Terjerat Pinjaman Online

Saya seorang karyawan swasta dan suami saya juga seorang karyawan swasta. Kami berdua sedang terjerat pinjaman online di mana pinjaman online tersebut membuat kami tidak memikirkan resiko kedepannya dan abaikan masalah potongan pinjaman yang besar.

Selama 1 tahun suamiku menggunakan pinjaman online dengan cara gali lobang tutup lobang untuk tambahan biaya kebutuhan dia kerja. Sejumlah 35 aplikasi, itupun saya tahu ketika dia benar-benar sudah tidak tahu bagaimana bayarnya. Sementara saya baru beberapa bulan ikut pinjaman online untuk tambahan biaya beli kebutuhan sehari-hari karena suami tiap gajian selalu membayarkan kartu kreditnya dulu, baru kasih ke saya. Sedangkan ada beberapa kebutuhan yang harus segera dibeli dan gajian saya belum juga datang. Akhirnya saya ikut pinjam di pinjaman online.

Awalnya masih aman saya bisa bayar tepat waktu tanpa telat dan akhirnya saya mikir untuk segera tutup pinjol-pinjol tersebut, alhamdulillah bisa ditutup dan tidak ada lagi pinjol atas nama saya. Karena saya tahu suami sedang pusing dengan pinjaman online akhirnya saya kembali pinjam lagi dan ajukan top up KTA cuma tidak bisa menutup pinjaman online suami dan pinjaman online saya. Selama sebulan lebih kami tidak bisa membayar tagihan pinjaman online kami karena banyak yang mesti kami bayarkan di luar pinjaman online.

Akhirnya pinjaman online tersebut mulai meneror kami dengan menghubungi no telepon dan sms orang-orang yang tidak kenal kita dan tidak tahu kalau kita ada pinjaman online dengan alasan orang itu sebagai penjamin atau sepupu kita sebagai peminjaman dengan menyebarkan rincian tagihan dan no telepon kita beserta foto kita ke orang-orang yang tidak tahu apa-apa.Ā Mereka sudah melanggar kode etik penagihan OJK. Pelanggaran hak nasabah.

Kami mohon untuk pihak OJK bisa menindaklanjuti pinjol-pinjol ilegal atau legal yang sudah menyalahi aturan penagihan. Mereka juga tidak ada takutnya kami laporkan ke OJK atau kantor polisi. Kami benar-benar geram sama ulah mereka. Akibat cara menagih mereka, suami saya hampir mau bunuh diri namun dicegah oleh saya. Apakah mau ada korban lagi untuk nasabah-nasabah pinjaman online dengan cara menagih mereka yang tidak ada henti-hentinya?

Kami mohon untuk OJK dan polisi bisa membantu kami dengan kasus ini karena yang bernasib seperti kami pasti bukan hanya kami saja, banyak di luar sana biar tidak ada korban lagi. Terima kasih semoga OJK dan Kepolisian bisa membantu kami para nasabah pinjol.

Andriyani
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Penilaian Rata-rata: 2.7]
Loading...

