Tanggapan Tanggapan Resmi Grab Indonesia perihal “Grab Menolak Menindaklanjuti Laporan Driver Nakal” 23 Agustus 202523 Agustus 2025 Tim Komunikasi Grab Indonesia 22 Komentar biaya ekstra, Customer complaint handling, Customer Service, Driver Grab, Grab, GrabCar, Taksi Online, Transportasi online Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Dengan hormat, Terima kasih Bapak Djunadi atas kepercayaannya terhadap Grab sebagai platform pilihan Bapak. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami saat mengajukan proses pelaporan melalui Pusat Bantuan Grab. Laporan Bapak telah selesai ditindaklanjuti, dan tim Grab Support telah menghubungi Bapak pada 23 Agustus 2025 pukul 11:10 WIB. Pengembalian dana atau refund telah dilakukan senilai Rp5.000 ke kartu kredit yang terhubung dengan akun Grab Bapak pada tanggal 22 Agustus 2025 pukul 19:32 WIB. Dana tersebut akan tercatat pada billing statement dalam waktu hingga 7 hari kalender, tergantung proses bank penerbit. Terkait prosedur ketentuan laporan lebih dari 1×24 jam yang tidak dapat diproses, kebijakan ini ditujukan untuk menjaga akurasi data perjalanan baik dari sisi Penumpang dan Mitra Pengemudi. Namun, kami memahami bahwa tidak semua konsumen dapat segera menyadari detail transaksi. Untuk itu, masukan Bapak sangat berharga dan akan kami gunakan sebagai bahan evaluasi ke depannya. Kami sangat menghargai masukan yang Bapak berikan dan Grab berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi memberikan pengalaman terbaik bagi Mitra maupun konsumen ke depannya. Apabila ada pertanyaan atau bantuan lain yang diperlukan, silakan menghubungi kami melalui Pusat Bantuan Grab. Kami dengan senang hati akan membantu. Hormat kami, Tim Komunikasi Grab Indonesia Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
shandy23 Agustus 2025 - (21:21 WIB)Permalink Lagian cuma 5 RB bapak djunadi.. ikhlasin aja…driver tiap hari 20 RB diam saja…selagi ada Reski ngalir jangan takut miskin Pak… 2 2 Login untuk Membalas
Ading23 Agustus 2025 - (21:47 WIB)Permalink Duitnya mungkin balik Rp 5rb, tp dia akan kehilangan lebih dari itu. 2 1 Login untuk Membalas
Martin23 Agustus 2025 - (21:33 WIB)Permalink Syukuran ya djunn. Dah cair tu goceng.. smoga bapak2 driver grab yang dilaporkan dimudahkan rezekinya. . 2 2 Login untuk Membalas
birdi23 Agustus 2025 - (22:12 WIB)Permalink Bukan soal nilai duit goceng, yang benar itu maling tetap maling. Dia mau ngembaliin goceng atau mau ngemalin jutaan tetap aja dia maling. Dan maling harus kena sanksi, dia harus sadar itu, Jadi kalau soal nanti dia kena denda dari perusahaannya atau bahkan dipecat itu resiko dia sebagai maling. Tapi tentunya kasus ini harus diteliti dulu dengan benar apakah benar drivernya berbuat curang? Kalau memang terbukti berbuat curang tentu harus dihukum. Jangan dikit-dikit karena alasan dia orang miskin kemudian berbuat salah jadi nggak dihukum itulah yang bikin negeri ini nggak bisa maju, karena ketika miskin dia korupsi nanti setelah dia punya jabatan pun dia akan korupsi kalau sudah kebiasaan sudah mentalitasnya seperti si Pak Wamenaker kemarin, itu karena sejak miskinnya dia udah bisa nyolong, begitu dia jadi orang kaya dan pejabat pun tetap saja dia nyolong. 3 5 Login untuk Membalas
parulian25 Agustus 2025 - (15:44 WIB)Permalink Klo niat maling ngapain goceng, otak pakai dikit ya….. Login untuk Membalas
Ando26 Agustus 2025 - (00:05 WIB)Permalink Kawan-kawan, otak kau yang dipake sedikit lah, sedikit aja di maling apa lagi besar. Karna peluang maling nya hanya segitu makanya di ambil. Kalo bisa dib tembak 10jt juga bakalan di ambil juga itu. Gaya kau sok teriakin para pejabat korup, yang begini kau bela, gak jelas jalan pikiran mu ****. 1 Login untuk Membalas
parulian26 Agustus 2025 - (10:13 WIB)Permalink Peluang klo maling mah sekalian, gk bakal sgtu yg di ambil, makanya pakai dikit otaknya lihat ss nya Djunaidi itu biaya perjalananya,, itu dh diskon 10rb, perkara krna ada lebihan 5rb lu harus lapor? Pdahl gk lapor aj konsumen juga dh untung, jadi tu konsumen sbnernya konsumen kikir, gw klo jadi driver, gk bakal gw terima, gw reject, suruh pake mobil sendiri, rasain tu 27 rb bisa gk jalan mobil nya, pdahl driver titik jemput nya dri driver ke titik jemput aj bisa beberpa kilo, belum lgi ada biaya parkir yg muncul setelah di antar yg driver dan penumpang sedniri gk tau, gara2 5000 lapor, sampai ke sini, klo sampai PM itu driver, putus juga lah rejeki si Pelapor tu..
