Dilema Pinjaman Online di 360Kredi: Harapan Restrukturisasi Berujung Beban Lebih Berat

Saya mengalami kesulitan dalam membayar pinjaman di aplikasi  pinjol 360Kredi, karena kondisi keuangan saya yang saat ini sedang tidak stabil. Salah satu tantangan terbesar adalah besarnya jumlah yang harus saya lunasi dalam waktu singkat, tanpa adanya opsi pembayaran secara cicilan.

Saya telah berusaha mencari solusi, dengan mengajukan restrukturisasi pembayaran melalui Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) agar bisa mendapatkan keringanan. Namun, keputusan yang diberikan oleh 360Kredi justru mengharuskan saya melunasi seluruh jumlah dalam satu kali pembayaran, yang sangat memberatkan bagi saya dalam situasi saat ini.

Saya berharap pihak 360Kredi dapat memahami kondisi keuangan saya dan memberikan solusi yang lebih fleksibel. Namun, keesokan harinya saya menerima pesan WhatsApp dari pihak 360Kredi yang menginformasikan bahwa saya tetap harus membayar bunga dan pokok sebesar Rp22 juta dalam waktu satu bulan.

Saya langsung merasa bingung dan tertekan. Dari mana saya bisa mendapatkan uang sebanyak itu dalam waktu singkat, apalagi dengan penghasilan bulanan saya yang tidak mencapai jumlah tersebut? Saya mencoba memohon keringanan dan mengajukan negosiasi agar pembayaran bisa dicicil dengan tenor yang lebih panjang, sehingga saya tetap bisa melunasi kewajiban saya tanpa semakin terbebani.

Namun, pihak 360Kredi menegaskan bahwa jika saya tidak bisa membayar sesuai ketentuan mereka, maka restrukturisasi dianggap gagal, dan saya harus membayar sesuai jumlah yang tertera di aplikasi tanpa opsi cicilan. Saya sudah mencoba berkomunikasi dan menjelaskan kondisi finansial saya, tetapi hingga saat ini belum mendapatkan solusi yang lebih fleksibel.

Saya benar-benar tidak tahu harus mencari uang dari mana. Saya memiliki tanggung jawab lain, termasuk pinjaman di tempat lain yang juga harus saya lunasi.

Saya tidak berniat lari dari kewajiban, saya hanya meminta bantuan agar bisa membayar dengan cara yang lebih realistis dan manusiawi. Namun, pihak 360Kredi tidak memberi saya ruang untuk bernegosiasi.

Saya berharap dapat menemukan jalan keluar yang lebih baik, baik melalui negosiasi ulang dengan pihak 360Kredi maupun alternatif lain yang memungkinkan saya melunasi kewajiban ini tanpa menambah tekanan finansial yang berlebihan.

Inggrid
Banyumas, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Dilema Pinjaman Online di 360Kredi: Harapan Restrukturisasi Berujung Beban Lebih Berat”

Kepada Yth., Ibu Inggrid Banyumas, Jawa Tengah Terima kasih atas kepercayaan Ibu dan telah menjadi nasabah dari 360Kredi. Melalui pengaduan...
Baca selengkapnya

39 komentar untuk “Dilema Pinjaman Online di 360Kredi: Harapan Restrukturisasi Berujung Beban Lebih Berat

  • 13 Maret 2025 - (18:21 WIB)
    Permalink

    Kalo gak ada uang, tinggal galbay aja.. gak usah takut sama teror sama DC DC laknat yg beraninya cuma neror doank.. tenang anda gak sendiri.. yg galbay dipinjol banyak.. fokus sama keluarga, terbuka sama keluarga

      • 15 Maret 2025 - (01:08 WIB)
        Permalink

        Dc yg suka ngomong ****** ****** beraninya koar koar lewat WA doang. Datang mh ngga berani.gw suruh datang kerumah gw, ngga berani. Padahal udah gw siapin bon cabe buat gw sumpel ke mulutnya 🤣🤣🤣

