Tertipu 95 Juta Rupiah dengan Modus Penipuan yang Mengatasnamakan PT MAP

Dear Media Konsumen,

Hati-hati dengan modus penipuan yang mengatasnamakan PT Mitra Adi Perkasa (MAP), yang sering muncul dalam iklan di Instagram dan Facebook! Ketika kita mengklik iklan tersebut, kita akan diminta untuk membayar biaya pendaftaran sebesar 40 ribu rupiah untuk bergabung ke grup.

Setelah itu, mereka akan meminta kita untuk mentransfer uang sebesar 1.500.000 rupiah ke rekening yang ditentukan, dengan imbalan tugas berupa like pada produk di Shopee melalui link yang mereka berikan. Kita akan mendapatkan komisi sebesar 300 ribu rupiah untuk tugas pertama, dan uang 1.500.000 rupiah akan dikembalikan ke rekening kita.

Namun, untuk tugas kedua, kita harus mentransfer lagi sebesar 3 juta rupiah dan akan mendapatkan komisi setelah menyelesaikan tugas yang sama. Pada tahap awal, mereka memang memberikan komisi dan mengembalikan uang deposit. Namun, untuk tugas ketiga, keempat, dan kelima, jumlah deposit dan komisi yang diminta semakin meningkat, mencapai Rp15 juta, Rp30 juta, Rp50 juta, hingga Rp100 juta!

Saya sertakan bukti-bukti tugas yang telah diberikan, serta bukti transfer ke rekening pelaku atas nama Darmanto, dengan nomor rekening Bank Sinarmas: 0018168488. Total kerugian yang saya alami mencapai Rp95 juta, dengan rincian transfer Rp5 juta, Rp10 juta, Rp30 juta, dan Rp50 juta. Hingga saat ini, uang tersebut belum kembali.

Saya sudah melapor ke Polres Cirebon Kota, tapi karena keterbatasan di sana, tidak ada tim IT yang tersedia. Oleh karena itu, saya diminta untuk melapor ke Polres Jabar atau Mabes Polri. Prosesnya yang sangat rumit membuat saya akhirnya tidak melanjutkan laporan ke pihak berwajib. Namun, Polres Cirebon Kota sudah mengetahui masalah ini dan banyak orang lain juga telah melapor terkait hal yang sama.

Bagi yang memiliki uang banyak, mungkin tidak menjadi masalah. Namun jika kita sudah mencapai Rp30 juta dan menyelesaikan tugas, uang serta komisi tidak akan dikembalikan karena kita harus mentransfer deposit tambahan sebesar 50 juta rupiah. Jika kita tidak mentransfer jumlah yang diminta, deposit kita tidak akan kembali.

Di dalam grup tersebut, mereka semua adalah komplotan yang menipu para korban dengan tampilan yang seolah-olah sah. Hati-hati, banyak modus seperti ini dengan berbagai jenis tugas. Mohon untuk ditindaklanjuti.

Erik
Cirebon, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

58 komentar untuk “Tertipu 95 Juta Rupiah dengan Modus Penipuan yang Mengatasnamakan PT MAP

  • 19 Oktober 2024 - (10:29 WIB)
    Permalink

    Dan terjadi lagi 👁👄👁
    Silakan komentar lainnya,saya malas berkomentar kasus ginian

    6
    9
    • 22 Oktober 2024 - (11:59 WIB)
      Permalink

      Ada hal menarik dalam kasus beginian yang masuk media konsumen:

      1. Saldo mereka antara 30-300an juta
      2. Saldo dibawah 30 Juta dan diatas 300 juta sepertinya sangat hati-hati menjaga uang mereka

      Kenapa pemegang tabungan 30-300 jt ini masih aja ada yang kena tipu yah? Logikanya punya uang banyak pasti orang yang pandai dan bisa membaca keadaan

    • 23 Oktober 2024 - (19:18 WIB)
      Permalink

      komentar yang terbaik adalah

      move on, duit nya 1 RP pun gk akan ketemu / dpet balik. angap bayar biaya pelajaran

    • 26 Oktober 2024 - (07:55 WIB)
      Permalink

      Beginilah cara modus penipuan orang-orang sekarang tapi kok bisa yang ada lagi yang tertipu seharusnya ditanya dulu dong tetangga ataupun kesadaran gimana kebenaran pekerjaan ini

  • 19 Oktober 2024 - (10:33 WIB)
    Permalink

    Kasus yang masuk di MK sebelumnya 350juta. Nggak tahu urusannya gimana sekarang. Intinya Modus nya sama.
    Dan MK user juga banyak yang ikut dan berhenti pada saat terima duit. Katanya untung ratusan ribu.
    Intinya giliran disuruh transfer sejumlah nilai yang nggak masuk akal, berhenti.
    Eh ternyata masih ada saja yang bisa ketipu.

