Menunggu Tindak Lanjut dan Solusi dari JNE untuk Membatalkan Pengiriman Tablet Samsung A7 yang Terindikasi Penipuan

Kronologi kejadian.

Tanggal 7 April 2026 saya dikontak oleh seseorang bernama Irm*** Ame*** lewat WhatsApp dengan nomor 0859253563**. Beliau menyatakan tertarik untuk membeli 1 unit tablet Samsung A7 Lite fullset, yang mana memang saya iklankan di marketplace umum dan di grup jual beli beliau juga.

Singkat cerita beliau minta dikirimkan unitnya lewat JNE dan akan membayar setelah saya memperlihatkan resi pengiriman karena beliau akan membayar nominal jumlah transaksi plus ongkos kirim.

Akhirnya di tanggal yang sama di pukul 11.06 saya mengirimkan paket tersebut lewat JNE cabang Keamanan. Tapi dikarenakan ketika pembeli ditagih untuk pelunasan banyak alasan yang diberikan sehingga saya menyimpulkan bahwa ini indikasi penipuan dan saya segera bertanya ke pihak JNE cabang Keamanan ke mana saya harus mengajukan pembatalan kirim.

Dikarenakan ini baru pertama kali saya mengalami hal seperti ini, butuh waktu hingga saya tiba di JNE pusat cabang Tomang untuk membuatkan pelaporan batal kirim pada pukul 14.06 di hari yang sama.

Adapun saya diminta mengisi dokumen pembatalan dengan tanda tangan di atas meterai dan fotokopi KTP saya. Alasan batal kirim karena indikasi penipuan online. Akhirnya pihak CS meminta alamat rumah untuk mengembalikan paket yang sudah terlanjur diproses dan meminta saya untuk menunggu konfirmasi dari pihak JNE.

Saya menunggu 1–2 hari dikarenakan tidak ada konfirmasi dari pihak JNE, saya mencoba melacak kiriman saya yang ternyata sudah sampai tanggal 9 April pukul 12.55 dan diterima oleh penipu tersebut. Entah nama yang tercantum fiktif atau bukan.

Akhirnya saya mengirimkan email komplain ke pihak JNE pada tanggal 9 April pukul 19.37. Agak lama karena sekali lagi ini pengalaman saya tertipu transaksi seperti ini, jadi saya mencari-cari dulu nomor dan telepon CS JNE (chat email komplain terlampir).

Yang disayangkan dari tertanggal email komplain sampai sekarang tanggal 12 April saya hanya disuruh menunggu konfirmasi terus dari pihak JNE tanpa ada update apa pun dari pihak JNE. Saya berharap pihak JNE dapat menyelesaikan masalah ini sebaik-baiknya dan saya merasa SOP sudah saya lakukan secepatnya sehingga tidak ada alasan bagi JNE untuk tetap mengirimkan paket tersebut ke penipu online. Dokumen-dokumen sudah saya lampirkan berurutan sesuai kronologis.

Saya berharap pihak JNE bisa memberikan solusi secepatnya dikarenakan kondisi ekonomi yang sulit belakangan ini, kerugian saya terasa banget buat sekarang ini.

Terima kasih untuk Media Konsumen. Selalu menjadi bantuan pertama bagi konsumen yang butuh bantuan secepatnya.

Lai Yunie
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

7 komentar untuk “Menunggu Tindak Lanjut dan Solusi dari JNE untuk Membatalkan Pengiriman Tablet Samsung A7 yang Terindikasi Penipuan

    • 14 April 2026 - (05:50 WIB)
      Permalink

      Tidak kak. Sudah lumayan sering. Kadang saya di posisi buyer juga. Rata rata dapatnya amanah sih. Ini pengalaman pertama saya dapat buyer tidak amanah.

        • 14 April 2026 - (07:36 WIB)
          Permalink

          Tergantung request buyer kak. Di awal kan perjanjian nya, saya tunjukkan resi, dia langsung transfer, saya tidak mau suuzan dulu tadinya, soalnya beliau ada kirim video lagi kerja di pabrik, minta waktu transfer nya pas istirahat. Tapi setelah itu masih banyak alasan lainnya, jadi saya langsung tutup buku aja, mendatangi jne pusat. Anehnya di pihak jne justru, tetap mengirimkan padahal saya sdh buat surat pelaporan pembatalan di atas meterai dan pernyataan bersedia mengeluarkan biaya lagi apabila diperlukan untuk menarik barang yang sudah terlanjur diproses tersebut. Ada kelalaian jne juga disini. Pihak penipu nya sudah menghubungi saya dan meminta waktu hari minggu untuk mengirimkan unit balik, tapi saya ultimatum cuma kasih waktu sampai tanggal 15 april, paketnya sudah harus dikirimkan balik ke saya, dan saya meminta kawalan pihak jne. Intinya saya sudah tidak percaya lagi dengan kata kata penipu tersebut, soalnya saya usut ada korban lainnya juga di marketplace.

          • 15 April 2026 - (08:02 WIB)
            Permalink

            Dari permintaannya yang baru mau transfer kalau sudah ada resi saja itu sudah mencurigakan. Apalagi kalau pembeli menolak pakai sistem COD, sudah pasti penipuan.

            Saya pernah kirim barang diluar sistem marketplace di JNE, pernah saya cancel paket yang sudah saya kirim dan bisa.

            Tinggal saya samperin agen jne nya, kalau ternyata paket sudah dipick up cabang JNE, yaa saya kejar disana. Sambil bawa resi asli dan KTP. Paket akhirnya saya bawa pulang lagi ke rumah. Ongkir memang hangus.

    • 18 April 2026 - (16:43 WIB)
      Permalink

      Selamat sore…
      Tertanggal 18 April Jam 16:35.
      Tablet nya sudah dikembalikan oleh Penipu dengan data sbb :

      Dk.karang jati timur tonjong RT 01/RW 05, kabupaten Brebes, kecamatan Tonjong Jawa Tengah no hp.085925356354
      (atas nama irma Amelia)

      Walaupun tidak kembali dengan lengkap, aksesories charger dan case tidak kembali.
      Terlampir foto sebelum kirim dan sesudah.
      Semoga ini menjadi pembelajaran buat saya dan pihak Jne untuk lebih berhati hati lagi kedepannya.
      Terimakasih buat usaha dari Pihak Jne.
      Saya anggap masalah ini selesai dan saya akan menutup laporan di media Konsumen

      Terimakasih banyak untuk bantuan dari Media Konsumen. Selalu menjadi Pertolongan pertama untuk Konsumen.

  • 14 April 2026 - (09:52 WIB)
    Permalink

    Jaman sekarang harusnya layanan cukup via email atau tlp, JNE seperti periode batu dimana harus datang ke gerai dan materai, parahnya lagi nggk bisa di hold barangnya …
    Ngapain effort sampai datang ke gerai klo ujung2nya tetep dikirim ya.

    Pembelajaran juga untuk TS, ada escrow system di eCommerce sebagai metode pembayarannya agar transaksi lebih secure dan terhindar dari case serupa dimasa depan.

 Apa Komentar Anda?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Menunggu Tindak Lanjut dan Solusi dari JNE untuk Membatalkan Pengirima…

oleh Lai Yunie Yanto dibaca dalam: 2 menit
7