Sistem Billing Telkom Bermasalah, Dapat Surat Tagihan dari Kantor Pengacara Negara Kejaksaan Agung RI

Telkom luar biasa — Hati-hati dengan Telkom-bila anda sudah tidak berlangganan Indihome, minta surat keterangan bahwa Anda tidak mempunyai tunggakan Indihome, foto dan simpan baik-baik semua data walau bertahun-tahun. Karena bila tidak sewaktu-waktu bisa ada tagihan yang diluar dugaan yang dikirim dari Kantor Pengacara Negara Kejaksaan Agung RI.

Ini terjadi pada saya. Setelah 2 tahun yang lalu saya memutus pemasangan Indihome yaitu pada tanggal 1 Desember 2016, semua peralatan Indihome sudah diserahkan dan sudah selesai serah terima dan semua urusan pembayaran juga sudah selesai sehingga sudah tidak ada lagi urusan dengan Indihome Telkom. Nah yang tidak disangka-sangka kemarin hari Sabtu tanggal 29 Desember 2018 pukul 14.30 saya menerima surat dari KANTOR PENGACARA NEGARA KEJAKSAAN AGUNG RI yang ditanda tangani oleh a.n. Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata usaha Negara, Direktur Perdata selaku pengacara Negara, yang isinya harus segera membayar tunggakan Indihome 2 bulan, yaitu tagihan 20 Desember 2016 dan 20 Januari 2017 sebesar Rp721.000 paling lambat 31 Desember 2018 HARUS SUDAH DIBAYAR lewat transfer ke rekening Telkom/Plasa Telkom. Apabila tidak melakukan pembayaran maka akan diajukan ke jalur hukum.

Wah jalur hukum!! Saya takut karena tidak pernah berurusan dengan hukum, seram luar biasa Telkom, masalah duit segitu aja akan diajukan ke jalur hukum. Mending kalau data tuntutannya benar, yang ada hanya bikin susah saya sebagai pelanggan.

Sebelumnya saya sudah mengkonfirmasi ke CS 147 dan CS Plasa Telkom Rawamangun – Jakarta tentang surat tersebut dan mereka membenarkan keberadaan surat itu dan adanya tunggakan tagihan 2 bulan yang harus segera dibayar 31 Desember 2018. Tapi dengan adanya bukti data yang kuat dan saya merekam percakapan, akhirnya saya dapat memenangkan debat dengan CS Plasa Telkom Rawamangun. Dia hanya berkata enteng: “Ini ada kesalahan sistem di bagian penagihan.”  Jawaban simple dan mudah yang susah untuk dimengerti. Logikanya Telkom menyimpan data melalui sistem di komputer yang dapat diakses oleh bagian tertentu, enggak mungkin datanya berbeda. Aneh kalau bilang ada kesalahan di bagian penagihan karena bagian penagihan pun melihat data di sistem yang sama. Ini human error atau akal-akalan? Untuk memperkuat bukti saya minta ke CS surat keterangan yang menyatakan bahwa nomor Indihome a.n. saya sudah tidak ada lagi tunggakan alias lunas untuk prepare data kalau saya dituntut di pengadilan.

Yang menjadi pertanyaan untuk Telkom:

  1. Kalau saya tidak mempunyai bukti data, dan saya tidak bisa membayar per tanggal 31 Desember 2018, sesuai dengan surat dari Pengacara Negara Kejaksaan Agung RI, apakah saya tetap akan dituntut di meja hijau oleh Telkom dan bila terbukti bersalah akan dihukum?
  2. Apa jadinya kalau saya sudah membayar sebesar Rp721.000 ke Telkom karena saya kalah debat tidak punya bukti data? Siapa yang akan dirugikan? Apa yang akan Telkom lakukan atas kerugian tersebut?
  3. Apakah bisa dibenarkan dengan jawaban CS yang aneh dan simple, yang beralasan ada kesalahan sistem di bagian penagihan. Bukankah bagian penagihanpun menggunakan sistem yang sama?
  4. Apakah ini bisa dibilang kasus penipuan yang bisa dilaporkan ke Kepolisian? Karena dengan waktu pemberitahuan setelah 2 tahun close langganan, mungkin dianggapnya pelanggan sudah tidak mempunyai bukti data dan jangka waktu pemberitahuan surat yang mepet cuma 3 hari di waktu libur harus segera membayar kalau tidak akan diajukan ke jalur hukum. Ini bikin pelanggan panik sehingga akan segera membayar.

Saya mohon kepada Telkom untuk penjelasannya agar hal ini bisa dikoreksi dan dipahami oleh pelanggan lain. Dan mudah-mudahan dengan adanya sharing kejadian saya ini, para pelanggan Indihome tidak akan terjebak dengan hutang yang bisa berujung masuk penjara. Terima kasih.

