Ilustrasi via Gemini AI Keluhan Surat Pembaca Penyalahgunaan Alamat Email untuk Melakukan Pinjaman di Kredit Pintar 17 November 2025 Sindy 13 Komentar Fintech, Indikasi Fraud, Keterlambatan pembayaran, Kredit Pintar, Pelanggaran Privasi, Penagihan, Penyalahgunaan data, Pinjaman Online Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya ingin melaporkan kasus di platform pinjol Kredit Pintar. Pada tanggal 14 Oktober, saya menerima email yang menyatakan bahwa pinjaman saya telah disetujui. Posisi saya sekarang tinggal di luar Indonesia, jadi tidak mungkin saya melakukan pinjaman online di Indonesia. Tapi akhirnya saya cueki karena saya pikir itu cuma iklan. Hari ini, saya mendapatkan email kembali yang menyatakan bahwa pinjaman saya telah jatuh tempo (di rekening bank saya tidak pernah menerima dana apa pun). Saya sudah mengirimkan email kepada CS Kredit Pintar, tetapi mereka menanyakan informasi pribadi seperti nomor KTP, TTL, nama ibu kandung, dan nama sesuai KTP. Jujur saya takut untuk membagikan data saya karena rawan sekali disalahgunakan. Pertanyaan saya, seharusnya sebelum seseorang mengajukan pinjaman atau membuat akun di platform mereka, wajib dilakukan verifikasi alamat email terlebih dahulu untuk menghindari kasus seperti yang saya alami ini. Aneh sekali kalau tidak ada verifikasi email sebelum membuat akun baru. Sindy Susanti Yokohama, Jepang Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
DSTH18 November 2025 - (02:33 WIB)Permalink Penipuan itu, apalgi meminta nama ibu kandung. Cuekin aja. Klo mau bersusah payah sedikit laporin ke OJK 1 Login untuk Membalas
madman18 November 2025 - (09:53 WIB)Permalink Sayangnya di screenshot tidak dibuka bagian header email. Tapi dari permintaan nama ibu kandung, maka ini sudah fix 100% penipuan. Login untuk Membalas
Yubi18 November 2025 - (15:15 WIB)Permalink iya, kalau dibuka di header emailnya, bisa keliatan jelas alamat email sender-nya. Bisa terlihat di return-path nya. Tampilan nya terlihat dari CS kreditpintar. Penipuan Email spoofing. Abaikan saja bu Sindy. 1 Login untuk Membalas
SindyPenulis artikel19 November 2025 - (14:31 WIB)Permalink Email nya sebenernya email resmi mereka, tapi ya itu, kalo ada cust baru yangbuat account, tidak ada verifikasi email, yang ada bisa pakai alamat email siapa saja. yg pusingnya skrng email sama kena spam DC dan mengancam akan menyebarkan linkedin saya. nah email saya itu masalahnya nge link ke linkedin saya 🙁 Login untuk Membalas
Yubi19 November 2025 - (14:47 WIB)Permalink Owh gitu, udah dicek source emailnya? Biasanya di dalam script email akan terlihat alamat asli pengirimnya. Login untuk Membalas
Bob18 November 2025 - (14:37 WIB)Permalink Data sudah bocor semua. Yang lain cuma bisa nunggu giliran kena masalah yang sama. 1 Login untuk Membalas
Asep20 November 2025 - (18:32 WIB)Permalink Pengalaman penipuan anda pesis sekali seperti yang saya alami, tetapi penipuan online yang saya alami oleh pelapak yang berjualan di platform Tokopedia. Saya juga baru tertipu harus menanggung beban hutang yang di bebankan oleh penipu yang berjualan di platform Tokopedia dengan pembayaran menggunakan Gopay Later tagihan sebesar 15 juta. 1 Login untuk Membalas
SindyPenulis artikel21 November 2025 - (13:21 WIB)Permalink Berarti ada yg mengajukan pakai data kakak? sudah lapor OJK? Login untuk Membalas
Asep22 November 2025 - (18:37 WIB)Permalink Iya ada yang mengunakan data saya dan sudah lapor OJK tetapi harapan sangat tipis, soalnya pihak OJK sendiri hanya media penghubung ke PUJK, Jadi pemintaan restrukturisasi tergantung PUJK nya. Padahal saya sudah kasih bukti-bukti, pemikiran saya tadinya OJK itu bisa menjadi perantara juga untuk supaya bisa membantu atau meringankan beban saya dan akan terealisasi permintaan restrukturisasi. Login untuk Membalas
SindyPenulis artikel23 November 2025 - (15:31 WIB)Permalink Bener sih, saudara saya juga gtu. OJK ga bantu, cuma bantu set up online meeting antara saudara sama dengan si Pinjol. Akhirnya skrng saudara saya ganbay karena ya gak ada solusi sama sekali. Kalo pada netizen itu di IG skrng katanya mau WA ke menkeu purbaya agar Pinjol bisa dibubarin karena sudah merugikan banyak orang + bunga nya gilaa…. Saya saja yg gak pinjam bisa kena ancaman, kan kesel huft… Login untuk Membalas
Asep24 November 2025 - (00:22 WIB)Permalink Tidak tau lagi harus gimana lagi, sepertinya maling lewat penipuan online bebas berkeliaran tanpa tindakan. Jadi endingnya, korbanlah yang di buru penagih. PUJK dan pemerintah yang katanya pelindung konsumen seperti tidak mau tahu keadaan keuangan, fisikis dan mental korban yang sedang di alami. Mungkin pelaku sedang tertawa bahagia di atas penderitaan korban.
Asep21 November 2025 - (20:36 WIB)Permalink Sudah mediasi, tapi tidak menghasilkan apa-apa dari pihak Tokopedia maupun gopay, padahal ini benar-benar saya kena scam/penipuan online menimpa saya dan harapan saya seperti nya kecil untuk bisa mendapat restrukturisasi, Keringan. saya sendiri jadi bingung untuk menutup hutang yang di bebankan si penipu. Sedangkan saya mempunyai istri dan 3 anak dan orang tua yang sedang sakit. Login untuk Membalas
dhan25 November 2025 - (16:40 WIB)Permalink @Sindy Mbak, di setingan linkedin nya agar diprotek di bagian privasinya agar tidak terlihat oleh publik. Levelnya hanya 1 saja, artinya hanya yg terhubung dengan mbak Sindy aja. Demikian tips dari saya Login untuk Membalas