  • 13 Maret 2025 - (20:09 WIB)
    Permalink

    Hallo friend.., saran saya ajukan surat resmi pengajuan restrukturisasi kredit anda ( perpanjangan jangka waktu kressit shg angsurannya berkurang) ke pinjol tsb, dgn cc ke OJK. Biar yg jawab manajemen pinjolnya bkn bagian collection. Kalo diliat dari cerita nya, anda mau restruk, tapi pihak pinjol menyuruh pelunasan baru restruknya disetujui. kalo lunas,terus apanya yg direstrukturisasi ?? Sbg catatan kalo sdh restruk tapi tetap aja anda gagal bayar…ya berarti memang pendapatan anda dari awal sdh gak memenuhi syarat untuk kredit…

    • 14 Maret 2025 - (07:55 WIB)
      Permalink

      Bro,kalaupun gagal paling..
      1.ada teror dari dan ke tujuan yg bro kenal.(ilegal pinjol)
      2.ada kemungkinan pengawasan bank.
      (Legal pinjol)
      3.fokus urusan keluarga dan bicara terbuka dengan baik…
      Semoga baik baik saja ya bro.

      • 16 Maret 2025 - (04:52 WIB)
        Permalink

        Saya juga gagal bayar di aplikasi ini, kuatkan mental karena teror dc nya agak barbar..tetap tenang walau diteror.
        Masalah hutang piutang hanya masalah perdata jadi nggak akan masuk penjara. Pihak pinjol nggak akan setuju kalau kita minta keringanan, kecuali akhirnya kita dikasih penawaran bebas denda atau bayar pokok aja.

  • 14 Maret 2025 - (01:36 WIB)
    Permalink

    Waduh pinjaman nya 20 JT lebih begitu besar pinjaman nya, kebutuhan seperti apa yang mencapai itu

      • 16 Maret 2025 - (04:56 WIB)
        Permalink

        Belum merasakan aja terjebak pinjol..makanya banyak yg memilih mengakhiri hidup karena tidak tahan diteror.
        Banyak yg terjebak pinjol karena gali lubang tutup lubang. Saya dulu terpaksa pinjol untuk membayar uang kuliah anak sebesar 18juta..iya memang ada kebutuhan yg mencapai sebesar itu…nggak usah kagetan

  • 14 Maret 2025 - (03:44 WIB)
    Permalink

    Dari cara penulisan anda yg baik, tampaknya anda sangat terpelajar. Mestinya dari awal sudah tau jika pinjol adalah solusi yg buruk utk kebutuhan finansial. Solusi dari utang tdk ada cara lain kecuali membayarnya. Jika tdk kuat membayar hanya satu cara yg bisa anda lakukan, JUAL ASET ANDA yg paling likuid. Setelah lunas nanti saya berharap anda tdk berutang ke pinjol walau apapun yg terjadi, apalagi hanya utk kebutuhan konsumtif, ingat, hutang urusannya dunia akhirat.

  • 14 Maret 2025 - (10:50 WIB)
    Permalink

    Kalo anda bisa melihat belum mampu untuk melunasi, ada baiknya tadinya anda galbaykan saja dlu. Memang anda akan terdampak teroran. Paling lama 1 bulan,2 bulan. Fokus saja dlu kumpulkan uang utk membayar pkoknya saja. Biasanya mereka sendiri yg akan mencari dan menawarkan bayar pokok nya aja. Kalo anda yg mohon2 ke mereka ya gak mkn anda akan ditawarkan bayar pokok aja.

  • 14 Maret 2025 - (12:58 WIB)
    Permalink

    360 sy ngutang 5jt diteror by wa dan tlpn ke kontak saya temang sy krn siaya di anjing2in trus kata2 nya bawa kabur uang saya yaudh sy pusing ganti nomer hp.. Dan sy galbay tenang dah ga berisik..

