Home Credit Mempersulit Pelunasan yang Dipercepat

Istri saya adalah konsumen Home Credit, dengan jumlah pinjaman 35 juta rupiah. Nomor kontrak: 3902223164 peminjam a.n. Triwi Parwati. Setelah berjalan 4 bulan cicilan, saya ingin melakukan pelunasan dipercepat. Namun betapa kagetnya saya dan istri, karena angka pelunasan di atas pinjaman awal saya yaitu 36 juta lebih. Padahal saya sudah melakukan pembayaran 4 kali cicilan.

Saya telepon ke Home Credit, tapi tidak ada satu pun penjelasan yang memuaskan. Lalu akhirnya saya dan istri mendatangi kantor Home Credit pada tanggal 12 November 2019 dengan maksud melakukan pelunasan, dan meminta keringanan dengan melakukan pelunasan di angka 32 juta rupiah. Pihak Home Credit tidak setuju dan ingin pelunasan sesuai dengan tagihan.

Saya jadi tidak habis pikir dengan Home Credit, karena saya sudah niat baik datang dan ingin melunasi pinjaman dengan angka 32 juta rupiah, yang menurut saya sesuai. Namun tampaknya tidak berarti. Bagaimana kalau saya kabur dan tidak bayar? Berapa kerugian yang didapat Home Credit? Di bank saja kalau ada pelunasan dipercepat dan minta keringanan pinjaman, akan diberikan. Kenapa Home Credit dengan angkuhnya tidak bisa melakukan hal yang sama?

Saya niat baik ingin melunasi, kenapa dipersulit?

I Putu Agus Mahendra P
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
Tanggapan Home Credit atas Surat Bapak I Putu Agus Mahendra P

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Bapak I Putu Agus Mahendra P di MediaKonsumen.com pada tanggal 15...
Baca Selengkapnya

Loading...

10 komentar untuk “Home Credit Mempersulit Pelunasan yang Dipercepat

  • 16 November 2019 - (06:02 WIB)
    baru pertama kali kredit barang ya?
    kalo yang sudah pengalaman kredit atau pinjam uang di bank, pasti nggak kaget dengan jumlah pelunasan yang harus dibayar.

    cicilan yang dibayar pada awal-awal pinjaman, itu lebih besar bayar bunganya. sedangkan pokok hutangnya hanya berkurang sedikit sekali.

    • 16 November 2019 - (11:00 WIB)
      Pak Mahendra, seperti yg saya tahu dr bbrp pengalaman sya,, itu memang sering terjadi pelunasan melebihi plafon kredit di bbrp finance dan perbankan, terlebih jika pelunasan di awal2 kredit..
      Bunga menurun itu yg biasanya dipakai dalam perhitungan bunga perusahaan tsb, dimana pada awal kredit jelas lebih banyak nominal bunga drpd nominal pokok hutangnya.. sehingga yg bapak bayar utk setiap bulan tsb adalah lebih banyak bunga nya, pokok hnya berkurang sedikit..
      Sedang utk pelunasan banyak perusahaan yg menggunakan penalti, trgangtung dr ketentuan masing2 perusahaan,, sepertinya penalti yg bapak dapat itu sedikit lebih banyak sehingga nominal pelunasan pun jadi melebihi plafon..
      Nah, biasanya sebelum adanya akad dlm sebuah perjanjian kredit itu pasti dijelaskan ketentuan perusahaan trkait kewajiban dan hak masing2 .. jika sudah dibaca dan menyetujuinya berarti customer tsb sudah patuh trhadap aturan perusahaan.. utk komplain ttg keuntungan customer itu bisa diperjelas pada waktu sebelum akad terjadi..

      Jadi saran saya, coba bapak baca ulang PK pada waktu akad kredit. Setiap customer pasti diberi oleh perusahaan. Saya rasa itu lebih bijak.
      Terima kasih

      • 16 November 2019 - (23:03 WIB)
        Kalau hc gk kena pinalti,cuma bayar 1 bulan angsuran yg berjalan + sisa cicilan tanpa bunga + adm 150k.
        Tapi gk tau kok bisa masih 36jt yg harus dibayar.saya aja baru satu kali cicil trus blan kedua ngelunasin kenanya 36.626.943
        Jumlah pinjamannya sama kayaknya 35.600 sekian.kroscek lagi kali yahh ke hc
  • 16 November 2019 - (07:29 WIB)
    Mas Anton betton….tolong di baca tulisan saya dengan lengkap….kalo soal bunga dan pinalti saya tahu mas…saya jg pernah kerja di bank….tp ini nominal pelunasan diatas pinjaman dan saya sudah bayar 4x…jd kalo mau komen dibaca dulu yg lengkap….makasih
    • 16 November 2019 - (08:17 WIB)
      sip deh..
      mantan pegawai bank, berarti sudah paham dengan sangat baik.
      kalo saya sih orang awam, gak paham kredit, malah mungkin gak dipercaya sama lembaga kredit. cuma tau dikit dr cerita² orang sekitar.

      semoga masalahnya cepet selesai Pak Mahendra, dan mendapat solusi terbaik dari home credit.

