CIMB Niaga Mempersulit Pembuatan Kartu ATM yang Diblokir Pihak Bank

Saya customer Bank CIMB Niaga di Bali, asli Bandung tapi menetap di Bali.

Pada tanggal 1 Oktober 2018 saya melakukan transaksi sukses melalui EDC machine di ACE Hardware Sunset Road, Bali. Pada tanggal 2 Oktober 2018 saya gagal melakukan transaksi di Carrefour melalui EDC. Saya cancel semua pembelanjaan saya yang sudah saya luangkan waktu berkeliling dan menuju tempat kurang lebih 2 jam.

Saya kemudian turun ke ATM memastikan saldo saya masih ada. Dan sebelum turun di kasir pun saya coba transfer nominal uang dari Bank BCA ke CIMB Niaga saya untuk memastikan uang saya ada di kartu tersebut. Sudah saya isi kartu dengan uang pun tetap EDC machine tidak bisa transaksi. Lalu di ATM dalam waktu 15 menit dari transaksi EDC gagal saya masih bisa print saldo di ATM.

Saya pun pulang dengan tangan kosong dan kecewa. Sambil di jalan saya telepon 14041 customer service menanyakan perihal gagalnya transaksi. Saya telepon kurang lebih pukul 8 WITA.

Jawaban customer service: Kartu saya diblokir karena ada kemungkinan Kartu ATM saya rusak atau tergores. Saya disarankan untuk ke bank untuk mengurus kartu baru.

Esok harinya tanggal 3 Oktober 2018 pagi saya ke Bank BCA terlebih dahulu karena saya sempat hilang ATM dan. Saya hanya bawa buku tabungan dan fotokopi KTP saya (E- KTP saya sudah hilang dari 29-9-2017) dan sampai detik ini saya belum terima fisik E KTP saya. Sementara bisa dibayangkan kertas print-an keterangan (resi sementara e-KTP) itu sudah lusuh dan robek-robek hingga tidak bisa dibaca. Jadi saya pun fotokopi terus surat tersebut yang BISA digunakan pula untuk penerbangan saya ke luar kota dan untuk registrasi lainnya juga di Bank BCA saat membuat kartu baru yang hilang. Di Bank BCA pun pelayanan cepat. Saya dilayani di KCP BCA Kerobokan pagi tadi sekitar pukul 11 WITA.

Tidak lebih dari 1 jam saya bisa membawa pulang kartu ATM baru tanpa biaya dan juga tanpa surat keterangan hilang dari polisi. Hanya dengan buku tabungan yang tercantum nomor rekening saya, pertanyaan tanggal lahir dan ibu kandung.

Malam hari di tanggal yang sama saya pergi ke Bank CIMB di Mall Bali Galleria sepulang dari kantor untuk membuat kartu yang diblokir.

Pertanyaan pertama: Nama lengkap, tanggal lahir dan nama Ibu Kandung. Lalu ada pertanyaan transaksi terakhir juga nominalnya. Saya jawab pertanyaan selengkap-lengkapnya. Lalu mulai diminta ID Card berupa KTP/ SIM. Saya memang tidak punya SIM dan tidak ingin memilikinya sekarang. Lalu saya berikan pada CS yang bertugas fotokopi surat keterangan pengganti sementara E-KTP saya (yang sebelumnya bisa digunakan di bank BCA).

Dengan alasan harus KTP asli atau surat sementara yang asli saya tidak bisa mendapatkan kartu baru. Kartu yang diblokir tanpa ada pemberitahuan dari pihak bank ke customer-nya. Kembali ke Bandung dengan biaya tiket PP kurang lebih Rp1 juta untuk minta surat keterangan sementara untuk E-KTP saya demi CAP asli???!!! Jelas-jelas ada foto di surat tersebut dan ada barcode yang bisa divalidasi kartu tersebut dan saya sebagai customer.

Lalu saya tanya apa solusinya? Degan bodohnya CS CIMB Niaga yg bertugas menyarankan saya untuk membuat SIM!!!! Luar biasa sarannya! Saya harus ikut test dan mengeluarkan biaya demi bisa mendapatkan kartu ATM saya??????!!!! Yang benar aja dong! Logikanya dan sarannya sangat mengecewakan customer.

Apa pihak CIMB Niaga tidak bisa memvalidasi data melalui nomor rekening? Saya tunjukan E-Statement melalui email pun tidak bisa diakui itu valid. HANYA UNTUK KARTU ATM BARU sangat amat merepotkan dan tidak fleksibel terhadap customer-nya. Satu orang wanita yang sebelumnya antri pun punya kendala yang sama. Dari perbincangan yang saya dengar pun wanita tersebut cerita bahwa beberapa temannya juga diblokir kartunya. Lalu dengan alasan sama CS CIMB bilang ada penggandaan kartu sehingga kartu diblokir. Lalu tidak lama kemudian alasan tidak bisa karena KARTU BARU stoknya habis dan menunggu pengiriman dari Jakarta yang entah kapan kunjung datang.

Masa dari seluruh kantor cabang CIMB Niaga di Bali semua kartu bisa habis??? Bagaimana nasib orang miskin yang terkendala sama seperti saya dan tidak bisa hidup karena kartu ATM kosong atau ID card nya terkendala? Apa pihak Bank CIMB Niaga mau bertanggung jawab? Jika orang kena musibah dan punya kendala seperti saya, apa Bank CIMB Niaga akan membiarkan orang tersebut mati hanya karena hal sepele seperti ini???

