Tanggapan BNI Life atas surat Bapak Anggi Apriyanto

Yth. Bapak Anggi Apriyanto,

Sehubungan dengan pemberitaan Bapak Anggi Apriyanto di mediakonsumen.com pada tanggal 16 September 2022, dapat kami sampaikan bahwa BNI Life telah menindaklanjuti keluhan Bapak dan melakukan proses pengembalian dana ke rekening Bapak Anggi Apriyanto pada hari ini.

Untuk penanganan keluhan nasabah dapat menggunakan saluran komunikasi resmi BNI Life melalui Contact Center 1-500-045 atau melalui email di care@bni-life.co.id, sehingga kami dapat melayani nasabah dengan cepat dan akurat. BNI Life selalu berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada para nasabah dengan segala kemudahannya.

Hormat kami,

Arry Herwindo W
GM of Corporate Secretary, Legal & Corporate Communication
PT BNI Life Insurance

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tanggapan BNI Life Insurance:
[Total:47    Rata-Rata: 2.1/5]
Saldo Rekening Terpotong Autodebit BNI Life Insurance Milik Orang Lain

Pada tanggal 15 September 2022 pukul 12:51 WIT, tiba-tiba ada SMS banking masuk dari rekening BNI saya adanya pembayaran autodebit...
Baca Selengkapnya

29 komentar untuk “Tanggapan BNI Life atas surat Bapak Anggi Apriyanto

  • 17 September 2022 - (11:24 WIB)
    Permalink

    Lah itu udah melakukan keluhan tidak ada Progres nya , Makanya Membuat Keluhan di media Konsumen ini .
    Piyee toh BNI Life .

  • 18 September 2022 - (06:10 WIB)
    Permalink

    Paling engga bilang minta maaf donk. Situ apa tidak pernah diajarin adab?
    Ini kan media Konsumen bukan Twitter jadi ga perlu singkat begitu statementnya.

    3
    1
  • 18 September 2022 - (09:12 WIB)
    Permalink

    Konsumen kecapean Lapor lewat Contact Center, Lambat penanganan sehingga terkesan diabaikan. Maka e lewat Media Konsumen. JADI… Perbaiki system Costumer Care nya.

  • 20 September 2022 - (15:33 WIB)
    Permalink

    sudah maling kagak minta maaf lagi. emang sih di ganti, tp tetap aja harus minta maaf. sebenarnya ini bisa di pidanakan loh meskipun bni life sudah melakukan ganti rugi

  • 22 September 2022 - (17:07 WIB)
    Permalink

    kenapa gak minta maaf? sudah maling, gak minta maaf lg. emang sih di ganti, tp kan harus minta maaf. kalian tahu, maling itu meskipun sudah di ganti, masih bisa di pidana loh.

    • 22 September 2022 - (22:35 WIB)
      Permalink

      kalau di pidanakan, itu bos bank bni sama bos bni life, bisa kena atau tidak? seru kali kalau bisa kena.

      • 24 September 2022 - (18:34 WIB)
        Permalink

        kayaknya gak kena deh. bekingnya kuat, ini bumn dan anak usaha bumn yg maling. hukum itu bisa dikalahkan dgn kekuatan politik.

        • 24 September 2022 - (18:37 WIB)
          Permalink

          berarti negara kita selama ini makan duit hasil maling dong? bni life kan anak usaha bni. kalau bni life maling, berarti bni jg ikut maling. kalau bni ikut maling, berarti negara jg ikut maling. hahahah

          • 24 September 2022 - (18:39 WIB)
            Permalink

            udah dari dulu kali negara kita makan duit hasil maling

    • 22 September 2022 - (22:28 WIB)
      Permalink

      bni life anak usaha bank bni, yah? kok bisa, yah uang di rekening bni di debit untuk bayar asuransi orang lain tanpa persetujuan si pemilik rekening? ada yg salah dgn bank bni. gw takutnya ada jg yg mengalami kejadian uang di rekening di debit untuk bayar asuransi tanpa persetujuan dan gak dapat ganti rugi. waduh bahaya itu, makan duit haram.

      • 22 September 2022 - (22:31 WIB)
        Permalink

        bisa saja, mereka kan bisa curang. itu namanya fraud. di instansi keuangan itu sangat rentan terjadi fraud dan fraud itu seringkali merugikan. apa susahnya debit uang orang untuk bayar asuransi tanpa persetujuan? mereka yg pegang sistem. makannya hindari bank2 yg punya anak usaha asuransi, sangat berpotensi curang.

  • 22 September 2022 - (17:12 WIB)
    Permalink

    kepada bni life, lain kali kalau kalian maling uang nasabah, jangan cuma ganti rugi, minta maaflah. sudah salah, gak minta maaf lg

  • 22 September 2022 - (17:18 WIB)
    Permalink

    hai bni life dan bank bni, kalian tahu atau tidak bahwa ketika ada orang yg mencuri uang orang, baik sengaja atau kagak, harus minta maaf. ganti rugi jg harus. mending buat tanggapan lg deh atau minta edit tanggapan ini. udah salah, gak minta maaf lg.