Yudi Mardani
Buaran, Jatinegara
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Telkom Indonesia:
[Penilaian Rata-rata: 1.8]
Tanggapan PT Telkom atas Surat Bapak Yudi Mardani

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Terimakasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat keluhan pembaca Bapak Yudi Mardani pada tanggal 01-Januari-2019 terkait...
Baca Selengkapnya

11 komentar untuk “Sistem Billing Telkom Bermasalah, Dapat Surat Tagihan dari Kantor Pengacara Negara Kejaksaan Agung RI

  • 18 Januari 2019 - (16:14 WIB)
    Pak Yudi, apakah artinya bapak masih menyimpan bukti pemutusan langganan? Karena kasus saya sama seperti bapak, tapi saya sudah tidak simpan lagi buktinya..
    • 18 Januari 2019 - (17:44 WIB)
      Saya juga mengalami hal yg sama nih, baru diterima suratnya hari ini, saya belum berhenti dr indihome, tp dikatakan blm membayar bill 2 tahun lalu selama 2 bulan sedangkan kami ada bukti pernah membayarnya
      • 18 Januari 2019 - (21:58 WIB)
        Bisa dibuatkan surat pembacanya bu? Klo bisa lengkap dengan foto bukti bayar dan surat yg diterima dari kantor pengacara negara. Krn itu mungkin bisa bantu saya untuk jadi bukti bahwa sistem telkom ngaco (krn saya uda ga simpan bukti cabut berlangganan).
  • 19 Januari 2019 - (19:51 WIB)
    Kasus yang sama dengan saya. Hari ini 19 Januari 2019 saya baru dapat surat tagihan dr kejaksaan. Anehnya, tagihan tersebut tertulis di tahun 2017. Memang tahun 2017 saya sudah memutuskan layanan indihome dan semua pembyaran sudah dibayarkan. Decoder pun sudah diambil, jd saya tidak ada kehambatan punya hutang. Untuk bukti pembayaran di tahun 2017 saya sudah tak tau kemana. Itu bagaimana ya solusinya?
    • 20 Januari 2019 - (10:56 WIB)
      Saya rasa banyak yang bernasib seperti kita ini bu (sudah hilang/tidak simpan surat bukti pencabutannya), makanya saya mau coba minta utk dishare foto surat & bukti (bagi yg punya). Tujuannya utk buktiin klo sistem telkom emang bermasalah. Klo bs buktiin sistem telkom bermasalah, artinya yg dituduhkan ke kita juga ga benar.
  • 25 Januari 2019 - (23:00 WIB)
    Saya juga mengalami hal yang sama, saya sudah berhenti berlangganan sejak awal april 2016, segala kewajiban sudah saya selesaikan dan saya ingat prosesnya pun di buat cukup rumit karena saya terus menerima tlp dari pusat untuk konfirmasi (-+ 5x dalam 1 bln), hingga kemarin tiba-tiba saya mendapatkan surat tagihan tertera bulan juni & juli 2016 dengan jumlah tagihan yang berbeda. saat ini saya hanya punya bukti pembayaran terakhir, dan saya yakini ini adalah penipuan
  • 16 April 2019 - (18:05 WIB)
    Ini valid. Saya juga mendapat surat yang sama berapa hari yang lalu, menyatakan kalau saya ada tagihan selama 2 bulan di 2017. Padahal semenjak 2012 sudah berhenti berlangganan speedy karena pelayanan yang tidak memuaskan. Dan saya masih simpan surat pernyataan berhenti berlangganan, juga sudah saya konformasi ke 147 tidak ada tunggakan atas nama saya di nomor layanan yang dimaksud.
    Silahkan kalau mau menuntut saya secara hukum, saya akan tuntut balik Telkom dengan pasal pencemaran nama baik dan pasal penipuan.
    Bayangkan berapa banyak uang yang di raup Telkom dengan alasan kesalahan system ini.
  • 20 Juni 2019 - (14:51 WIB)
    Ternyata bukan saya saja yg mengalami hal seperti itu..
    Saya sudah berlangganan IndiHome selama 3 tahun..
    Saya sudah tidak memakai IndiHome lagi selama 2 bulan terkahir dan jaringan pun ter’isolasi alias tidak bisa di pakai ( tidak koneksi dgn internet ) jadi saya mematikan router nya..
    Tapi aneh billing dari IndiHome terus berjalan..
    Saya mendapatkan surat tagihan dari Jaksa Agung muda perdatadan tata usaha negara.. Dengan dituntut untuk segera membayar..
    Jika tidak akan diproses kasus saya ke jalur hukum..
    JUJUR SAYA PRIBADI MENYESAL BERLANGGANAN INDIHOME SELAMA 3 TAHUN
    • 28 Juni 2019 - (10:30 WIB)
      Mau nanya sama pak asep nih? Dalam kasus bapak, bapaknya sudah berhenti berlangganan atau belum pak? Dan dalam dua bulan mematikan routernya, bapak bayar tagihan gak pak? Pengen mencari kesamaan kasus pak.

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom Indonesia?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

Sistem Billing Telkom Bermasalah, Dapat Surat Tagihan dari Kantor Peng…

Yudi Mardani 2 menit
11