Saya minta rekening saya ditutup saja dan saya ambil uang saya semua. LAGI LAGI ALASANNYA ID CARD SAYA TIDAK VALID jadi saya tidak bisa ambil UANG MILIK SAYA!!!

Akhirnya saya pun pulang degan sangat murka dengan pelayanan paling buruk dari Bank CIMB Niaga di Mal Bali Galleria.

Di jalan saya telepon 14041 customer service.

CS pertama (Jeffry): Menyarankan saya mentransfer uang melalui transfer ponsel di *141*8# ke rekening ponsel saya atau ke orang yang saya percaya.

Saya coba saran tersebut berharap saya bisa menerima uang saya semua. Tapi entah sudah berapa kali tetap saja gagal dengan alasan dana tidak mencukupi. Dari cara tersebut saya bisa cek mutasi saya dan MASIH ADA UANG SAYA DI SANA.

CS kedua (Herry/Henry): Meminta saya verifikasi PIN dan nominal transaksi terakhir.

Saya isi PIN dan sebutkan kurang lebih nominal transaksi terakhir dan lokasi transaksi.

Lalu jawabannya pun TIDAK MASUK AKAL!!! Ada data yang invalid dari jawaban saya. Lalu saya tanya lagi yang mana yang invalid agar saya bisa koreksi. Namun dari pihak bank CIMB Niaga tidak mau memberikan
kesempatan saya untuk menjawab data yang menurutnya tidak benar. Dan saran selanjutnya melakukan rekening ponsel transfer dengan nominal yang lebih kecil.

Saya coba lagi sarannya dengan mengirim dengan nominal Rp500.000 terlebih dahulu. Tapi LAGI LAGI GAGAL KARENA DANA TIDAK MENCUKUPI!!!!!!!

Saya tak habis pikir dengan service Bank CIMB Niaga yang gembar gembor mau GO DIGITAL tapi semua fasilitasnya BOBROK!!!!

Saya coba lagi kontak CS untuk TERAKHIR KALINYA.

CS (Axel /Hexel): Saran terakhir saya diminta ke kantor polisi untuk membuat surat keterangan hilang kartu ATM dan KTP.

Loh kok aneh? Kartu ATM saya ada dan ini dari pihak Bank CIMB Niaga yang memblokir tanpa ada konfirmasi ke customer, lalu KENAPA SAYA HARUS KE KANTOR POLISI BIKIN SURAT KETERANGAN KARTU ATM HILANG?Lalu untuk apa saya bikin surat keterangan hilang KTP toh saya ada bukti dari dinas kependudukan dan pencatatan sipil kalau kartu E-KTP saya memang hilang dan sudah sah bisa digunakan di perbankan, imigrasi, asuransi, bahkan kepolisian??????

Kasus CIMB Niaga juga sudah sempat mengecewakan saya dengan janji kartu kredit saya sudah approved di tanggal 8 September 2018 dan akan dikirim ke office. Tapi hingga mulut saya berbusa menanyakan keberadaan kartu saya ke pihak CS pun tidak juga muncul kartu tsb di tangan saya.

Namun hal paling saya tidak habis pikir sebagai customer CIMB Niaga untuk PAYROLL pun saya tak bisa dengan baik diberikan hak saya untuk mengambil dana di rekening tabungan saya sendiri. Bayangkan jika saya sungguh- sungguh perlu dana dan saya masih harus mengeluarkan waktu untuk membuat SIM dan dana hanya demi saya bisa dapat kartu ATM? Apa itu masuk akal??????!!!

Ada apa degan pihak CIMB Niaga yang sering mengalami indikasi penggandaan kartu ATM? Pihak bank harusnya lebih waspada dengan sistem security banknya dengan kejadian yang bukan satu dua kali saja. Dan langsung memblokir begitu saja tanpa ada himbauan atau informasi ke customer bersangkutan. Apa ini sengaja agar customer membuat kartu baru dan mendapat uang dari pembuatan kartu baru???? Kalau hanya uang bikin kartu saya masih sanggup bayar!!!!

Tolong sekali lagi saya minta pihak CIMB Niaga baik di Bali terutama di CIMB Niaga Mal Bali Galleria bisa memperbaiki service yang buruk ini! Saya sebagai customer ingin segera mengambil uang saya dan pindah ke bank lain yang pelayanannya lebih memuaskan dan tidak bertele-tele.

Ayu Maryasuti Mayangsari
0878618645**
Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Bank CIMB Niaga:
[Penilaian Rata-rata: 2.5]
Tanggapan CIMB Niaga atas Surat Ibu Ayu Maryasuti Mayangsari

Dengan hormat, Sehubungan dengan surat Ibu Ayu Maryasuti Mayangsari yang berjudul: “CIMB Niaga Mempersulit Pembuatan Kartu ATM yang Diblokir Pihak...
Baca Selengkapnya

2 komentar untuk “CIMB Niaga Mempersulit Pembuatan Kartu ATM yang Diblokir Pihak Bank

 Apa Komentar Anda mengenai Bank CIMB Niaga?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

CIMB Niaga Mempersulit Pembuatan Kartu ATM yang Diblokir Pihak Bank

Yasti Lumempouw 5 menit
2