Penagihan Kartu Kredit Bank Mega kepada Orang yang Salah

Kepada, Media Konsumen
Bank Mega
Bagian Perlindungan Konsumen OJK
di Tempat

Dengan hormat,

Berikut kami sampaikan perihal kronologi penagihan yang dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan Bank Mega untuk menagih kartu kredit milik ibu saya, Am** Si**, ke rumah saya, anaknya, yang tidak ada hubungannya dengan transaksi kartu kredit tersebut.

Hari ini, tanggal 19 Februari 2025, pihak yang mengatasnamakan Bank Mega melakukan penagihan kartu kredit atas nama Am** Si** ke rumah saya. Saya adalah anak dari Ibu Am** Si** yang tidak ada sangkut pautnya dengan tagihan kartu kredit atas nama Am** Si** yang sudah lama nonaktif sejak tahun 2019.

Pihak penagih tidak memberikan surat penagihan secara resmi, namun hanya memberikan kertas kosong yang ditulis dengan tulisan tangan secara manual berisi nomor kontak pihak Bank Mega.

Mohon Bank Mega dan OJK bisa menindak masalah ini karena hal seperti ini sudah tidak sesuai dengan peraturan penagihan, yakni:

  1. Penagih melakukan penagihan kepada orang yang tidak ada sangkut pautnya.
  2. Menagih tidak dengan surat resmi.
  3. Menagih di lokasi yang bukan alamat tertagih.
  4. Melakukan kekerasan secara verbal kepada orang yang tidak ada sangkut pautnya.

Hal ini juga sudah kami ajukan pada aplikasi perlindungan OJK dengan nomor pengaduan P250202202.

Wiwi Margaretta
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Penagihan Kartu Kredit Bank Mega kepada Orang yang Salah”

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Sehubungan dengan surat pengaduan yang disampaikan oleh Ibu Wiwi Margaretta melalui situs mediakonsumen.com pada Hari Jumat,...
Baca Selengkapnya

24 komentar untuk “Penagihan Kartu Kredit Bank Mega kepada Orang yang Salah

    • 22 Februari 2025 - (14:55 WIB)
      Permalink

      Udah ga aneh Bank Mega kaya gitu, udah jelas kok niatnya membuat malu keluarga nasabah,
      Bahkan ga segan-segan penagihnya nelp ke kantor keluarganya, bahkan sampai ada yang kena sanksi karena dianggap mempermalukan tempat kerja.
      Yang ngutang siapa, nagih seenaknya sama keluarga, dan ini udah terjadi bertahun tahun, ga ada perubahan, OJK juga ga akan peduli kayanya
      Padahal udah jelas penagihan Bank Mega melanggar aturan OJK,

      • 23 Februari 2025 - (07:46 WIB)
        Permalink

        Saya ada pengalaman juga kartu kredit istri saya sudah saya tutup dg bukti pelunasan pada tahun 2019,,tiba tiba terbit tahun ini tagihan yg tdk pernah terpakai setelah dikonfirmasi dg pihak bank mega pemilik kartu kredit tetap akan ditagih walaupun kartu sudah ditutup,,,jadi hati hati pemilik kartu kredit bank mega anda akan bermasalah sampai mati

      • 23 Februari 2025 - (08:44 WIB)
        Permalink

        Nggak heran satu ini. Menyewa dc swasta, yang berperilaku premanisme. Kalau kita komplain, paling jawabnya sudah di sampaikan. Ogah urusan sama yg ini. Masih banyak yang lain yang lebih cakep daripada dia.

    • 23 Februari 2025 - (06:56 WIB)
      Permalink

      Sy advokat,persis sama dengan klien sy..bgitu datang langsung aja sy somasi..ehh g nongol.nongol lagi..wkwkwk

      1
      1
    • 23 Februari 2025 - (06:18 WIB)
      Permalink

      Ya memang itu kelakuannya Bank Mega kalau nagih orang
      Karena saya juga pernah diterror kayak gitu

      Anak saya diteror di kantornya
      Nonya anak saya juga ditelp dan disuruh bayqr

      Gak biadab agar uangnya bisa kembali dengan cepat

      Makainya juga orang2 di luar jawa yang bicaranya super kasar.

      Apa dia tidak takut kehilangan nasabahnya……

  • 22 Februari 2025 - (07:37 WIB)
    Permalink

    Itulah akibat riba dibolehin sehingga dampaknya sangat luas di masyarakat
    Para ulama sudah memberikan peringatan dampak riba bagi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat

    Otoritas jasa keuangan ( OJK) bertanggung jawab atas kebijakan yang telah dilahirkan dalam hal ini sejauhmana OJK bisa menyerap aspirasinya ulama karena dampak riba bisa menjalar ke mana-mana

    Efek sosial yaitu rakyat dibenturkan dengan para preman debt collector itu berdimensi luas secara sosial

    1
    2
  • 22 Februari 2025 - (18:34 WIB)
    Permalink

    Aku juga ada kartu kredit bank mega. Selama ini baik baik saja selama bayarnya lancar.