  • 14 Maret 2025 - (13:00 WIB)
    Permalink

    360 gada dc lapangan cuma teror trus2an… Pake kalimat kotor dan fitnah2.. Setelah sy cek tenor dan bungannya diluar ketentuan dia semi legal.. Yaudh galbayin sekalian

  • 14 Maret 2025 - (14:38 WIB)
    Permalink

    Telah terjadi kartel suku bunga di pinjaman online, oleh pihak Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU) sudah lengkap berkasnya sesuai yang diberitakan oleh media cetak baru-baru ini

    Sistem bunga berbunga di pinjaman online telah menjerat rakyat sehingga yang banyak jadi. Sasaran adalah rakyat kecil

    Sistem riba abad modern telah dilahirkan oleh pemegang Otoritas yaitu OJK dibantu oleh Asosiasi Fintech Pembiayaan Bersama Indonesia ( AFPI)

  • 14 Maret 2025 - (14:45 WIB)
    Permalink

    Solusi terbaik dari yg terburuk adalah galbay.Jgn anda nanti seperti yg saya alami Krn ketakutan anda sendiri membuat anda pinjam sana pinjam sini atau gali lobang tutup lobang.

  • 14 Maret 2025 - (15:04 WIB)
    Permalink

    binggung mau koment apa ini ya??
    hutang mesti di bayar??
    tapi ts ga mampu??
    paling udah pasang badan aja , hadapi gimana kedepan nya !! khan pinjol juga cuma bisa nagih dgn t3ror, palingan puyeng2 dikit lah ama colektor nye

  • 14 Maret 2025 - (23:13 WIB)
    Permalink

    Pertanyaan ke TS, sudah berapa lama menunggaknya?

    Terus up aja dan desak minta restrukturisasi terus menerus.

  • 15 Maret 2025 - (01:12 WIB)
    Permalink

    Saran saya selesaikan apa yang anda mulai, semua hal ada resikonya dan jika tanpa perhitungan di awal ya begini akibatnya. Permasalahkan utang piutang memang rumit bahkan tidak mengenal keluarga kalaupun anda meminjam kepada kerabat pasti rumit kalo pinjam macet. Jd jangan heran apalagi kalo minjam pada pinjol ya tau sendiri semua ada aturan nya tiap masing-masing aplikasi

  • 15 Maret 2025 - (01:12 WIB)
    Permalink

    Minta Restruktur, dikasih, tp bayar 1 bulan bunga + tagihan, klo gtu apanya yg direstruktur??.. ***** emang nih pinjol.. 😅

    1
    1
  • 15 Maret 2025 - (06:20 WIB)
    Permalink

    Udah, galbay aja.. ntar juga mereka yg nawarin sendiri ngasih keringanan.. paling ya , sementara ini dpt teror² kecil lah, siapkan mental dan jwbn aja..siapin aja dana yg sdh anda sediakan utk membayar.. percaya deh.., ntar mereka sendiri yg nawarin keringanan… jgn terpengaruh dgn bunga yg naik sementara anda blm byr ini. Pssti nambah bunganya, tp nnti mereka jg kasih solusi buat balikin uang mereka

  • 15 Maret 2025 - (19:48 WIB)
    Permalink

    ada forum galbay di facebook. belajar disitu. saran saya bila belum mampu ya bilang saja. nnti dibayar pas mampu. tidak usah berharap perihal restrukturisasi, karena harus melalui persetujuan investor mereka, dimana mereka malah panik kl orang g mampu bayar. bila kontak anda diteror, cukup sampaikan , minta kolektornya berjumpa kontak anda di Polsek untuk menyelesaikan dan harap bawa BUKTI pinjaman anda (forensik digital seperti IP, GPS pengajuan, dll) sebagai bukti andalah yang melakukan peminjaman (intinya persulit mereka). Saya percaya pinjaman harus dilunasi, tapi OJK bisa dibungkam dengan uang, jangan berharap sama mereka. saya x vendor ojk, saya tahu busuk dan korupnya mereka. namanya jg pemerintah, ga usah kaget. liat saja kasus pertamina, gada class action lawsuit kaya d Amerika, tidak ada tindakan dari badan perlindungan konsumen.

