Kecewa dan Merasa Dimanipulasi oleh Pihak BRI dan Asuransi BRI Life

Tanggal 15 Mei 2024 malam pukul 11:22, saya cek transaksi di rekening Bank BRI, karena mau transfer biaya kebutuhan asrama. Sebagai informasi awal, rekening ini saya gunakan sebagai rekening transaksi mahasiswa daerah dalam 1 rumah (asrama).

Malam itu terjadi transaksi gagal. Akhirnya saya mencoba melihat mutasi rekening dan saya baru menyadari ada transaksi yang tidak diketahui. Saya kaget, itu transaksi apa? Saya memanggil teman saya, tapi tidak ada yang tahu. Akhirnya saya searching dan menemukan bahwa transaksi jenis MDB adalah transaksi dari asuransi BRI.

Saya heran dan bingung, sejak kapan saya terdaftar asuransi? Karena sesuai yang saya sampaikan di awal, rekening ini hanya untuk transaksi kebutuhan di asrama dan pemberian dana oleh dinas pemerintahan, yang kadang untuk beasiswa mahasiswa. Dilihat dari transaksi sebelumnya, ternyata ditemukan bahwa pemotongan atau auto debit ini sudah berlangsung dari September 2023.

Karena bingung kenapa ini bisa terjadi, saya memutuskan besoknya tanggal 16 Mei 2024 untuk datang ke kantor cabang BRI. Total potongan setiap bulan Rp282.500.00 dan transaksi itu didebit secara random, sehingga saya tidak mengetahui adanya pemotongan. Saat di lokasi kantor Bank BRI Jl. Cik Di Tiro No.3, Kota Yogyakarta, dikatakan bahwa transaksi itu benar adanya dari BRI Life. Karena transaksi yang random tersebut tidak menentu tanggalnya, saya disarankan datang ke kantor BRI Life.

Baiklah, saya akan ikuti agar ada data dan kejelasan terkait pemotongan ini. Sampai di sana dibuat laporan dan memang ada kesalahan dan kejanggalan. Saya meminta bukti siapa yang mendaftarkan saya. Namun pihak asuransi tidak dapat memberikannya. Mereka mengatakan melalui telepon, tapi saat saya minta bukti rekamannya, mereka tidak bisa memberikan.

Karena jika saya terdaftar, setidaknya saya sudah tahu dari awal, baik itu ada bukti notifikasi, email, SMS, dll. Namun ini sama sekali tidak ada. Bahkan hal yang paling penting yaitu buku polis sebagai bukti terdaftarnya seseorang dalam asuransi, tidak ada. Saat saya tanyakan di mana buku polisnya, mereka menjawab sudah dikirim ke alamat asal sesuai KTP. Halo, saya berada di Jogja selama ini kok dikirim ke alamat KTP?

Saya tanyakan kembali, “Dikirim ke alamat rumah?”. “Benar bapak”, jawab CS. Namun saat saya tanyakan ke orang rumah, tidak ada sama sekali paket buku/file dari asuransi BRI. Lagi-lagi blunder. Saat saya minta lihat resinya, jawabannya resinya sudah tidak ada. Terus ke mana perginya? Makanya saya tidak tahu ada potongan dari asuransi BRI Life. Akhirnya dibuat pengaduan ke pusat, katanya “Ditunggu saja bapak”.

Namun saat saya menulis surat ini (tanggal 20 Mei 2024), keputusannya: Asuransi telah dibatalkan, pengembalian dana tidak bisa dikembalikan. Saya minta alasannya apa, katanya saya terdaftar di nomor polis B……. sekian. Lalu mereka close order layanan.

Bukti chat WhatsApp, transaksi, cetakan laporan pengaduan, lengkap. Total saldo yang mereka potong sejak September 2023 selama 9 bulan: Rp2.542.500, dengan potongan per bulan Rp282.500. Nominal besar bagi saya, dengan pendapatan Yogyakarta dan kerja 2 bulan.

Terima kasih telah membaca.

