Cetak Online di Primagraphia Sangat Mengecewakan

Untuk kesekian kalinya saya mendapatkan layanan yang sangat mengecewakan saat mencetak online di Primagraphia. Tanggal 11 Oktober 2019, saya mencetak sebuah banner melalui website Primagraphia dan minta CS membantu segera diproses pesanan saya Pk 11.00 siang tapi sampai sekitar jam Pk 15.00 pesanan saya belum diproses sama sekali. Saya sudah melakukan pembayaran lunas untuk jasa tersebut.

Tanggal 4 November 2019, saya mencetak banner kembali melalui email Pk 19.27 tapi hingga 5 November Pk 09.00 tidak ada respon apapun dari pihak Primagraphia. Padahal saya juga sudah melakukan pembayaran lunas.

Dari kedua pengalaman tersebut, saya merasa sangat dikecewakan dengan layanan cetak online di Primagraphia. Malah, lebih cepat cetak offline daripada cetak online disini. Padahal, saya sebagai vendor mempercayai Primagraphia karena layanannya lengkap dan bisa order secara online walaupun biaya cetaknya lebih mahal dari pada kompetitor di sekitarnya. Namun karena pelayanannya tersebut kami jadi harus menanggung rugi karena proses yang tidak jelas. Alhasil, kami harus merelakan hasil cetak tersebut.

Semoga Primagraphia segera memperbaiki layanan online dan offline-nya, karena kalau seperti ini terus pelanggan akan pindah ke percetakan sekitarnya yang lebih murah dan lebih cepat. Jangan menghilangkan kepercayaan pelanggan kalian.

Marco Lau Santosa
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Primagraphia:

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

 Apa Komentar Anda mengenai Primagraphia?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Cetak Online di Primagraphia Sangat Mengecewakan

oleh Marco Lau Santosa dibaca dalam: 1 min
0