      • 16 November 2019 - (22:55 WIB)
        Saya hari minggu tadi pelunasan
        Dengan pinjaman 35,6 juta sekian ribulah…
        Baru angsur 1 kali masuk bulan kedua saya lunasin,kenanya 36.626.943.
        Kalau sdh 4 kali bayar mungkin nominal yg harus dibayar sekitar 35 juta an mas…
        Yg kita angsur setiap bulan hanya 700rb sekian.bunganya yg lebih besar diangsur setiap bulan.jadi gitulah resiko yg harus ditanggung.
    • 17 November 2019 - (02:12 WIB)
      Nominal pinjaman : 35.000.000
      -Tenor : 33 bulan
      -Suku bunga/Bulan 2.49% : 35.000.000 × 2.49% = Rp. 871.500
      -Pokok bulanan : 35.000.000 : 33 = Rp. 1.060.606.

      -Rumus Cicilan perbulan : (Suku bunga/Bulan+Pokok Bulanan) + (Biaya Adm Bulanan) + (Biaya Proteksi Perlindungan Tambahan)

      Jadi Total Cicilan Perbulan = (871.500 + 1.060.606 ) + (5.000)+ (39.000) = 1.976.606 (Pembulatan kebawah menjadi 1.976.000)

      Cicilan bapak ini sudah berjalan 4 bulan
      Jadi sisa 29 Bulan (Sisa yg belum dibayar)

      Tanggal pengajuan pelunasan adalah minimal paling lambat 2 minggu sebelum jatuh tempo . Jika lebih dari itu pengajuan pelunasannya maka bapak di wajibkan membayar cicilan yg jatuh tempo di bulan tersebut . Kita sebut ini cicilan KE-5 nominalnya Rp 1.976.000 . Sisa 28 Bulan Lagi

      Jadi bapak dpt mangajukan pelunasan untuk cicilan ke-6 + sisa 27 bulan pokoknya

      Syarat dan ketentuan pelunasan . Membayar angsuran bulanan bulan berikutnya cicilan ke-6 + sisa pokok bulan ke-7 sampai ke-33 (1.060.000×27) + biaya admin 150.000 + Biaya proteksi perlindungan tambahan bulan ke-7 sampai ke-33 (39.000×27)

      Jadi : 1.976.000(Cicilan ke 6) + (1.060.000×27) + 150.000 + 1.053.000 = Rp. 31.799.000 yg seharusnya di bayarkan untuk pelunasan bulan ke-6 sampai 33

      Belum di tambah denda keterlambatan pengiriman kwitansi (JIKA ADA) yaitu 1 bulan cicilan = 1.976.000

      Dan belum lagi jika bapak menjumlahnya dengan menambah cicilan bulan KE-5 nya 1.976.000

      Mari kita hitung
      Pelunasan yg harus di bayarkan + denda keterlambatan pengiriman kwitansi + cicilan ke-5

      31.799.000 + 1.976.000 + 1.976.000 = Rp. 35.751.000

      Pengalaman saya waktu pelunasan pinjaman dana tunai di homecredit . Saya minta bantu rincilan oleh sales seniornya . Dan minta detailnya karena saya juga mengalami hal yg sama seperti bapak ini . Di lunasi malah lebih mahal .

      Semoga membantu

  • 16 November 2019 - (11:57 WIB)
    Pak Mahendra , saya pernah sekali cicilan di HC dengan nominal dan tidak begitu besar dan bisa pelunasan dipercepat. Mungkin karena nominal yang besar sehingga mereka menjalankan strategi retain untuk kepentingan akhir tahun menjaga portofolio (saya yakin anda tau maksud saya apa). Atau coba cek OL kredit antara anda dengan HC. Kalau memang tidak ada poin yang menahan anda untuk bayar dan tetap tidak digubris oleh HC, laporkan segera ke OJK.
  • 16 November 2019 - (23:11 WIB)
    HC ya.? saya tidak kaget mendegar berita itu karena saya pernah punya pengalaman sama HC, kalaupun masalah bapak agak dipersulit laporkan saja sama OJK pak karna maksud bapak benar dan baik. itu menurut saya.

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Home Credit Mempersulit Pelunasan yang Dipercepat

oleh mahendra_putra dibaca dalam: 1 min
10