  • 22 Februari 2025 - (22:01 WIB)
    Permalink

    Kok masih aja berharap sm ojk ? Lembaga buang2 duit rakyat gedung megah2 nan mewah, karyawan2 klimis bergaji tinggi tapi entah apa kerjanya apa mereka tau jutaan rakyat di luar gedung mewah itu banyak terjerat dgn jebakan utang ? Boro2 peduli, tau aja mending pura2 ga tau

  • 23 Februari 2025 - (09:24 WIB)
    Permalink

    Seharusnya tanya identitas spt ktp stlh itu surat tugas lalu tanya tagihan asli stlh itu lapor ke rt atau keamanan lingkungan utk menahan kolektor tsb bila semua kelengkapan tdk memenuhi syarat sbg penagih

  • 23 Februari 2025 - (11:01 WIB)
    Permalink

    Mohon OJK turun tangan utk tangani Bank Mega khususnya penagihan kartu kredit Bank Mega krn sangat meresahkan dan sudah byk nasabah kecewa namun Bank Mega tetap jlnkan aksinya

  • 23 Februari 2025 - (15:27 WIB)
    Permalink

    Tiap baca komplain di MK tentang penagihan DC kok selalu bank Mega ya?? Apakah bank sebesar bank Mega tdk paham aturan dari OJK?? Yg lebih lucu lagi, tidak pernah ada jawaban tanggapan dr pihak bank Mega ke MK. Pdhal bank yg dikomplain di MK kebanyakan memberikan tanggapan jawaban di MK. Spt gak punya dedikasi pegawai nya, tdk pernah menanggapi komplain konsumen

  • 24 Februari 2025 - (15:02 WIB)
    Permalink

    Tumben dc dc doboh dan manusia2 suci tanpa dosa tapi pendukung premanisme ga ada yg nonggol.

    • 28 Februari 2025 - (11:34 WIB)
      Permalink

      Saya juga mengalami hal yg sama si mana saya tidak ada sangkut paut dengan transaksi CC Bank Mega karena memang tidak punya CC Bank Mega tapi saya didatang debt kolektor ke kantor. disuruh untuk temui yg bersangkutan langsung mereka tetap tidak mau tapi rajin datang ke kantor saya dan bilang saya tidak kooperatif. Bank Mega tolong ditertibkan hal – hal seperti karena ini sangat mengganggu

  • 25 Februari 2025 - (11:53 WIB)
    Permalink

    Bank Mega ini kapan bangkrut & pailit sih? Makin hari makin banyak aja korban-korban CC Bank Mega.

  • 25 Februari 2025 - (23:13 WIB)
    Permalink

    Sudah berapa kali sy bilang di media ini. Data data pribadi nasabah ini banyak diperjualbelikan oleh industri yg katanya standar ketat dalam perlindungan data nasabah. Preettt

  • 2 April 2025 - (01:08 WIB)
    Permalink

    Hai ka dan siapapun yg baca DC itu dpt duit dari utang kita dan mereka ada sukses fee dan besarannya disesuai (ada prosentasenya) jadi wajar jika kayak tidak berpendidikan karena mereka juga tidak sekolah (saya cek hanya sma rata rata) tetapi untuk FC atau DC masih dalam konteks sehat cara penagihan karena ada aturan ojk dan mereka juga secara dana sudah cukup besar beda sama pinjol yg masih belum BEP. Jika ada penagihan tidak sesuai sop laporkan dengan bukti biar mereka ada violation dan kalau perlu laporkan polisi aduan perbuatan tidak menyenangkan dan ingat utang harus dibayar itu benar tapi seleksi resiko dari perusahaan juga tidak sesuai sop BI. Jadi mereka hanya kejar target sales dan cuan aja. Semoga OJK sadar dan mega ini spesial pinjol. Nagihnya kayak ga berpendidikan makanya usaha CT rata rata mandek doain semoga tutup perlahan. Yg disewa DC pendidikan rendah dan niat mempermalukan. LAPOR ojk sama polisi. Dan mega juga ga ada email CS. Agak lain memang

 Apa Komentar Anda?

Ada 24 komentar sampai saat ini..

Penagihan Kartu Kredit Bank Mega kepada Orang yang Salah

oleh Wiwi Margaretta dibaca dalam: 1 menit
24