Tidak Pernah Mendaftar Investasi Reksadana di BRI, tapi Ada Transaksi Pendebetan Danareksa Seruni Pasar Uang II

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih pada Media Konsumen. Saya adalah nasabah BRI dengan nomor rekening: 1085*********500. Pada tanggal 12 Juli 2022 pukul 13.14, saya menerima SMS notifikasi transaksi di BRI senilai Rp100.000, dengan keterangan “SUB DANAREKSA SERUNI PASAR UANG II”. Tentu hal ini sangat aneh, sebab saya tidak pernah mendaftar investasi reksadana di BRI.

Pada hari itu juga saya langsung ke Kantor Cabang BRI, mempertanyakan transaksi secara sepihak tersebut. Pihak BRI mencetak rekening koran, di sana tertulis transaksi sama dengan SMS diterima tersebut, yaitu “SUB DANAREKSA SERUNI PASAR UANG II”. Kemudian BRI minta waktu 3 – 7 hari untuk menginvestigasi transaksi tersebut.

Saya menunggu 3-7 hari ke depan, sambil menuliskan masalah ini ke MK. Berhubung merasa transaksi tersebut tidak wajar dan tidak ada otorisasi dari saya, maka saya coba mencari info mengenai investasi reksadana tersebut. Di aplikasi BRIMO ada promo investasi reksadana dan syarat utamanya adalah buat/buka Rekening Dana Nasabah (RDN) dan sampai saat ini saya tidak pernah daftar maupun memiliki RDN di BRI. Maka jadi tanda tanya:

  1. Kenapa ada transaksi investasi reksadana tanpa adanya rekening RDN?
  2. Dana yang terdebit tersebut berada di rekening mana.

Dengan ini saya meminta penjelasan dari BRI dan pihak terkait untuk transaksi ini, serta kembalikan dana saya yang terdebit secara sepihak tersebut.

Terima kasih.

Nelson
Medan, Sumatera Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan PT Bank Rakyat Indonesia atas Surat Bapak Nelson

Kepada Yth. Redaksi Mediakonsumen.com di Tempat Dengan hormat, Sebelumnya kami sampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak Nelson menjadi nasabah BRI...
Baca Selengkapnya

Komentar

    • saya juga mengalami hal yg mirip. TIDAK PUNYA REKENING DI BRI TAPI MENDAPAT BANYAK NOTIFIKASI TRANSAKSI BRI. Di email ke bri, tidak pernah dapat balasan. Artinya semua pendaftaran email ataupun no HP tidak ada OTP untuk memastikan yang punya atau bukan.

    • Kepada
      Yth pimpinan BRI pusat
      Tolong bantu kembalikan uang saya yang dicuri asuransi brilife

  • Lah baru ada yg komplen bbrp hr yg lalu autodebet BPJS sampe 7jt. Lah sekarang BRI debet reksadana. Ini yg baru ketauan baru seorang. Nasabah BRI ada jutaan 🤔

    • Lah kmrn ini ada berita duit nasabah BRI ilang 37jt. Kayana uda terlalu sering uang hilang d bank pemerintah ini. Apa cara main nya emang gini? Nyolong duit nasabah dari manapun buat bayar kekurangan operasional. Maklum kredit lg macet, KUR ga jalan (pdhl lg d pomo sm pak presiden), dan aset yg dsita pas aga bs kejual. Kacau bgt sih BRI.

      • Saya juga pernah mengalami kejadian yg sama,tiba-tiba saldo saya d rekening Britama d debet ke asuransi brilife tanpa konfirmasi kepada saya

  • Di aplikasi mobile banking bank sekarang in memang banyak sudah disertakan dengan investasi terutama reksadana, tidak hanya BRI. BUMN lain termasuk swasta dan bank2 digital pun ada. Mesti harus hati-hati mengklik fitur2 yang ada. Sebab hanya mengklik YA saja proses langsung terjadi otomatis dan sulit dibatalkan.
    Sebenarnya sih gak apa2 juga isih. tukan produk investasi yang sama seperti saham, yang mana nanti bila harga reksadananya naik bisa dijual dan dapat Cuan.

    • Terimakasih telah memberi infonya. seperti pertanyaan saya diawal "dana investasi berada dimana" sebab diaplikasi saya tidak ada saldo investasi. jika ingin cuan, tidak ada investasi yang bisa saya jual.

  • Permasalahan saya telah diselesaikan oleh BRI.
    Dengan ini saya ucapkan terimakasih pada Media Konsumen dan BRI telah cepat tanggap untuk penyelesaian pemasalahan saya. Pihak BRI telah menghubungi saya dan telah menjelaskan semuanya, selanjutnya dana saya di kreditkan kembali ke rekening, serta saya menyatakan masalah tersebut "TELAH SELESAI". Jika ada tulisan saya yang salah dan tidak berkenan, mohon di maafkan.
    Terimakasih.

    • Masalah bukan selesai tapi keburu ketahuan nasabah - tinggal menunggu korban lengah berikutnya.