  • 22 September 2022 - (22:23 WIB)
    Permalink

    saya waktu kecil di ajarkan oleh orang tua saya untuk tidak mencuri. kalau sudah terlanjur mencuri, harus ganti rugi dan minta maaf. ini anak usaha bumn, sudah mencuri kok gak minta maaf?

  • 22 September 2022 - (23:50 WIB)
    Permalink

    maling ayam di gebukin sampai mati meskipun hasil curiannya di balikin dan minta maaf, bni life kagak minta maaf, kagak di bakar jg kantornya. dunia ini benar2 gak adil. meskipun sama2 maling, yang di atas itu lebih aman daripada yg di bawah.

    • 24 September 2022 - (18:31 WIB)
      Permalink

      itu udah dari dulu maling yg di atas lebih aman daripada yg di bawah. makannya kalau ingin maling, jadilah yg di atas. namun, sebaiknya jangan maling.

  • 23 September 2022 - (00:12 WIB)
    Permalink

    ojk mana ojk? kasus kaya gini dari dulu sampai sekarang masih saja ada. hai bni life, sekedar saran, cobalah minta maaf, apalagi kalian yg salah, uang orang kalian ambil tanpa persetujuan.

  • 26 September 2022 - (00:07 WIB)
    Permalink

    dari dulu sampai sekarang di bank bni, masih ada aja kasus uang di rekening di debit untuk bayar asuransi tanpa persetujuan. itu akan terus berulang, enak, yah maling uang orang, tp kebal hukum. bni bni, bumn kok maling?

  • 5 Oktober 2022 - (17:51 WIB)
    Permalink

    Jika uang di rekening di debit untuk bayar asuransi tanpa persetujuan, apakah bank salah? tentu bank jg salah. mungkin ada yg bertanya kenapa uang di rekening bisa di debit untuk bayar asuransi tanpa persetujuan? saya akan jawab, bisa saja ada telemarketing nakal yg mendaftarkan nasabah ke asuransi tanpa persetujuan. bisa saja ada fa nakal yg mendaftarkan nasabah ke asuransi tanpa persetujuan.

    ngomong2 masalah telemarketing, saya heran loh dengan otaknya ojk, mereka lulusan luar negeri, tp bodohnya kaya anak sd yg tingkat kecerdasannya di bawah rata2, mereka berpikir atau tidak bahwa perjanjian asuransi lewat sambungan telepon itu sangat rentan terjadi fraud? mereka kayanya gak berpikir, emang para petinggi ojk itu sudah bodoh sejak lahir. kok bisa terpilih jadi petinggi ojk? yang milih petinggi ojk siapa? tanya ke yg milih.

    sebenarnya telemarketing itu bisa saja mendaftarkan nasabah ke asuransi tanpa persetujuan tidak peduli telepon mereka di angkat atau tidak sama nasabah. kalaupun di angkat, itu sekalipun rekaman telepon telemarketing ke nasabah tidak membuktikan nasabah setuju ikut asuransi, bisa saja di daftarkan ke asuransi. contohnya di kasus bni life https://inside.kompas.com/surat-pembaca/read/60744/Selama-14-Bulan-Membayar-Asuransi-yang-Saya-Tolak-Melalui-Telepon

    bni life parah, mereka gak bisa kasih bukti rekaman yg membuktikan nasabah setuju ikut asuransi, tp gak mau melakukan ganti rugi penuh, malah nego ganti rugi. coba berpikir ada orang maling uang anda 10 juta, anda minta ganti rugi ke maling, si maling nego ganti rugi 5 juta, kira2 itu maling tahu malu atau tidak? tidak tahu malu, maling 10 juta, kok nego ganti rugi 5 juta? kalau maling 10 juta, ganti 10 juta atau di atas 10 juta, jangan di bawah 10 juta.

    ini bni life tega2nya nego ganti rugi ke nasabah yg uangnya sudah di curi sama mereka, di tambah lagi, itu nasabah kena denda hutang ke bni gara2 uangnya di curi oleh bni life, harusnya itu masuk dalam hitungan ganti rugi jg. saya sih kalau jadi nasabah, saya gak mau bayar denda ke bni, saya gak mau bayar hutang saya ke bni yg macet gara2 uang saya di curi bni life, yang saya tahu hutang saya udah lunas. itu gak lunas gara2 di curi bni life.

    sekarang kita ke fa asurasni, fa asuransi mereka bisa mendaftarkan nasabah ke asuransi tanpa persetujuan dgn memalsukan tanda tangan nasabah, contohnya kasus yg terjadi pada nasabah axa mandiri. https://amp.tirto.id/nelangsa-nasabah-axa-mandiri-tertipu-asuransi-unitlink-f8ht

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan BNI Life Insurance?

Ada 29 komentar sampai saat ini..

Tanggapan BNI Life atas surat Bapak Anggi Apriyanto

oleh Humas BNI Life dibaca dalam: <1 menit
29