Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Ayu Azizah

Redaksi Surat Pembaca Media Konsumen Yth.,

Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Media Konsumen.

Melalui surat ini, kami ingin memberikan tanggapan atas surat pembaca bertajuk “Permohonan Rescheduling KTA DBS Tidak Ditanggapi, Malah di-PHP” dari Sdri. Ayu Azizah yang dimuat pada www.MediaKonsumen.com tanggal 29 Oktober 2019.

Dalam surat pembaca disebutkan bahwa penulis menyampaikan permohonan untuk penjadwalan ulang kewajiban atas fasilitas Digibank KTA yang dimiliki. Kami telah berusaha menghubungi beliau untuk menyampaikan hasil tindak lanjut, namun tidak berhasil. Informasi tersebut kami sampaikan kemudian melalui surat elektronik.

Kami berterima kasih kepada Sdri. Ayu Azizah atas kerjasamanya, juga kepada Media Konsumen yang telah berkenan menayangkan surat tanggapan ini.

Salam,

Mona Monika
Head of Group Strategic Marketing & Communications
PT Bank DBS Indonesia


Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.

Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia:
[Total:5    Rata-Rata: 2.4/5]
Permohonan Rescheduling KTA DBS Tidak Ditanggapi, Malah di-PHP

Yth Manajemen Bank DBS yang baik, Perkenalkan saya Ayu, saya adalah nasabah KTA Bank DBS dengan nomor kontrak 78XX655420. Saat...
Baca Selengkapnya

Loading...

Satu komentar untuk “Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Ayu Azizah

  • 31 Oktober 2019 - (15:48 WIB)
    Permalink

    Yth Ibu Mona

    Saya sudah di hub oleh pihak DBS dan sudah berbincang dengan Bapak Mangatur via telp. Saya sudah mengutarakan niat saya untuk tetap membayar dengan cicilan 2juta perbulan namun tetap bilangnya tidak ada program. saya tidak minta bunga atau denda di hilangkan, saya minta untuk bisa tenor d perpanjang dengan di sesuaikan kemampuan saya 2 juta perbulan. apakah pihak DBS lebih senang bila debitur kredit macet nya lalai alias gagal bayar daripada mau tetap membayar tapi tidak dibantu? saya tidak kabur, saya mau bayar sampai lunas. tapi kalau setiap hari di tagih DC bagaimana saya bisa konsen kerja. kalau saya tidak kerja, bisa gagal bayar. mohon bisa lebih dipertimbangkan untuk nasabah yang masih tetap mau bayar. bukan malah dipersulit seperti tidak mau bayar.

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia?

Ada 1 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Ayu Azizah

oleh Redaksi dibaca dalam: 1 min
1