Syarahman Deva Hendri
Sleman, DIY

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Kecewa dan Merasa Dimanipulasi oleh Pihak BRI dan Asuransi BRI Life”

Sebelumnya kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak Syarahman...
Baca Selengkapnya

27 komentar untuk “Kecewa dan Merasa Dimanipulasi oleh Pihak BRI dan Asuransi BRI Life

  • 26 Mei 2024 - (10:07 WIB)
    Permalink

    Kalo saya pernah terdaftar asuransi, tapi yaa emang selalu ada konfirmasi dulu kok sebelumnya lewat Telepon, kalo berminat dan mengiyakan baru deh terdaftar. Mungkin pernah tanpa disadari mengiyakan teleponnya dan coba dipastikan lagi sama orang rumah, mana tau emang beneran diterima bukti polisnya. Semoga cepet selesai masalahnya ya nder

    4
    10
    • 26 Mei 2024 - (10:37 WIB)
      Permalink

      Bank nya tidak bisa memberikan bukti. Jangan sampe terbalik malah TS nya dianggap lupa apa yang dilakukan. Kasus sepeti ini harus diviralkan. Nasib premi yang sudah dipotong bagaimana itu? Halo BRI?

      12
      1
      • 27 Mei 2024 - (15:56 WIB)
        Permalink

        nah benar, asuransi sendiri tidak mempunyai bukti, hanya nomor polis,saya minta cetakan atau notifikasi bahkan email yang masuk juga tidak ada, tau2 terdaftar 🙁

    • 27 Mei 2024 - (15:53 WIB)
      Permalink

      betul saudara , oleh karena itu jika saya tau atau memang sudah sampai ke keluarga sudah saya urus dari awal pemotongannya

    • 27 Mei 2024 - (21:24 WIB)
      Permalink

      Uangnya di ambil aja semua ka. Kartu bri nya langsung di blokir aja.. data2nya udah ada yg hack itu..

  • 26 Mei 2024 - (10:14 WIB)
    Permalink

    Nominal 282,000 tiap bulan utk sesuatu yg tidak dibudgetkan termasuk gede buat saya.. Bank pemerintah kadang suka create sesuatu yg tdk memudahkan nasabah, contohnya saldo rekening minimal hrs tertahan 150,000…sedangkan bank swasta seperti BCA bebas2 aja. Sudah tepat menggunakan media ini untuk mengungkap kejanggalan transaksi dan semoga uang yg terpotong bisa segera kembali.

  • 26 Mei 2024 - (12:00 WIB)
    Permalink

    Rata2 rekening yg berhubungan sama pemerintah pasti pakenya bank Himbara/BUMN.Tapi kualitas banknya buruk,utamanya BRI.Dirut BRI dgn gaji bank terbesar di Indonesia,tapi memimpin bank dengan layanan banyak masalah.Belum lagi BRI ini digit rekeningnya udah kayak ektp,banyak banget.

  • 26 Mei 2024 - (16:01 WIB)
    Permalink

    Ini modus penipuan. Cuma saya yakin ngak bakal bisa dibetulin. Duit gede. Pasti banyak yang kena dan ngak sadar. Sadar pun, duitnya ngak dibalikin kaya penulis.

    Kita mau anjurin orang jangan pakai BRI juga ngak bisa, soalnya di banyak daerah, cuma dijangkau BRI. Madesu perbankan di sini.

  • 26 Mei 2024 - (18:04 WIB)
    Permalink

    Gue juga korban sistem gk becus ama bank satu ini…males bahas ujung ujungnya kita yng di salahin..
    Mrk pny bukti..dsruh nunjukin bukti ada sop nya..

  • 26 Mei 2024 - (19:02 WIB)
    Permalink

    Itu pun terjadi pada orang dekat saya, beliau dpt gaji pensiunan meninggal dari suaminya, anak 3 orang. Kasus nya sudah terpotong Rp.1.500.000 katanya dari Ansuransi BRI LIFE. Tanpa ada no polis, tanpa konfirmasi klo itu Ansuransi, tanpa ada kartu polis fisik. Dari pihak bank pun seperti lepas tangan dan pura-pura tidak tau, hanya menyuruh hubungi pihak Ansuransi di pusat. Domisili dia ada di NTT Kupang. Pihak bank hanya menyuruh kosongkan saldo n tutup rekening, sedangkan dana yg sudah kepotong di makan Karyawan BRI LIFE

  • 27 Mei 2024 - (01:47 WIB)
    Permalink

    Maling wkwkwk ntr klo pembatalan isi formulir ini itu , harus datang ke kantor ini itu wkwkw padahal pas ambil nasabah secepat kilat wkwkwk

    Namanya perusahaan pelat merah, kinerja bener apa kagak tetep digaji kok wkwkkw

  • 27 Mei 2024 - (07:37 WIB)
    Permalink

    Halo Pak Direktur BRI,
    Coba Anda luangkan waktu, cermati isi keluhan Mas Syarahman ini.
    Serem juga ya. Kasus ini bukan sekedar ketidakpuasan nasabah saja melainkan ada hal tang serius dalam manajemen Anda.