151 komentar untuk “Terjerat Pinjaman Online

  • 27 Maret 2019 - (00:32 WIB)
    mba , utk pinjol apakah saat ini masih ada yg nunggak ?
    saya salah satu pemakai pinjol dan saat ini keadaan keuangan saya lagi gak stabil .
    saya takut klo sampe foto saya di sebar .
    apa kita bisa bernegosiasi dgn pihak pinjol ?
    saya pake 4aplikasi yg mana saat ini saya blm mampu bayarkan .
    • 11 April 2019 - (11:35 WIB)
      Minta no wa nya dong ka.. Sy jg sama terjerat pinjol…mohon bantuannya
    • 15 April 2019 - (07:25 WIB)
      Bisa negosiasi tapi hanya sebatas kita membayar tenor nya saja…setelah itu kita akan pusing lagi.
      Saya salah satu pengguna pinjol yg sampai saat ini mengunakan hampir 20 app…saya jg sudah pusing keuangan saya lagi anjlok..istri .anak anak.orang tua.saudara dan teman2 yg ada di kontak di teror semua…sampe dibuatkan group di wa atas nama hutang saya…
      Serem sayapun sudah bingung mau bagaimana lagi cari dana untuk menutupi hutang saya…perusahaan tempat saya pun sudah mensomasi saya…mengenai pinjol yg saya lakukan..karna atasan dan hrd saya jg di teror…
      Bagimana mau fokus cari uang sedangkan setiap hari telp dari deptcolector terus menagih…
        • 6 Juli 2019 - (20:56 WIB)
          Gimana kalau kita buat petisi hapuskan Pinjaman Online dalam bentuk apappun, karna sudah banyak yg ingin bunuh diri karna hal ini, kehilangan suami, keluarga, teman, harga diri, pekerjaan dan semuanya… Sampai detik ini belom ada solusi pasti dr OJk, pihak LBH juga sudah berusaha, tapi ojK belom bergeming, klu lapor polisi, pertanyaannya Polisi bisa apa? Mereka kek ngeburu setan, jadi dijamin tak di proses, klu ada yg bisa bikin petisi di change, coba bikin saja, mudah2an sampai kepada PRESIDEN.. Ini bukan lagi meneror, tetapi benar2 perampasan HAM terparah..
          • 22 Juli 2019 - (21:48 WIB)
            Gmn bisa masuk group kofin mbk
    • 7 Juni 2019 - (14:58 WIB)
      Tolong dong sya di masukin grup sya jga sdang terjrat pinjol…sya pusing skali mhon bantuannya
    • 28 Maret 2019 - (17:29 WIB)
      Saya juga ada 3 aplikasi pinjol udah 6 hari ini belum bisa bayar cara mengatasinya gimana ya ?
        • 11 Juni 2019 - (13:54 WIB)
          Saya jg terjerat di beberapa pinjol.. Smpai skg z msi di teror.. Bhkan sdh mngancam mw mndatangi rumah saya.. Apa btl tim pinjol dtg kerumh meski daerah sulawesi???
      • 11 Juni 2019 - (07:17 WIB)
        Saya juga terjerat pinjol, mereka tak mau negosiasi, padahal blm ada dana, bagaimana kalau merrka menyebarkan fara kita, apa yg harus kita lakukan, tolong bantuannya kawan2
        Masukan saya di group donk 0822534045**
      • 3 Mei 2019 - (21:52 WIB)
        saya juga awalnya coba2.. menggunakan 1 aplikasi, 2 aplikasi.. sampai akhirnya 5 aplikasi yg awalnya pinjam krn coba2 pas wktnya bayar berbarengan dengan kebutuhan lain.. akhirnya buka aplikasi pinjol lain untuk gali lobang tutup lubang..

        untuk yg mau coba2.. saya sarankan jangan..!!! kalau bisa jauhi pinjol
        karena dengan gali lobang tutup lobang jg tdk menyelesaikan masalah justru terbelit bunga berbunga.

        karena saya pernah dipermainkan oleh pinjol.. saya pinjam uang dengan nominal awal yg sedikit lalu saya bayar tepat waktu dan besok saya pinjam lagi dgn limit lebih besar langsung cair.. terus begitu sampai pada pinjaman ke empat ketika saya membayar dengan nominal besar dengan harapan bisa pinjam lagi ( karena sebagian uang yg untuk membayar saya jg dpat pinjam & janji akan saya kembalikan dengan harapan setelah pencairan) ternyata setelah lunas saya tidak bisa pinjam lagi karena aplikasi tiba2 berbunyi “maaf aplikasi dalam sistem perbaikan jdi sementara transaksi blm bisa dilakukan” anehnya saya coba buka aplikasi tersebut dgn akun baru menggunakan nama suami saya bisa.. bahkan menu pinjaman tersedia (tapi sy tidak ambil krn limit awal terlalu kecil tdk akan melunasi hutang saya malah nambah bunga saja)
        dan anehnya lagi, tmn saya yg masih punya tagihan di aplikasi yang sama saya lihat aplikasinya jg baik2 saja.. malah tagihan berjalan trs
        saya menyimpulkan beberapa pinjol ( sebagian besar) hanya membatasi 3-4x pinjaman saja dalam 1 akun dan setelah itu mereka seperti saling terhubung dengan aplikasi pinjol yg lain dengan cara menawarkan membuka aplikasi yang tersedia (dialihkan ke pinjol lain)

        saya sdh mencoba di bebrapa pinjol terjadi sistem error lah, dalam perbaikan lah, ketika pengajuan pinjaman ke 3,4&5x nya..

        tidak ada yang namanya nasabah dengan predikat baik krn bayar tepat wkt.. itu tidak berlaku

        hati2.. pinjol selain penagihan yg arogan juga penuh intrik

        saat ini saya sedang pengajuan hutang ke koperasi dinas saya untuk menutup semua pinjol saya

        lebih baik pinjam ke tempat yg jelas ,bunga terjangkau & penagihan tidak serasa diperlakukan bukan manusia

        waktunya bermain sudah usai..
        permainan penuh kebodohan yang saya sesali..