    13
    1
    • 19 Oktober 2024 - (11:15 WIB)
      Permalink

      Msh belum ada yg memecahkan rekor 350jt..
      Masih nunggu ada yg bisa pecahan rekor ini..

      1
      3
    • 1 November 2024 - (05:07 WIB)
      Permalink

      Untuk mengembangkan uang itu buka usaha sendiri Pak… misal bikin usaha loundry, cucian mobil dan motor… memang usahanya berat dan hanya menghasilkan uang sedikit tapi hati tentram karna dapat berkah dan kita bisa bermanfaat untuk oranglain dengan memperkerjakan orang lain untuk usaha kita…. kalau kita berharap pada investasi ke situs2 online apapun = memberikan uang kita yg tidak akan kembali. Saya berkali2 ditelp dengan iming2 yg hampir sama , saya tolak semua dan ditanya kenapa ditolak saya jawab karena saya kerja dan usaha yg real seperti buka bengkel, cucian mobil, dan jasa lainnya. Dan itu sudah cukup bagi saya sekeluarga dan bisa bermanfaat juga untuk karyawan2 saya yg bekerja dengan giat.

    • 9 November 2024 - (15:23 WIB)
      Permalink

      Saya juga kena di mk bang, yg tugasnya ambil pesanan trus kirim pesanan yg komisinya untuk VIP 1 0,5$ saya kaya di hipnotis gitu bang, dan oknumnya cewek lagi katanya minta dibantu untuk dapat reward, awalnya sih bisa dicairkan, yg kedua nya gak bisa dicairkan karena saldo kurang, sampai dia bantu pinjem lah jual emas lah, saya kena 12 jt bang.memang ya kebaikan itu selalu dimanfaatkan.dan bodohnya saya juga bang.

    • 9 November 2024 - (15:50 WIB)
      Permalink

      Hangus berarti uang nya ya bang.
      Gimana caranya agar rekening kita aman dari penipu, untung no HP saya beda dgn yg di rekening bang.

  • 19 Oktober 2024 - (11:03 WIB)
    Permalink

    Kecil harapan bagi anda untuk kembali uang yg sudah Anda berikan.
    Jadilah pengguna smartphone yg cerdas dalam berbagai hal, zaman sudah canggih sering²lah baca berita.
    Saya hanya bisa mendoakan semoga rejeki saudara bertambah dan tabah menjalani ujian ini,ambil hikmahnya disetiap kejadianya.

    3
    2
  • 19 Oktober 2024 - (11:17 WIB)
    Permalink

    Kok ya masih ada yang tertipu modus begini. Menipu warga 62 ternyata lebih mudah dari pada mencari kerja setelah wisuda sarjana.

    2
    3
    • 21 Oktober 2024 - (13:40 WIB)
      Permalink

      tmn saya juga ketipu 25 jt. lapor sana sini gk ada hasilnya pak,

      do’a saya semoga bapak kuat kehilangan dana 95jt ….

  • 19 Oktober 2024 - (12:51 WIB)
    Permalink

    kasihan.. kalau saya mau transfer ke rekening orang gak dikenal 50ribu saja masih mikir 10x dan cek berkali2. ini 50 juta. semoga penegak hukum dinegara kita tergerak hatinya untuk menangkap komplotan pelaku begini.