    Dari pengungkapan fakta dalam surat ini, ada potongan/Auto Debit bulanan tanpa konfirmasi dari nasabah.
    Nasabah meminta bukti, pihak terkait tidak bisa memberikannya.
    Seandainya ada SOP khusus untuk penyerahan bukti, kok tidak diutarakan SOP nya apa.
    Padahal bukti ini bisa digunakan oleh asuransi untuk menjawab keraguan nasabah.
    Setelah dikomplain, Polis langsung ditutup.

    Ada apa ini? Apakah sudah banyak kejadian seperti kasus ini?
    Masalah ini tidak cukup diselesaikan pada level Customer Service saja.

    Coba Anda instruksikan untuk audit sistem di kedua perusahaan (BRI Life ini sister-company nya juga kan?)
    Cari titik dalam sistem yang bisa memberikan peluang untuk oknum “bermain”
    Cari titik dalam sistem yang bisa memungkinkan oknum “menjebak” nasabah.
    Cari titik lemah lainnya. Jika ada, perbaiki desainnya.

    Semoga manajemen BRI makin baik dan juga semoga uang Mas Syarahman ini bisa dikembalikan.

    Salam dari saya WNI yang bukan nasabah BRI.

  • 27 Mei 2024 - (08:38 WIB)
    Permalink

    Lapor polisi itu jelas penipuan oleh asuransi bri life jangan biarkan mereka tenang sambil mencari korban berikutnya.

  • 27 Mei 2024 - (09:37 WIB)
    Permalink

    Nasabah tidak merasa daftar asuransi BRI life, tapi tiap bulan ada potongan autodebet di rekening BRI nya. Bahkan pihak BRI sendiri tidak bisa menjawab dengan baik apa yang ditanyakan oleh nasabahnya. Langsung batalkan polis, tapi tidak ada refund…!!!! Ini namanya MALING!!! Iya MALING canggih… mereka punya akses ke data nasabah dan ke rekening tabungan nasabah, bikin seolah2 nasabah daftar asuransi dan bersedia autodebet bayar premi, yesss cuan..!! Saya yakin Maling ini sudah banyak makan korban nasabahnya…. Usut terus pak…!!! Kalo perlu bikin laporan ke Polisi aja…

    • 27 Mei 2024 - (15:54 WIB)
      Permalink

      Bank plat merah brp tahun terakhir rentan bermasalah dg dana nasabah..ngerii..kejadian pembobolan dana nasabah tdk terlepas dr kerjasama pejabat paling tinggi sampai staff oprasional..bener2 sdh gila..ambisi kaya dg instan dg cara bobol dana nasabah..pengawasan terhadap perbankan sangat lemah…bgn ojk, bi, dll..kiamat perbankan..krn otak manusianya sdh dihinggapi cara kerja setan gundul tukang keruk dana nasabah.

  • 27 Mei 2024 - (16:16 WIB)
    Permalink

    Apapun asuransi dari perbankan , baik melalui telpon mau pun penawaran fisik jgn menyetujui , karena klo sempat menyetujui anda sudah tertipu , walau pun terjadi kecelakaan mau pun sampai meninggal , uang asuransi mau pun investasi anda tidak akan di keluarkan dengan berbagai alasan dan klausula baku yang gak jelas , anggap aja jelas tetap tidak akan bisa diclaim , bila sudah sampai tahap puncak pun hanya alan di kasih dengan nominal investasi / tabungan , mau lapor polisi , ojk dll gak ada yg akan peduli , hukum membela yg berduit apalagi bank , saya juga korban asuransi bank , dan sudah saya lapor kemana mana , malah bank klo di datangi akan ada polisi yg jaga dan minta kita pulang

  • 28 Mei 2024 - (01:44 WIB)
    Permalink

    Sama banget kayak abangnya, aku juga pernah ketipu sama asuransi blabla pas tahun kemarin di bulan oktober. Awal mula ditelfon sama mereka, aku anggap mereka oknum bank yang mencari keuntungan. Mereka ngejelasin ini itu bakal ngirimin buku polis ke rumah dan tanpa aku sadari langsung mengiyakan. Dan anehnya lagi pas ditelfon serasa dihipnotis gitu, itu menurut feelingku. Tapi faktanya buku polis ga kekirim sama sekali ke rumah. Kagetnya ada uang keluar yang sama sekali aku ga pakai, tiba-tiba kekuras sendiri sama kayak abangnya di atas. Bayangin dikuras selama 4 bulan, disitulah aku udah mulai curiga. Besoknya pergi tanyain ke kantor Bank terdekat dan benar ada transaksi keluar dari asuransi. Karena aku pengen tutup rekening dan biar ga kekuras tiap bulan tapi mereka nanyain juga buku polis aku dan aku jawab ke mereka “aku sama sekali gatau buku polis, dikirim aja kagak” dan disitu aku minta karyawan bank untuk mindahin uang ke rekening yang baru dan alhamdulillah sampai sekarang aman tapi inget jangan terima telfon apapun dari mereka. Intinya jangan diangkat nomer dari bank BRI baik yang resmi dari pusat sama yang cabang/terdekat. Karena bakal ada yang main begituan. Aku ceritain karena aku ngalamin sendiri sama kayak abang diatas. Pokok hati-hati teman-teman!!!

