Tanggapan Bank UOB Indonesia atas Surat Ibu Jesslyn Dwi Juniasa

Menanggapi surat pembaca yang disampaikan oleh Ibu Jesslyn Dwi Juniasa yang dimuat dalam rubrik Surat Pembaca Mediakonsumen.com pada tanggal 02 Agustus 2019 yang berjudul “Kapok Punya Kartu Kredit UOB, Penutupan Kartu Sangat Dipersulit!“, dengan ini kami sampaikan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan dengan baik bersama Ibu Jesslyn Dwi Juniasa.

Dalam kesempatan ini, kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Ibu Jesslyn Dwi Juniasa. UOB Indonesia senantiasa meningkatkan layanan yang terbaik bagi setiap nasabah.

Demikian kami sampaikan, atas dimuatnya tanggapan ini kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

PT Bank UOB Indonesia

Maya Rizano
Strategic Communications and
Brand Head


Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.

Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank UOB Indonesia:
[Total:8    Rata-Rata: 2/5]
Kapok Punya Kartu Kredit UOB, Penutupan Kartu Sangat Dipersulit!

Nama saya Jesslyn, waktu itu ditawarin untuk buat kartu kredit UOB dengan iming-iming voucher makan (yang gak seberapa nilainya, hanya...
Baca Selengkapnya

Loading...

Satu komentar untuk “Tanggapan Bank UOB Indonesia atas Surat Ibu Jesslyn Dwi Juniasa

  • 11 Maret 2020 - (10:33 WIB)
    Permalink

    hal yang sama baru saja saya alami. pada bulan januari 2020 saya ada tagihan iuran tahunan. saya minta ke UOB untuk ditutup saja kartu saya namun pihak uob menolak dengan alasan iuran tahunan harus dibayarkan terlebih dahulu. hal ini sangat berbeda dengan bank lain dimana ada tagihan iuran tahunan tapi masih bisa ditutup karena memang 1 tahun kedepan belum ada pemakaian. akhirnya uob menawarkan gratis iuran tahunan. karena sudah lama dan berbelit-belit saya iya kan saja. tapi saya tanyakan dan garis bawahi bahwa setelah ini kartu saya akan saya tutup. uob bilang bisa setelah 3 hari kedepan. nah hari ini tadi (11-03-2020) saya menelpon uob untuk melakukan penutup kartu kredit saya. setelah terhubung ke bagian penutupan dia bilang gak sayang ditutup kan 1 tahun kedepan sudah gak perlu bayar iuran tahunan. saya bilang gak dan saya akan tutup kartu saya sekarang. dan bagian penutupan kartu berkilah bahwa iuran tahunan baru saja dibebaskan apa gak sayang kalau ditutup. terus menawaran promo-promo dan lain sebagainya. saya tetep minta kartu saya ditutup tapi tetep saja dia berkelit dan menawarkan promo-promo saya telpon sampai dengan 30 menit dengan hasil yang tidak jelas dan muter-muter.

    apakah seperti ini pelayanan uob sebagai bank dengan taraf international. mohon bantuannya.

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank UOB Indonesia?

Ada 1 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank UOB Indonesia atas Surat Ibu Jesslyn Dwi Juniasa

oleh Redaksi dibaca dalam: <1 min
1