  • 27 Maret 2019 - (09:13 WIB)
    Pinjol marak dan korban makin banyak. Sabar mbak….boleh kalau mau sharing silahkan bisa ke WA saya, ikhtiar keluar dari jerat pinjol.
  • 27 Maret 2019 - (10:30 WIB)
    sama mba saya jg terjerat pinjaman online, malahan udh ada yg d datengin k rumah
    bingung mau bayar tp blm ada dana’a
    semua kontak d hubungin, dari mulai sms, tlp, sampai wa pun jg d hubungin
    ada yg tau solusinya ga?
  • 27 Maret 2019 - (10:48 WIB)
    mau tanya, kalau kita log out dan tidak lagi menggunakanwhatsapp apakah masih bisa dihubungi semua kontak kita?
    • 27 Maret 2019 - (12:03 WIB)
      Data kontak itu mereka download dari perangkat HP kita mbak, bukan dari Whatsapp. Sekali mereka udah sempat download data kontak kita melalui aplikasinya, siap2 aja mereka sewaktu2 bakalan menghubungi data kontak mbak. šŸ˜”
        • 28 Maret 2019 - (12:41 WIB)
          Klo d reboot ulang, yg hilang hanya d hp mbak saja. Tp tidak untuk contacts mbak. Cara mereka masuk :
          1. Meminta otorisasi Gmail account, yg artinya mereka tau otorisasi perangkat Android : contacts,sms,telepon,file dan media.
          2 Meminta otorisasi dari aplikasi medsos : Facebook etc.
          3 Meminta otorisasi akun ecommerce : lazada,Tokopedia, Bukalapak,shopee dll.
          4. Meminta otorisasi driver online : Gojek dan grab.
          6. Aplikasi backup master, setelah mengajukan biasanya meminta untuk mengunduh aplikasi tersebut. Semua kontak, sms dan telepon akan mereka ambil.
          7. Otorisasi WhatsApp : meminta untuk membuka izin (aktif) whatsapp. Ini juga sama dengan poin 6.
          • 28 Maret 2019 - (16:02 WIB)
            jadi kalo data sudah d ambil tidak ada cara lain yha mas … untuk menghapusnya …
      • 28 Maret 2019 - (12:29 WIB)
        Beberapa perusahaan fintech memiliki lebih dari satu aplikasi, dan sering berubah nama. Dan sangat tidak jelas profile perusahaan mereka. Mereka merestore atau backup contacts d handphone, bahkan kontak yang lama dan atau tidak pernah berkomunikasi,mereka akan menghubunginya. Ketika kita komplain atau nelpon tidak akan bisa dihubungi.
        Kaloupun bisa mereka akan bilang bahwa itu sesuai SOP atau system’.
    • 28 Maret 2019 - (16:32 WIB)
      Ada yang benar datang ada yang tidak. Jangan kuatir..jika datang terima baik-baik, sediakan minum ajak ngobrol…mereka juga kerja dan tugas nya memang untuk nagih. Lebih enak kalau ketemu malah bisa nego baik-baik, drpa deskcall yang sering neror
    • 24 April 2019 - (13:05 WIB)
      Tidak usah kwatir dengan para kolektor pinjaman online, sebgian besar cm gertakan aja. Klo mreka smpai sms / wa ke nomor kontak yg ga kita dftarkan ke kontak darurat berarti mreka sudah melanggar hukum,krna menggunakan data kita tnpa seijin kita. Kita justru lbih diuntungkan krna hal itu. Kita bs lapor ke pihak berwajib dengan tuduhan penyalahgunaan data kita oleh aplikasi fintech. Dan saat kita menjawab tlp dari pihak fintech,bilang klo pembicaraan tlp ini kita rekam (klo saya pribadi memang saya rekam bneran), spya mreka mikir2 lgi klo mau ngomong kasar ke kita. Usahakan kita lbih pntar ngomong dr mreka,kita lbih bnyak ngomong aja,biar mreka terpancing emosi dan kesel sndiri. Jngn mau kalah debat sma kolektor fintech. Saya sudah membuktikan,dan saya sudah terbebas dari terror fintech mskipun saya smpai skrng ga prnh bayar tagihan di 3 apk fintech. Dlu saya ikut grup korban fintech,saya dpt ilmu dr situ..
  • 28 Maret 2019 - (11:51 WIB)
    Jangankan telat sebulan mba.
    Saya aja yg telat sehari langsung d ancam data saya akan di sebar.