Jaber26 Agustus 2025 - (14:22 WIB)Permalink Yakin lu ngmong gtu? Sejak kapan orang miskin salah ga di hukum? Login untuk Membalas
Joko27 Agustus 2025 - (07:28 WIB)Permalink Kemungkinan itu bayar parkir ya, ga ada tol yg bayar cuma 5.000. Login untuk Membalas
Ading23 Agustus 2025 - (21:46 WIB)Permalink Aduh harusnya jangan dibalikin deh. Ataupun kalau iya, jangan sampai dipotong dr fee drivernya. Itu salah masukin aja krn bayar parkir. 1 Login untuk Membalas
parulian24 Agustus 2025 - (17:20 WIB)Permalink Besok2 atas nama Djunaidi utk para driver online, langsung tolak aj, beserta keluarga2 nya, ngapain grab nanganggapin konsumen kyk djunaidi gini, Login untuk Membalas
Anna25 Agustus 2025 - (15:39 WIB)Permalink Ntar si junaidi nyuruh orang lain pesan jg bisa lho 😅 Kalau junaidi orang baik sih koplein oke.supaya resiko driver mau nakal tidak berani Tapi katakan ǰuga agar uang tak perlu kembali . Jadi bisa buat 2 kebaikan No 1 mendisiplin kan orang No 2 beramal /berbuat baik Login untuk Membalas
parulian25 Agustus 2025 - (15:50 WIB)Permalink Tu dasar konsumenya aj yg medit, dia mikir gk ya, titik dia utk di jemput dri driver ada gk grab bayar, yg di bayar dari titik jemput ke titik tujuan, driver dhbke seringan rugi… Perkra goceng aj pake kesini segala, malu…. 1 Login untuk Membalas
boyendra24 Agustus 2025 - (18:46 WIB)Permalink Maaf pa kalo ada bicara bukan masalah 5rb nya … berarti anda juga harus tertib hukum juga kan sudah dikasih tau laporan anda telat lebih dari 1 x 24 jam … kl ngerti peraturan ini harus stop , .. kenapa juga anda msh ngoceh … tp saya juga tidak membenarkan tidakan driver tsb .. Login untuk Membalas
Sonz24 Agustus 2025 - (18:51 WIB)Permalink Iya betul sih bukan masalah besaran rupiahnya (5000) tapi kejujuran yang dipermasalahkannya,,mau 5rb, 500rb, 5jt, atau 5T sekalipun sama saja, karena intinya adalah kejujurannya bukan besaran uangnya. Login untuk Membalas
parulian25 Agustus 2025 - (15:46 WIB)Permalink Ini biasanya konsumen nya aj yg gk ngerti… Dh pakai dsikon 10rb yg dipotong dri driver, perkara goceng aj ampe ke media konsumen, besok2 dia suruh naik mobil sendiri aj, bisa gk tu bensin 25 rb nyampe ke tujuan nya Login untuk Membalas
Ekonuur24 Agustus 2025 - (22:50 WIB)Permalink Ane driver grab dari 2018 di putus mitra karena minta parkir 1000 perak itu pun resto yg belum ada pegembalian grab memang kejam perturan yg ambigu.jelas di grab academy di prekenankan melalu konfirmasi nytanya saya di pm loyalitas selama jd diveer hanya samapah dri grab di pm thun 2024 bulan juli Login untuk Membalas
Jamal25 Agustus 2025 - (04:56 WIB)Permalink Parah parah ini mah…. Goceng oh goceng…….seharusnya sebelum bikin komplain atau masukin ke media konsumen cek dulu & tanya langsung ke RS ny. Katanya sudah beberapa kali atau sering RS tersebut. Jangan Sampai nanti zolim & di laknat Allah SWT karena hancurin pekerjaan orang & apalagi merendahkan nya. Kalau biaya tol pasti ngk mungkin. Kemungkinan besar mengarah ke parkir. Driver “kemungkinan” buru buru atau dpt orderan juga di dlm & nungguin penumpang lainnya agak lama di lobby ny jadi lebih dari 5 menit. Kalau di RS, mall, apartment,hotel, stasiun dll, yang namanya ambil tiket kertas atau tempel e-money/Flazz ngk ada kata atau bahasa free parkir drop or