Ilustrasi via AI Keluhan Surat Pembaca Karena Dikomplain, Petugas Grooming Home Call PitPet Semarang Mengintimidasi Lewat Chat 27 Januari 2026 Andriyan Yoga Pratama 6 Komentar Customer complaint handling, Grooming Home Call PitPet Semarang, Kunjungan teknisi, pet care, Sikap petugas Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah salah satu customer PitPet yang menggunakan jasa Home Call Grooming wilayah Semarang dan menyatakan komplain sebesar-besarnya. Layanan grooming panggilan wilayah Semarang tidak profesional. Saya sudah booking H-1 (24 Januari 2026), dan di hari H (25 Januari 2026) komplain ke admin CS karena groomer belum sampai sesuai jadwal jam yang dijanjikan. Malah diinformasikan groomer sudah sempat datang, tetapi balik lagi karena posisi memanggil saya dari luar pagar dan saya tidak merespons. Saya malah ditawarkan untuk besok harinya lagi, yang mana jelas akan mempersulit jadwal saya karena besoknya adalah hari Senin. Dari awal saya sengaja booking di weekend karena menyesuaikan jadwal saya. Bagian terbaik dari komplain saya adalah ketika saya tanya kenapa tidak chat WA atau telepon saja. Alasannya paket data habis. Kalau saat ini masih tahun 2009 mungkin saya masih bisa menolerir itu, tapi ayo laaaaaah, segala macam industri sekarang berkomunikasi dengan WA, dan jelas-jelas groomer kalian berkoordinasi dengan CS via WA. Kok bisa-bisanya alasannya adalah paket data habis? Dan kalaupun memang data habis, kenapa tidak segera beli dan WA atau telepon saya setelah itu? Kenapa mesti saya yang aktif komplain menanyakan kapan groomer datang ke admin CS kalian? Dan bagian yang lebih terbaiknya lagi, groomer yang di-assign untuk saya malah mengancam dan mengintimidasi saya secara pribadi lewat chat WA, yang mana itu bisa di-capture dan akan saya lampirkan sebagai evidence. Bagi kalian orang-orang management PitPet yang membaca ini, tolong tanggapi perihal ini dengan serius. Saya menyampaikan sesuai fakta, tidak ada yang saya lebih-lebihkan. Silakan bisa kalian cek dari sisi admin CS dan juga groomer-nya. Saya sebagai customer melihat ini adalah permasalahan yang serius, di mana secara undang-undang sebagai konsumen saya merasa ada yang tidak terpenuhi. UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) Pasal 4 huruf a dan c: Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan Hak atas informasi dan pelayanan yang benar, jelas, dan jujur Dan juga tindakan dari groomer yang mengancam dan mengintimidasi saya, terkait UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP No. 27 Tahun 2022), karena menggunakan informasi data saya untuk langsung japri di luar urusan profesional kerja. Saya ingin menyelesaikan ini secara profesional dan adil. Terima kasih. Andriyan Yoga Semarang, Jawa Tengah Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Andriyan Yoga PratamaPenulis artikel27 Januari 2026 - (18:24 WIB)Permalink Pihak management sudah memberikan tanggapan dan eskalasi sesuai harapan secara profesional, terima kasih. Login untuk Membalas
Admin27 Januari 2026 - (18:38 WIB)Permalink Bang tulis di datakonsumen.id juga supaya kena rating layanannya. Login untuk Membalas
Hery Mulyanto28 Januari 2026 - (17:21 WIB)Permalink “Alasannya paket data habis. Kalau saat ini masih tahun 2009 mungkin saya masih bisa menolerir itu.” Anda kebalik, justru di tahun 2009an itu konter hp, pulsa menjamur, dalam satu lingkungan bisa puluhan orang jual pulsa. Mau bli pulsa atau paket data dimana2 ada. Coba anda lihat sekarang, masih adakah orang jual pulsa sebanyak tahun 2009? Tidak. Orang jual pulsa/paket data sdh hampir punah. Sdh digantikan lewat marketplace, indomart, alfamart dll. Anda sendiri beli pulsa, paket data lewat apa? 😀 masih di konter kah? 😀 Login untuk Membalas
Andriyan Yoga PratamaPenulis artikel28 Januari 2026 - (20:49 WIB)Permalink maksud saya adalah di tahun 2009 kebutuhan internet kan belum se-urgent sekarang, mungkin dulu masih ada sms juga, tapi sekarang mau lu pas lagi santai lu juga butuh internet, contoh scroll IG atau tiktok, nah dengan tingkat kebutuhan internet seperti itu kok bisa2 nya alasan habis? Apalagi ini masalah kerjaan, jelas2 proses kordinasi dengan rekan kerja aja antar belakang meja & yg dilapangan pakai WA. Bukan masalah konter hp menjamur, memangnya saya spesifik nyebut groomer harus beli pulsa di counter? Lagi pula kan anda sendiri yg bilang sekarang digantikan indomart/alfamart, jaman sekarang bukannya setiap kota sudah dipenuhi alfat/indomart? Belok dikit aja ada indomart/alfa berhadap-hadapan. Ya tinggal beli masuk pulsa disitu, gimana si? Kok ngga nyambung argumen Anda. Dan kan saya sudah bilang, setelah beli kenapa ngga ada keinginan kabarin saya, untuk menunjukan dedikasi service pelayanannya. Karena pada kenyataannya dia kan bisa ngabarin CS tuh bahwa ditanya2 ke lokasi saya atau ngga, kenapa harus nunggu saya komplain dulu ke CS nya, ngehubungin saya baru ketika saya ancam viral media sosial, itu pun dengan mengancam balik & intimidasi saya, bukan permintaan maaf sebagai profesional penyedia jasa. Login untuk Membalas
indro29 Januari 2026 - (12:17 WIB)Permalink biarin aja mas, itu pedantic commenter. kalau ada orang nulis komen aja pakai emot2an, gak usah dianggap serius 😀 Login untuk Membalas