun pihak ketiga beda

    ini istilah nya legal loophole, mau kita laporin berapa kali pun, karena sifat rigidnya hukum dan aturan, susah

    “terus gimana caranya hindari/menyalahkan bank nya??”

    1. ya jujur cara paling utama supaya tidak ditagih pihak ke 3 ya dibayar
    2. ya dengan posting ke media konsumen seperti ini, intinya nama bank nya tetap dibawa, dan di pampang ke konsumen semua, agar menimbulkan efek bank/pinjol ini berusaha melindungi BRAND nya mereka

    35
    15
    • 6 Januari 2022 - (23:33 WIB)
      Permalink

      Jawaban anda kurang bijak bung. Di sini ada lembaga perlindungan konsumen, betul hutang harus dibayar dan debitur juga ada hak terhadap kenyamananya juga privasinya. Fungsinya OJK apa klo pihak ke 3 dibiarkan dengan menggunakan caranya yg kurang terhadap SOP? Ada kode etiknya bung dalam menagih juga. Fungsinya collector bukan sekedar menagih, tapi lebih menjadi dokter yg membantu menyembuhkan bayarnya yg batuk2. Contoh, debt collector merampas unit ditengah jalan, walaupun itu benar unit leasing, menunggak, pemakai unit pihak ke3. Apa seenaknya jidat lu main tarik aja? Jgn terlalu sok bijak bung. Sekarang lebih bayak org yg mengutang lebih galak dibandingkan pemberi hutang. Saran saya utk debitur yg menunggak juga, tolong lebih koperatif agar tidak ada missed dan juga sesegerakan utk membayar.

      Thank you

      8
      3
    • 9 Januari 2022 - (19:21 WIB)
      Permalink

      Klo ojk tdk bs bertindak ada cara lain masih inget dengan seorang dari militer Angkatan Darat dia mengasih no kontak jika mmg ada deb collector bgt cb laporin ke beliau, berserta buktinya, krn yg sdh2 ditanggani oleh beliau. Dan pihak leasing/bank dan pihak ketiga tidak berani lg menaggih dgn cara kasar.

  • 5 Januari 2022 - (14:16 WIB)
    Permalink

    Udh pd gila yg legal jga, dah lg perempuan2 mau aj kerja bgtu, idih. Nagih smpe bgtu perempuan, emaknya tau kaga yak anakny kerja maki2 org doang

    19
    • 5 Januari 2022 - (14:42 WIB)
      Permalink

      doain aja itu biar pada bangkrut semua, ga pada punya hati nagih ga ada etika nya padahal kondisi juga sudah dijelaskan

      15
      2
        • 5 Januari 2022 - (21:17 WIB)
          Permalink

          HSBC bank sarang penyamun. Coba saja google, banyak kasus penggelapan, pencucian uang dan mafia yg dilakukan HSBC. Yg bekerja di perbankan sudah banyak yg tahu.

          9
          1
  • 5 Januari 2022 - (20:32 WIB)
    Permalink

    Yang paling tepat itu hindari sebisa mungkin hindari pinjaman/riba,,,,
    Jangan maksain

    12
    6
  • 5 Januari 2022 - (20:37 WIB)
    Permalink

    Eh transfer antarbank nya pake skn aja cuma 2900 , tp ada yg baru sih bi fast cuma 2500, drpd onlen bayar 6500 wkwkwk

  • 5 Januari 2022 - (23:37 WIB)
    Permalink

    Santai saja…klo ingin slsai buat reschedule cicilan dengn bank …nego pokok byr, sanggup brpa kali byr,..klo lunas minta surat lunas biar klo ajukn KPR tetap bisa…atau Cara ke 2 mmang gk lanjutin byr…pling mentok 3-4 bln diteror…,smpaikan ke tmn atau saudara bhwa klo ada yg hub tdk knal diblokir saja…stlh 4 bln hilang ,asal kuat mental…

  • 6 Januari 2022 - (07:33 WIB)
    Permalink

    Mau aman tanpa teror! pinjam aja duit ke tetangga enak gada bunganya tenor panjang :p

    2
    3
  • 6 Januari 2022 - (12:13 WIB)
    Permalink

    Dulu gesek Cc HSBC buat beli sembako dan beli Susu anak² di Swalayan sekarang dipake buat makan² di restoran.
    Terima Kasih HSBC,

    1
    2
  • 6 Januari 2022 - (18:48 WIB)
    Permalink

    Tentu sebelum pertimbangkan aplikasi pakai CC sudah berhitung cerdas kemampuan bayar angsuran. Bijak menggunakan. Jika salah pakai dan estimasi, maka resiko mendapat “tanda cinta” debt Collector Bank penerbit pasti akan diterima. Bukankah aturan baku penagihan adalah “TIDAK ADA ATURAN?”

    1
    1
  • 11 Januari 2022 - (11:03 WIB)
    Permalink

    Siapa bilang bank atau lembaga resmi, pinjol legal itu penagihan nya manusiawi??

    bank itu penagihan nya lebih kejam daripada pinjol, apalagi bank tertentu, penagihan nya sangat sangat parah dan offside di luar aturan penagihan.

    tapi disini yang jadi kambing hitam kan pinjol ilegal, yang legal2 aman lah meski langgar aturan.

    DC pinjol ilegal itu cemen, Bank yang lebih kejam

 Apa Komentar Anda mengenai Bank HSBC Indonesia?

Ada 25 komentar sampai saat ini..

Cara Penagihan Kolektor Bank HSBC

oleh foozie dibaca dalam: 1 menit
25