    Positif aja mba, uang emng ga seberapa,
    Tapi kalau sudah sampai mengancam dan menyebarluaskan data pribadi kita.

    Itu sama aja utang udh lunas

    • 24 April 2019 - (13:08 WIB)
      Betul bang, mereka yg mengancam menyebar data kita adlah apk yg tdk terdftar di ojk.. klo smpai misal (klo bisa jngn smpai ya..) kita gagal bayar, toh mreka sndiri yg rugi dan ga bs nuntut apa2 dr kita,krna perjanjian yg mreka buat ga sah scara hukum
  • 28 Maret 2019 - (12:26 WIB)
    Beberapa perusahaan fintech memiliki lebih dari satu aplikasi, dan sering berubah nama. Dan sangat tidak jelas profile perusahaan mereka. Mereka merestore atau backup contacts d handphone, bahkan kontak yang lama dan atau tidak pernah berkomunikasi,mereka akan menghubunginya. Ketika kita komplain atau nelpon tidak akan bisa dihubungi.
    • 28 Maret 2019 - (13:38 WIB)
      Sebenarnya ada, tetapi tidak mau secara terbuka mengenai profile perusahaan dan alamat. Bahkan satu no mor mereka dipakai dengan cs atau petugas yg berbeda2. Dan tidak bisa ditelepon
      • 28 Maret 2019 - (13:40 WIB)
        Yang lucu dengan suara kecil banget ” kami dari aplikasi pinjaman online A, meminta verifikasi data anda” padahal yg dipakai untuk mengajukan aplikasi B.
      • 28 Maret 2019 - (13:41 WIB)
        Kalau ada yang sampai di datengin itu wilayah yg masuk jangkauan apa deluruh indomesia kak.??
          • 28 Maret 2019 - (14:24 WIB)
            Itu kan yg telat bayar bukan hanya 1 org kak.. apakah yg telat bayar itu di datangin semua.?? Apa bagaimna.??
    • 24 April 2019 - (13:12 WIB)
      Beberapa mmpunyai kantor,krna memang mreka sudah trdftar di ojk,dibawah pengawasan ojk. Tp msih bnyak yg ga punya kantor resmi. Waktu kita angkat tlp mreka,usahakan kita tanyakan alamat kantor mrka,sbgian besar tdk akan brni jawab
      • 26 April 2019 - (15:30 WIB)
        >bang sya masukin grup. bang soal sya dah ngomnk baik”mau byar tetep. aja di bilang ga ada otak nya
  • 28 Maret 2019 - (14:26 WIB)
    Tergantung yang terdekat dari jangkauan mereka dan tingkat dendanya berapa. Tapi mereka akan teror terus menerus terlebih dahulu
  • 28 Maret 2019 - (18:22 WIB)
    Maaf kak bisa gak ya chat japri ke wa saya .0814130238**
    Saya sudah terlanjur terjerat aplikasi pinjol , ada 4 aplikasi yg TDK bisa saya bayar.dan saya diteror trs. Sampai istri saya tau . Saat ini saya bingung dan TDK bisa berbuat apa apa.. saya takut mereka penagih datang ke rmh orang tua saya. Tolong beri saya solusi …
  • 28 Maret 2019 - (19:06 WIB)
    Kadang biarpun kita sudah lunas pun data akan mereka simpan dan mungkin nomor kita pun mereka jual (sebarkan) ke fintech lain terutama nomor telepon telepon kita. Perhatikan SMS masuk dari aplikasi fintech lain berlomba2 merayu.
    • 9 April 2019 - (16:50 WIB)
      iya benar sekali, setiap hari selalu ada sms yang menawarkan pinjaman. sampai ada yang menyebutkan nama lengkap saya. itu bagaimana ya mengatasinya ?
  • 30 Maret 2019 - (22:35 WIB)
    Mohon masukin saya ke grup wa ini nomor saya 085230324695
    Soalnya saya juga terjerat pinjol dan saya tidak bisa bayar, apakah adari pihak pinjol akan mengusut masalah ini kepolisi ? Mohon pencerahannya, terima kasih
    • 5 April 2019 - (18:09 WIB)
