Keluhan Pelayanan Indihome by Telkomsel

Selamat malam. Saya akan sedikit menceritakan kronologi pelayanan IndiHome yang saya keluhkan.

Pertama, saya membantu adik saya untuk mendaftarkan IndiHome dengan paket internet 150 Mbps, bonus upgrade 200 Mbps selama 180 hari, dengan tarif 420 ribu rupiah per bulan (pascabayar) dan biaya aktivasi sebesar sekitar 31 ribu rupiah.

Sebelumnya kami menggunakan provider lain, tapi ternyata provider lain banyak mengalami packet loss ke server Singapore sehingga internet tidak efektif digunakan untuk keperluan bisnis. Akhirnya saya untuk daftar IndiHome, karena adik saya sudah survey kalau IndiHome jarang ada packet loss ke server Singapore sehingga cocok digunakan untuk keperluan bisnisnya.

Setelah daftar melalui website (Nomor Pesanan: AOI12605170935566723B89B0), esok harinya teknisi datang seperti biasa, memasang kabel dari sentral ke rumah kami, lalu memasang modem, dan teknisi berpamitan karena ada pesanan lain yang harus mereka kerjakan.

Teknisi mengatakan aktivasi internet akan dilakukan dari sistem, nanti pihak IndiHome akan memberitahu lewat WhatsApp dan email. Saya tunggu sampai larut malam dan internet tak kunjung aktif, dan pesan WhatsApp dari teknisi mengatakan akan dilanjutkan besok.

Esok harinya teknisi datang. Mereka mengatakan ternyata belum bisa aktivasi karena modemnya tidak cocok untuk paket internet yang saya pesan. Jadi teknisi minta izin waktu untuk mengambil modem lain.

Saya jawab tidak masalah asalkan pasti berhasil terpasang karena kami mau menghentikan langganan provider sebelumnya, yang artinya internet tidak bisa digunakan lagi di komputernya.

Setelah itu, teknisi datang kembali membawa modem baru, langsung menggantikan modem sebelumnya. Sekitar 3 jam teknisi duduk di teras, ternyata teknisi bilang tetap tidak bisa aktivasi juga karena harus pakai modem premium dan modemnya harus inden.

Saya protes. Saya katakan kami butuh internet untuk menjalankan bisnisnya. Lalu teknisi menawarkan ambil paket 50 Mbps dulu, nanti dibantu upgrade. Tetapi mereka bilang minta KTP dan nomor lain untuk daftar baru. Saya bingung, kenapa pakai data baru? Saya tidak mau. Data KTP adik saya sudah diserahkan ke IndiHome melalui website.

Lalu saya bilang lebih baik tunggu inden modemnya saja. Tapi teknisi merayu saya, karena kabel sudah telanjur dipasang, mereka sarankan ambil paket baru dulu seperti yang ditawarkan tadi, karena mereka dikejar target bahwa harus menyelesaikan perintah dari kantor cabang Kota Bengkulu, karena kabel sudah telanjur buka bungkus.

Akhirnya mereka menawarkan menggunakan data mereka saja dan berjanji nanti akan langsung dibantu upgrade.

Akhirnya dipasanglah internet 50 Mbps menggunakan data mereka. Itu pun saya harus membayar biaya aktivasi sekitar 99 ribu rupiah.

Setelah itu saya langsung telepon 188. Ternyata untuk upgrade harus menunggu 30 hari dan harganya tidak bisa sama seperti paket yang saya pilih di awal.

Padahal sudah saya ceritakan kronologinya. CS bilang bisa, tapi data yang sekarang harus putus langganan dulu dan harus bayar denda 1 juta rupiah.

Di sinilah kekecewaan saya. kami sama sekali tidak mendapatkan produk yang diharapkan, tetapi kami harus membayar bulanan paket internet yang sama sekali tidak berfungsi untuk bisnisnya.

Sudah saya coba follow up lewat telepon 188, jawabannya selalu sedang di-push dipercepat pemasangan pesanan dengan data yang pertama (kami).

Saya chat official Instagram untuk coba follow up pesanan pertama saya tanpa menceritakan teknisi memasang paket sementara menggunakan data teknisi, itu juga jawabannya selalu “kami bantu push”, “kami bantu push”, begitu terus jawaban dari CS, tidak ada kepastian.

Jujur saja ini sangat merugikan kami, karena bisnis terpaksa berhenti, sedangkan banyak pesanan bisnis yang harus diselesaikan. Dan sampai sekarang status pesanan di website masih dalam proses.

Gilang AR
Kota Bengkulu, Bengkulu

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Keluhan Pelayanan Indihome by Telkomsel”

Merujuk pada surat pembaca di Media Konsumen pada tanggal 26 Mei 2026 oleh Bapak Gilang AR perihal produk dan layanan...
Baca selengkapnya

6 komentar untuk “Keluhan Pelayanan Indihome by Telkomsel

  • 26 Mei 2026 - (14:53 WIB)
    Permalink

    Setiap teknisi Indihome punya aplikasi yang langsung terhubung ke pusat kontrol, sehingga punya otoritas untuk memberikan lampu hijau ke pusat guna mengaktifkan akses segera setelah proses instalasi selesai. Alasan teknisi bahwa modem tidak cocok terdengar dibuat-buat karena sedari awal teknisi tahu jenis paket apa yang akan mereka kerjakan dan modem apa yang harus digunakan. Apalagi setelah ada penggantian modem dan problem masih tetap sama, kemudian berkembang alasan lain (unit harus indent).