  • 28 Mei 2024 - (04:45 WIB)
    Permalink

    Saya pernah juga di telpon BRI, tanpa menyebutkan dari asuransi BRI life, cs nya nyerocos gak berhenti sama sekali.. lebih dari 15 menit nyerocos saya potong pembicaraannya, saya tanyakan satu persatu.. ternyata diamnya saya dianggap setuju dan mau bergabung dengan BRI life.. setelah saya potong, dan tanyakan prosedur, buku polis dan TTD persetujuan, cs nya malah sewot.. saya bilang, saya ke kantor saja nanti kalo mau persetujuan biar dapat kejelasan.. makin sewot csnya.. mirip penipuan memang.. ternyata kalo kita diam atau ehem ehem aja, dianggap setuju.. dan pasti keesokannya akan di auto debet..

  • 28 Mei 2024 - (07:51 WIB)
    Permalink

    Kl menurut saya, mendingan lapor ke OJK bagian pengawasan IKNB (industri keuangan non bank)
    Kl ada hal seperti ini dan tidak bisa dibuktikan oleh perusahaan baik rekaman, konfirmasi dari tenaga penjualnya penanggung dalam hal ini BR* Life harusnya mereka mengembalikan dana.
    Semoga dapat membantu

  • 28 Mei 2024 - (12:41 WIB)
    Permalink

    saya juga kena ini, terdaftar asuransi BRI Life & isi rekening autodebet. Berkas pembatalan & pengajuan refund premi sudah sy urus tapi sampai saat ini belum ada pengembalian, katanya masih dalam proses padahal sudah sebulanan. Kecewa dengan bank BRI yang kurang bijak menyimpan data pribadi nasabah. Semoga pihak BRI bisa lebih bijak lagi kedepannya.

  • 28 Mei 2024 - (16:14 WIB)
    Permalink

    Tidak akan ada tanggapan serius sebelum anda membuat pelaporan polisi.

    Saran saya, anda coba datangi kantor LBH (lembaga bantuan hukum) terdekat untuk mencari advokat pro bono (gratis) untuk koordinasi pelaporan polisi. Nanti buat saja perjanjian jika menerima ganti rugi akan diberikan sekian persen setelah dipotong uang anda yang 2 juta sekian itu. Jajaki juga kemungkinan membuat konsorsium pelaporan supaya anda tidak melaporkan sendiri & bisa masuk tv nasional.

    Dengan melakukan ini malah kemungkinan anda bisa dapat rejeki nomplok dari ganti rugi yang diberikan pihak BRI, sebab ini kasus penipuan dan pencurian. Sudah ada beberapa yang “kaya” dari hal spt ini.

    Selamat mencoba.

  • 28 Mei 2024 - (18:20 WIB)
    Permalink

    Setau saya dari CS yg pernah telp sy…bila selama 3 tahun tidak ada klaim tentang asuransi BRI Life…uang bisa dicairkan…namun hanya 30% …kalo tidak salah sprti itu…sy juga merasa rugi dgn hal ini…masih setiap bulan kena transaksi itu…sudah berjalan brp bulan atau tahun ini sy…sy sampai skrg jg belum mengurus ini…bila ada yg bisa bantu mohon dibantu…atau yg pernah alami u/ mengurusnya…mohon bisa berkomentar disini…

  • 28 Mei 2024 - (18:54 WIB)
    Permalink

    Klo saran saya, kumpulkan para korban, cari pengacara, gugat itu BRI Life, coba cari di medsos biasanya banyak tuh korban2 pemotongan gak jelas seperti ini, atau coba lapor OJK, kumpulkan semua bukti lapor anda ke CS, mudah2an berhasil

 Apa Komentar Anda?

Ada 27 komentar sampai saat ini..

Kecewa dan Merasa Dimanipulasi oleh Pihak BRI dan Asuransi BRI Life

oleh Syarahman Deva dibaca dalam: 2 menit
27