      Maaf mau tanya , kalau tidak bisa bayar pinjaman online, apakah nomor rekening saya diblokir dari pihak pinjaman online
      • 10 April 2019 - (20:20 WIB)
        Gimana caranya bisa terbebas dr pinjol ya? Sy jg terlibat nie, sy tkt mreka menyalahgunakan data sy, tp sy jg gk punya dana untuk melunasi mereka dgn segera tanpa hrs meminjam lg
  • 9 April 2019 - (12:29 WIB)
    Kepada rekan rekan yang sudah terjebak pinjol,silakan gabung bersama kofin law&partner,selain dpt pendampingan hukum kita juga akan mendapatkan dana talangan,yukkk gabung kofin!
  • 11 April 2019 - (08:16 WIB)
    Sy jg sama terjerat pinjol,buat bayar yg ini pinjem sana,akhirnya gx selesai2 dn sy gx bs bayar,adakah solusi sy mohon dgn sangat,krna sy pinjampun terpaksa bkn untuk hal2 aneh,mohon solusihya
  • 22 April 2019 - (14:25 WIB)
    Ka izin gabung grup untuk meminta solusinya sampai saat ini pinjaman online saya belom bisa bayar ada hampir 10 apk sdh telat berbulan” mohon izin gabung meminta solusinya. Ini nomer wa saya 085210664182
  • 6 Mei 2019 - (16:36 WIB)
    Ikut gabung dong di grup, 08141079** lagi pusing terjerat pinjol, mau lunasin tanpa harus buka pinjol baru, gimana caranya yah.?
  • 6 Mei 2019 - (21:20 WIB)
    Sya lgi terjerat pinjol..mhon bantuannya…ini no w.a sya tlong gbungin..0878038048**.
  • 6 Mei 2019 - (22:07 WIB)
    Ada temen saya juga terjerat pinjol.yg tau tolong di komen dsni kasian sampe di teror.n bagaiman cara mengatasinya.
  • 8 Mei 2019 - (11:58 WIB)
    Tolong masukan saya ke grub saya juga mau sharing kali ini suami saya yg terjerat pinjol 11 aplikasi dan ditotal sudah sampai 15 juta yg harus dibayar + bunga sedangkan keuangan kami sedang terpuruk rasanya frustrasi jdinya karna nmr saya pun ikut diteror lewat sms lewat tlpon lewat wa ..
    Ini id line saya ayiiakifaa
    • 10 Mei 2019 - (15:32 WIB)
      Saya pemakai baru aplikasi online
      Awal ny sangat membantu tapi lama kelamaan ternyata malah terjerat di aplikasi pinjaman online,sampai terakhir kmren saya dibuat kan group buronan oleh salah satu aplikasi pinjaman dan itu isi group semua rekan kerja dan teman saya,saya mohon masukin ke group biar saya bisa bebas dari jeratan pinjaman online ini…mohon masukan saya le group
      0812 66 31 41 **
      Semoga ini semua bisa berakhir,karna sudah sangat mengganggu kehidupan kita semua
    • 14 Mei 2019 - (16:07 WIB)
      kak juliana apakah sudah ada solusi ? mohon di bantu kak karna saya juga punya masalah yang sama
      • 29 Mei 2019 - (12:57 WIB)
        Kka jugs terjerat pinjol sama saya juga tolong bantuannya gmn sya nanggepin DC yang gatau etika Cara penagihannya
  • 29 Mei 2019 - (12:56 WIB)
    Iyaa sya jugs terjerat pinjaman online bingung harus gmn
  • 11 Juni 2019 - (05:32 WIB)
    Assalamualaikumā€¦
    Saya jg terlilit pinjol sampai 60 aplikasi jika saya total smua nya kurang lebih ada 70jutaan,,
    Setelah saya cek di list oJk yg terdaftar OJK hanya 9 apk untuk pinjaman saya, selebihnya 51 apk itu illegal, ada bbrp apk yg sudah memyebarkan data atau menghubungi smua kontak saya, bahkan sampai menelepon sabahat jauh saya, dan menghina2 dia, dc slh satu pinjol tsb bilang budeg, bajingan kpd shbt saya, pdhl shbt saya bukan emergencycall yg saya cantumkan..
