Hati-Hati Headline Keluhan Surat Pembaca Tertipu 95 Juta Rupiah dengan Modus Penipuan yang Mengatasnamakan PT MAP 19 Oktober 202419 Oktober 2024 erik 58 Komentar Bank Sinarmas, Bisnis Online, Fraud, Grup WhatsApp, Iklan, Iklan Facebook, Iklan Instagram, iklan lowongan kerja, Iklan Online, Komisi, Kriminalitas, Laporan Kepolisian, Laporan Kriminalitas, Media Sosial, Modus Penipuan, Money Game, Pencucian Uang, Penipuan, Penipuan online, Penipuan via WhatsApp, Rekening bank, Rekening Tabungan, Scam, Situs penipuan, Social Engineering, Transfer antar bank, Transfer Dana, Whatsapp Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Dear Media Konsumen, Hati-hati dengan modus penipuan yang mengatasnamakan PT Mitra Adi Perkasa (MAP), yang sering muncul dalam iklan di Instagram dan Facebook! Ketika kita mengklik iklan tersebut, kita akan diminta untuk membayar biaya pendaftaran sebesar 40 ribu rupiah untuk bergabung ke grup. Setelah itu, mereka akan meminta kita untuk mentransfer uang sebesar 1.500.000 rupiah ke rekening yang ditentukan, dengan imbalan tugas berupa like pada produk di Shopee melalui link yang mereka berikan. Kita akan mendapatkan komisi sebesar 300 ribu rupiah untuk tugas pertama, dan uang 1.500.000 rupiah akan dikembalikan ke rekening kita. Namun, untuk tugas kedua, kita harus mentransfer lagi sebesar 3 juta rupiah dan akan mendapatkan komisi setelah menyelesaikan tugas yang sama. Pada tahap awal, mereka memang memberikan komisi dan mengembalikan uang deposit. Namun, untuk tugas ketiga, keempat, dan kelima, jumlah deposit dan komisi yang diminta semakin meningkat, mencapai Rp15 juta, Rp30 juta, Rp50 juta, hingga Rp100 juta! Saya sertakan bukti-bukti tugas yang telah diberikan, serta bukti transfer ke rekening pelaku atas nama Darmanto, dengan nomor rekening Bank Sinarmas: 0018168488. Total kerugian yang saya alami mencapai Rp95 juta, dengan rincian transfer Rp5 juta, Rp10 juta, Rp30 juta, dan Rp50 juta. Hingga saat ini, uang tersebut belum kembali. Saya sudah melapor ke Polres Cirebon Kota, tapi karena keterbatasan di sana, tidak ada tim IT yang tersedia. Oleh karena itu, saya diminta untuk melapor ke Polres Jabar atau Mabes Polri. Prosesnya yang sangat rumit membuat saya akhirnya tidak melanjutkan laporan ke pihak berwajib. Namun, Polres Cirebon Kota sudah mengetahui masalah ini dan banyak orang lain juga telah melapor terkait hal yang sama. Bagi yang memiliki uang banyak, mungkin tidak menjadi masalah. Namun jika kita sudah mencapai Rp30 juta dan menyelesaikan tugas, uang serta komisi tidak akan dikembalikan karena kita harus mentransfer deposit tambahan sebesar 50 juta rupiah. Jika kita tidak mentransfer jumlah yang diminta, deposit kita tidak akan kembali. Di dalam grup tersebut, mereka semua adalah komplotan yang menipu para korban dengan tampilan yang seolah-olah sah. Hati-hati, banyak modus seperti ini dengan berbagai jenis tugas. Mohon untuk ditindaklanjuti. Erik Cirebon, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tonny24 Oktober 2024 - (21:24 WIB)Permalink Goblok luar binasa hhaha, ini kan modus penipuan lama, kok bisa sampe tertipu yang mana sampe 95juta. Maaf dirimu kerja dimana? harusnya klo punya 95juta itu biasanya rata-rata orangnya pinter dan tidak gampang tertipu dengan modus receh seperti ini. Tapi saya heran anda bisa tertipu ya 🤔 1 Login untuk Membalas
Will25 Oktober 2024 - (17:44 WIB)Permalink Gila penipu nya langsung makan-makan lah pesta dapet jackpot 95 juta. Yah…nasib mau ngmg apa kebodohan terlalu hakiki. Login untuk Membalas
Yafiq26 Oktober 2024 - (11:20 WIB)Permalink Pernah sih ikut model ginian. 3x kalo gak salah. Cuma suruh screenshot produk trus kirim hasilnya ke tele. Ada 10 x screenshot dan dapet saldo 75-125k. Setelah Tahap 1 selesai, suruh deposit biar bisa ikut tahap 2. 150k kalo gak salah, dengan janji akan balik depo itu+labanya. Jika ditotal 1 jutaan. Tak pikir dah ah. Dikasih 75 RB dah lumayan. Cukup untuk beli rokok. Dapet 3 Bks. 3️⃣😁 Login untuk Membalas
Widjaja27 Oktober 2024 - (17:39 WIB)Permalink Banyak modus like begini dan banyak yg ketipu. Ada juga yg kirim hadiah dari data toko di tokopedia. Setelah ketahuan klo benar domisili, mulai masuk grup. Tugas mulai jalan. Komplotan udah disiapkan. Partner baru kena. Pake apk moomoo chat. Kena 30jt lebih. Di ingatkan percuma kalo blm habis duit ga sadar. Mau lapor polisi juga percuma karena kesalahan di pihak kita yg sukarela masuk jebakannya Login untuk Membalas
Kun Anthoxy30 Oktober 2024 - (14:23 WIB)Permalink anggap aja nte beli mobi seken , terus tuh mobil kecelakaan dan hancur parah , dah iklasin aja tapi nyawa selamat. bingung saya,tau MK dan upload ke MK, apa gak pernah baca MK atau gimana yaa, atau punya smartphone cuman buka FB atau tiktokan aja hmmm, jadikan pelajaran.. Login untuk Membalas