Dibalik Mudahnya Dapat Pinjaman dari Fintech

Selamat sore, salam hormat,

Di era digital seperti sekarang ini, sangat banyak perusahaan yang telah meng-upgrade sistem mereka ke teknologi digital, atau sistem elektronik. Salah satu perusahaan yang telah menggunakan sistem elektronik dalam menunjang usahanya adalah pinjaman KTA berbasis teknologi, yang sering kita sebut fintech (financial technology) yang telah mengeluarkan beberapa aplikasi untuk system Android dan IOS. Yang mana mereka memberi kemudahan bagi calon nasabahnya yang akan mengajukan pinjaman uang tunai dengan proses yang sesingkat-singkatnya. Hanya bermodal KTP, KK, Foto, Rekening Bank dan dokumen lainya, konsumen dapat mengajukan pinjaman dengan nominal Rp500.000 – Rp2.000.000. Pencairan dana hanya hitungan menit, sudah masuk ke rekening konsumen.

Namun dibalik segala kemudahan itu, jangka waktu pinjaman yang diberikan sangat singkat, maksimal 14 hari dan bunga yang sangat besar. Dan yang lebih parah, kolektor penagihan menggunakan cara-cara yang tidak sopan, melanggar aturan.

Sudah banyak konsumen yang merasa terintimidasi, terancam, bahkan merasa tertekan oleh cara penagihan kolektor dari fintech tersebut. Beberapa kolektor penagihan bahkan sampai menghubungi nomor-nomor telepon yang ada di daftar kontak konsumen, padahal seharusnya pihak fintech hanya diperbolehkan menghubungi nomor darurat yang didaftarkan saat pengajuan pinjaman di aplikasi tersebut. Menurut pihak-pihak yang mengerti tentang hukum, jelas itu merupakan sebuah pelanggaran hukum.

Melalui mediakonsumen.com ini, saya dan mungkin teman-teman yang menjadi nasabah dari pinjaman online tersebut berharap pihak-pihak terkait, dalam hal ini OJK selaku instansi yang menaungi dan mengawasi perusahaan fintech dan perusahaan financial lainnya, dan juga pihak-pihak lain yang berwenang dalam pengawasan dan penertiban fintech dan kolektornya supaya memberikan tindakan terhadap perusahaan fintech yang telah melanggar aturan dan para kolektornya supaya tidak berlaku semena-mena terhadap nasabahnya, supaya mereka bekerja sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh OJK.

Terima kasih.

Andre Soloza
Depok, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Artikel ini:
[Penilaian Rata-rata: 2.3]

5 komentar untuk “Dibalik Mudahnya Dapat Pinjaman dari Fintech

  • 26 September 2018 - (22:43 WIB)
    Saya mengalaminya, saya sampai sakit dan stres karena ancaman dari pihak pinjaman online. Bahkan saya di permalukan, tapi saya hadapi mereka saya bilang silahkan permalukan saya itu tandanya saya sudah membayar dengan cara kalian mempermalukan saya. Menyesal saya kenapa harus terjebak dengan aplikasi pinjaman online ini, saya jadi terjerat dan jadi banyak aplikasi untuk gali tutup lobang hutang dengan bunga yang sangat besar.
  • 13 Oktober 2018 - (06:12 WIB)
    Saya mengalami hal yang sama terjerat pinjol yang bunganya terus berjalan. Tolong masukan k grup wa 083807418818
  • 15 Oktober 2018 - (16:32 WIB)
    tolong masukan ke grup. ini no saya 0895613181730.
    jujur saya sedang terjerat dengan aplikasi pinjaman online sampai no kontak saya di hp semua di lacak dan di telpon 1 per 1 teman saya. dan dari pihak pinjol bilang nya saya yg mencantumkan padahal saya tidak pernah mencantumkan no teman2 saya. ini kan jd melibatkan banyak orang. dan pinjol yg tidak punya etika itu segera di musnahkan saya. gak ada etika yg baik.
  • 15 Oktober 2018 - (17:24 WIB)
    PinjamanGo juga sama, penagihannya kasar. sudah saya rasakan sendiri. di ancam2. di maki2. di hina2. macam2 lah pokonya. sperti tdk punya hati. dibilang membawa kabur uang perusahaan katanya

 Apa Komentar Anda?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Dibalik Mudahnya Dapat Pinjaman dari Fintech

Andre Soloza 1 menit
5