    3
    8
  • 19 Oktober 2024 - (13:04 WIB)
    Permalink

    Mau ketawa takut dosa… kok bisaaaa sih percaya begituan pake disuruh transfer² itu jelas penipuan!! Dan parahnya orang² yg begini kalo dikasih tau malah marah ngamuk² dan ngaku cuan…hadehhh

    2
    5
    • 27 Oktober 2024 - (13:48 WIB)
      Permalink

      Iya saya jg pernah jadi korban pak, jadikan pembelajaran hidup memang mahal sih, iya tp hidup kan terus berlanjut, kalau terus dipikirin bisa stress, semoga tetap sehat dan dikuatkan pak

  • 19 Oktober 2024 - (13:26 WIB)
    Permalink

    Mengatasnamakan PT, klo percaya resmi yah ke rek resmi dong, bukan ke nama orang, namanya darmanto pula, dari situ harusnya sudah curiga. Dan ini modus udah lama, masih aja ngga tau

    2
    6
    • 21 Oktober 2024 - (14:18 WIB)
      Permalink

      Sbg milenial yang update dengan jaman baik financial literacy dan financial security.

      Apa ga cek cross check dulu ? Google ada kok, kenapa sulit sekali ya gather infomartion yang gampang gini klo ini sejenis phising ?

      Smart phone jelas di tangan gitu aja kok sulit kyknya malah hilang duit banyak. Hahaha…No wonder lah kelas menengah makin sulit krn di terjang scam begini aja kena semua

  • 19 Oktober 2024 - (15:52 WIB)
    Permalink

    Saya malah seneng kalo ada ‘penipu’ yang WA ato telpon dapet tugas like, modus operandi nya kan biasa nyuruh add orang di telegram dibantu dengan admin ‘abcde’, lalu disuruh kerjain tugas awal dan biasa dapet uang gratisan 50-150 sebelum disuruh transfer.

    Biasa kalo udah 2 3x tugas biasa nya disuruh transfer balik ke penipu, kerjain balik aja sampe si penipu kesel, biasa juga nomor kita lgs diblokir ato dikeluarin dr group.

    4
    2
  • 19 Oktober 2024 - (16:27 WIB)
    Permalink

    banyak duit tp tamak, serakah dan dun gu. sehingga logika gak jalan. sukurin duit anda gak bakalan balik

    4
    7
  • 19 Oktober 2024 - (18:52 WIB)
    Permalink

    Saya pernah tuh ditawarin kerjasn begituan buset wa wa in dari berbagai nomor 😂.

    Saran saya nenurut kawan kawan ku yg mengerjain tim mereka ini : mereka kan mancing di awal supaya kesan benar di bayar. Betul?

    Nah berikutnya suruh transfer jangan mau lagi.
    Cukup divawal saja .

    Karena ini emang modus penipuan yg jasa like kasih kerjaan like like in . 🤭

    • 20 Oktober 2024 - (16:51 WIB)
      Permalink

      Kalau Jasa Like (pabrik Like/Like farm istilahnya) yang beneran, mereka tidak menyuruh orang Like postingan sosmed. Tidak ngasi kerjaan like ke orang lain.
      Tapi mereka menawarkan jasa ke orang yang posting (YT, Insta, dll) supaya Postingannya banyak like/view (menaikkan engagement).

      Orang yang posting bayar ke mereka. Nanti mereka akan like/view postingannya. Bisnis ini lumayan marak, bahkan konon politisi pun banyak menggunakan jasa ini.
      Tapi bisnis ini dianggap ilegal.
      Di Thailand ada yang ditangkep dengan menyita 300 ribuan simcard yang dioperasikan menggunakan 10 ribuan smartphone.

  • 19 Oktober 2024 - (21:06 WIB)
    Permalink

    95juta? duit darimana bisa sebanyak itu pak? ga buat usaha saja.. ikut bersimpati, semoga bisa mendapat ganti yang lebih ya

      • 21 Oktober 2024 - (05:01 WIB)
        Permalink

        Ganti pp nya di akun alamat email (gmail), lalu login di MK dengan alamat email itu. Ganti Valak juga bisa

      • 22 Oktober 2024 - (16:00 WIB)
        Permalink

        hahaha, PP nya mengikuti akun login by email, kalau PP emailnya gambar mobil, ntar disini juga gambar mobil… email saya ppnya gambar doraemon…

        • 22 Oktober 2024 - (16:07 WIB)
          Permalink

          @ESA
          udah bang gmail saya jg udah setting in public foto pp nya yaitu gambar kungfu frog. Tp kok disini tampilannya blank kosong ya.

