Keluhan Surat Pembaca Beli Sepeda Listrik di Shopee dengan SPayLater, Barangnya Cacat tapi Retur Ditolak Sepihak meski Ada Bukti Video Unboxing 2 September 2026 Echo Beri komentar Barang Elektronik, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Kebijakan pengembalian barang, Kondisi produk tidak sesuai informasi, Layanan Pelanggan, Marketplace, PayLater, Penagihan, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Shopee, Retur barang, Sepeda Motor, Shopee, Sistem bermasalah, SPayLater, Tagihan, Transaksi gagal Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada Redaksi Media Konsumen dan Pihak Manajemen Shopee Indonesia, Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan kekecewaan mendalam atas sistem penyelesaian sengketa di Shopee yang terkesan menutup mata terhadap bukti valid dari pembeli. Akibat penolakan sepihak ini, saya terancam dirugikan secara finansial karena harus membayar tagihan ganda untuk barang cacat. Kronologi kejadian adalah sebagai berikut: Saya membeli sebuah unit sepeda listrik menggunakan metode pembayaran SPayLater dengan nomor pesanan pengembalian 2608170K5JGR0KN. Saat barang tiba di rumah, sepeda listrik tersebut dikirim dalam kondisi yang sangat tidak layak: bodi lecet-lecet parah, dalam keadaan sangat kotor, ban kempes, dan charger rusak (saat dicolok, lampu indikator langsung hijau, tetapi daya tidak mengisi/masuk sama sekali). Atas dasar cacat produk tersebut, saya langsung mengajukan retur/pengembalian barang. Saya sudah merekam dan mengunggah bukti video unboxing lengkap tanpa terputus (tanpa edit) dari awal paket dibuka sampai kerusakan terlihat jelas, sesuai syarat resmi Shopee. Karena saya sangat membutuhkan sepeda listrik untuk aktivitas harian dan proses retur memakan waktu, saya akhirnya terpaksa membeli unit baru lagi di toko lain. Namun, secara sepihak pengajuan pengembalian barang saya dinyatakan ditolak. Saat ini, motor cacat dari pesanan pertama tersebut sedang dikirim kembali oleh kurir menuju alamat saya. Dengan penolakan ini, sistem Shopee menganggap transaksi pertama selesai. Dampaknya, akun SPayLater saya kini mencatat dua tagihan aktif sekaligus (untuk sepeda pertama yang cacat dan sepeda kedua yang baru saya beli). Saya merasa hal ini sangat tidak adil. Bukti video unboxing saya sudah 100% mutlak dan sah. Mengapa pihak Shopee tetap memenangkan penjual yang mengirimkan barang rusak? Melalui surat ini, saya mendesak tim investigasi tingkat lanjut Shopee untuk membuka dan memeriksa kembali video unboxing saya secara manual dan objektif. Saya meminta agar transaksi pertama dibatalkan dan limit SPayLater saya dipulihkan. Saya menolak keras membayar tagihan ganda atas kelalaian yang dilakukan oleh pihak penjual. Terima kasih atas perhatian Redaksi Media Konsumen dan tanggapan dari pihak Shopee. Hormat saya, Eko Puji Blitar, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.