    Awal nya akhir feb saya pinjam rupiah cepat dan kredit pintar saja, smua berjalan lancar bisa menutupi, maret sampai april dan awal mei selalu gali lobang tutup lobang, sampai saat terakhir saya sdh mentok tak ada dana sama sekali di tgl 22 mei 2019, ada telp masuk yg angkat suami saya.. suami saya marah dan begitulah.. tapi makin kesini suami saya sdh mulai tenang, dia sampe ganti nomer gr2 ikut2an di terror, pdhl bukan emergency call, oh iya untuk emergency call yg saya cantum kan di semua apk itu 2 nomer hp pribadi saya sendiri yg saya samarkan sbg kakak ipar dan adik kandung..
    Sampe saat ini smua pinjol masih tertunggak, entah pinjol mana yg selalu telp saya, saya ga pernah angkat, tp saya selalu balas sms mereka dg konfrim minta waktu sampe dana terkumpul..
    Saya, suami dan keluarga menghadapi nya dg tenang.. saya tau smua pasti ada jalan.. sedikit lebih lega ketika smua tagihan pinjol terungkap ke suami dan ortu saya.. walaupun masih blm terbayarkan smua setidak nya saya berusaha ttp tenang, krn mmg blm ada uang dan terus berusaha menjual bbrp aset untuk menutupi tagihan tsb..
    • 7 Juli 2019 - (15:57 WIB)
      Waduh jgn sampai jual aset buat bayar yg ilegal. Apa lg yg sdh mencemarkan. Sudah kadung malu, anggap lunas aja
  • 20 Juni 2019 - (22:03 WIB)
    Saya jug diteror mereka..dikatakan saya menggelapkan uang perusahaan mereka..ya Allah..gak punya hati mereka..sepertinya mereka bukan manusia..mereka meneror semua yang ada dihp saya sehingga saya sangat malu..harus bagaimana ini bener2 meresahkan
  • 15 Juli 2019 - (23:33 WIB)
    sya punya apk 20 lbih..
    Pertama krna buat nutupin kbutuhan..
    Yg lain buat ntupin pembayara apk..
    Ga nyadar ternyta apk sudah bnya..
    • 4 Agustus 2019 - (10:36 WIB)
      tolong masukan saya kegroup WA 089719990**,,
      saya juga sedang terjerat pinjol sampai 14 apk,, saya bingung harus bagaiamana, belum bisa melunasinya sedangkan tagihan terus berajalan,,
      pernah sampai di caci maki+diancam oleh DCnya, disitulah saya mulai down ,,
      • 6 Agustus 2019 - (21:33 WIB)
        Maaf disini ada yg di daerah jogja tidak ya? Kalo ada kita gabung grup dong.
        Saya juga terjerat galbay pinjol kmrn saya tgl 3 jatuh tempo tapi sblm tgl 3 dc sdh mulai menagih dan ditanggal 3 data saya sudah disebar. Bilang kalau saya menunggak tagihan ke teman saya. Distu saya mulai kecewa Dan berkelanjutan dgn pinjol lainnya.
        Ayoo kita buat grup biar saling menguatkan dan mendukung
  • 7 September 2019 - (23:12 WIB)
    Saya korban Pinjol. Nama sy di pakai orang utk pngajuan Pinjol. Uang bkn sy yg pakai. Sy nagih ke org yg pakai atas nama sy, tp org tsb kabur, di cari gak ketemu. Sudah lpor ke polres, tp katanya itu perdata. Sudah 1,5th org tsb tdk ada kbr. Blm lm ini sy dpt surat peringatan somasi terakhir dr pinjol, jika tdk di byr, saya akan di proses hukum. Sy harus bgaiamana menanggapi itu?? Sedangkan uang bkn sy yg pakai, sy pun jg tdk pny uang utk membayar tagihan tsb. Adakah di sini yg bs kasih solusi. Atau masukkan sy ke grup korban pinjol. Nmr sy 0896871471**

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 151 komentar sampai saat ini..

Terjerat Pinjaman Online

meychan djodjo 1 menit
151