    Saya belum mau berspekulasi ini merupakan modus baru para teknisi untuk memaksa pelanggan menggunakan identitas mereka untuk berlangganan. Yang umum, banyak pelanggan yang malas langsung berhubungan dengan sistem dan memilih sales sebagai perantara saat awal berlangganan, alhasil data langganan mereka menggunakan identitas sales dan menyebabkan banyak kesulitan di kemudian hari, apalagi setelah sales sudah sulit dihubungi.

    Karena anda sudah terlanjur berlangganan paket 50 Mbps menggunakan identitas milik orang lain, maka apa boleh buat. Saya cuma mengingatkan jika ada masalah jaringan di kemudian hari, anda hanya bisa membuat tiket laporan di 188 atau aplikasi myTelkomsel. Dan jika hendak berhenti berlangganan, anda harus cari pemilik identitas untuk validasi data pelanggan seperti nomor KTP/KK serta nomor telepon dan email utama saat awal berlangganan.

    • 26 Mei 2026 - (18:51 WIB)
      Permalink

      Benar pak, di situlah kekhawatiran saya. Makanya saya update di media konsumen biar segera dicarikan solusi untuk masalah ini. Saya sebagai konsumen berhak mendapatkan apa yang saya pesan dan apa yang saya bayar. Sampai detik ini cuma teknisinya saja yg ada ikhtikad baik untuk membantu mencarikan solusi. Dan solusinya pun belum ada karena tetap harus keputusan dari pinpinan cabang.

    • 26 Mei 2026 - (19:17 WIB)
      Permalink

      Dan menurut saya juga bukan kesalahan teknisi. Teknisi hanya menjalankan perintah. Menggunakan data mereka itu adalah bentuk cara mereka dengan harapan meminimalisir kekecewaan konsumen. Seharusnya kalau modem tidak ada, kenapa teknisinya diperintahkan langsung? Kenapa pihak gudang tidak confirm dulu ada atau tidaknya modem tersebut? Ini jelas sistemnya yang bobrok. Mungkin karena masih proses peralihan dari telkom ke telkomsel, kita tidak ada yang tau penyebabnya.

  • 28 Mei 2026 - (11:45 WIB)
    Permalink

    kalau tdk mau repot, biarkan saja tidak usah dibayar nanti akan diblokir dan diputus langganannya. dan yg diblokir identitas orang tersebut, jadi anda masih bisa ajukan pasang baru pakai identitas sendiri. tapi tidak disaranin untuk begini.

    • 31 Mei 2026 - (19:33 WIB)
      Permalink

      Saya kasian sama teknisinya sih kalo dibiarkan saja. Kemarin 3 hari yang lalu ada yang hubungi saya, nama defaultnya periority media eCare & cc mengatasnamakan dari indihome. Cuma dikasih 2 opsi. Pertama dipush pesanan pertama, opsi ke 2 dilakukan upgrade paket untuk internet yang sekarang (data teknisi) tapi tidak ada jaminan harganya sama seperti pesanan pertama saya yaitu paket 150Mbps+netflix bonus upgrade 200Mbps 180 hari dengan harga 420rb/bulan. Saya tolak opsi ke 2 kalau harganya beda. Lalu dia minta identitas nama lengkap data pertama dan akan diusahakan opsi pertama. Skrng sudah terhitung 4 hari tapi belum ada info terbaru lagi. Bisa gak ya kita terbitkan artikel baru lagi di MK?

  • 12 Juni 2026 - (17:22 WIB)
    Permalink

    Update pada surat keluhan ini, sudah ditangani dengan baik dan selesai pada hari Rabu, 10 Juni 2026. Walaupun ada sedikit kebingungan, mungkin ini bisa jadi bahan evaluasi bagi perusahaan Telkomsel sebagai anak perusahaan BUMN Telkom Indonesia, karena jujur saja selama saya kenal indihome sebelum dibawah Telkomsel, saya belum pernah mendengar kasus ini di lingkungan saya.
    Kebingungan saya adalah, modem yang saya dapatkan saat ini justru modem pertama kali yang dibawa teknisi yang mereka katakan bahwa modem tersebut bukan modem premium sehingga hal inilah yang menjadikan akar masalah di artikel ini (modem merk Fiberhome). Selama saya kenal indihome, baik di tempat umum, saudara, teman, dan tempat lainya baru kali ini saya melihat Indihome memberikan merk ini ke pelanggan di lingkungan saya, mudah-mudahan kualitasnya tidak mengecewakan.
    Dan semoga hal ini bisa dievaluasi agar bisa meningkatkan kenyamanan pelanggan. Secara keseluruhan, keluhan saya sudah selesai ditangani dengan baik, kebingungan yang saya tuliskan di atas hanyalah sebuah kritik dan saran untuk lebih baik lagi di kemudian hari, karena tanpa kritik dan saran, perusahaan tidak akan berkembang dengan baik. Dan terimakasih atas bantuannya baik dari pembaca, pihak terkait yang menangani masalah, teknisi, dan Telkomsel pusat serta Telkomsel cabang Bengkulu.

 Apa Komentar Anda?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Keluhan Pelayanan Indihome by Telkomsel

oleh Gilang dibaca dalam: 2 menit
6