          Padahal pp gmail saya dah 4 tahun lalu kungfu frog. Dan dah di setting public utk foto pp nya.

  • 19 Oktober 2024 - (21:23 WIB)
    Permalink

    Astagaaaa… kita disini sudah kasih himbauan agar tidak menuruti ‘tugas-tugas’ yang begituan.
    Kita gak bisa bantu banyak, cuma menyarankan lapor ke polda bagian cyber crime.
    demikian dan turut prihatin

    1
    3
  • 19 Oktober 2024 - (21:35 WIB)
    Permalink

    Waduh banyak banget, turut prihatin pak.
    Tulisan pengalaman Pak Erik bisa jadi membantu pembaca lain terhindar dari modus seperti ini.
    Artikel MK biasanya muncul di Google News.
    Bisa jadi pengingat buat masyarakat lain yang belum mengetahui modus seperti ini.

    Di MK, walaupun banyak pembaca yang sudah mengetahui tapi tidak sedikit juga mungkin yang belum tahu modus ini.
    Tulisan anda cukup jelas dan screenshot percakapan WA nya juga cukup lengkap.

    Dari screenshot, sepertinya Pak Erik sudah install aplikasi tipu2 itu ya?
    Sebaiknya lakukan factory-reset di HP nya.
    Mencegah jangan sampe mereka sudah masukin malware yang bisa hijack isi SMS atau malah program remote.

    Jika ingin mempertahankan Aplikasi tipu2 itu guna keperluan investigasi (polisi misalnya),
    sebaiknya uninstall semua aplikasi perbankan dan pindahkan simcard ke HP baru (HP lain yang masih bersih).
    Tetap semangat pak, semoga mendapat rezeki pengganti ya

  • 20 Oktober 2024 - (14:43 WIB)
    Permalink

    Sy pernah ikutan tapi cuma sampe tugas ke 7, dapet cuan 90-120rb…. Begitu udh masuk tugas ke 8, disuruh transfer dulu 150rb…. Ogah dong, langsung sy left grup…. Setelah 3x ikutan kayak gitu dan dapat cuan, Sy gak dpt lagi tuh sms/chat wa ngajak gabung like dapat cuan

    • 20 Oktober 2024 - (14:57 WIB)
      Permalink

      @riky ahriyanto

      Nah itu cara balik ngerjain penipu yg benar. Setuju .. Pas suruh bayar udah jgn mau lagi. 😂👍

      Karena sistem jasa likes yg ditawarin ke wa wa pada dasar nya penipu. Cm mereka penipu yg berani keluar modal di awal

  • 20 Oktober 2024 - (14:43 WIB)
    Permalink

    gampang banget transfer² ke rekening orang hanya karena tergiur iming-iming yg tidak jelas.

  • 21 Oktober 2024 - (05:07 WIB)
    Permalink

    Intinya, jasa like, kita yang dibayar. Giliran diminta transfer, harap keluar, berhenti. Buka akun yang banyak agar cuan mu pun banyak.
    Hehehehe

    • 24 Oktober 2024 - (11:39 WIB)
      Permalink

      Coba cara login dengan wapbrowser (seperti yang saya pakai)
      *Keluar dulu.
      *Ketik http://www.mediakonsumen.com
      *Login
      *’dengan Google’ (system akan membaca alamat google email yang anda punya, yang sudah login di handphone yang anda pakai)
      *** Nanti updated lagi deh aku jajal dulu ganti pp

          • 27 Oktober 2024 - (23:20 WIB)
            Permalink

            @82

            Udah bro semua jenis browser sudah coba. Tetep ga muncul juga. Mulai dari opera, fireforx, chrome, ie10, dsb

  • 21 Oktober 2024 - (11:29 WIB)
    Permalink

    Makanya pake akal sehat bro. Lumayan tuh duit buat beli mobil bekas. Mana ada sih kerjaan gampang gitu

    2
    11

 Apa Komentar Anda?

Ada 58 komentar sampai saat ini..

Tertipu 95 Juta Rupiah dengan Modus Penipuan yang Mengatasnamakan PT M…

oleh erik dibaca dalam: 1 menit
58