  • 15 Maret 2025 - (20:27 WIB)
    Permalink

    Kalo sudah gak mampu bayar tak usah dibayar biarin saja sekarang fokus buat keluarga dulu, jangan takut sama dc terror mereka bagai ****** menyalak tak bisa mengigit kalau gigit hutang kita lunas, cari teman yg gagal bayar di youtube yg bisa memberi semangat dan kuat mental

  • 16 Maret 2025 - (07:03 WIB)
    Permalink

    Kalau saya dapat pinjaman pinjol sebesar itu saya langsung galbay. Resiko paling diteror, kuat kuatin mental aja, sekalian ganti nomer mengurangi beban. Bilang ke rekan kantor dan keluarga bahwa kamu ada masalah kelar. Dc datang, biarin aja sekalian ajak ngopi. Kalau ada uang bayar, gak ada biarin aja itu resiko pinjol berani kasi pinjaman tanpa jaminan.

  • 16 Maret 2025 - (21:49 WIB)
    Permalink

    Galbay aja dulu, kalau memang ada niat bayar, tar setelah >3 bulan ditawarin diskon pembayaran atau restrukturisasi kembali.

  • 17 Maret 2025 - (10:07 WIB)
    Permalink

    OJK, Bintang Iklan Pinjol?

    Cerpen
    WA Wicaksono
    Bangunan angkuh gedung pencakar langit yang kokoh itu adalah sebuah studio content creator yang megah, lampu-lampu yang menyilaukan sorotannya ke arah panggung untuk membuat video konten terlihat komplit dan canggih. Seorang aktor berjas rapi dengan senyum selebar matahari berdiri di depan kamera. Mereka sedang memproduksi sebuah iklan video social media untuk semua platform yang ada. Nampak di belakangnya, sebuah tulisan besar: “Pinjol Aman dan Nyaman! Sudah Diawasi OJK!”

    “Action!” seru sutradara.

    “Pinjaman tanpa ribet? Gak perlu cek rekening dan slip gaji, cukup KTP dan nomor HP aja? Langsung cair!” ucap si aktor dengan nada antusias. “Dijamin aman.Kami sudah diawasi oleh OJK, lho! Ayo segera pinjam sekarang, lunasi nanti! Dalam hitugan menit, pinjaman Anda segera masuk di rekening dan bisa langsung digunakan!”

    Di saat yang sama, di sebuah warung kopi kampung, Pak Samsul, seorang petani, sedang menonton iklan tersebut di TV kecil sambil menggerutu. “Lihat tuh, Bu. Anak muda sekarang bukannya nabung, malah digiring buat ngutang. Katanya diawasi OJK. Diawasi apa diiklankan?”

    Bu Selpi, istrinya, hanya mengangguk sambil merapikan dagangan. “Iya, Pak. Tapi aneh juga ya. Pemerintah sibuk banget bilang judi online itu haram. Tapi pinjol begini kok dibiarkan tho?”

    Tiba-tiba, datanglah Ramulyo, tetangga sebelah yang terlihat lusuh dan muram.

    “Kenapa, Yo? Kok kayak gak tidur seminggu?” tanya Pak Samsul sambil menyeduh kopi untuk Ramulyo.

    “Saya habis diuber-uber debt collector, Pak,” jawab Ramulyo lesu. “Awalnya cuma pinjam dua juta buat bayar sekolah anak. Tapi bunganya gila-gilaan. Katanya sih cuma 0,03% aja. Tapi perhari. Jadinya nambah tiap hari. Sekarang jadi lima belas juta, Pak! Padahal, saya cuma petani kecil.”