free pickup. Yang benar bahasa Indonesia ny free atau gratis di bawah 10 menit atau di BAWAH 5 menit. Tetapi tidak semuanya seperti itu. Contoh di RS siloam, Hermina,eka hospital itu memang di BAWAH 5 menitan gratis. Tapi sering terjadi pada saat mau keluar tersendat karena trafik padat di lobby atau pas waktu mau keluar parkir. Apalagi kalau pintu keluar ny cuma 1 yg di buka & Belum lagi di depan mobil kita antri 2-5 mobil & Belum lagi mobil di depan kita saldonya kurang & belum lagi karcis ny hilang. Otomatis mana cukup waktu di BAWAH 5 menit & Malah sekarang sebagian RS baru masuk saja sudah berbayar. Saran saya buat Zunaidi INTROPEKSI DIRI jangan merasa paling benar. Ingat hukum tabur tuai. dari awal bikin judul DRIVER NAKAL itu yang bikin anda di hujat dan di sumpah serapah orang orang. Ingat pesan nabi. Contoh lagi di mall & apartemen,dll itu free di BAWAH 5 menit. Tapi pas turunin dan mau ke pintu keluar parkir jauh & macet di pintu keluarnya. Jadinya kena biaya parkir . kalau di aplikasi driver setau saya tulisan Biaya tol memang paling atas. Kalau memang niat jahat & nakal masa iya driver ny cuma masukin nominal goceng. Kalau Junadi kecewa sama grab tinggal pindah aja ke tranportasi umum. Keburu nanti nama ny di tandai sama driver on-line se-jabodetabek. Naik Jack Lingko gratis tuh. Atau naik angkot tuh atau Naik Tj cuma Rp 3500 kan. Malah tubuh jadi sehat. Naik Jack Lingko jalan kaki dulu ke jalan raya Kan keringatan jadi ny sehat. atau Naik TJ kalau ngk dapat tempat duduk kaki jadi kuat berdiri. Pokoknya sehat dah naik transportasi umum. Nanti kalau AC TJ ny kurang dingin tinggal komplain. Kalau naik Jack Lingko atau angkot kan asyik….AC alami sehat bangettt. Wasalam…. 3 Login untuk Membalas
Narendra25 Agustus 2025 - (06:01 WIB)Permalink Mungkin Driver sudah bekerja bertahun, dan ketika ketik berbuat salah , pas ketemu pelanggan Pak Djunaidi ini, akhirnya seumur hidup kena suspend, putus mitra! Sebenarnya kasus seperti ini hanyalah ujian buat kedua pihak. Dan semuanya akan mendapatkan konsekuensi nya. Login untuk Membalas
sutrisno25 Agustus 2025 - (19:42 WIB)Permalink Aduhh konsumennya bikin gregetan…kluar masuk gedung,kantor,RS,mall kan ad tiket..hanya kesalah pahaman aj. Mestinya biaya lain” utnk parkir..tp ke input biaya toll..tohh mestinya juga mikir konsumennya..emang ad toll 5rb di jakarta?? Trus urusan goceng di up di media??? Tohh KLO salah malu sendiri kan. Itu biaya parkir utk menunggu di loby RS…karena para sultan biasanya mesen dulu baru turun 15 mnit kemudian..driver online berasa supir pribadinya. Login untuk Membalas
Widarti28 Agustus 2025 - (08:43 WIB)Permalink Kalo oenanganan nya cm terbatas d goceng nya doang, kayana mending jauh2 dah pake grab. Perusahaan nya melindungi driver nakal ih, pantes waktu itu perampokan juga dr perusahaan ini. Ga aman lah naek grab. This is not about goceng, but ur credibility as good company. Login untuk Membalas
novi channel30 Agustus 2025 - (08:19 WIB)Permalink Beginilah kalau orang yang punya duit pas Pasan naik taksi online begitu duitnya terpotong 5 rb teriak teriak sama seni seolah olah di rampok ratusan juta dan minta ganti pula…lucu Lucu kau pak..lebih baik naik angkot klo mau murah jng naik taksi online klo bajet udah cekak. Login untuk Membalas