Rekening BRI Diblokir atas Laporan Orang Lain

Saya Sutarja, saya asli Indramayu dan bekerja di perusahaan swasta yang ada di Jakarta Utara. Pada tanggal 1 Desember 2018 saya punya kenalan baru sebut saja namanya Ade. Pada tanggal 3 Desember 2018 si Ade minta tolong sama saya untuk meminjaminya ATM yang masih aktif dengan alasan mau dipakai buat terima transferan dari saudaranya. Saya pinjamkan ATM BRI saya yang kebetulan jarang dipakai.

Tanggal 5 Ade kembali menghubungi saya dan memberitahukan kalau ATM-nya ketelen dia ngotot minta cepat diurus, tapi saya tidak bisa urus cepat karena memang saya kerja. Malamnya ada seseorang yang menelpon saya namanya Arifin, dia bilang bahwa sudah mentransfer ke no rekening saya dengan nominal Rp9.800.000,- saya kaget, rupanya itu kakaknya Ade dari Kalimantan, beliau minta secepatnya mengembalikan uang tersebut karena untuk biaya pengobatan keluarganya.

Paginya saya bolos kerja dan coba urus ATM baru di BRI KC Tj Priuk. Saya tidak bisa mengurus ATM baru CS-nya cuma bilang harus diurus di tempat awal buka rekening. Saya waktu itu belum sadar kalau rekening saya diblokir. Saya telepon kembali Pak Arifin dan memberitahu masalah tersebut. Beliau marah-marah dan hari ini harus ada minimal Rp5 juta. Beliau kasih arahan saya untuk datang ke teller ambil dengan buku tabungan. Saya pun berhasil mengambil Rp5 juta. Karena kalau lebih dari Rp5 juta harus bawa ATM kata tellernya. Beliau meminta saya transfer sebesar Rp4.500.000,- ke rekening Ade Rodiah kenalan baru saya tadi. Beliau berkata yang Rp500.000 buat ganti gaji kamu dan uang capek kamu.

Besoknya saya ditelepon dan menyuruh saya ke Bank BRI lagi untuk mengambil sisa uang tersebut. Saya pergi ke BRI Unit Sindang Jakarta Utara. Saya disuruh ambil semua dan saya berhasil mengambil Rp4.799.000.-. Saya disuruh mentransfer Rp4 juta ke rekening yang sama atas nama Ade Rodiah dan yang Rp700.000 itu katanya buat pengganti gaji saya dan uang tanda jasa dari dia. Kami pun berbincang via telepon dan beliau betul-betul sangat berterima kasih sama saya. Tanpa saya sadari kalau rekening saya sudah diblok atas laporan beliau.

Pada 4 April 2019 kakak saya mentransfer uang ke rekening BRI saya sebesar Rp1.3 juta. Saya datang ke kantor unit BRI terdekat dan alangkah terkejutnya saya pas tellernya bilang saya tidak bisa mengambil uang tersebut karena rekening diblokir. Saya langsung datang ke BRI KC Kelapa Gading. Barulah di situ saya dikasih tahu bahwa dulu pernah ada yang salah transfer. Saya sudah jelaskan tapi kata CSnya si pelapor tidak mencabut laporannya pada BRI. Saya disuruh datang ke tempat awal pembukaan rekening. Berarti saya harus balik ke Indramayu, ok.

Pada tanggal 20 April 2019 saya izin pulang selama 3 hari. Saya pun langsung mendatangi BRI KC Jatibarang. Saya dibantu sama CS untuk membuat pernyataan dan saya lampirkan bukti transfer saya kepada Ade Rodiah. Kata CSnya nanti dikabari via telepon kalau sudah unblok.

Tapi sampai sekarang 26 April 2019 saya tak kunjung dapat telepon dari BRI. BRI benar-benar membuat saya kecewa. Padahal itu uang buat bayar setoran motor, sekarang saya yang terancam dikejar-kejar debt collector, padahal saya jelas-jelas ada bukti pengembalian uang tersebut kok sekarang malah saya yang dipersulit?

Saya juga sudah habis pulsa puluhan ribu buat hubungi BRI call 14017 tapi jawabannya tak memuaskan, seolah pada mau lepas tangan dari masalah saya. Jadi ini itikad baik kalian untuk nasabah???

Indramayu, 26 April 2019

Sutarja
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank BRI:
[Total:10    Rata-Rata: 1.9/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

3 komentar untuk “Rekening BRI Diblokir atas Laporan Orang Lain

  • 4 Mei 2019 - (16:38 WIB)
    Permalink

    update terbaru pada tanggal 3 mei saya di hubungi pihak bri unit tempat saya buka rekening dan di bantu prihal masalah saya…dan saya kagum sama pelayanan bri yang cepat tanggap…semoga masalah saya bisa secepatnya terselesaikan…

    • 6 Agustus 2019 - (11:20 WIB)
      Permalink

      Mas apa sudah dibuka blokirannya ? Saya juga mengalami hal yang sama, pembukaan rekening terbelit belit

  • 9 Mei 2021 - (15:40 WIB)
    Permalink

    Saya mengalami juga nih Pak Sutarja,

    Tahun 2018-2019 saya aktif menjadi nabasah BRI, karena jadi salah satu metode pembayaran konsumen dulu ketika berjualan online dengan pembayaran via bank transfer, total transaksi saya dalam satu tahun berkisar 1,8 Milyar Rupiah (silahkan dicek).

    22 Juni 2019 : ada konsumen memblokir rekening saya, karena barang yang dia pesan belum sampai selama beberapa hari, setelah saya minta karyawan dan kurir cek, ternyata ada keterlambatan karena salah satu mobil jasa pengiriman mengalami kecelakaan.

    Saya diminta menunggu CS BRI telpon saya kembali kalau rekening sudah di unblock, yang pada kenyataannya sampai detik ini tidak ada CS BRI menelpon saya.

    Dulu saya tidak ambil pusing dan langsung putuskan jualan online pindah sepenuhnya ke Tokopedia karena lebih aman dan ada fitur rekber

    2021 : saya sudah lupa, tapi minggu lalu masuk uang ke rekening BRI saya dari salah satu client, yang mana saya teringat kembali tentang rekening terblokir tersebut.

    Jum’at 7 Mei 2021 : saya urus blokiran rekening dengan pergi ke BRI cabang BSD, menurut CS di lokasi saya harus menelfon CS pusat karena mereka tidak punya wewenang membuka blokiran.

    Lalu Sabtu 8 Mei 2021 saya telfon CS pusat, mereka malah minta untuk saya datang ke kantor cabang karena harus dari tim investigasi yang unblock rekening.

    Saya kecewa dengan pelayanan BRI, terutama karena tidak menghargai waktu nasabah dan terkesan tidak ingin mengurus masalah nasabah.

    Di era banyaknya bank digital yang sangat memudahkan konsumen, kenapa BRI masih seperti ini?

 Apa Komentar Anda mengenai Bank BRI?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Rekening BRI Diblokir atas Laporan Orang Lain

oleh Soetarja dibaca dalam: 2 menit
3