    Pak Samsul terdiam. Wajahnya semakin masam. “Pinjol itu ibarat gula, Yo. Manis di depan, tapi bikin diabetes di belakang. Bunganya rendah, katanya, tapi dihitung per hari. Kalau kamu nggak punya uang dari awal, gimana mau bayar itu semua?”

    ………….

    Sementara itu, di sebuah gedung megah di ibu kota,kantor pusat Otoritas Jasa Ketawa (OJK), Direktur OJK, Pak Anton, tengah rapat dengan para pemimpin perusahaan pinjol. Di meja, ada suguhan kopi mahal dan camilan yang tak pernah ada di warung Bu Selpi.

    “Pak Anton, terima kasih atas izin dan pengawasan OJK. Dengan stempel dari lembaga bapak, bisnis kami semakin dipercaya oleh masyarakat,” kata salah satu CEO pinjol sambil menyodorkan kontrak iklan baru.

    Pak Anton tersenyum tipis. “Ah… Kami kan hanya memastikan semuanya dijalankan sesuai regulasi Pak. Asal Anda bayar pajak, kami senang membantu tentunya.”

    “Eh, tapi, Pak, Ngomong-ngomong sistem bunga harian itu aman kan? Kan sesuai aturan yang ada dari OJK juga kan?”

    Pak Anton hanya mengangguk. “Asal nggak sampai bikin negara bangkrut, ya nggak apa-apa. Lagian, rakyat sekarang juga belajar dari pemerintah kok.”

    Semua di ruangan tertawa. Pak Anton pun menambahkan, “Lihat aja, negara juga banyak utang, kan? Jadi, rakyatnya ya kita biarkan belajar multitasking: hidup sambil bayar utang, iya kan hahaha…”

    Semua orang mengangguk-angguk tanda setuju.

    ………………..

    Tahun berlalu. Pak Anton meninggal dunia dan diadili di Pengadilan Surga. Hakim Agung bertanya dengan nada tajam, “Pak Anton, Anda sadar bahwa Anda membiarkan rakyat kecil terjebak utang yang menghancurkan hidup mereka?”

    Pak Anton menjawab gugup, “Tapi, Yang Mulia, saya hanya menjalankan regulasi.”

    Hakim tersenyum sinis. “Regulasi? Anda tahu apa yang lebih berbahaya dari judi online? Pinjol! Anda membiarkan jerat ekonomi ini berkembang, dan rakyat tak punya pilihan karena negara pun terus menggalakkan utang. Anda tidak hanya mengawasi, tapi jadi bintang iklan. Anda berdosa pada mereka!”

    Pak Anton berusaha membela diri, tapi Hakim Agung mengangkat palu. “Kami vonis Anda untuk mendengarkan keluhan rakyat yang terjebak pinjol, setiap hari, seumur hidup, eh seumur mati, eh selamanya!”

    Tok!Tok!Tok! Sah, keputusan Hakim Agung sudah ditetapkan,

    ……………….

    Sementara itu, di dunia, iklan-iklan pinjol masih terus merajalela, hanya saja sekarang ada perubahan kecil. Seperti halnya pada kemasan-kemasan rokok, di akhir iklan, ada tambahan narasi peringatan ironis:

    “PERINGATAN: Pinjaman Anda adalah risiko Anda. Jangan mudah tergiur. Hidup tanpa utang lebih tenang.”

    Sementara itu, Pak Anton di pengadilan surga hanya bisa menghela napas, menyesali semua. “Ternyata, dosa itu bisa dicicil… tentu saja eperti pinjol dengan bunga harian yang tak pernah lunas.”

 Apa Komentar Anda?

Ada 39 komentar sampai saat ini..

Dilema Pinjaman Online di 360Kredi: Harapan Restrukturisasi Berujung B…

oleh ica dibaca dalam: 1 menit
39