Kecewa dengan Penagihan MNC Vision

Sudah beberapa bulan ini saya dan keluarga tidak tinggal di Indonesia, karena saya sedang melanjutkan pendidikan di luar negeri, jadi otomatis kondisi rumah kosong tanpa penghuni. Kebetulan sebelum saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri saya sudah berlangganan MNC Vision sejak tahun 2017 (sebelumnya Indovision).

Beberapa bulan ini saya dikejar-kejar oleh petugas dari MNC Vision baik itu via telepon, WA ataupun sampai mendatangi ke rumah sampai berkali-kali. Jujur awalnya saya ingin kembali melanjutkan berlangganan layanan MNC Vision, tetapi karena saya merasa dikejar-kejar oleh petugas tersebut, saya merasa terganggu.

Saya merasa dikejar dan ditagih hutang oleh debt collector, karena setiap beberapa hari petugas tersebut mendatangi rumah saya, dengan alasan diperintahkan oleh orang pusat. Sampai suatu saat, saya sedang keluar ada 2 petugas mendatangi rumah saya dengan melakukan laporan palsu ke petugas keamanan/satpam lingkungan perumahan saya, dengan alasan bahwa saya yang menelepon karena adanya gangguan.

Tolonglah hargai privasi pelanggan yang notabene saya adalah pelanggan lama, dengan cara begini pelayanan MNC Vision tidak profesional!

Wiko Wirya
Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai MNC Vision:
[Total:12    Rata-Rata: 2.1/5]
Tanggapan MNC Vision atas Surat Bapak Wiko Wirya

Jakarta – Menanggapi surat pembaca yang ditulis oleh Bapak Wiko Wirya melalui mediakonsumen.com yang tayang pada Sabtu (27/7), perkenankan kami...
Baca Selengkapnya

2 komentar untuk “Kecewa dengan Penagihan MNC Vision

  • 27 Juli 2019 - (17:51 WIB)
    Permalink

    setau saya (waktu saya masih berlangganan), tagihan indovision itu dibayar dimuka. jadi tagihan yang kita bayarkan adalah untuk tayangan 1 bulan ke depan. kalau misal kita belum membayar, maka tayangan akan diblock dan tidak ada tunggakan. nanti kalo dibayar tunggakannya maka tayangan akan kembali dibuka sesuai paket langganan kita.

    berbeda dengan Telkomvision / Transvision yang menerapkan sistem abonemen, ditonton gak ditonton pokoknya setiap bulan ada tagihan. kalau tidak dibayar, akan terus numpuk menjadi tunggakan.. walaupun tayangan juga sudah diblock karena belum bayar tagihan..

  • 25 April 2020 - (05:15 WIB)
    Permalink

    MNC VISION MENGECEWAKAN LUAR BIASA

    Periode Maret – April 2020, kuota sebesar 80 GB habis dalam waktu satu minggu, padahal batas pemakaian sangat wajar sekali, tidak lebih dari satu giga dalam satu hari. Ketika di konfirmasi ke MNC, dengan enaknya bilang, takutknya / dikhawatirkan paket datanya dicuri oleh orang lain. Sudah saya tidak mempermasalahkan lagi. Saya diamkan, tidak ada pelayanan apapun, selain jawaban ‘tolong ganti pasword’, takut dicuri oleh orang lain.

    Kemudian, Periode April – Mei saya melakukan pembayaran pada tanggal 22 April 2020, namun sampai tanggal 23 April 2020 paket data sebesar 80 Giga belum masuk juga, pertama saya hubungi MNC, katanya siang, di hubungi lagi katanya sore sampai jam 12 tengah malam, paket data sebesar 80 Giga tidak kunjung datang, entah apa yang terjadi di jalanan, mungkin datanya takut kena Corona yah, terimakasih MNC, pelayanannya mengecewakan luar biasa.

    Tanggal 24 saya hubungi kembali MNC Vision di 02121500900 pada jam 15. 30, jawaban yang saya dapatkan adalah sama ‘sedang dikordinasikan dengan team terkait’. Sampai malam tiba, yang katanya akan sampai kuota sebesar 80 GB, ternyata tidak kunjung datang. Kemudian pada jam 8 malam, saya mendapatkan tlf dari no: 08118365968 / 08118365945 yang mengakui pihak MNC, bahwa katanya kuota sedang dikoordinasikan.
    Sampai tgl 25 April 2020, kuota yang dijanjikan semalam itu tidak ada, ini bukan gratis atau saya dapat kuota Cuma – Cuma tetapi saya bayar. Pertanyaannya apakah MNC membutuhkan kuota sebesar 80 GB saat corona datang?,sehingga mengambil hak konsumen.

    PELANGGAN
    506878080

 Apa Komentar Anda mengenai MNC Vision?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Penagihan MNC Vision

oleh Wiko Wirya dibaca dalam: 1 menit
2